The Wedding Agreement

The Wedding Agreement
Berbaikan



Kini mereka bertiga sudah berkumpul di ruang makan. Mereka tampak fokus dengan makanan nya masing-masing dan suasana pun hening.


Hanya terdengar dentingan sendok dan garpu yang menari di atas piring. Cleo melirik kearah Edo dan Reza secara bergantian.


Dia pria itu tampak sibuk dengan makanan nya masing-masing dan itu membuat Cleo merasakan ketegangan karena Edo dan Reza masih enggan untuk berbicara.


Beberapa menit kemudian. Mereka sudah menyelesaikan makan paginya, Edo mengambil tisu dan mengusap mulut nya dengan tisu itu.


Sementara Reza sedang meminum air nya. Cleo melihat kedua pria itu dan menghembuskan nafasnya secara perlahan.


" Kakak __"


" Kita bicarakan ini semua di halaman belakang!" ucap Edo memotong perkataan Cleo.


Pria itu bangkit dari kursinya dan Berjalan menuju halaman belakang.


Reza dan Cleo tampak saling menatap dan Cleo memegang tangan Reza.


" Kita ke halaman belakang, Ok?"


Reza mengangguk dan tersenyum. Lalu mereka pun bangkit dari kursinya dan berjalan bergandengan tangan menuju halaman belakang.


Edo berdiri tegap dengan kedua tangan yang berada didalam saku celananya. Matanya tertuju pada hamparan rumput hijau yang terbentang di hadapannya.


Pria itu seakan sedang memikirkan sesuatu yang telah dia janjikan pada sang Adik. Dia juga memikirkan syarat apa yang cocok untuk kedua pasangan itu.


" Kakak !!" panggil Cleo.


Edo menoleh dan menatap Cleo dan Reza secara bergantian. Dia berbalik dan menghadap keduanya.


Dia duduk di kursi yang ada dihalaman belakang. Cleo dan Reza tak ikut duduk dan tetap berdiri sambil mengamati ekspresi wajah datar Edo.


" Jadi kalian akan tetap berdiri? duduklah!!" tegas Edo.


Cleo dan Reza saling menatap dan akhirnya mereka ikut duduk di kursi yang ada di hadapan Edo dengan tangan yang masih saling menggenggam erat.


Edo tersenyum tipis dan hampir tak terlihat melihat tangan mereka yang masih bergandengan seakan tak mau di pisahkan.


Hening. Edo dan Reza hanya saling menatap dengan tajam sementara Cleo merasa beku karena suasana menegang kan itu.


" Aku akan membawa kembali Cleo bersamaan ku! kau tak bisa menahan ku karena dia istri ku. Apapun yang akan kau lakukan padaku, aku akan tetap membawa nya pergi bersama ku!!" tegas Reza dengan Lugas dan jelas.


Edo cukup kagum dengan keberanian Reza kali ini. Pria itu seakan sedang menunjukkan perasaan nya pada Cleo di hadapan Edo.


" Kau cukup berani rupanya," sahut Edo tersenyum miring.


" Ya. Aku akan melawan siapapun dan rintangan apapun yang akan menghalangi ku membawa istri ku!" sahut Reza dengan lantang.


Edo menunjukkan senyum nya. Dan Reza menatap heran pada nya.


" Dengan satu syarat!!" tegas Edo dengan senyum licik di bibirnya.


" Hanya satu syarat saja? bahkan seribu syarat pun aku sanggup memenuhi nya," sahut Reza dengan percaya dirinya.


Cleo menoleh dan menginjak kaki Reza hingga membuat pria itu terpekik.


" Beby ... itu sakit," ucap Reza.


Cleo tak menjawab dan hanya memalingkan wajahnya melihat kearah Edo.


" Katakan apapun syarat nya, kak!"


tegas Cleo penasaran.


Edo tersenyum miring mendengar keberanian Cleo dan Reza.


" Aku meminta pulau pribadi mu yang ada di bagian selatan, Reza. Apa kau sanggup memberikan nya padaku? jika iya aku akan memberikan Cleo secara gratis pada mu," ucap Edo dengan wajah datar nya.


" WHATT!!!" pekik Reza dan Cleo secara bersamaan.


" KAKAKK!!! Jadi kau menukar ku hanya dengan sebuah pulau!!" pekik Cleo bangkit dari kursinya dan melepaskan genggaman tangannya dengan tangan Reza.


" WHAT!!! Beby ... Hanya kau bilang? kau tahu berapa lama aku berusaha keras untuk bisa memiliki pulau itu? aku bekerja dengan sangat keras untuk itu!!" tegas Reza yang sedikit kesal.


" Tapi tetap saja, aku yang paling berharga dari pulau itu!!" ketus Cleo.


Edo tersenyum puas saat melihat wajah kesal kedua nya. Rencana nya berhasil karena dia memang berniat ingin mengerjai dua pasangan itu.


" See ... kalian bertengkar hanya karena masalah sepele itu," ucap Edo sambil tertawa kecil.


Cleo dan Reza menoleh dan menatap tajam kearah Edo.


" What!!! Masalah sepele kau bilang!!" pekik Reza dan Cleo bersamaan.