Rajawali Online

Rajawali Online
Menantikan Jae



Saat Jony terlihat tertahan karena debuff. Dia dibanjiri ratusan damage dari macam-macam job class dari para player.


Berawal dari range damage dealer, dilanjutkan dengan pshycal damage dari banyak Knight dan juga Assassin dan lain sebagainya selama durasi debuff masih aktif.


[Anda menerima 100 damage]


[Anda menerima 75 damage]


[Anda menerima 150 damage]


[Anda menerima 50 damage]


[Anda menerima 100 damage]


[Anda menerima 80 damage]


[…]



Dalam waktu singkat, Hp Jony terkuras sebanyak 5000 lebih seperti baterai yang Drop. oleh serangan beruntun dari player yang mana adalah anggota guild yang ikut serta. Mereka bahkan berlomba untuk memberikan damage paling banyak selama 5 detik.


Orochi dan Karina yang sebenarnya berada di sana dari awal merasa kasihan kepada Jack yang arogan. Sekaligus terkesan dengan kerja sama para guild. Namun-


“Haaaarrghh..!!”


Bruaasssk!! Bruaassskakskskskskskskak!!


[Pasif Skill, Berserk telah aktif saat emosi anda mencapai titik persyaratan]


[Semua status termasuk skill ditingkatkan selama mode berserk aktif]


Semua penyerang jarak dekat itu terbantai sebelum berhasil kembali mundur setelah melakukan serangan. Dan tidak menyisahkan satupun.


Setelah membantai paranyerang itu. Jony, melesat sangat cepat dari jarak dirinya yang agak jauh ke jarak formasi guild.


Salah satu Ketua Guild tertegun ketika tiba-tiba Jony berada didekatnya dan tanpa basa-basi membunuhnya dan semua yang berada disekitarnya.


Dalam hatinya Jony berkata saat membantai mereka semua dan terlihat seperti tak terkalahkan.


Kenapa? Kenapa?


Semuanya menghajarku seperti sebuah hadiah.


Sampah sampah sampah!


Aku bukan lelucon yang bisa kalian tertawakan!


Semuanya. Kalian semua akan kubunuh semuanya!


Grrrr…


Selanjutnya, Jony Teriak histeris dan terdengar menyeramkan. Begitu juga energynya yang memiliki level setinggi itu sungguh membuat player sekitar menerima efek fear hingga stun.


“HAAARRRGGHH…!!!”


“Apa salahku? Hingga kalian memusuhiku seperti ini?”


“Aku hanya datang karena player yang bernama ‘Jae’!!”


[Dominasi Anda memberikan berbagai efek curse pada musuh]


[Kondisi mental anda saat ini tak terkendali]


[kemungkinan sel syaraf anda tidak bertahan lama dengan rangsangan indra yang berubah drastic berlebihan.]


[Anda dianjurkan untuk segera log out demi kesehatan anda]


[Kondisi mental anda sangat mengkhawatirkan]


“Galaxy berisik!!!” Teriak Jony yang sedang murka dan frustasi.


Jony tidak berhenti bergerak membantai semua player yang dia lihat saat itu. Mengakibatkan para penonton kebanyakan log out karena takut.


Dan sementara itu, gelombang baru player berdatangan. Namun, mereka berhenti ketika melihat pemandangan yang terlihat di depan mereka dari jarak yang cukup jelas untuk memastikan jika itu adalah tragedy pembantaian.


“Astaga!! Ini mah gila!”


“Bahkan dia sendirian!”


“Lihat levelnya!”


“Dan juga statusnya!”


….


Pada saat itu, hanya tersisa puluhan player dari semua guild yang bersaru. Mereka terjatuh ketakutan melihat membantaian yang dilakukan Jony.


Bagaimanapun, akan sakit jika terkena serangan. Meskipun banyak yang belum memakai capsule saat ini.


Sedangkan Orochi dan Karina saling berbicara dari kejauhan, di tengah kerumunan penonton yang masih menetap untuk melihat.


“Jadi, tujuan sebenarnya adalah Jae?” Tanya Karina


“Yah.. Kalau dilihat dari apa yang Jae lakukan, sih.. Menurutmu gimana?”Tanya balik Orochi


“Hem.. Jadi, dia menyimpan banyak dendam kepadanya, ya!” Jawab Karina.


Kemudian, hal yang tidak terduga terlihat saat seseorang mendekat pada Jony.


“Aku sungguh tidak tega melihatmu seperti itu. Meskipun aku tidak menyukaimu!” Kata Gompel


Jony tertegun, dan sempat ingin menyerang Gompel. Namun, sosok gompel yang santai membuatnya sadar akan ketenagannya.


“Siapa kau?” Tanya Jony, dia lupa untuk berpura-pura mengenal pada setiap orang yang terlihat akrab dengan Jaka di game.


“Apa? Jadi benar dugaanku- “


“Siapa kau? Kenapa kau sangat ingin menemui player bernama Jae?” Tanya Gompel, dia sudah curiga jika Jack terlihat seperti orang yang sangat berbeda.


Yah.. meskipun keduanya terlalu ceroboh hingga melakukan hal bodoh.’ Pikir Gompel


Kemudian, Jony berjalan mendekati Gompel dengan tenang sebelum berbisik.


“Aku adalah ayahnya! Aku ingin tahu player seperti apa yang membuat anakku menjadi sampah pengecut!”


Gompel terkejut dengan perkataan yang keluar dari Jack. Yang ternyata adalah ayahnya.


Sedangkan para player yang hanya menonton menjadi bertanya-tanya tentang mereka. Ditambah, anggota guild Dewa yang telah merasa simpati pada aksi Jack mulai mendekat untuk membantu dan menemaninya.


“Ketua!! Gompel!!” Teriak anggota guild Dewa, sebalum lanjut berkata.


“Maafkan kami ketua! Kami hanya melihat saat kau sedang kesulitan!”


Jony memandang mereka dan memaklumi mereka. Bagaimanapun, saat ini dia merasakan kesepian sejak berperang melawan ratusan atau lebih player tadi.


Jadi, saat ini Jony tidak merasa begitu dipermalukan dengan adanya sedikit dukungan.


“Kalau begitu, apakah kalian melihat player yang bernama Jae itu?” Tanya Jony, langsung kepada intinya. Karena dia tidak bisa berlamaan dan masih menganggap bahwa Lewin belum menyadarinya.


*


“Wah.. Wah.. Para player yang mengincar hadiah sungguh mengecewakan.” Kata Lewin saat menyaksikan adegan itu.


“Tunggu saja Profesor! Mungkin akan lebih menarik sebentar lagi!” Sambut salah satu staff


“Em.. Masa sih? Aku sungguh ragu, tapi aku menjadi lebih penasaran dengan player bernama Jae ini!” Jawab Lewin, dia berpura-pura tidak mengenal Jae di hadapan para staff-nya. Membuat Dory melirik pada Lewin.


Dasar President. Kurasa, dia adalah pewaris special id milikmu, kan?’ Pikir Dory


“Benar! Aku juga penasaran!” Jawab salah Staff, sebelum mereka melanjutkan menikmati live streaming sebelum closed beta.


Kira-kira akan ada yang berhasil mendapatkan hadiah dari event ini atau tidak.


….


****


“Aku belum melihatnya. Tapi, aku bisa memancingnya keluar!”


“Kau yakin?”


“Hem.. Kau bisa menangkap temannya yang sedang menonton di sana!”


Gompel menunjuk ke arah Karina dan Orochi yang sedang menonton dari tadi.


Seketika itu, Orochi dan Karina memiliki firasat buruk hingga bulu kuduknya merinding.


“Oh tidak! Kita harus kabur!” Kata Karina ketika menyadari Gompel menunjuk ke arah mereka berdua.


“Kenapa?” Tanya Orochi


“Orang yang menunjuk ke arah kita itu. Dia adalah salah satu anggota guild Dewa yang saat itu bernah kugagalkan aksinya ketika Jae mencuri kill!” Jelas Karina


“Apa???” Orochi terkejut sekali saat mendengar penjelasan Karina.


Namun, mereka terlambat untuk kabur setelah merasakan sesuatu energy dan aura yang kuat mendekat dan mengakibatkan mereka terkena efek fear dan slow akibat skill Berserk telah Jony aktifkan kembali.


“Sial.. Kali ini mati kita!” Kata Orochi, yang tak berdaya menolak debuff. Meskipun dia tipe mage support.


“Kalau begitu, kita hanya perlu bertarung!” Jelas Karina


“Kau gila! Mana mungkin kita sanggup!” Jawab Orochi


“Yah, dari pada mati sia-sia! Dan kita tidak bisa log out setelah menjadi target!” kata Karina


“Benar juga. Baiklah! Tunggu sampai aku bebas dari debuff ini!” Kata Jawab Orochi


Ketika itu, Player di sekitar Orochi dan Karina ikut tidak berdaya. Dan yang beruntung tidak terpengaruh langsung log out.


Hingga saat Jony tiba di depan Orochi dan Karina yang terkena efek debuff. Jony bertanya.


“Kalian berdua teman dari player bernama Jae?”


“Iya!” Jawab Orochi dan Karina


“Di mana dia?” Tanya Jony dengan nada mengancam


“Jaga sopan santunmu saat bertanya!” Jawab Orochi dengan nada nyengir. Membuat Jony kesal dan reflex menusukan Lubu Hellberd.


Tssk..


“Orochi!!!” Teriak Karina, yang melihat Orochi ditusuk begitu saja.


[Anda menerima 500 damage critical x3]


Hp Orochi tidak sampai 1000. Dengan serangan sekali seperti itu maka sudah dipastikan. Namun sebelum mati dan dilog out oleh system, dia sempat berkata dengan wajah konyol pada Karina.


“Maaf Karina. Aku log out duluan! Hehe..”


[Anda telah mati]


“Huh?” Heran Karina.


Dan baru sadar jika itu cara Orochi untuk log out. Bagaimanapun, tidak ada pinalty saat ini. Karina merasa kalah cepat dalam berpikir jika dibandingkan dengan kelicikan Orochi.


Sial.. Kadal brengsek ini. Teganya meninggalkanku sendirian.


“Apa maumu?” Tanya Karina, sambil menatap Jack


Kemudian, Jack mengancamnya dengan menjulurkan tombaknya ke bawah dagu manis Karina sebelum bertanya.


“Di mana, Jae?!”


“Tunggu!!” Teriak Gompel, memotong pembicaraan Karina dan Jony. Dia khawatir jika Jony berakhir membunuhnya dan tidak mendapatkan informasi apapun.


“Hum??” Jony berhenti dan menatap Gompel yang mendekat untuk mencegahnya. Itu sedikit membuat Jony curiga jika dia punya maksud lain.


“Jangan bunuh dia! Kau seharusnya tahu apa jadinya jika kau membunuh semua temannya, kan?” Jelas Gompel, terlihat ekspresinya sedikit kesal.


Dia ingin mengatakan ‘Bodoh’ Tapi melihat tempramen buruk Jony. Dia tidak jadi mengatakannya.


‘Sungguh payah jika bersama otak otot seperti dia.’ Pikir Jony


“Oh.. Aku tahu itu. Lagian aku tidak menusuknya!” Jawab Jony


“Tapi, hati-hatilah dengan damage yang diakibatkan! Huft!- “


“Dan yang satunya tadi, apa kau sungguh sengaja membunuhnya? Huh?” Tanya Gompel


Jony tertegun sebentar, memang dia tidak berniat membunuh Orochi tadi. Tapi dia tidak sengajat menusuk bagian tubuh  yang mengakibatkan serangan critical hingga akhirnya si Orochi mati.


“Ah.. I-itu sungguh kecelakaan!” Jawab Jony, dengan wajah datar.


Cih.. dasar psikopat.


Sementara itu, orang-orang dan media mulai bertanya-tanya siapa itu Jae. Dan tidak lama kemudian salah satu percakapan di social media dan orang-orang yang melihat adegan ini dari awal lewat situs resmi RO mulai membicarakannya.


-Jae, player yang mana sih dia?


-Kurasa aku pernah mendengarnya.


-Em.. kurasa Jae yang itu.


-Yang pernah menjadi top rank beta itu?”


-Ya, itu maksudku.


-Dan bukankah, Boss di event ini juga orang yang saat itu?


-Ah.. iya iya. Aku baru sadar djancuk!


-Santai bro


-Jadi, ini semua berawal dari arena itu ya?


-Wow.. kita tunggu hingga Jae datang


-Mantan top ranker yang kemudian menyembunyikan scorenya


-Melawan Bos event ini


-Terus bagaimana dengan player lain?


-Lihatlah! Mereka hanya nonton gitu


….


Banyak yang menantikan kedatangan Jae saat ini. Dan terutama para Youtuber, yang sudah bersiap untuk merekam pertarungan.


Namun, mereka tidak tahu kalau Jae saat ini masih berkeliling mencari rumah baru yang cocok menurut dirinya.


“Ayah mertua! Kita sudah berputar dari tadi dan belum menemukan yang cocok!” Kata Jae, yang saat ini dibonceng Gunawan


“Berisik!- “


“Kupastikan yang terakhir ini, kau akan cocok!” Jawab Gunawan.


‘Sialan, menikah saja belum sudah memanggilku ayah mertua-


Tapi, apa benar dia sanggup membeli rumah?’


Sesaat yang lalu, Jae akan membiarkan Gunawan memiliki motornya beserta surat-suratnya jika berhasil menemukan rumah yang cocok untuknya.


Karena itu, Gunawan sangat bersemangat membantunya.