
Kini Edo sudah ada di ruang tengah. Reza berdiri di belakangnya, pria itu menatap punggung lebar Edo dengan tangan yang terkepal sempurna.
Reza menghela nafasnya kasar. Perlahan dia melangkah kan kakinya kearah Edo yang masih membelakangi nya.
" Aku minta maaf."
Deg
" Jadi kau sudah menyadari kesalahan mu?" sahut Edo dengan nada yang dingin.
" Aku berjanji tidak akan melakukan nya lagi. Beri aku kesempatan, Ed. Aku mencintai Cleo!"
Deg
Tepat saat Reza mengatakan perasaannya. Cleo tiba dan berdiri di belakangnya.
Wanita itu tertegun saat pria itu mengucapkan perasaan nya. Kini posisi mereka seakan saling membelakangi.
Edo membelakangi Reza. Dan Cleo berdiri tepat di belakang Reza.
" Kau bilang kau mencintai Cleo?" sahut Edo sinis dan hanya menoleh kan wajahnya ke samping.
" Ya. Aku mencintai adik mu!"
BUG
Edo melayang kan pukulannya dengan keras pada pipi Reza hingga membuat sudut bibirnya pecah dan mengeluarkan darah.
" BULSHIT!!! KAU HANYA MENYAKITI NYA!! KAU HANYA MENGGUNAKAN ADIK KU UNTUK MELAMPIASKAN HASRAT MU SAJA, BRENGSEK!!!" teriak Edo sambil menarik kerah kemeja Reza dan menghempaskan tubuhnya dengan kasar hingga Reza tersungkur ke lantai.
Cleo masih tak bergeming. Dia hanya menatap kearah dua pria yang tampak saling bersitegang.
Edo menghampiri Reza dan menarik kerah kemeja nya dan membawa nya berdiri.
" Kau mencintai adik ku? begitu? aku akan membawa Cleo bersama ku dan kau tak akan pernah bisa menemui nya sampai kapanpun!!" tegas Edo.
Dia menghajar Reza dengan brutal. Dia sangat emosi karena mendengar perlakuan kasar Reza pada adiknya.
Reza sudah terkapar dengan wajah yang sudah babak belur. Namun Edo masih tetap menghajarnya.
" CUKUP, KAK! Hentikan!!" teriak Cleo.
Sungguh hati nya merasa tercubit saat mendapati sang suami yang sudah lemah dengan wajah yang babak belur.
Edo menoleh dan menatap tajam kearah Cleo.
" Katakan sekarang! Kau akan ikut bersama ku, atau aku akan membunuh bajingan ini!!" tegas Edo.
Wanita itu tampak termenung. Dia menatap kearah sang kakak yang terlihat masih sangat emosi.
" Kalau kau tak kunjung menjawab, aku akan membunuhnya!!"
Edo sudah mengeluarkan senjatanya dan menodongkan nya pada Reza.
Reza menoleh pada Cleo dan wanita itu menatapnya. Dia melihat kesedihan di mata pria yang sedang dalam keadaan babak belur itu.
" Baiklah. Kau tak kunjung menjawab dan itu artinya kau setuju jika kakak membunuh nya," kata Edo dengan nada yang dingin.
Pria itu bersiap untuk menembakkan peluru ke arah Reza.
" TUNGGU, KAK!!" teriak Cleo.
Wanita itu meneteskan air matanya. Entah kenapa dia sangat berat untuk mengucapkan kalimat yang di inginkan oleh sang kakak.
" Aku akan ikut bersama mu," ucap Cleo lirih.
Dia pun akhirnya menangis.
Edo tersenyum miring mendengar perkataan dari sang adik. Dia menjauhkan senjata nya dari tubuh Reza dan kembali memasukkan nya kedalam saku jasnya.
Reza yang terkulai lemas, hanya bisa menggeleng.
" Jangan tinggalkan aku dan Bryan, Cleo. Aku mohon," kata Reza lirih dan tak terasa buliran bening mengalir dari sudut matanya.
" Aku mencintai mu. Sungguh!! aku benar-benar mencintai mu," lanjut Reza sambil berusaha bangkit berdiri.
Edo menatap kearah mata sang sahabat yang kini mengeluarkan air matanya.
" Sorry ... aku harus memisahkan kalian."
Edo berjalan menjauhi Reza dan menghampiri Cleo. Reza berusaha bangkit dan akhirnya bisa berdiri.
Sementara itu, Edo menggandeng tangan Cleo dan menarik nya pergi dari mansion itu.
" JANGAN!! EDO AKU MOHON JANGAN PISAHKAN KAMI!! AKU BENAR-BENAR MENCINTAI NYA!!" teriak Reza sambil memaksakan kakinya melangkah mengikuti langkah lebar Edo yang terus menyeret tangan Cleo menuju mobilnya.
" Ed ... aku mencintai adik mu, Ed!!! beri aku kesempatan!!!" teriak Reza yang kini sudah berdiri di beranda depan mansion.
Dia melihat kearah Cleo yang juga menatapnya. Wanita itu menangis dan dengan cepat Edo mendorong tubuh Cleo masuk kedalam mobil nya.
Edo menatap tajam kearah Reza yang masih dengan tatapan memohon nya.
" Jangan harap kau bisa menemuinya lagi!!" tegas Edo.
Pria itu bergegas masuk kedalam mobilnya tanpa berniat mendengar kan perkataan Reza.
Mobil milik Edo mulai bergerak menjauh dari mansion. Cleo menoleh ke belakang. Dia masih mendengar teriakkan dari Reza yang meneriakkan namanya.
" Cleo!!! jangan tinggalkan aku!!! aku mencintai mu!!!"
Reza pun terjatuh saat terus mengejar mobil milik Edo yang sudah keluar dari gerbang.
Pria itu menundukkan kepalanya. Air matanya menetes, dia sangat menyesali apa yang sudah dia perbuat.
" Bodohh ... bodohh!! aku memang bodoh!" geram Reza pada dirinya sendiri.
Dia kini telah kehilangan tambatan hatinya. Karena Edo sudah berhasil membawa Cleo dari hidup nya.
' Aku berjanji. Aku akan segera menjemput mu, Cleo. Tempat mu disini, bersama ku dan Bryan. Tunggu aku! aku akan mengambil mu lagi meskipun nyawaku taruhannya!' batin Reza dengan tangan yang terkepal sempurna.