
Di atas gedung pencakar langit. Di dalam ruangan Maoura bertatapan dengan seorang tamu.
" Chef, apa yang ingin anda katakan,?"tanya Maoura.
"Maaf sebelumnya Miss, saja ingin berbicara jujur. Sebenarnya saya berkerja untuk Tuan King," ucap Chef Rio ragu ragu.
" Aku tahu Chef," ucap Maoura
" Apa !!sejak kapan anda tau jika saya anggota Mafia The King,?" tanya Rio, dia sedikit terkejut.
" Sejak kamu mencoba menyelamatkan saya dan kakek," ucap Maoura dengan santai.
" Maafkan saya Miss, tapi percayalah saya adalah orang baik. Saya bekerja di bagian pengamanan dan saya bekerja sama dengan pemerintah untuk menyelamatkan negara," jelas Rio tidak ingin Maoura salah paham terhadapnya.
" Aku juga tahu itu," Jawab Maoura dengan santai lagi.
" Syukurlah jika anda mengerti," Hela napas Rio merasa lega.
" Lalu ..?"tanya Maoura.
" Begini Miss, saya mendapat berita besar. Dalam waktu besar ini akan ada penyeludupan narkoba sekala besar dan bersamaan dengan itu Mafia J.U akan menjual 20 wanita perawan ke bos bos besar melalui kapal pesiar miliknya menuju ke pulau pribadi milik Tuan Polus."
" Saya sudah mengetahui itu, saya dan sekertaris Max sudah mempersiapkan strategi untuk menyerang mereka dengan halus."
" Apa anda tahu jika waktu yang bersamaan itu akan ada penyeludupan senjata sekala besar ?"
" Apa !!dari mana kamu tentang itu.?"
" Aku tidak sengaja mendengar King berbicara dengan seseorang, sepertinya itu teman lamanya."
" Siapa orang itu.?"
" Back."
" Lalu apa lagi yang kamu ketahui,?"tanya Maoura.
" Di saat bersamaan mereka juga akan merampok 5000 batang emas milik Bank swasta. Alih alih memanipulasi keadaan, sebagian dari anggota king akan bekerjasama dengan para polisi untuk menangkap para pengedar narkoba dan menyelamatkan para wanita wanita itu."jelas Rio.
" Aku tidak percaya Tuan King akan bertindak sejauh ini. Tapi Chef Rio apa tujuan anda memberi tahu kabar ini kepada saya ?bukankah Anda sendiri anggota King.?"
" Karena Tuan King akan menjual senjata api sekala besar itu kepada para anggota ******* ISIS, anda tahu bukan jika sampai senjata berbahaya itu jatuh ketangan yang salah," jelas Rio.
" Ini tidak bisa di biarkan Chef. Lalu kapan mereka akan bertindak ?"tanya Maoura yang mulai merasa panas atas pemberontakan Tuan King terhadap negara.
" Saya belum tahu persis Miss, saya akan mengabari anda kembali jika sudah mendapatkan kabar yang pasti."
" Baiklah, Terima kasih atas informasi yang anda berikan Chef Rio. Saya dan anggota saya akan membantu sekuat tenaga kami."
" Baik Miss, semoga tuhan selalu melindungi orang orang baik seperti anda."
" Jangan berlebihan Chef, saya hanya melakukan kewajiban saya."
Pembicaraan mereka berakhir sampai disini. Rio pergi meninggalkan Maoura, sedangkan Maoura menatap tajam langit yang begitu cerah. " Kakek, mampukah aku melawan Tuan King," batin Maoura yang mengingat saudarinya yang pernah kalah dari Tuan Back dan berakhir celaka.
...
Di dalam mobil Rio menghela napas lega karena sudah berada jauh dari Maoura. Sungguh hati Rio sangat tidak menentu dengan perasaannya, di sisilain Rio sangat membenci Maoura tetapi di sisilain dia memiliki perasaan yang tidak bisa dia tahan. Rio juga berfikir keras kenapa mata yang di miliki Maoura saat ini sangat berbeda dengan mata Maoura saat dia masih berusia 10. " Maoura kamu tetap harus membayar mahal nyawa ayah saya yang telah kamu renggut," gumam Rio dengan mata memerah. Rio membuang paksa jauh jauh perasaan aneh yang ada dalam hatinya, saat ini dia akan fokus bagaimana cara untuk membalas dendam kepada Keluarga Tuan Widjaya.
..
" Miss, anda memanggil saya ?"sapa sekertaris Max.
"Maaf Miss sejauh ini belum ada kabar tentang itu."
" Cari tahu tentang itu sekarang, saya ingin segera mendapatkan laporan tentang siapa yang berada di balik layar ini."
"Baik Miss, saya permisi."
Di ruangan ruangan rahasia anggota Kuaci sangat bahagia karena disain mobil canggih yang akan mereka buat sangat sempurna dan mewah.
" Waaw tidak sia sia kita bekerja sangat keras akhir akhir ini, aku yakin semua karya kita akan diterima dengan baik," ucap Lanord.
" Ini semua berkat Luna yang membantu kita," ucap salah satu rekan.
" Aah saya hanya membantu sedikit, selebihnya memang kalian semua sangat hebat. Dan saya harus banyak belajar dari kalian."
" Luna ide cemerlang dari otak kamu memang sangat luar biasa, kami tidak mengungkiri bahwa kamulah penyelamat dari usaha yang sudah kami bangun. Apa kamu tahu, jika dalam waktu dekat disain ini tidak selesai maka anggota kuaci akan di gantikan."
" Begitukah, jika benar aku sangat senang karena dapat membantu kalian."
Mereka bersulang atas kerja keras mereka, akhirnya tugas yang sedikit menguras tenaga dapat diselesaikan dengan sangat sempurna. Sekarang mereka akan memikirkan bagaimana cara disain mereka dapat di pahami dan di terima kepada CEO dan atasan atasan yang lain .
..
Di ruang rapat. CEO dan para pejabat yang lain sedang menunggu untuk melihat dan mendengarkan hasil karya dari Anggota Kuaci. Dan mereka menyerahkan tugas itu kepada Luna.
Dengan seksama para petinggi mendengarkan rincian dari mobil canggih yang akan mereka produksi. Para petinggi saling debat untuk memutuskan, setelah di rembuk bersama selama kurang lebih 2 jam berdiskusi akhirnya para petinggi meloloskan hasil karya mereka.
Walaupun mobil ini akan sangat mahal jika di pasarkan, tetapi mereka yakin mobil ini akan memuaskan siapa pemiliknya. Demi keuntungan dan tidak ingin mengambil resiko besar, perusahan memutuskan hanya akan membuat mobil itu sesuai pesanan. Kelompok Kuaci masih harus di tugaskan untuk memasarkan hasil karya mereka untuk mendapatkan pelanggan yang ingin di buatkan mobil super canggih itu, dan anggota Kuaci pun menyetujuinya.
..
Di dalam Ruangan yang super megah, Luna memeluk erat Maoura dengan tidak sengaja.
" Maouraaaaa, sumpah aku sangat sangat senang sekali. Terima kasih banyak atas kesempatannya," ucap Luna. Dia berterima kasih kepada Maoura, karena berkat Maoura lah para petinggi akhirnya memberi mereka kesempatan.
" Iya sama sama, aku berharap kamu dan anggotamu benar benar akan berusaha untuk memajukan karya kalian. Aku tahu karya kalian sangat luar biasa, tetapi kami tidak ingin gegabah. Dan aku akan menjadi salah satu pelanggan kalian, buatkan aku satu dan buktikan bahwa karya kalian layak dengan harga jual yang sangat fantastis."
" Oh ya ampun Maoura apa kamu bersungguh sungguh. Baiklah aku dan anggota aku akan membuatkan satu untukmu, dan kami yakin saat mobil itu di promosikan pasti banyak orang orang kaya yang ingin memilikinya," ucap Luna dengan yakin bersemangat.
" Luna aku hargai semangatmu, berjanjilah bahwa kalian tidak akan mengecewakanku,?"
" Siap Miss, kami akan melakukan yang terbaik," ucap Maoura sambil membungkuk tanda hormat. Dan berakhir senyum bahagia dari keduanya.
..
Di Mansion utama, kakek Widjaya kedatangan tamu yang tidak di duga. Di sebuah taman mereka saling diam dan menatap dengan tajam. Sampai akhirnya Kakek Widjaya membuka suara.
" Apa yang kamu inginkan Back ?"tanya kakek.
" Widjaya maafkan aku, aku tahu aku sudah salah kepadamu. Aku sangat bersyukur karena kenyataanya Maoura masih hidup, percayalah selama ini aku sangat menyesal tetapi aku tidak berani untuk datang ke kediammu. Aku sungguh tidak sanggup karena aku sudah melenyapkan Maoura walau ternyata Maoura masih hidup," ucap Back mengakui kesalahannya.
" Aku memang benar benar sangat kecewa padamu Back, tetapi aku juga selalu berharap kamu datang dan meminta maaf kepadaku."
" Maafkan aku Widjaya."
" Hmmm aku sudah memaafkan mu sejak lama Back."
" Terima kasih Widjaya, aku berharap di masa tua kita ini, kita bisa berteman dan hidup dengan damai bersama."
Kakek Widjaya pun menerima maaf Back dan menerima persahabatan mereka kembali. Mereka saling berpelukan untuk melepaskan rasa rindu ...