
Karina ragu ketik Jae berteriak agar dia log out
segera.
“Hei.. Jika aku log out, bagaimana dengan Orochi?”
Tanya Karina. Dia bukan orang yang suka meninggalkan
temannya begitu saja ketika keadaan sedang buruk.
“Dia.. Biar aku membawanya ke Maja Pahit!”
“Bodoh! Biarkan saja aku yang membawanya. Kau lupa
jika aku bisa terbang?”
Benar juga, dia bahkan sangat cepat waktu itu.’ Pikir
Jae
“Kalau begitu, bisakah kau membawanya! Aku akan menghadangnya
di sini!”
“Masa bodoh! Kalau mau menghadapinya, ya ayo hadapi
bersama!”
Jae terdiam ketika Karina terus membantahnya.
Bagaimanapun, dia tidak berhak memaksanya juga. Itu hak masing-masing setiap
orang baginya, sedangkan dia bukan orang atau pemimpin yang berhak mengatur
mereka. Karena di party ini tidak ada seorang pemimpin. Kedudukan semuanya sama
meskipun level berbeda.
“Hah.. Baiklah. Kita hadapi dia!”
Seketika itu juga, system muncul menawarkan misi.
Tidak seperti sebelumnya yang tiba-tiba saja muncul tanpa menanyakan
persetujuan terlebih dahulu.
[Quest darurat, Hentikan Iblis mendekati zona aman]
[Tingkat kesulitan - ???,
Hadiah – 500 koin, Reputasi story(Dongeng) meningkat,
Hadiah pencapaian -S, Esensi Iblis. -A Skill Regen,
-B rank S material.
Pinalty kegagalan -500 koin, tidak diperbolehkan log
in 2 hari, Dongeng menurun.]
[Anda diperbolehkan menolak misi ini sebelum
terlambat. Durasi konfirmasi 5 menit sebelum Iblis datang]
[Yes / No]
Kurasa system sudah bertaubat. Hingga memberikan pilihan
setuju atau tidak sekarang. Tapi, tetap saja pinalty-nya membuatku cemas.
“Bagaimana karina? Kurasa ini terlalu di luar level
kita. Seperti Kerna, atau bahkan lebih kuat!”
Tidak ada jawaban dari Karina saat Jae menanyakan
pendapatnya. Hingga Jae terkejut ketika menoleh kebelakang.
Eh, di mana mereka?
Kemudian, pesan muncul dari Karina.
-Kabur saja! Pinalty-nya bikin kesal.
“Cewek kurang ajar!!” Teriak Jae, saat membaca pesan
itu dan menyadari jika Karina kabur membawa Orochi.
Sebenarnya Karina memahami bahwa Jae ingin
menghadapinya sendirian. Maka dari itu, dia pergi diam-diam membawa Orochi
untuk menghormati keputusannya.
‘Semoga kau berhasil Jae.’
Sementara Jae, ‘bagus, aku sungguh penasaran
bagaimana rasanya menghadapi lawan yang jauh lebih kuat.’
Dengan Jae sendiri, dia tidak perlu kuatir untuk
bertarung sambil melindungi yang lain. Sebelum, menyetujui misi ini. Jae
meminum mana potion dan Hp potion yang dia dapat dari menjarah item sebelumnya.
“Glup.. Glup.”
“Yes!”
[Anda telah menerima quest darurat]
[Jika beruntung, akan ada yang membantu anda.]
Membantu? Mungkinkah player lain?
Setelah beberapa 3 menit kemudian. Bocah Iblis datang
pada tempat Jae berada. Dan itu masih di tengah hutan, di mana pertarungan akan
terjadi di sana.
{Bagus juga nyalimu. Kau pasti seorang prajurit!}
“Aku penasaran, Bocah kecil sepertimu apa begitu kuat
beneran?”
{Huh? Ahahahaha.. Ahahaha..-}
{Aku baru saja hidup 3 tahun. Tapi, aku sangat cukup
untuk bisa menghisap semut sepertimu!}
Tiga tahun? Tubuh seperti itu baru berumur 3 tahun?
“Kau sungguh kasihan!”
{Hah? Apa maksudmu?}
“Baru juga umur 3 tahun, tapi ditinggalkan orang tua-
“
“Aku tidak jadi bertarung denganmu jika begitu. Lebih
baik aku mengasuhmu!”
Iblis heran dengan apa yang dikatakan oleh Jae.
Sebenarnya dia merasakan kesepian di hatinya. Bagaimanapun, dia masih terlalu
muda dan mudah terpengaruh. Meskipun, selama hidupnya terus memakan dan
menghisap vitalitas secara nalurinya.
{Aku sungguh tidak mengerti apa maksudmu? Tapi, aku
mengerti jika aku menghisapmu, aku akan tumbuh lebih cepat dan kuat.} Kata
Iblis.
Dia mengatakan apa yang nalurinya inginkan sebagai
Iblis. Mengabaikan lubang di hatinya yang kesepian tanpa orang memperdulikannya
sejak dilahirkan.
‘Sepertinya aku tidak bisa mempengaruhinya. Apa boleh
buat, aku harus bertarung sesuai misi.’ Pikir Jae.
“Kau lapar ya? Sayangnya, kau tidak akan bisa
memakanku!”
Bocah Iblis, tanpa basa-basi lagi melesat cepat dan
melakukan serangan seperti yang dia lakukan kepada Orochi sebelumnya.
“Clank!!”
{Huh?}
Bocah Iblis heran ketika serangannya berhasil ditepis
untuk pertamakalinya selama dia menghadapi manusia.
Cih. Durability senjata rank A tidak cukup bagus
untuk menghadapinya?’
Hanya untuk menepisnya saja, sudah mengakibatkan 15%
durability senjata berkurang.
Kemudian, Jae terpaksa menggunakan tombak Jack.
“Aku tidak terbiasa menggunakan tombak! Tapi, apa
boleh buat!”
Sonic dash lv.3
Sebagai gantinya, Jae menggunakan serangan menusuk
dengan memanfaatkan seluruh setatusnya. Terutama Str dan Int.
Tsssk..!
[Anda memberikan 100 damage]
Berhasil memberikan kerusakan, tapi lawan juga
berhasil menepis serangan Jae dengan menyilangkan tangannya. Meskipun,
mengakibatkan tangan Iblis berlubang oleh tombaknya.
Namun, regenerasinya tetap saja cepat.
Ketika itu, Jae mendapati dirinya melihat satu tangan
Iblis berwarna biru. Hingga kemudian bertanya.
“Hoi.. Kenapa tanganmu yang satu berwarna biru?”
{Ini? Aku tidak tahu, ini terjadi setelah aku menusuk
mahluk kerdil yang menjadi temanmu itu!}
“Slaap!!”
Iblis langsung menyerang lagi dengan cepat setelah
menjawab pertanyaan Jae.
‘Sial.. Cepat sekali Bocah ini! Tidak akan sempat aku
menghindarinya!’
Shadow evasion’
“Syuuut!!”
Untungnya, Jae telah memiliki skill menghindar ini,
meski durasi cooldown-nya 5 menit setelah digunakan.
Jae menghindar dengan skill itu sambil berpindah
seperti asap dan berada di belakang punggung lawan sebelum melakukan counter
attack sambil memanggil Bone Graves hingga memperlambat dan mengunci gerakan
lawan sesaat.
“Grapgrapgrapgrap!”
“Dessskk!!”
[Anda mengakibatkan 1000 kerusakan kritis, bonus
kerusakan 10%]
[Anda mengakibatkan efek bleeding 100/detik, durasi 5
detik]
lipat]
Mungkinkah ini karena aku menggunakan tombak?
Jae menusuk titik di tengkuknya, bertujuan agar
mengakibatkan serangan seperti saat menusuk Kerna. Dan hasilnya sangat
mengejutkan.
Dari sekian Hp Iblis [Hp 7000 -1000, -1000,
-100/detik-, - bonus serangan kritis 10%, x2
{ROOAAAR!!}
Jae mundur setelah berhasil melakukan serangan itu.
Sekaligus auman yang dihasilkan lawan mendorongnya mundur dan sedikit demi
sedikit mengikis Bone Graves.
Cih, meskipun dia terlihat kesakitan, tapi tekanan
yang dihasilkan cukup untuk mendorongku.’
Darah keluar dari tujuh lubang saat itu. Dan
terus keluar hingga efek Bleeding masih
aktif. Namun, regenerasi Iblis sungguh menyebalkan. Bahkan menghentika efek
bleeding.
[Efek bleeding terhenti oleh skill regenerasi lawan]
{AARRGHH!! SAKIIIIT!!}
{HAAAARRGH!!}
Ini gila! Auranya menebal dan energynya meningkat?
Ini seperti efek Berserk!’
Jae tidak bisa membiarkannya mengamuk, atau efeknya
akan berakibat sangat buruk. Dan yang lebih menjengkelkan.
Status Hp 3800 +20, +30, +40, +##.. -]
Hp-nya perlahan pulih seiring tubuhnya yang terluka
juga mulai pulih perlahan. Meskipun, regenerasinya menjadi jauh lebih lampat
dari sebelumnya. Tapi, setelah 3 detik terlewat. Seperti seharusnya efek
bleeding hilang, regenerasinya mulai meningkat lebih cepat.
“Showtime!!”
Jae tidak ingin memperburuk situasi dengan hanya
terkesan oleh kemampuan lawan. Dia harus terus memberikan kerusakan.
“Dukun!! Gunakan racun disenjatamu!-“
“Geseng(Nama dari raja kalajengking besi) gunakan
juga racunmu!- “
“Semuanya!! Gunakan seluruh kekuatan kalian!!”
[[Siap Master!!]]
Racun berguna agar merusak regenerasi musuh.
Sementara para undead mengeroyok bocah Iblis bersemaan dan membombardirnya.
‘Expunge’
Sedikit demi sedikit, Mana dan stamina Jae pulih oleh
Expunge. Dengan kata lain, sebenarnya Jae juga memiliki skill regenerasi.
Meskipun tidak secepat musuhnya.
Status Jae saat ini Hp 1050-> 875+, Mp 720->##,
Dex 720, Def 440, Int 510, Str 550, stamina 750-> 500.
Meskipun dengan Expunge lv.5, bahkan terus berkurang
1-10 perdetik ketika 75 Undead berperang dengan kekuatan penuh. Dan para
jendralnya yang paling menguras Mp lebih cepat.
‘Baiklah, asalkan Dukun dan Geseng berhasil
memberikan cukup racun pada bocah Iblis itu. Sepertinya aku memiliki
kemungkinan untuk menang.’
{ROOAARR!!}
Hp Iblis yang sudah pulih hingga 5500, akhirnya macet
untuk pulih lagi. Membuatnya mengeluarkan Ultimate-nya seperti sebelumnya.
‘Gawat! Aku harus mundur dari jarak jangkauan
serangannya.’
Darah yang berputar seperti badai mengobrak-abrik
sekitar dan mencabit-cabik para undead hingga tidak tersisa, termasuk yang
bertugas memulihkan Jae.
Fwaarassh.. Skruuaasstkruasskruasssk..!”
Boombombombombombomblaare..!!
Kawah besar terlihat seiring asap tebal mulai pudar
perlahan. Begitu juga sosok hitam terlihat dengan postur yang kelelahan di
balik asap.
Bahkan Jae tetap saja terkena dampak serangannya,
meskipun sudah secepat mungkin untuk menghindar.
Hp ku tersisa 300 setelah serangan It? Dan armor
curianku rusak juga?’
Tapi, melihat postur musuh di balik asap seperti itu.
Terlihat jika staminanya memburuk dan terlebih lagi, dia berhenti regenerasi. Ini
kesempatan sebagai seorang Assassin selagi musuh terselimuti oleh kabut.
Jae meminum Potion health yang masih tersisa hanya 1
botol, dan pulih hingga Hp 700. sebelum melakukan tindakan yang dia pikirkan.
Hp bocah Iblis terlihat dari status system berkurang
setelah melakukan serangan dahsyat itu[ Hp 5500 – 4722]
Itu mungkin sepadan untuk dampak serangannya yang
sekuat itu. Bagaimanapun, Iblis menggunakan vitalitasnya untuk melakukannya.
Namun, Jae belum tahu soal itu, yang dia tahu hanya
Hp musuh berkurang cukup banyak.
Setelah Jae semakin mendekat diam-diam dengan skill
Shadow stealth( yang aktif setelah Breakthrougth menjadi Assassin, merupakan
gabungan dari skill Stealth dan Ninja Step). Memiliki efek stealth yang lebih
lembut untuk menyembunyikan hawa keberadaan sekaligus Mana. Mana cost 5 setiap
menggunakannya.
Sedangkan keadaan bocah Iblis, dia nampak kelelahan
dan kesakitan. Seperti sedang melawan efek racun yang dihasilkan oleh Dukun dan
Geseng.
Sesaat kemudian, Jae berhasil mendekati bocah Iblis dan
berada di belakangnya. Dengan menggunakan tombak. Hanya cara seperti sebelumnya
yang bisa mengakibatkan damage serius.
‘Tubuhnya sekarang berwarna biru seluruhnya? Racun
sungguh mengerikan, begitu juga Bajingan ini yang tidak mati setelah menerima
racun sebanyak itu.’
Seharusnya dengan tombak rank S yang ukurannya
seperti ini. Ditusuk dari tengkuk akan mengakibatkan tombak ini menembusnya.
Tapi, itu tidak menembusnya.
Meskipun begitu, serangan ini tetap yang paling
mematikan. Padahal serangan yang dilakukan Jae murni dari bakatnya sendiri
melihat setiap titik syaraf yang mematikan. Selain menirunya juga di serial
film dan membaca buku ‘Master Of Deadly Presure’.
Itu adalah sebuah buku yang dia dapatkan saat
berkunjung di rumah kakeknya.
‘Kalau begitu, aku akan menamainya sendiri jurusku
ini ‘Kiss Of The Assassin.’
Bocah Iblis yang lengah dan kesakitan sangat
memungkinkan tidak menyadari Jae yang ahli dalam stealth takedown. Hingga
kemudian
Settssssssk!!
{ROOAAAR!!!}
[Anda mengakibatkan 1000 kerusakan kritis, bonus
kerusakan 10%]
[Anda mengakibatkan efek bleeding 100/detik, durasi 5
detik]
[Anda melakukan serangan Igninte. Bonus kerusakan 2x
lipat]
Bocah Iblis bergidik kesakitan seiring darah keluar
dari tujuh lubang tubuhnya. Bahkan aumannya kali ini tidak seperti tadi. Kali
ini dia terbatuk-batuk.
“Uuhhgguhk..!”
Hp 4722 terkuras sangat cepat hingga 722 dan masih
berkurang perlahan akibat bonus critical dan bleeding.
Kemudian, bocah Iblis itu jatuh pingsan selagi Hpnya
masih terus berkurang hingga 3 detik lagi.
Seharusnya dia tidak akan selamat saat ini, karena
kemampuan regenerasinya terhenti oleh racun. Namun-
‘Huh?’
“BOOM!!”
[Anda menerima 650 kerusakan]
[Anda berkemungkinan menghadapi kematian]
[Seseorang telah masuk sebagai party-mu]
Jae tentu saja pingsan ketika menerima serangan
seperti itu. Dia tidak jelas mendengar pemberitahuan system sebelum pingsan.