
Pagi harinya. Cleo masuk kedalam kamar dan melihat kearah ranjang dimana Reza masih terlelap.
Dia langsung masuk kedalam kamar mandi tanpa membangun kan pria itu. Reza membuka matanya saat mendengar seseorang yang sedang mandi dalam kamar mandi di kamar nya.
" Apa yang harus aku lakukan pada wanita itu? apa aku harus bersikap manis pada nya?" gumam Reza bangkit dan menyandarkan kepalanya di dashboard ranjang.
Cleo keluar dari kamar mandi dengan hanya melilit kan handuk di tubuhnya. Handuk itu hanya menutupi dada dan separuh pahanya.
Reza menatap tajam kearah Cleo dengan meneguk saliva nya. Cleo tak melihat kearah Reza yang tengah menatapnya hingga masuk kedalam walkin closet.
" Shiiit ... bahkan dia tak menganggap ku di kamar ku sendiri," gumam Reza.
Pria itu langsung bangkit dan berjalan menuju walkin closet. Dia ingin menggoda wanita itu karena dia sudah lama tak menggoda nya.
Cleo memakai CD dan langsung menurunkan handuk nya dan melilitkan ke perutnya. Lalu dia memakai branya.
Reza menatap tajam kearah Cleo yang tengah memakai pakaian dalamnya. Pria itu sesekali menelan saliva nya berulang kali melihat pemandangan itu.
Tanpa dia sadari kakinya melangkah perlahan mendekati Cleo. Wanita itu tersentak saat ada tangan yang melingkar di perut nya dan menghirup aroma di ceruk leher nya.
" Lepaskan tanganmu dari tubuh ku, menjauh lah sebelum aku melempar mu ke lantai!!" tegas Cleo yang sudah tahu milik siapa tangan itu.
" Hemm ... lakukan itu nanti. Aku siap kau lempar ke ranjang dan kau menindih ku lalu kau bergerak erotis di atas tubuh ku. Oouuwh aku sangat menunggu hal itu, Beby," kata Reza dengan suara seraknya yang terkesan seksi.
" Reza ... singkirkan tangan mu," kata Cleo sekali lagi.
Namun bukannya terlepas, tangan nakal Reza malah membuka handuk yang melilit di perut rata Cleo hingga handuk itu lolos dan terjatuh ke lantai.
Hal itu membuat Cleo kesal dan langsung menarik tangan Reza hingga terlepas dari tubuhnya.
" Pergi sebelum aku menghajar mu!!" bentak Cleo tanpa melihat kearah Reza yang berdiri di belakangnya.
" Tidak. Ini kamar ku dan kau istri ku, jadi aku berhak atas tubuh mu!!" tegas Reza.
Hal itu membuat Cleo merasa kan tubuhnya bereaksi dengan sentuhan Reza. Tanpa dia sadari suara seksi nya lolos dari mulut nya.
Reza terus menciumi leher serta bahu indah Cleo yang terpampang di hadapannya. Tangan menangkup benda bulat nan kenyal yang ada di balik branya.
Dan lagi-lagi Cleo mendesah. Reza tersenyum miring saat mendengar suara seksi yang keluar dari mulut Cleo.
Lalu dia menurunkan tangannya dan langsung berlabuh di area sensitif wanita itu.
Cleo kembali mengeluarkan suara indah nya yang cukup keras karena sentuhan tangan Reza di area miliknya.
" Kau menikmati sentuhan ku, Beby? kau sudah basah," lirih Reza di telinga Cleo sambil menjilat daun telinga nya dan membuat Cleo merasakan getaran dalam tubuhnya.
" Hentikan ini, Reza. Ini salah, ini tak termasuk dalam kesepakatan kita," ucap Cleo dengan suara yang mendesah.
" No. Kau istri ku dan kau harus melayani suami mu," sahut Reza sambil terus menggerakkan tangannya di area sensitif Cleo.
Wanita merintih tak karuan saat sudah mencapai puncak kenikmatan nya hanya dengan permainan tangan Reza.
Pria itu tersenyum miring karena sudah berhasil memancing gairah wanita nya.
Lalu dia melepaskan tangan nya dan langsung menurunkan CD Cleo dan mendorong tubuh Cleo hingga menungging di depan nya.
" Reza hentikan ini!" kata Cleo berusaha menghindar dari cengkraman tangan Reza.
" No. Kau harus menuntaskan hasrat suami mu, karena aku sudah malas jika harus membayar seorang wanita lagi karena sudah ada kau yang gratis disini," sahut Reza.
Lalu Reza mencoba mengarahkan milik nya pada milik Cleo. Dan saat kepalanya masuk ...
TOK TOK TOK
" DADDY ... DADDY ... MOMY ... MOMMY!!" teriak Bryan sambil menggedor-gedor pintu kamar Reza dan Cleo.