
Di Belanda.
"kak.." teriak Daniel yang baru saja tiba di apartemen Felix
"ckk, tidak usah teriak-teriak" ketus Felix.
"kenapa kau kesini?" tanya Felix yang duduk di sofa
"seharusnya aku yang bertanya, kenapa tadi malam kau tidak datang ke markas? dan kenapa kau langsung membunuh wanita itu tanpa seizin ku?" tanya Daniel kesal terhadap sikap Felix yang sesuka hatinya
"tadi malam aku lelah jadi istirahat, kalau masalah wanita itu dia membuat ku emosi" jawab Felix
"astaga kak, dia punya informasi penting kenapa kau langsung membunuh nya?" tanya Daniel frustasi dengan tingkah laku kakaknya itu
"permisi tuan Felix dan Daniel saya sudah dapat informasi tentang wanita itu" kata Dany yang baru saja masuk
"katakan" perintah Felix
"menurut lambangnya dia suruhan dari kelompok mafia the prickly red rose yang ingin mencari informasi tentang kelompok kita" jelas Dany
"lambang?, lambang apa yang kalian maksud" tanya Daniel penasaran
"jelaskan padanya Dany, dia seperti orang bodoh" canda Felix yang membuat daniel menatapnya sinis
"wanita itu mempunyai lambang dipunggung nya yaitu lambang bunga mawar berduri dan berdarah Disetiap kelopak nya. menurut informasi yang saya dapatkan itu adalah lambang dari kelompok mafia" jelas Dany
"oo, jadi mereka yang mengirimnya" ucap Daniel.
"benar tuan" kata Dany
"kau kenal dengan mereka kak?" tanya Daniel
"hmm, aku pernah melihat mereka beraksi" jawab Felix
"jadi apa yang akan kau lakukan setelah ini?" tanya Daniel
"tentu kita akan bersenang-senang dengan mereka" jawab Felix tersenyum menyeringai
Di Inggris.
"tuan ada informasi penting" kata Joshua yang gelisah
"apa?" tanya Mark
"mata-mata kita yang mengawasi kelompok mafia dibelada sudah tewas" kata Joshua
"apa!, jadi apa mereka sudah tahu siapa yang mengirimnya?" tanya Mark
"saya kurang tahu tuan, tetapi menurut informasi ketua mafia mereka sudah ada disana dan dialah yang membunuh mata-mata kita" jelas Joshua
"huh, beritahu informasi ini pada Mey tapi jangan Audrey" perintah Mark
"baik tuan"
"kau boleh pergi" kata Mark
"hmm"
'aku harus ke Belanda sekarang' gumam Mark.
Di mansion Felix.
"heyy semua" sapa Nick pada Eric dan Mike yang sedang berbincang di ruangan khusus
"wah panjang umur nya, baru aja dibicarakan udah nongol aja nih playboy" celetuk Eric
"ngomong apa kalian" tanya Nick
"ngomongin kau, kenapa balik lagi kesini?" tanya Mike
"loh, anda ngusir saya dari sini tuan Mike?" tanya Nick balik
"bisa jadi" jawab Mike
"udahlah, oh ya Mike ini informasi tentang gadis itu" ucap Eric yang memberikan beberapa kertas dan foto
Nama: Audrey Emily Smith
warga negara asli: Italia
seorang mahasiswa di universitas xxx
gadis keturunan Italia dan korea
anak dari tuan Kara Alonzo Smith dan nyonya Eun Jung. memiliki kakak bernama Leonardo Brian Smith yang menikah dengan Adeline amber dan memiliki dua anak kembar yaitu Johan Kendrick Smith dan Jordan Kenward Smith.
"ini mah silsilah keluarga nya Eric" ucap Mike
"cuma itu yang aku dapat" kata Eric,
sementara Nick memainkan ponselnya tanpa mempedulikan orang disekitar nya.
"kayaknya aku pernah dengar deh nama keluarga Smith" kata Eric, perkataan Eric berhasil membuat Nick menegang dan tak sengaja menjatuhkan ponselnya. Eric dan Mike menatapnya heran
"kau kenapa?" tanya Mike
seketika itu Nick bangkit dan merebut kertas dan gambar yang ada ditangan Mike
"hei, kau kenapa?" tanya Mike kesal
Nick yang kaget dengan apa yang dipegang nya yang membuat nya kehilangan keseimbangan dan seketika itu jatuh terduduk di lantai
"kau tak apa Nick?" tanya Eric khawatir
"ada apa dengan mu, apa kau mengenal wanita itu?" tanya Nick
'ini tak mungkin' batin Nick cemas.