We See Who Will Win Dear

We See Who Will Win Dear
Masa lalu Michael



Audrey membuka matanya menyesuaikan cahaya yang masuk ke dalam matanya. dia melihat kaki dan tangannya terikat disebuah kursi. didalam ruangan itu terlihat asing, seketika dia sadar tentang kejadian tadi. dia melihat kesebuah jendela kaca yang tak berapa jauh dari posisinya sekarang. ternyata waktu sudah malam hari.


dia mencoba untuk membuka ikatan itu, tapi usaha nya hanya sia-sia, ikatan itu terlalu kuat. beberapa saat kemudian pintu ruangan itu terbuka dan menampilkan sosok yang tak asing. dia adalah Mike.


"anda sudah sadar?" tanya Mike basa-basi.


"kau juga bagian dari mereka tuan Wilson?" tanya balik Audrey tersenyum sinis.


mendengar kata Wilson, seketika air wajah Mike berubah menjadi sedikit pucat.


"dari mana anda tahu?" tanya Mike tenang, namun berbeda dengan hatinya yang kini was-was.


"hanya orang-orang bodoh yang tidak mengetahui tuan Michael Wilson, sang putra mahkota kerajaan bisnis terbesar di Swiss, yang bahkan termasuk 10 perusahaan terbesar di dunia. termasuk teman-temamu itu, sangat bodoh" ucap Audrey, Mike hanya tersenyum tipis mendengar ucapan Audrey.


"Anda mencapai informasi tentang saya nona?" tanya Mike yang duduk di sofa tak jauh dari posisinya Audrey, menatap tajam ke arah gadis itu.


"tentu. semua orang mengenal mu sebagai Michael Stive Timothy, bukankah itu hanya nama samaran saja tuan Wilson?" tanya Audrey tersenyum sinis.


"Anda terlalu banyak bicara" ketus Mike


Beberapa tahun yang lalu.


Mike yang saat itu baru pulang bermain basket dengan teman-teman nya, tidak melihat kedua orang tua nya. pelayan bilang bahwa orang tuanya saat ini berada diruang baca.


Mike pun menyusul keduanya kesana, tetapi saat didepan pintu, Mike mendengar kedua orangtuanya berbicara hal yang serius. tanpa sengaja Mike mendengar nya.


"Mike pasti akan menolak perjodohan ini, pa. mama tahu bagaimana sifat anak sulung kita." ucap Felicia yang tak lain adalah ibu Mike.


"tapi perjodohan ini sudah sudah berlangsung lama, sejak nenek moyang kita dulu. lagian mama tidak usah khawatir, putri sahabat ku ini sangat baik" ucap David, ayah Mike. dia berusaha untuk meyakinkan istrinya tentang perjodohan ini.


"bukan itu yang mama khawatir kan tapi,,," ucapan Felicia dipotong langsung oleh Mike yang masuk tanpa izin.


"aku tidak setuju" ucap Mike dingin.


"mau tidak mau, kau harus mau" ucap David tak kalah dingin


"tapi pa, papa tidak bisa selalu mengaturku. dari dulu aku selalu menuruti kemauan papa, tapi kalau urusan perjodohan ini, maaf aku tidak bisa pa" seru Mike yang menolak keras.


Mike langsung keluar dari ruang baca itu dengan amarah yang menggebu, soalnya saat ini dia sudah mempunyai kekasih, dan beberapa hari yang lalu kekasih nya itu memutuskan hubungan dengannya dengan alasan yang tidak masuk akal. Mike mengira orang tua nya lah yang mengancam kekasih nya itu agar memutuskan hubungan mereka berdua.


"kakak,,," panggil seorang gadis berambut pirang itu, dia adalah adik perempuan Mike, namanya Michaela.


bukannya berhenti, Mike malah terus berjalan bahkan lebih cepat


"kakak" ucap Michaela yang berhasil menarik lengan Mike


"apa mau mu?" tanya Mike dingin


"tolong jangan begitu kak, papa ingin yang terbaik untuk mu" jawab Michaela.


"cih, kau selalu berkata begitu. aku muak dengan semua ini. lebih baik aku pergi dari sini" ucap Mike melepaskan paksa tangan Michaela.


"kakak, aku mohon jangan begini" bujuk Michaela.


Mike yang kesal pun meninggalkan rumah dan tidak pernah lagi pulang, sebelum perjodohan itu dibatalkan. rasanya Mike ingin pergi saja dari Swiss, tapi karena wisuda nya sebentar lagi maka dia memilih untuk tinggal beberapa hari di apartemen yang sempat dibeli nya dulu.


Hari wisuda pun berjalan dengan baik, tapi sesudah acara wisuda itu. Mike tidak pernah lagi tampak. Mike hanya mengirimkan beberapa pesan pada keluarga nya. agar tidak khawatir dengan nya dan jangan mencari informasi tentang nya.


Mike yang awalnya tidak tahu ingin kemana, akhirnya memutuskan untuk pergi ke Jepang.


di sanalah Mike bertemu pertama kali dengan Felix. mereka menjadi akrab hanya dengan beberapa hari, karena mereka memiliki hobi yang sama yaitu bermain basket, memanah dan menembak menggunakan senjata api.


saat itu juga Felix meminta Mike untuk bergabung dengan kelompok mafia yang baru dibangun oleh Felix, disana jugalah Mike bertemu dengan Nick. sifat Mike yang sama seperti Felix, itu yang membuatnya nyaman berteman dengan Mike.


Mike seketika tersadar akan lamunan panjangnya ketika Audrey memanggil nya


"hei, kenapa kau melamun?" seru Audrey


"bukan urusan mu!" ucap Mike dingin lalu keluar ruangan itu tanpa mengatakan apapun


"dasar aneh, tadi bicaranya sangat formal tapi setelah melamun kenapa dia bicara kasar. pria aneh!" umpat Audrey pada Mike.