The Wedding Agreement

The Wedding Agreement
Sepakat



" Deal?"


Edo tersenyum miring sambil mengulurkan satu tangan nya pada Reza.


Pria itu tampak berpikir dengan sangat keras sebelum mengiyakan syarat dari Edo. Dan Cleo menyadari hal itu, dia menyimpulkan bahwa Reza sangat berat dengan persyaratan sang kakak.


" Kau lebih mencintai pulau itu dari pada aku? kalau begitu kesepakatan ini batal karena aku tak jadi ikut dengan mu!!" tegas Cleo bangkit dari kursinya.


" TUNGGU!!" pekik Edo dan Reza secara bersamaan hingga membuat Cleo menatapnya heran.


" Oouuwh ... kalian menyebalkan!!"


Cleo pergi dari tempat itu dan memilih untuk masuk kedalam mansion.


" Huuffft ... ini gara-gara kau, Edo!!"


" What!! kau berani menyalahkan ku?" sahut Edo.


" CK. Ambil saja pulau itu, karena itu sudah tak berarti lagi bagi ku jika tak ada Cleo di samping ku! menyebalkan!"


Reza bangkit dan mengejar Cleo.


" Jadi kau sudah Deal?" teriak Edo bangkit dari kursinya.


" DEAL!!!" teriak Reza dengan sedikit kesal.


Edo tertawa dengan begitu keras. Karena dia berhasil mendapatkan apa yang dia inginkan dan juga sukses membuat pasangan itu bersitegang.


" Berusaha lah untuk membujuk adik ku itu, Reza!!" teriak Edo sambil tertawa sangat keras.


" Kau benar-benar kakak ipar laknat, Ed!!" sahut Reza dengan teriakan nya.


Edo malah semakin meledakkan tawanya saat melihat kekesalan Reza.


.


.


Sementara itu.


Cleo masuk kedalam kamar nya dan mengunci pintunya. Dia berjalan dan duduk di tepi ranjang nya.


Tok tok tok


" Beby ... buka pintunya, pleeass!"


Cleo tak menjawab dan terus duduk di ranjang tanpa berniat untuk membuka pintunya.


" Beby ... aku sangat mencintaimu melebihi apapun yang aku miliki!! aku siap kehilangan semua nya asal kan kau tetap di sisiku!! ayo buka pintunya, sayang!" ucap Reza dari luar sana.


Cleo tersenyum sendiri saat mendengar ucapan dari sang suami.


" Oouuwh ... istri ku!!! bukalah pintu nya! apa kau se tega itu pada suami mu ini?" rengek Reza dari balik pintu sambil mengetuk pintunya.


" Jangan kan satu pulau pribadi ku. Bahkan jika Edo meminta semua hartaku maka aku akan memberi nya asal kau ikut denganku!! Ayolah Beby buka pintunya!!"


" Shut up, Ed!!" tegas Reza kesal.


" Kau dengar, Cleo? pria ini hanya bicara omong kosong. kau tak seberarti itu di hidup nya!!" teriak Edo yang malah semakin mengompori Cleo.


" Ed!!! kau malah semakin memperumit semuanya!!" bentak Reza.


" Kau berani membentak ku, adik ipar? dasar adik ipar tidak tahu diri!!" ucap Edo.


" Dasar kakak ipar laknat!! Kakak ipar serakah!! apa harta mu masih kurang? hah?" sahut Reza.


" Aku hanya ingin membuktikan perkataan mu barusan, Dude!!"


" Cih! kau hanya memanfaatkan ku!" sahut Reza kesal.


" Jika kau masih bisa di manfaatkan, kenapa tidak?" sahut Edo.


Mereka saling menatap dengan tajam dan saling membuang muka.


CEKLEK


Pintu kamar Cleo pun terbuka. Reza tersenyum tapi Edo malah terlihat kesal karena dengan cepat Cleo membukakan pintu untuk Reza.


Wanita itu muncul dan berdiri di ambang pintu sambil menatap dua pria yang berdiri di hadapannya.


" Sudah puas tawar menawar nya?" tanya Cleo datar.


" Eem ... itu__"


" Belum, Cleo. Aku meminta perusahaan nya tapi dia masih tak mau memberikan nya," kata Edo memotong perkataan Reza.


" What!! Edo!!!" teriak Reza kesal.


" See ... bahkan suami mu tak menghormati kakak mu ini, Cleo. Apa pria seperti ini yang kau inginkan?" kata Edo yang malah membuat Reza semakin kesal.


" Edo!!! berhenti berbicara omong kosong!!" bentak Reza yang sudah sangat kesal.


" Kau lihat sendiri, kan? bahkan dia berani membentak Kakak Ipar nya sendiri, CK CK CK!"


Cleo yang sudah sangat mengerti akan sikap menyebalkan sang kakak memilih untuk segera menarik tangan Reza masuk kedalam kamarnya tanpa menghiraukan perkataan Edo.


Saat Edo mengikuti langkah nya yang ingin masuk kedalam kamarnya juga, Reza langsung menutup pintunya dengan begitu keras hingga membuat Edo terpekik keras karena keningnya menghantam daun pintu yang tertutup tiba-tiba di depan nya.


" DASAR ADIK IPAR SIALAN!!" teriak Edo dari luar sana.


Sementara Reza dan Cleo terkekeh di dalam sana. Reza menatap wajah cantik Cleo dan merengkuh pinggang nya hingga mengikis jarak diantara mereka.


" I Love you, My wife!"


" I love you to, my Husband!"


Mereka saling menatap dengan begitu dalam dan sambil memajukan wajahnya.


Dan mereka pun berciuman dan saling memagut melampiaskan rasa cinta nya lewat ciuman itu.