The Lion, PRINCESS CEO.

The Lion, PRINCESS CEO.
Episode 58 PRINCESS CEO



Helikopter Milik Maoura sebentar lagi akan lepas landas. Maoura dan Rio siap siap melakukan perjalan ke pulau pribadi untuk bulan madu, dan sekertaris Max ikut dengan mereka untuk mengatur segalanya.


"Waw !! ini pulau sangat indah Maoura !!" ucap Rio merasa sangat takjub.


Tetapi Maoura hanya diam saja.


"Maoura, apa kamu tidak senang ,?"tanya Rio.


"Ah tidak Rio, aku sangat senang, aku mungkin hanya kelelahan saja," ucap Maoura.


"Ya sudah ayo kita istirahat dulu," ucap Rio.


"Tuan, Miss silahkan minumannya," pelayan memberikan air kelapa segar dari pulau itu.


Tidak lama Maoura dan Rio tiba tiba tertidur di sofa mereka setelah meminum air kelapa itu.


Setelah bangun, Rio dan Maoura sangat terkejut karena tangan kaki mereka sudah di ikat.


"Hay !! siapa yang melakukan ini !!!"teriak Rio.


"Rio, kamu tidak papa ?"tanya Maoura yang khawatir dengan keadaan Rio.


"Aku tidak papa Maoura, bagaimana keadaanmu ?"tanya Rio kembali.


"Aku tidak papa, siapa kira kira yang melakukan ini Rio ?"tanya Maoura.


"Aku tidak tahu .."


Mereka dikurung di dalam ruangan kosong, hanya ada mereka berdua yang posisi sedang terikat.


"Apa kalian sudah bangun ternyata," ucap Max yang tiba tiba muncul.


"Max !!!"ucap Rio dan Maoura merasa tidak percaya.


"Hahaha .. iya ini aku !!"ucap Max santai.


"Max !! apa yang kamu lakukan padaku !!"teriak Rio tidak percaya jika rencana mereka berakhir seperti ini..


"Hahahaa yang aku lakukan adalah untuk memusnahkan kalian dari muka bumi ini," ucap Max sambil menodongkan pisau ke wajah Maoura.


"Apa maksud kamu Max !!"teriak Maoura tidak percaya jika dalang dari semua kekacauan di MAMBIO adalah Ulah Max.


" Hahaha apa kamu tahu Maoura, jika pria yang ada di samping kamu itu adalah anak dari seorang supir yang telah kamu bunuh !?"tanya max.


"Awalnya aku tidak tahu, tetapi setelah aku pulang dari negara A aku tahu siapa Rio," ucap Maoura yang tidak menutupi kenyataan.


"Apa !! berarti sikap dingin Maoura karena dia sudah tahu siapa aku !!"Batin Rio.


"Lalu apa yang ingin kamu lakukan pada Rio, Maoura ,!?"tanya Max.


"Aku sangat mencintai Rio, dan aku rela menanggung semua hukuman untuk menebus kesalahanku di masa lalu," ucap Maoura.


"Waaw !! kamu dengar itu Rio, wanita yang ingin kamu habisi ini sangat sangat mencintai kamu," ucap Max memprovokasi Rio.


"Max !! lepaskan kami !!, apa yang kamu lakukan, apa sebenarnya yang kamu mau !!?"tanya Rio dengan emosi.


"Hahahaa hahhaaa !! tidak semudah itu Rio !"ucap Max menatap tajam Rio.


"Max !! sebenarnya apa masalahmu pada keluarga ku ?"tanya Amaoura.


"Apa kamu ingat, kamu telah membunuh Paman dan Bibik aku waktu kamu berusia 10 tahun, waktu itu kamu benar benar sangat membuatku takut Maoura !!"


"Apa kamu anak dari Tuan Duop dan Nyonya Ruts !?"tanya Maoura ragu ragu.


"Hahaa akulah yang sudah membunuh orang tua angkat aku !!"ucap Max membuat Rio dan Maoura tidak percaya.


"Apa !! bagiamana bisa !!"teriak Maoura.


"Yaaah, mau bagaimana lagi. Mereka tahu jika aku adalah anak buah Paman dan Bibik ku, mereka juga tahu apa pekerjaan adik dari Ayah angkatku itu, mereka berencana akan membuang aku dan menyumbangkan harta mereka pada negara, jadi aku terpaksa membunuh mereka agar kejahatan kami tidak terbongkar, dan harta yang seharusnya menjadi milikku tetap berada di tanganku..


HAHAHA tuan Winanto bodoh itu selama ini percaya denganku, tetapi aku terpaksa membunuhnya kerena karena di laboratorium bawah laut mereka telah berhasil menemukan alat ruang dimensi. Tuan Winanto berhasil masuk kedalam dunia masa lalu dan melihat semuanya, dia berencana akan melaporkannya padamu, jadi aku dengan senang hati bermain di belakangmu. Aku sangat berharap jika kamu mati di telan sunami itu !!!" ucap Max menjelaskan masa lalunya yang penuh dengan kekejaman, bahkan sampai detik ini.


"Dan Oya satu lagi, orang yang telah menjebak Ayahmu Rio !! itu adalah paman aku, hahahaha !!!"ungkap Max membuat Rio tidak percaya, berarti selama ini dia telah membantu penjahat yang sesungguhnya.


"Maaaaaaxxx !!!!!!! aku bersumpah akan mematahkan setiap tulang yang menyatu dengan tubuhmu !!!!" teriak Rio yang merasa sangat marah.


Maoura dan Rio benar benar tidak menyangka jika selama ini Max adalah musuh terbesar mereka.


"Huuusstt !! pelan kan suaramu Rio, atau kamu akan mati karena tersedak oleh lidahmu sendiri," ejek Max sambil membeset wajah Rio dengan pisau.


Rio tidak bergeming sedikitpun, dia tidak merasa sakit atau apapun. Rasa marah dan dendam memuncak sampai tembus langit ke tujuh.


"Max, aku mohon, lepaskan Rio. Dia tidak bersalah apapun padamu Max !! hukumlah aku saja," mohon Maoura yang merasa kasihan pada Rio.


"Hemm, aku tidak berencana akan melepaskan kalian berdua, kesalahan Rio adalah karena dia telah masuk ke kandang harimau dengan suka rela .."


"Pliss Max aku mohon lepaskan Rio, hukum aku jika kamu !!, Maxx Maxxx !!!"Teriak Maoura yang tidak di tanggap. Max pergi begitu saja meninggalkan mereka di ruangan gelap dan lembab.


"Maoura, maafkan aku !"ucap Rio merasa sangat bersalah.


"Kamu tidak salah Rio, ini semua adalah salah aku," ucap Maoura dengan rasa sakit di tenggorokan.


"Rio, maafkan aku jika waktu itu tindakan aku telah membunuh ayahmu, tapi percayalah jika aku sebenarnya tidak ingin membunuh ayahmu, aku hanya ingin memberinya pelajaran agar dia kapok untuk masuk ke dalam dunia hitam dan mencari pekerjaan lain yang lebih aman," ucap Maoura merasa sangat bersalah.


"Ayah aku mati bukan karena tembakan kamu Maoura, dia mati karena memiliki riwayat penyakit jantung," ucap Rio.


"Tetapi tetap saja aku ikut adil dalam kematian ayah kamu."


"Setelah mendengarkan Max, aku sama sekali tidak membencimu Maoura, aku malah merasa sangat bersalah kepadamu. Maafkan aku Maoura," ucap Rio menatap Maoura dengan lekat lekat.


"Tunggu !! kamu bukan Maoura !!!"teriak Rio terkejut. Karena Maoura memiliki tanda kiss di bawah telinganya.


"Kamu benar Rio, aku bukan Maoura, aku adalah Rose, saudara kembar Maoura. Maoura tidak salah apa apa padamu Rio, akulah dalang dari semuanya. Aku adalah anak kecil 10 tahun yang menatap wajah kamu waktu itu," ungkap Rose menyatakan kebenarannya, membuat Rio tercengang.


"Lalu dimana kamu selama ini ?"tanya Rio.


"Aku koma selama bertahun tahun karena insiden kecelakaan di saat aku melawan Tuan Back. Maoura adalah anak baik dan lembut, tetapi karena beban keluarga, di harus belajar menjadi aku selama bertahun tahun." jelas Rose.


"Haaaaaaaaa apa yang telah aku lakukan !! aku bodoh sekali huaaa !!!!"teriak Rio histeris dalam ruangan lembab itu.


"Rio, tenagkanlah dirimu, aku tahu kamu mencintai Maoura tetapi rasa cinta itu terpendam oleh rasa dendam kamu selama ini terhadap aku."


Rio tidak dapat berkata apa apa lagi, dia merasa hancur sehancur hancurnya. Bagaimana bisa selama ini Rio berencana akan mencelakai Maoura dan menyiksanya sedemikian rupa.


Rio teringat bagaimana malam pertama mereka dan kedua, Rio melakukannya dengan sangat kasar sampai Maoura tidak hanya mengeluarkan darah perawan tetapi juga mengalami pendarahan. Tetapi Maoura tetap baik dan bersikap manis pada Rio, Maoura selalu melayani Rio walaupun tahu Rio akan bermain sangat kasar dan sedikit menyiksanya.


"Rio !! Maoura sedang hamil !"ucap Rose tiba tiba.


"Apa !!!"teriak Rio terkejut.


"Itu benar, Maoura sedang hamil anak kamu," ucap Rose tersenyum.


"Rose, kita harus keluar dari tempat ini !!"


......