Who Are You? (WAY?)

Who Are You? (WAY?)
WAY #16



Di cafe


Saat Yuan masuk keruangannya setelah berbicara dengan Elin tadi. Dia langsung memesan menu makanan di aplikasi.


Pintu di depan Yuan tiba-tiba terbuka, Yuan melihat seorang wanita yang sangat familiar.


"Hai Yuan" sapa wanita tadi dengan ceria


"Rena" ujar Yuan yang terkejut melihat keberadaannya.


Rena langsung menuju ke kursi sofa diruangan Yuan tanpa di persilahkan.


Yuan yang melihatnya mengikuti Rena dan duduk diseberang Rena.


"kamu sudah makan siang?" tanya Rena


"belum" ujar Yuan singkat


"bagaimana kalau kita pergi makan siang di luar? Sudah lama juga kan kita tidak makan siang bersama" ajak Rena.


"maaf saya tidak bisa. Saya sibuk" jawab Yuan datar


"kak Yuan, kamu kenapa sih jadi cuek gini?" ujar Rena kesal dan berpindah tempat duduk di samping Yuan.


Ditempat lain, Elin menuju ke cafe dan melihat kurir yang sudah cukup tua mengantar makanan yang terlihat kebingungan.


"Ada apa pak?" tanya Elin kepada kurir.


"saya mau mengantar pesanan atas nama Yuan tapi saya bingung. Ini pertama kalinya saya mengantar di cafe ini" jawab kurir.


"Sini pak biar saya saja yang antar" ujar Elin yang merasa kasihan dengan pria tua yang hampir seumuran dengan papanya.


Setelah kurir tersebut memberikan pesanan Yuan kepada Elin.


"Terimakasih nak. saya pamit dulu" ujar kurir lalu pergi meninggalkan Elin.


"pesanan Boss?" tanya Vino.


"iya. Saya ke lantai 2 dulu yah" pamit Elin kepada teman-temannya.


tok tok tok


Setelah di persilahkan masuk, Elin melangkah masuk dan melihat seorang wanita cantik bak model yang menggunakan dress berwarna kuning dengan belahan yang cukup terbuka memperlihatkan kulit putih bersihnya dan tampak seksi.


"Apa dia pacar si kutub es?" tanya Elin dalam hati.


"Maaf pak,tadi ada kurir yang mengantar pesanan pak Yuan" ujar Elin.


"kamu tetap disini" bisik Yuan dengan suara kecil tapi terdengar jelas di telinga Elin.


Rena berdiri dari tempat duduknya dan mendekati mereka.


"Elin kenalkan ini Rena" ujar Yuan


"hai nama saya Elin" sapa Elin ramah dan mengulurkan tangannya kepada Rena untuk bersalaman. Tapi tidak ada respon dari Rena.


"gak sopan banget" ujar Elin dalam hati


"Dia siapa? " tanya Rena penasaran.


"Dia pacar saya" jawab Yuan bohong. Dia ingin agar Rena tidak mendekatinya lagi.


Wajah Rena yang semula ceria berubah menjadi wajah kecewa, ada rasa ketidaksukaannya mendengar jawaban dari Yuan, terlihat jelas dari wajah Rena. Sementara Elin yang mendengarnya langsung merasa kaget


"ha? Sejak kapan?" ujar Elin dalam hati terkejut.


Rena menyerahkan sebuah undangan kepada Yuan lalu pergi tanpa mengatakan sepatah katapun.


Rena adalah junior Yuan saat kuliah sekaligus mantan Yuan. Mereka pacaran selama 2 tahun. Setelah Rena menyelesaikan kuliahnya dia pergi meninggalkan Yuan tanpa pamit dan tidak ada kabar. Yuan hanya tahu kalau Rena keluar negeri ke Paris, itupun dia tahu dari teman-teman Rena. Yuan juga tidak tau apa alasan Rena meninggalkannya


Setelah Rena meninggalkannya lambat laun perasaan suka Yuan berubah menjadi rasa benci kepada Rena.


"maaf pak, yang tadi pak Yuan katakan maksudnya apa?" tanya Elin ragu dan merasa bingung.


Tidak ada jawaban dari Yuan. Dia hanya melihat undangan yang di berikan Rena tadi padanya.


.


.


.


.


Bersambung...


hai guys


jangan lupa tinggalkan jejak yah ๐Ÿ˜‰


like, dan klik favorit serta komen yang membangun yah. Jangan lupa juga vote-nya ๐Ÿ˜Š


Terimakasih