
Kini mobil Reza berhenti di depan sebuah gang. Cleo tampak mengambil ponselnya dan melihat kearah alamat yang di kirim kan oleh Lily padanya.
Lalu dia mulai menghubungi Lily untuk memastikan alamat yang dia kirimkan.
Panggilan itu tak terjawab hingga 3x Cleo menghubungi nomor ponsel itu.
" Bagaimana? apa dia belum mengangkat teleponnya?" tanya Reza sambil mengedarkan pandangannya kearah gang sempit itu.
" CK. Dia tidak mengangkat telponnya," sahut Cleo yang masih berusaha menghubungi nomor telepon Lily.
" Apa dia menuliskan nomor kontrakannya?" tanya Reza melihat kearah sang istri.
" Ya. Kontrakan nya berada di nomor 09," sahut Cleo sambil melihat alamat yang di kirim oleh Lily kemarin.
" Baiklah. Tunggu disini dan aku akan memastikan nya," ucap Reza sambil melepas kan sitbelt nya.
" Aku ikut!"
Cleo juga melakukan hal yang sama dan langsung menyusul sang suami yang sudah keluar dari mobilnya.
Reza menunggu Cleo berjalan kearah nya dan langsung menggandeng tangan wanita cantik itu.
Mereka berjalan memasuki gang yang tampak ramai dengan anak-anak kecil yang sedang bermain. Cleo yang memang sangat suka dengan anak-anak tampak menyapa anak-anak yang sedang bermain kelereng di tengah jalanan sempit itu.
Mereka membalik menyapa Cleo dan hal itu membuat Cleo senang. Reza terus menggandeng tangan Cleo dan tanpa ekspresi.
Pandangan nya fokus mencari nomor 09 dimana kontrakan Lily berada.
" Aku jadi merindukan Bryan. Oouuwh aku sangat merindukan putra tampan ku," ucap Cleo.
Reza langsung menghentikan langkahnya saat sudah menemukan kontrakan Lily yang terlihat sangat kecil dan tak terawat.
Mereka melihat kearah rumah kecil itu dengan kening yang berkerut.
" Apa benar ini kontrakannya?" kata Cleo.
Reza hanya menghendikkan bahunya dan menarik tangan Cleo untuk memasuki halaman rumah kecil itu dan mengetuk pintunya.
TOK TOK TOK
Reza mengetuk pintunya beberapa kali namun tidak ada sahutan dari dalam. Rumah itu seperti nya kosong karena tak ada yang keluar dari dalam nya.
" Apa dia sudah keluar dari kontrakan ini?" tanya Cleo.
" Entahlah. Kita tanyakan saja pada orang-orang sekitar," sahut Reza berbalik dan mencari orang-orang yang mungkin bisa dia tanyakan.
Lalu tampak seorang wanita paruh baya menghampiri Reza dan Cleo.
" Permisi. Apa kalian mencari Lily?" tanya wanita paruh baya itu.
Reza dan Cleo tampak saling menatap dengan kening yang berkerut.
" Ya. Apa Anda tahu dimana Lily? kami temannya," sahut Cleo ramah.
" Aku tidak tahu dimana dia sekarang. Tapi semalam dia pamit pergi dari kontrakan ku dengan membawa tas besar dan dia menitipkan ini untuk kalian," ucap Wanita itu yang ternyata pemilik kontrakan itu.
" Terima ini. Aku mengenal wajah kalian karena semalam Lily menunjukkan foto kalian padaku. Agar aku tak salah memberikan surat ini," lanjut Wanita itu karena Cleo tampak ragu untuk menerima surat itu.
" Bacalah surat ini dan kalian akan tahu dimana Lily berada. Kalian sepertinya harus cepat menemuinya karena sepertinya dia sedang ada dalam masalah."
Wanita paruh baya itu mengambil tangan Cleo dan meletakkan surat itu di telapak tangan Cleo.
Wanita itu tersenyum dan langsung pergi dari hadapan Cleo dan Reza. Cleo masih terpaku sambil melihat kearah surat yang ada di tangan nya.
Saat dia ingin membuka surat itu, Reza menahan tangan nya hingga membuat Cleo menatap heran pada sang suami.
" Lebih baik kau membuka surat itu di mobi," kata Reza dan Cleo langsung mengangguk kan kepalanya.
Reza langsung menggandeng tangan Cleo keluar dari gang itu dan berjalan menuju mobilnya yang terparkir di pinggir jalan.
Cleo merasa khawatir dan ingin segera membaca isi dari surat itu. Hingga mereka tiba di depan mobil dan langsung masuk kedalamnya.
Cleo tampak langsung membuka surat itu setelah berada di dalam mobil. Reza langsung menyalakan mobil nya dan melajukan mobilnya secara perlahan.
Dear Cleo.
Maaf jika aku membuatmu khawatir dan merepotkan mu. Tapi sepertinya aku tidak jadi untuk ikut dengan mu karena ada sesuatu yang harus aku selesaikan dulu.
Aku sedang berada di kota sebelah karena kakak tiri ku akan menjemput paksa aku hari ini. Jadi aku keluar dari kontrakan ku sebelum Kak Seno menemukan ku.
Jangan mencari ku lagi, Cleo. Karena aku tak mau kau terlibat dengan masalah keluarga ku.
Lily Alexander.
*
Cleo melipat kembali kertas itu dan melihat kearah sang suami.
" Ada apa?" tanya Reza memegang tangan Cleo.
Wanita itu tampak menghela nafasnya dan menyandarkan kepalanya.
" Dia berada di kota sebelah dan dia tak ingin kita mencari nya. Aku tahu dia sedang ada masalah dan itu membuat ku khawatir dengan keadaannya," sahut Cleo.
Reza mengusap lembut punggung tangan Cleo agar wanita itu merasa lebih tenang.
" Apa kau mau kita mencari nya?" tanya Reza.
Cleo menggeleng kan kepalanya dan melihat kearah sang suami.
" Akan membutuhkan waktu yang lama untuk mencari nya, dia tidak mengakatakan sedang berada di kota mana dan kita juga tidak tahu dimana dia berada."
" Lalu apa keputusan mu?apa kita pulang saja?" tanya Reza.
" Ya. Kita pulang saja karena dia memutuskan untuk tak jadi ikut bersama kita," ucap Cleo lemas.
Reza tersenyum sambil mengusap lembut puncak kepala Cleo dan dia mengecupnya sekilas meskipun dalam keadaan menyetir.