
Satu Minggu berlalu.
Lily sudah bersiap untuk pergi ke perusahaan tempat dimana dia bekerja. Yaitu di perusahaan Edo sebagai sekretaris dari pria itu.
Setelah mengintrogasi Lily serta menyelidiki latar belakang wanita itu. Edo akhirnya membuat keputusan untuk menolong wanita cantik itu dengan memberikan dia pekerjaan di perusahaan nya sebagai seorang sekretaris.
Bahkan dia juga memfasilitasi Lily dengan tinggal di paviliun belakang mansionnya karena Cleo yang meminta nya.
Cleo dan Reza kini sudah kembali melanjutkan perjalanan bulan madu nya ke Swiss karena disana sudah ada Bryan serta orang tua Reza yang masih berlibur disana.
Lalu bagaimana hubungan Milea dan Edo? hubungan mereka tetap sama karena Edo sangat sibuk dengan urusan pekerjaan nya.
Grey pun masih tetap sama, pria itu masih tetap berusaha melakukan pendekatan pada Milea. Gadis desa yang lugu yang telah mencuri perhatian nya.
Hari ini, Edo dan Lily akan melakukan perjalanan bisnis nya ke beberapa negara termasuk Rusia dan Dubai.
Lily yang memiliki pengalaman bekerja dan sangat cekatan, membuat Edo sangat menyukai kinerja wanita itu. Dan akhirnya dia memutuskan untuk membawa Lily bersama nya.
Sementara itu Grey yang akan menangani perusahaan nya disini. Edo memang sudah sangat mempercayai Grey untuk mengurus perusahaan nya dan juga menjaga mansionnya.
Edo juga menyuruh Grey untuk tinggal di mansion nya selama dirinya melakukan perjalanan bisnis nya. Karena dia memang tidak mau meninggalkan mansion itu dalam keadaan kosong dan tak berpenghuni.
Grey mengiyakan permintaan sang bos karena dia bisa lebih leluasa mendekati Milea jika dirinya tinggal di mansion Edo.
Dan sekali lagi, Edo tak pernah melarang Grey untuk mendekati Milea karena dia tak punya hak untuk melarang nya. Tapi dengan syarat Grey tak boleh mengganggu pekerjaan Milea.
Edo dan Grey tampak sedang makan pagi bersama di ruang makan. Sementara Lily dan Milea makan pagi bersama dengan para pelayan lainnya di belakang.
" Aku pasti akan merindukan mu, Kak," kata Milea sambil menggandeng tangan Lily berjalan kearah halaman depan melewati halaman samping.
" Aku hanya satu bulan, Mil. Kenapa kau menjadi manja seolah aku akan pergi selamanya," sahut Lily sambil menyeret koper kecilnya.
" Tapi itu lama, Kak. Dan kita baru bertemu sekitar 1 minggu, lalu kau akan pergi lagi," sahut Milea mencebik.
Lily terkekeh sambil menggeleng kan kepalanya. lalu dia menghentikan langkahnya setelah berada di halaman depan mansion.
Milea tersenyum dan menganggukkan kepalanya lalu mereka berpelukan.
" Ehhemm ... apa acara perpisahan kalian sudah selesai? kalau sudah ayo kita berangkat sekarang," kata Edo dengan nada dingin nya sambil berjalan menuruni tangga beranda mansion.
Lily melepaskan pelukannya dan menoleh kearah Edo.
" Baik, Tuan."
" Bye ... see you again," kata Lily berjalan kearah mobil dan meletakkan koper nya di bagasi.
Milea tersenyum dan melambaikan tangannya. Dan mobil itu pun pergi dari halaman mansion.
Milea masih berada di sana melihat kepergian sang kakak dan Majikannya. Grey pun masih ada disana sambil melihat kearah Milea.
" Kau sedih?" tanya Grey.
Milea menoleh dan menggeleng kan kepalanya.
" Aku hanya takut jika aku dan Kakak kembali terpisahkan," kata Milea.
Grey tersenyum dan menghampiri Milea lalu merangkul bahunya. Dia mengusap lembut lengan Milea.
" Percayalah, dia pasti akan baik-baik saja dan akan kembali kesini lagi," sahut Grey menenangkan hati Milea.
Milea menganggukkan kepalanya dan menyandarkan kepalanya di bahu lebar Grey.
.
.
Saat berada di dalam pesawat dan selama perjalanan menuju Rusia, Edo dan Lily sama sekali tidak berbicara. Edo fokus dengan laptopnya sementara Lily sibuk dengan semua berkas yang akan di butuhkan oleh sang Bos.
Sesekali mereka mengobrol dan itu pun hanya membahas tentang masalah pekerjaan. Setelah itu mereka akan langsung terdiam dan kembali fokus dengan pekerjaannya masing-masing.