The Lion, PRINCESS CEO.

The Lion, PRINCESS CEO.
EPISODE 6 PRINCESS CEO



DOR DOR DOR...


suara tembakan saling barsaut sautan.


WIIW WIIW WIIIW ... WES WES WES.


Puluhan mobil polisi dan 3 helikopter di kerahkan.


" Kami dari kepolisian, tempat ini telah kami kepung, segera menyerahkan diri atau kami akan bertindak lebih jauh. "


Tidak ada tanda tanda penyerahan dari lawan, jadi puluhan polisi dengan hati memasuki restoran megah yang sudah berantakan itu dengan hati hati..


...


Sedangkan di dalam ruangan rahasia..


" Kalian tenang saja, disini aman para mafia THE KING tidak akan menemukan kita," ucap Rio mencoba menenangkan Maoura dan Kakek,yang mana Maoura dan Kakek terlihat biasa dan sangat tenang. Mereka tidak terlihat gugup sama sekali.


" Hmm anda tau dari mana jika itu adalah kelompok The King ??"tanya Maoura curiga.


" Hmm iya aku sempat melihat Tato mereka," Ucap Rio gugup karena dirinya telah keceplosan.


Maoura sadar jika Rio berbohong. Walaupun tempat tadi sangat berantakan dan orang orang berlari sana sini Maoura memiliki slow pandangan dimana dia telah memperhatikan musuh musuhnya yang menggunakan pakaian lengkap seperti ninja dan hanya melihat bisa melihat mata mereka, bahkan mata mereka menggunakan soflen. Musuh benar benar telah merancang serangan ini dengan rapi.


" Apa tujuanmu menyelamatkan kami ?"tanya Maoura kembali.


" Haha apa maksud anda Nona, jelas saya harus menyelamatkan pelanggan saya apalagi kalian adalah pelanggan VVVIP di restoran tempat saya bekerja ini," jelas Rio tanpa ragu.


" Baiklah terima kasih ya nak, kamu memiliki bakat yang luar biasa dalam memasak. Setelah keluar dari sini saya akan membuatkanmu restoran untuk kamu kelola," ucap kakek, dia sangat berterima kasih karena bantuan Rio. Sungguh kakek juga tidak pernah menduga jika mereka mendapatkan serangan secepat ini.


" Saya sungguh berterima kasih Tuan atas kebaikan Tuan," ucap Rio sambil membungkukkan badannya.


..


Para mafia THE KING mencoba melarikan diri, tapi sebagian dari Meraka telah di lumpuhkan oleh sekretaris Max dan sekertaris Winanto.


Di rasa sudah aman, akhirnya Maoura dan yang lain keluar dari persembunyiannya. Tapi tanpa di duga ternyata saat keluar dari persembunyiannya yang berada di dalam gudang, mereka melihat 5 musuh yang sedang bersembunyi juga. Karena melihat orang yang mereka incar ada di depan mata mereka, mereka dengan cepat mengambil pistol dan akan menembaknya ke Maoura.


Tetapi dengan sangat cepat Maoura menghindar sampai akhirnya Maoura melayang kesana kemari untuk menghajar tanpa senjata dan hanya menggunakan tangan dan kakinya.


Rio sangat terkejut melihat apa yang dia lihat di depan matanya. Sungguh luar biasa, Maoura mampu melumpuhkan lawan hanya dalam sekejap mata.


'Yah, karena selama ini Maoura tidak benar benar bersembunyi dalam istana. Selama ini Maoura juga ikut untuk bertarung dengan lawan dengan pakaian menyerupai ninja sehingga tidak dapat di kenali oleh musuh. Maoura benar benar tidak menyia-nyiakan waktunya selama 15 tahun untuk bersembunyi. Dia belajar dan terus belajar sehingga sekarang dia mampu menghadapi dunia dengan terang terangan.


Setelah selesai bertarung, Maoura menghampiri kakeknya.


" Kakek ayo kita keluar dari sini," ucap Maoura sambil menuntun kakeknya. Dan saat itu juga para penjaga berdatangan untuk melindungi Presdir mereka.


" Tuan , Miss. Kami telah menahan beberapa dari mereka," ucap sekertaris Max .


" Baiklah, ayo kita pulang nak biar mereka yang mengurus sisanya," ucap kakek yang sedikit merasa lelah.


" Baiklah kakek, aku akan menemani kakek."


.....


Di tempat lain, sebuah markas besar, Rio di hadapkan ke Bos Mafia The King.


PLAK.. BUK..BUK..


" Rioo !!! kenapa kamu menyelamatkan musuh !!"teriak Tuan King.


" Maaf bos, saya tidak menyadari jika itu adalah serangan dari anda," ucap Rio berbohong.


" Jangan berbohong kamu !!."


" Tidak Bos, saya juga baru tau jika kelompok kita sering melakukan hal hal yang ilegal dan melenyapkan orang yang tidak bersalah, selama ini yang saya tahu the king adalah kelompok baik membantu negara dan membantu para korban penculikan,$ ucap Rio.


Dia sedikit berbohong lagi, karena sebenarnya dia sudah mengetahui ini sejak lama, jika kelompok mereka juga melakukan hal hal ilegal yang membahayakan nyawa orang tak bersalah. Tetapi Rio masih diam saja karena menurutnya itu bukanlah urusannya. Lagian berurusan dan melawan the king sama menyerahkan nyawa kita.


" HAHHAHAAA, Aku pikir kamu anak buahku yang paling pintar dan cerdas, kamu pikir aku kemanakan para wanita yang kita selamatkan dari penculik penculik itu. Yaaa sebagian memang aku serahkan ke negara untuk sebagai bukti, tapi sebagian juga aku jual lagi dengan harga yang fantastis," ucap bos King menjelaskan jati diri dari kelompok mereka.


" Maaf bos saya tidak tahu jika kalian melakukan hal itu, karena selama ini anda menyembunyikan nya dari kami," ucap Rio yang sambil menatap 4 saudaranya. Yang mana mereka ber4 saling menatap dan hanya menunduk diam.


" Aku hanya membutuhkan keberanian dan kekuatan kalian, dan sekarang kalian sudah tahu semua, jadi aku minta kalian bergabunglah dengan kelompok yang lain, lakukan tugas tugas kalian dengan benar." perintah Bos King.


" Maaf bos, tetapi saya tidak bisa. Saya lebih baik keluar dan undur diri dari tempat ini dari pada saya harus melakukan hal tidak terpuji itu," ucap Rio dengan mantap.


PLAAKK BUK BUK.. Rio lagi lagi mendapatkan pukulan keras dari bos king.


" Bos bos, maafkan kakak kami bos," ucap Leo .


" Bos izinkan kakak kami keluar dari sini, dan jaminannya adalah kami," ucap Sun.


" Bos jika dia berhianat di luar sana, maka anda bisa mengambil nyawa kami," ucap Deon melanjutkan.


" BODOHHH !!! Apa yang kalian lakukan, kita akan keluar sama sama dari sangkar harimau ini," tegas Rio.


" Sudah sudah, tidak ada yang harus keluar dari sini. Kalian tetap lah bagaian dari keluarga ini, Rio aku memaafkan kehilafan mu kali ini dan jangan di ulangi lagu. Dan ingat jangan ada yang berani coba coba untuk keluar dari sini, jika tidak aku akan memenggal kepala kalian semua", ucap King memperingati lalu pergi.


" SHIIIITTTT !!!!! Aku benar benar muak berada di sini," umpat Rio.


" Rio kita harus bermain halus agar bisa terbebas dari sini,"ucap Leo.


Sebenarnya Leo tidak merasa bersalah jika dia harus berada di markas ini,karena bagi Leo markas ini rumah keduanya setelah rumah Bibik Luis . Tetapi Leo tidak ingin mengecewakan Rio dengan membela kesalahan Bos besar mereka.


" Kamu benar Leo, kita akan cari jalan lain," ucap Rio menyetujui ide Leo.


Dan Leo Deon Jun saling pandang dan membisu, sebenarnya mereka juga sudah lama membantu Bos besar melakukan kejahatan lain tanpa sepengetahuan Rio, karena mereka sadar jika Rio mengetahui keburukan mereka, maka Rio akan pergi dan mencampakkan mereka,maka dari itu mereka diam diam berhianat kepada Rio.


.


.


.


.


.


.


..


JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK LIKE KOMEN DAN BERI AUTHOR VOTE. TERIMA KASIH 🙏☺️