The Lion, PRINCESS CEO.

The Lion, PRINCESS CEO.
EPISODE 11 PRINCESS CEO



...


Di Mansion utama. Setelah sampai Luna langsung menuju kamar Maoura, dia tidak sabar ingin memberikan hadiah untuk Maoura.


" Hay Miss, maaf mengejutkan anda," ucap Luna yang mengagetkan Maoura yang sedang berdandan di depan cermin.


" Huft, Luna kenapa tidak ketuk pintu dulu, mengagetkan saja !"ucap Maoura sedikit kesal.


" Maaf Miss, aku terburu buru karena tidak sabar ingin memberikanmu ini," ucap Luna sambil menyodorkan bunga yang ia beli tadi


" Emm terima kasih Luna, bunga ini sangat cantik. Oya berhenti mengejekku dengan itu atau aku akan memberi hukuaman untukmu," Maoura sedikit kesal dengan Luna yang selalu mengejeknya.


" Loh siapa yang mengejek sii, kamukan memang CEO kami jadi wajar dong jika aku memanggilmu MISS CEO. Hahahahaha," ejek Luna kembali.


" Lunaaaaaa." ucap Maoura tidak ingin bercanda lagi.


" Haha baiklah Maoura, aku akan memanggilmu seperti itu saat berada di kantor."


"Bagus jika kamu mengerti. sekarang bersihkan dirimu, setelah itu kita akan makan malam bersama."


" Oke."


.....


Di sebuah Markas dua bos besar saling berjabat tangan dan berpelukan.


" Hay king bagaimana kabarmu ?"


" Saya sangat baik, dan bagaimana kabarmu Back ?"


" Saya juga baik."


" Mari silahkan duduk," ucap king menyambut baik teman lamanya.


" Terimakasih King."


" Ada apa Back, apa yang membuatmu datang ke tempat ini dari sekian lama ?"tanya king tanpa basa basi.


"Aku hanya merindukanmu King, bagaimana dengan bisnis mu.?"


" Hmm semenjak Widjaya ikut campur dalam Bisnisku, aku sedikit kerepotan dan kewalahan menghadapi dia," ucap King kesal.


" Setelah kehilangan anakku, dan berita kematian Maoura . Aku berfikir keras dan memutuskan untuk keluar dari dunia hitam ini. Walau kenyataannya ternyata Maoura masih hidup," ucap Back.


" Itu pilihanmu Back."


"Aku tahu."


" Lalu apa yang kamu inginkan, katakan saja."


" Aku tidak menginginkan apa apa King, aku hanya ingin di masa tua kita ini kita berdamai dan berteman kembali," ucap Back berharap.


" Hahahaa kamu sungguh konyol Back, dulu kamu sangat menolak Widjaya sampai hampir menewaskan Maoura. Dan sekarang apa ini ?"King merasa konyol dengan sikap teman lamanya itu.


" King cobalah mengerti, mau sampai kapan kamu akan melawan Widjaya ?"ucap Back sedikit kesal dengan teman lamanya.


" Kamu tahu sebentar lagi akan ada menyeludupkan senjata api dan nuklir ilegal besar besaran dan juga sebuah bank swasta akan membawa 5000batang emas ke dermaga. Aku dan para anak buahku akan merebut senjata api itu dan juga merampas emas batangan itu, dan untuk memancing para polisi aku akan membawa mereka untuk menyelematkan para wanita yang akan di jual oleh Mafia J.U dan juga meringkus narkoba yang akan di seludupkan lewat darat. Narkoba dengan sekala besar ini akan menarik perhatian para polisi dan dengan begitu mereka tidak akan mengira jika aku melakukan pemberontakan. Jika Widjaya dan para anak buahnya tidak ikut campur dan membiarkan aku mengambil senjata dan emas itu, maka aku akan berhenti dari dunia hitam ini dan menjalankan hidupku dengan tenang." jelas King panjang lebar. yang tanpa di sadari ternyata Rio menguping pembicaraan mereka.


" King apa maksudmu, lalu mau kamu kemanakan senjata sebanyak itu jika tidak kamu serahkan pada negara ?"tanya Back.


" Aku akan menjualnya pada kelompok anggota ISIS, mereka berani membeli dengan harga yang cukup mahal," jawab King tanpa ragu.


" Apaaaa ..!! kamu sudah gila King, kamu akan menjualnya kepada Komplotan ISIS. King kamu tahu bukan resikonya jika memberikan senjata sekala besar itu kepada ******* seperti mereka ?" ucap Tuan Back mengingatkan.


" Itu bukanlah urusanku Back, aku hanya menjalankan bisnis bukan memikirkan apa yang akan di kerjakan orang lain," Jawab King acuh.


" King hentikan tindakan konyolmu ini. Apa kamu tidak sadar tindakan yang akan kamu lakukan akan berdampak besar bagi setiap negara !!" Back mulai menahan emosinya.


" Maaf King aku permisi. Aku rasa sudah cukup sampai disini pertemuan kita dan aku peringatkan kepadamu untuk tidak main main dengan para ******* dan negara ini," ucap Back pasrah dan meninggalkan king.


King menatap punggung sahabatnya yang menjauh dan hilang tertutup pintu. Dia menghela napas berat dan memilih untuk beristirahat.


....


Di toko bunga Rio sedang merenung di ruang rahasia. Ruangan itu adalah Lab mereka, mereka mendapatkan penghasilan tambahan dari Lab itu. Mereka membuat berbagai penemuan penemuan yang dapat di jual dengan nilai tinggi seperti obat obatan penawar racun dari tumbuhan, membuat berbagai alat canggih, mereka juga adalah hacker yang handal yang dapat merentas perusahan perusahaan yang melakukan kecurangan terhadap negara. Mereka juga tidak meninggalkan identitas mereka sebagai THE MEONG, kucing yang terlihat manis tapi mampu mengigit. Begitu pun dengan bunga, mereka memilih bunga karena terkadang bunga yang indah mampu membunuh.


" Rio apa yang sedang kamu pikirkan ?" tanya Deon yang melihat Rio melamun.


" Aku harus pergi," ucap Rio yang langsung keluar dari ruang rahasia itu tanpa menjawab pertanyaan Deon.


"Ada apa dengan anak itu,, Hmm aku harus segera menyelesaikan kalung ini," gumam Deon, dia harus memasang kamera rahasia yang harus di tempel pada kalung berlian itu.


....


Pagi hari Maoura dengan elegan keluar dari kamar menuju ruang makan. para pembantu sibuk mengurus Mansion yang besar ini, mereka bukanlah pembantu sembarangan, mereka adalah para ahli dan para ilmuan. 20 pembantu itu adalah para ahli dalam bidang yang berbeda beda, ada ahli psikologi, ada ahli bahasa, ada ahli bela diri, ada seorang tabib, ada ahli komputer yang pandai merentas, dan masih banyak para ahli lainya. Mereka sudah di tugaskan dari 15 tahun yang lalu, mereka di perkerjakan untuk mendidik Maoura saat masih kecil dulu. Gajih mereka sangat fantastis, bahkan mereka boleh memilih sendiri berapa gajih yang mereka inginkan setiap tahunnya.


" Pagi Miss Maoura," sapa ahli bela diri dan di sambut senyum oleh Maoura.


" Pagiii Maoura, apakah tadi malam kamu bermimpi seorang pangeran atau malah bermimpi seorang bertemu hantu, hii seram," ucap Luna yang sudah mencerocos di pagi hari.


" Emmm,, yaa tadi malam aku bermimpi bertemu hantu," jawab Maoura sambil berfikir.


" Bagaimana rupa hantu itu Maoura, apa menyeramkan ?"tanya Luna penasaran.


" sangat sangat menyeramkan seperti kamu," ucap Maoura bergurau lalu tersenyum manis.


" Ih dasar kamu ini yaa," ucap Luna manyun karena kesal dirinya di samai dengan hantu.


" Pagi anak anak," Sapa kakek.


" Pagi kakek," jawab mereka serempak.


" Maoura apa kamu ada merasa kesulitan mengurus perusahaan ?"tanya kakek memastikan.


" Tidak kakek, selama ini Maoura sudah berkerja dari dalam Mansion. Dan sekarang Maoura hanya tinggal melanjutkannya saja dari dalam perusahaan," ucap Maoura dengan lembut.


" Ini semua berkat para ahli ahli yang ada di rumah ini, mereka telah menjagamu dan mengajarkanmu banyak hal sehingga menjadikan cucu kakek ini seorang yang hebat," puji kakek.


" Kakek benar. Dan kek, bukankah kita harus melepaskan mereka sekarang," tanya Maoura yang merasa kasihan kepada para ahli ahli itu karena mereka telah bertanda tangan kontrak tidak bisa keluar jika Maoura belum menjadi CEO di perusahaan Tuan Widjaya.


" Dari 5 tahun yang lalu Kakek sudah menawarkan mereka untuk berhenti jika mereka mau, tetapi itu pilihan jika sekarang mereka masih berada disini," ucap kakek.


" Aku salut dengan kesetiaan mereka kakek," ucap Luna yang juga baru tahu jika para pembantu di rumah itu bukanlah sembarangan pembantu.


" Karena itu kakek membayar mereka dengan harga yang tidak murah," ucap Maoura.


" Iya Maoura mereka memang pantas mendapatkan itu semua."


Sarapan pagi ini sangat damai dengan obrolan obrolan kecil mereka, sampai akhirnya nomor baru menelvon Maoura.


" Hallo ...?"


"Hallo Miss, ini saya Chef Rio."


" Ah ya ada apa Chef ,,?"


"Maaf mengganggu anda sebelumnya Miss. Bisakah kita bertemu, ada yang ingin aku bicarakan ,,?"


" Baiklah, silahkan datang ke kantorku saja."


" Baik Miss, Terima kasih atas waktunya."


Panggilan pun berakhir.