The Wedding Agreement

The Wedding Agreement
15 . Tamparan untuk ke tiga kalinya



Reza terus ******* bibir manis Cleo. Dia mendekap erat tubuh Cleo yang terus berontak.


Bahkan Cleo menggigit bibir Reza yang mencium nya hingga pria itu melepas pagutannya.


" KAU GILA!!" tegas Cleo dan beranjak dari pangkuan Reza.


Namun lagi-lagi Reza menarik tangan Cleo hingga wanita itu terduduk di sofa. Dengan cepat Arga menarik tengkuk leher Cleo dan langsung ******* bibir sensual nya lagi.


Cleo berontak. Dia terus memukuli dada Reza bertubi-tubi. Namun itu tak berhasil, Reza malah mendorong tubuh Cleo hingga berbaring di sofa.


Dia mengunci pergerakan Cleo hingga membuat wanita itu tak bisa berontak lagi. Reza terus mengulum bibir Cleo sambil menindih nya.


Satu tangan nya mengunci kedua tangan Cleo di atas kepalanya. Dan satu tangan nya mengusap lembut paha Cleo.


Cleo mengumpat kasar dalam hatinya. Tapi dia juga menikmati ciuman panas itu dan tanpa sadar dia membalas ciuman itu.


Reza tersenyum saat merasa ciumannya di balas oleh wanita itu. Mereka bercinta lama hingga terdengar suara pintu ruangan yang di buka.


" O.oww ... sepertinya aku salah tak mengetuk pintunya terlebih dahulu," kata Haikal yang melihat pergulatan panas di sofa itu.


Reza melepaskan pagutannya dan menatap tajam kearah Haikal yang berdiri di ambang pintu.


" Maaf, Bos."


Haikal langsung pergi dan menutup kembali pintu nya.


Reza menatap kearah Cleo yang masih ada di bawah nya.


" Kau menyukai ciuman ku?" tanya Reza dengan senyum tengilnya.


" Menyingkir dari tubuhku!" sahut Cleo tak menjawab pertanyaan Reza.


" Tidak. Aku belum mendapatkan jawaban dari pertanyaan ku. Kau menikmati ciuman panas kita?" tanya Reza lagi.


Hal itu membuat Cleo semakin kesal dan mendorong keras dada Reza hingga pria itu bangkit dari tubuh Cleo.


Cleo bangkit dan merapikan kemejanya yang kusut gara-gara kelakuan Reza.


Dia membuka ikat rambut nya yang berantakan dan merapikan nya kembali.


Saat Cleo tengah mengikat rambutnya tinggi-tinggi. Tiba-tiba Reza menciumi leher jenjang Cleo yang terlihat menggoda di hadapan nya.


Dia menyesapnya dalam hingga tercipta tanda merah disana.


Cleo menahan kepala Reza dan menjauh kan nya dari leher nya. Pria itu menyeringai tanpa rasa bersalah.


" Kau benar-benar sudah gila!" tegas Cleo.


" Ya. Itu karena tubuh mu yang terlihat sangat menggairahkan. Bisakah aku menikmati tubuh mu sekarang? toh nanti kau akan tetap menjadi istri ku."


Cleo merasa sangat kesal mendengar ucapan dari pria itu. Dia naik pitam lalu mengangkat tangannya dan ...


PLAKK


Tangannya mendarat di pipi Reza dengan keras. Dia langsung pergi meninggalkan pria itu yang masih terpaku dengan apa yang Cleo lakukan.


BRAKK


Cleo menutup pintunya dengan begitu keras. Hingga membuat Reza tersadar.


" Akhirnya aku mendapatkan tamparan dari mu untuk yang ke tiga kalinya," gumam Reza sambil mengusap pipi yang terasa kebas akibat tamparan itu.


.


.


Kini Cleo sudah tiba di apartemen nya. Dia membuka pintu apartemen nya dan betapa terkejutnya dia saat melihat begitu banyak paper bag di dalam apartemen nya.


" Barang-barang siapa ini?" gumam Cleo masuk kedalam apartemen dan menatap barang-barang itu.


Lalu dia menghempaskan tubuhnya di sofa sambil menyandarkan kepalanya di sandaran sofa empuk itu.


" Dia sangat sangat pantas mendapatkan nya! dia pikir setelah menikah nanti aku akan memberikan tubuh ku pada nya? never ever," gumam Cleo.


Lalu dia bangkit dan masuk kedalam kamar nya tanpa membuka paper bag yang masih tergeletak di atas karpet.


Cleo membuka semua pakaian nya dan meletakkan di keranjang husus baju kotor. Lalu dia masuk kedalam kamar mandi nya.


Dia menyalakan air kran di bathtub dan memberikan sabun. Karena dia ingin merendam tubuh nya dengan bisa sabun.


Cleo masuk kedalam bathtub dan menyandarkan kepalanya di sandaran bathtub. Dia memejamkan matanya dan merilekskan tubuh serta pikiran nya.


Tiba-tiba dia mengingat ciuman panas yang dia lakukan bersama Reza. Dengan refleks dia menyentuh bibirnya sendiri.


" Ciuman itu benar-benar membuat tubuh ku bereaksi. Lain kali aku tidak boleh membiarkan pria itu melakukan hal itu lagi, atau aku bisa hilang kendali," gumam Cleo.


Wanita itu berendam hampir 15 menit. Dan melanjutkan ritual mandinya selama hampir 15 menit.


Setelah itu dia keluar dari kamar mandi dengan menggunakan bath rop nya. Rambut nya di gulung menggunakan handuk kecil dan dia langsung keluar menuju ruang tengah.


Cleo mengambil makanan instan yang ada di kulkas dan memasukkan nya ke microwave. Lalu dia membuat minuman coklat hangat dan membawanya ke ruang tengah.


Dia meletakkan gelas itu di meja. Dan mengambil salah satu paperbag yang ada di atas karpet.


Dia terpaku saat melihat gaun pengantin yang begitu mewah yang dia keluarkan dari paper bag itu.


" This's so beautiful," gumam Cleo.


Lalu dia mengambil kartu ucapan yang ada di dalam paperbag.


" Kau pasti akan sangat cantik dengan gaun itu, sayang." isi dari kartu itu.


" Siapa yang menyiapkan ini? apa pria menyebalkan itu?" gumam Cleo.


" Tidak mungkin," lanjut nya lagi.


Dia meletakkan gaun itu di sofa dan berjalan menuju dapur. Cleo mengeluarkan makanan dari Microwave dan membawanya ke ruang tengah.


Karena makanan nya masih panas. Dia kembali mengambil satu paperbag kecil yang ada di hadapannya.


Betapa terkejutnya dia saat melihat satu set perhiasan mewah yang bertahta kan berlian disana.


Ada kartu ucapan lagi disana dan dia langsung membacanya.


" Pakai ini di hari bahagia mu bersama gaun yang sudah aku siapkan."


" Sebenarnya siapa yang sudah menyiapkan ini semua? aku yakin ini semua pasti sangat mahal," gumam Cleo.


Tiba-tiba ponselnya berbunyi. Dia melihat nomor yang tak dia kenal di sana.


" Hallo."


" Kau sudah membuka semua barang-barang nya?" tanya seorang dari seberang telepon.


Cleo mengerutkan keningnya saat mendengar suara yang tak asing itu baginya.


" Jadi kau yang mengirim nya?" sahut Cleo ketus.


" Bukan. Itu semua dari Momy. Setelah ini Momy akan langsung menghubungi mu, suka atau tidak suka, kau harus mengatakan kau sangat suka dengan apa yang sudah di siapkan oleh Momi ku," kata Reza.


" Jadi kau menyuruh ku untuk berbohong pada Momy mu?" sahut Cleo.


" Tidak. Karena aku yakin Momy pasti sudah memilih yang terbaik. Dan tidak ada wanita yang tak menyukai pilihan Momy."


Pria itu langsung memutuskan panggilan itu setelah berbicara. Dan hal itu membuat Cleo mengumpat kasar.


" Tapi aku juga sangat menyukai pilihan dari Momy nya," gumam Cleo.


Lalu dia langsung menyantap makanan nya di ruang tengah. Karena hampir saja makanan nya dingin.