We See Who Will Win Dear

We See Who Will Win Dear
Penghianat



Sesampainya Audrey di markas utama, dia melihat semua orang kini ketakutan, tampak dari wajah mereka masing-masing karena mereka sudah tahu kabar bahwa tahanan mereka saat ini melarikan diri dengan begitu mudah.


"siapa kepala penjaga tahanan?" tanya Audrey membuka pembicaraan, karena dari tadi ruangan yang begitu luas tersebut hening.


karena tak ada jawaban dari mereka, Audrey pun makin murka


"siapa?" bentak Audrey.


mendengar itu salah seorang dari keseluruhan nya, maju menghadap Audrey dengan tubuh gemetaran.


"apa kau tahu, apa kesalahanmu?" tanya Audrey menatap tajam ke arah orang tersebut


"iya nona" jawab nya terbata-bata


"cihh, dasar tak becus. apa kau salah satu dari kesepuluh anggota unsur?" tanya Audrey


"benar nona" jawab orang itu yang masih gemetaran


"siapa namamu?" tanyanya seraya mengeluarkan pistol dari dalam sakunya, melihat itu sontak semua orang disana tambah takut


"Kevin" jawabnya


"biar ku beritahu kalian sebuah rahasia kecil tentangku, sebenarnya aku tidak pernah membunuh orang tetapi aku pernah menyuruh seseorang untuk membunuh dan apa kalian tahu juga, orang pertama yang akan ku bunuh adalah orang yang paling memuakan" perkataan Audrey membuat semua orang terkejut, kecuali Joshua yang memang sudah tahu banyak tentang Audrey.


"dan ini adalah hari terakhir kalian, bagi siapa yang mengkhianati ku. oh ya, sebagai hadiah perpisahan kita aku akan membuka topeng yang selama ini menutupi mukaku. apa kalian ingin tahu wajah asli ku?" tanya Audrey yang membuat semua orang penasaran akan wajah orang yang selama ini menjadi pemimpin mereka.




ketika itu juga Audrey membuka topeng nya dan menunjukan kepada semua orang, mereka membulatkan matanya sangking tak percaya akan hal yang mereka lihat.


"kaget?" tanya Audrey tersenyum devil


"apakah ini benar wajah asli nona AES?" si A


"dia terlihat seperti anak-anak" si B


"dia sangat cantik" si C


"aku sama sekali tak percaya" si D


begitu lah bisikan-bisikan mereka tentang Audrey.


"panggil 10 unsur kemari" perintah Audrey pada Joshua


"baik nona"


"kalian tidak dengar!" seru Joshua


yang dipanggil pun akhirnya datang juga, mereka berdiri tegap walaupun tak dipungkiri hati mereka merasa takut. 10 unsur terdiri dari sepuluh orang, salah satu diantaranya juga termasuk Joshua. ada 7 laki-laki dan 3 perempuan. sepuluh unsur merupakan anggota yang paling berkuasa setelah ketiga pemimpin besar.


"perkenalkan diri dan tugas kalian!, kecuali kau Josh" perintah Audrey pada Joshua


"kalian tuli, cepat perkenalkan diri kalian" seru Joshua


"saya Theresia nona AES, saya bertugas untuk menerima dan melatih anggota baru"


"saya Norman nona AES, saya bertugas sebagai ahli IT kepercayaan nona Mey"


"saya Margret nona AES, saya bertugas untuk masalah jual beli senjata api kepercayaan nona Mey"


"saya Sonia nona AES, saya bertugas sebagai kepala mata-mata anggota 1"


"saya Kevin nona AES, seperti yang saya bilang tadi, saya adalah kepala penjaga tahanan"


"saya Julio nona AES, saya bertugas sebagai kepala mata-mata anggota 2"


"saya Noric nona AES, saya sebagai kepala pelatihan mafia dan para pelayan mansion nona"


"saya Tio nona AES, saya yang mengatur strategi pemberontak"


setelah memperkenalkan masing-masing diri mereka, Audrey yang masih menatap tajam kearah mereka semua.


"megakulah sekarang, aku lelah kalian selalu memakai topeng" ucap Audrey.


"karena kalian ada sepuluh maka aku akan menghitung sampai sepuluh" ucap Audrey lagi


"1"


"2"


"3"


"4"


"5"


"6"


"7"


"8"


"9"


Audrey menghitung dengan cepat itu sebabnya membuat mereka semua panik


"masih tak ingin mengaku, baiklah aku beri satu contoh" ucap Audrey yang mengarahkan pistol nya tepat di depan Kevin. sampai Kevin berlutut dan menutup matanya


Dorr


terdengar suara tembakan, tapi alangkah baiknya Kevin bukan dialah yang ditembak melainkan kaki kanan Noric.


"ahkk" Noric berteriak kesakitan.


"kau pikir aku tidak tahu apa kesalahanmu!" seru Audrey menunjuk ke arah Noric. "bukankah kau juga merupakan salah satu dari the lotusha black" ucap Audrey


"wah-wah, ternyata anda hebat juga nona AES" kata Noric yang sudah pasrah akan nasibnya


"siapa sebenarnya pimpinan asli kalian, bukankah si kembar menjengkelkan itu hanya pionnya saja persis sama seperti mu. katakan siapa wanita itu!" seru Audrey


"aku tidak akan mengatakan nya!" seru Noric


"huh, sudah kuduga. Josh, urus pria ini aku muak melihat wajahnya"


"baik nona"


hingga dua orang kepercayaan Joshua menyeret Noric dan membawanya ke ruangan eksekusi.


Dor


Dor


Dor


terdengar langsung tiga tembakan melesat dikaki dan tangan


"cihh, kalian juga memuakan!" seru Audrey menatap tajam ke arah Sonia dan dua orang lagi adalah anggota baru PRR.


"bawa mereka" ucap Audrey dan langsung keluar dari markas itu untuk menuju ke mansion Mark, karena Mey menyuruh Audrey untuk istirahat sejenak sebelum kembali dari rumah sakit.