Rajawali Online

Rajawali Online
Desa Goblin



[ Ada saja player


gila di awal mulai game ! ]


Bernard bergumam


sendiri ketika aku pergi dari tempatnya.


Dia tahu bahwa misi


Goblin Hunter seharusnya membutuhkan party sepuluh orang dengan karakter level


minimal 10.


Sementara aku mulai


dalam perjalananku menuju lokasi misiku.


[ Anda telah


menerima quest ‘ Goblin Hunter ‘ ]


[ Map secara


otomatis memandumu pada lokasi ]


‘ Aku melihat jarak


lokasi quest lumayan jauh dari desa, entah seperti apa wujud Map saat server


SEA rilis nanti. ’


Untuk saat ini


gambar Map sangat mirip dengan pulau Jawa.


Sedangkan tempat


lain masih tertutup oleh kabut sebagai tanda jika area itu masih dibatasi. Tapi


belum tentu juga, aku akan memastikannya nanti.


Setelah aku keluar


dari kota, sambil berjalan aku melihat barbagai hal di Menu. Aku mencari


senjata terlebih dahulu untuk berburu di perjalanan sambil menaikan levelku dan


mempelajari skillku.


Aku sadar jika aku


terlalu baru pada game bergenre mmorpg ini.


Di kotak


persenjataan, aku punya semua kelas senjata, namun masih tidak menampilkan gambar


senjata itu, hanya ‘ ??? ‘ dan ranknya saja yang terlihat. Bagaimanapun aku belum


bisa mengambilnya.


Untuk saat ini aku


pakai senjata kelas B saja. Yang mana adalah sebuah belati militer.


[ Belati Normal ]


[ Rank B ]


[ Kerusakan + 5 ]


[ Warning ! ]


[ Level Anda terlalu


rendah ]


[ Anda bisa


menggunakan koin untuk ditukar dengan skill point ]


“ Eh ? bisa seperti


itu ? “


Tapi, aku main game


ini untuk mencari uang, sangat disayangkan bagiku menukar koin untuk membeli


point skill. Lagi pula aku belum mendapatkan koin sepeserpun sejak masuk game.


“ Coba aku cek


koinku dulu ah ! “


Namun, apa yang


kulakukan mengejutkanku.


[ Koin yang dimiliki


saat ini : 10.000.000,00 koin ]


“ Dag dig dug ! “


Jantungku berdetak


kencang membayangkan berapa banyak uang jika aku tukar dengan uang tunai. Baru


kali ini aku memiliki uang sebanyak ini. Si kakek itu lebih menyimpan kertas


kecil dari pada dompet dan isi lainnya.


“ Entahlah ! Aku


simpan saja sampai aku membutuhkannya ! “


Yang aku tahu saat


ini, aku tidak ingin mengeluarkan uang untuk game. Aku akan meningkatkan level


kemampuanku dengan usahaku sendiri. Lagian sejak kecil aku sudah terbiasa hidup


keras.


Selanjutnya aku


berlari sampai tepat di depan hutan, aku melihat papan yang tertulis


‘ Awas ! Zona


berbahaya ! ‘


Sedangkan lokasi


Goblin masih agak jauh masuk ke hutan.


“ Baiklah, waktunya


mencoba ! “


Sebagai pencuri di


wilayah asing, aku sudah terbiasa berjalan tanpa melalui jalan utama, aku lebih


suka tidak mengikuti aturan. Dan berhati-hati sudah menjadi kewajiban.


Saat berlari, aku


melihat kelinci dari kejauhan. Dan ketika aku hendak melakukan kebiasaan


melakukan langkah agar tidak disadari target saat mencopet di dunia nyata.


[ Skill Langkah


Ninja level up ]


[ Nalurimu sangat


cocok dengan jobmu dan memaksa skill level up ]


[ Nalurimu membuat


Jobmu malu ]


[ Skill bersembunyi


level up ]


[ Skill lari cepat


level up ]


Aku sedikit terkejut


dan menyadari apa yang dikatakan NPC pertama waktu itu yang aku alami saat ini.


Ketika levelku


semakin naik, tubuhku terasa lebih nyaman dan lincah dari saat aku pertama log


in dan di dunia nyata. Jadi, ini kah rasanya main game Rajawali Online ?


Sungguh menakjubkan.


Aku berhenti saat


jarakku mulai dekat dengan kelinci itu sesuai instingku. Dan memikirkan cara


membunuhnya tanpa dia sadari.


“ Hanya ini


satu-satunya cara ! “ Aku berniat melemparkan belati pada kelinci itu.


‘ Jarak tidak


terlalu jauh, semoga kena ! ‘


“ Slash ! “


“ DING “


‘ Ah, tidak kena


sialan ! ‘


Kelinci itu segera


kabur sangat cepat dan jelas kecepatannya tidak seperti kelinci pada umumnya.


“ Yah, hilang deh !



Aku segera mengambil


belatiku dan melanjutkan perjalananku pada misiku. Namun sekarang aku tidak


hanya berlari, sambil berlarian aku berlatih melemparkan belati ke setiap


batang pohon untuk memahami bagaimana cara melempar belati atau pisau dengan


benar.


“ Slash “


“ Jleb “


“ Grap “  berulang-ulang aku melempar dan berlari mengambilnya


lagi, hingga aku mulai mahir melemparnya. Hingga akhirnya


[ Skill Tersembunyi


‘ Melempar pisau ‘ telah terbuka ]


[ Skill lv. 1 ]


‘ Ho ? Bagaiman jika


aku semakin mahir ? ‘


Setelah


memikirkannya, aku mengambil belati yang lain di kotak itemku. Karena


masing-masing senjata hanya ada satu buah, aku mengambil yang senjata rank E .


Meskipun barangnya


jelek dan berat dan juga tidak ada efek bonus kerusakan. Tapi, Justru ini hal


baik untuk melatih keterampilan. Seperti biasa dan alami, selalu berawal dari


yang sulit hingga menjadi terampil.


Lagian, aku suka


melakukan semua ini. Aku merasa bahagia di dunia yang baru ini, semakin kuat


semakin terjamin dan semakin kaya.


“ Aku teriak bahagia saat itu


Tidak lama kemudian,


aku mulai melempar dua belati menggunakan masing-masing tanganku.


“ Slash slah “


“ Jleb jleb “


“ Grap “


“ Grap “


[ Warning ! ]


[ Stamina Anda


tersisa sangat sedikit ! Di anjurkan untuk istirahat atau akan berakibat buruk


! ]


“ Eh ? kau baik


sekali system ! “


Lagian aku memang


sudah lelah berlarian, dan memutuskan untuk bersandar di bawah pohon.


“ Brrrrtt..”


“ Ah, aku lapar


seletah berlarian sambil latihan ! “


Sedangkan staminaku


pulih sangat lambat, aku melihat apakah ada makanan di hotak item. Namun,


ketika aku hendak melihat.


[ Anda sudah Log In


lebih dari 2 jam ! Dianjurkan untuk Log out ! ]


Aku mengabaikannya,


dan melihat isi kotak item apakah ada hal untuk di makan. Sayangnya tidak ada


makanan, dan hanya potion untuk HP dan stamina, Tapi tetap saja berguna.


“ Glup ! Ah..! “


Setelah meminum


potion stamina yang rasanya seperti Fanta dan berwarna merah. Aku mulai merasa


staminaku pulih.


[ Stamina anda telah


terisi penuh ]


Saat ini staminaku


masih sedikit, jadi wajar saja langsung penuh. Selanjutnya aku berlari menuju


lokasi dan makin dekat, hingga saat aku tiba di dekat lokasi, aku berhenti


sejenak untuk mengamati wilayah Goblin.


Pantas saja Bernard


bilang ini misi yang mustahil, karena ini adalah sebuah perkampungan kecil


Goblin.


[ Anda telah tiba di


wilayah Goblin ! ]


[ misi : Bunuh


Pemimpin Goblin dan Ambil mahkotanya ! ]


[ Waktu tersisa : 1


jam ]


[ Hadiah pencapian :


Mahkota 200 koin ]


[ Hadiah pencapian :


Kepala pemimpin Goblin 100 koin ]


[ Hadiah Exp : 200 ]


‘ Oh, jadi koin di


dapat ? Pelit amat Expnya ! ‘


[ Status saat ini ]


-          Karakter


human Lv. 5


-          Job


Thief  Lv. 3


-          Skill


Sembunyi Lv. 3


-          Skill


Lari Cepat Lv. 3


-          Skill


Langkah Ninja Lv. 3


-          Skill


Melempar Pisau Lv. 2


[ Beberapa skill


memiliki batas waktu]


[ Masih ada beberapa


skill yang belum terbuka ]


Jika, aku menyerang


secara langsung jelas saja itu rencara bunuh diri. Untungnya aku terbiasa jadi


copet dan tidak terlalu bermasalah karena ini.


Setelah melihat


status dan desa Goblin ini, kurasa pemimpinnya ada di rumah kayu yang paling


besar itu. Dan rumah itu di jaga dua Goblin dengan tombak di luar, sedangkan


aku belum melihat yang di dalam.


‘ Sebaiknya aku


mendekat dan melihat ! ‘


Dengan hati-hati


sambil menggunakan skill sembunyi dan langkah ninja, aku sedikit demi sedikit


mendekati ruangan itu dan berhenti di balik tong untuk memikirkan cara


bagaimana langkah selanjutnya.


‘ Ah, ada bau apa


ini ? ‘


Ternyata mereka


sedang membakar babi untuk dimakan. Bau dagingnya yang tanpa bumbu sangat tidak


enak. Ketika itu aku berpikir ‘ Coba aku punya obat bius, misi ini akan lebih


mudah jadinya ! ‘


Aku masih


bersembunyi di balik Tong, Namun. Suara langkah kaki dari belakang terdengar.


Aku tetap menjaga ketenanganku dan dengan hati-hati melihat orang yang berjalan


itu.


‘ Cih, ada dua orang


mendekat ke arahku ? ‘


Aku berpikir untuk langsung


membunuh mereka, aku menunggu jarak mereka semakin dekat dengan tenda terdekat


dan di luar jangkauan pandangan Goblin yang lain.


Untung saja,


posisiku dan mereka berada diluar sisi desa.


Saat moment yang


tepat telah tiba, Aku yang bersembunyi dibalik tong tenda sebelah segera


melemparkan dua pisau dengan ke dua tanganku.


‘ mereka harus mati


dalam satu kali serangan ! ‘


“ Jleb Jleb ! “


Untungnya aku tepat


sasaran, bagaimanapun jarakku dekat. Hanya mereka saja yang tidak menyadari


keberadaanku hingga mati tanpa sadar.


[DoubleKill HeadShot


]


[ 50 exp x2 ]


[ Level up ]


[ mendapat skill


poin 5 ]


Ake segera berlari


dengan langkah ninja dan bersembunyi, memindahkan tubuh mereka di semak-semak


terdekat sambil mengambil belatiku.


Selanjutnya aku


menambahkan skill poin levelku yang aku peroleh akibat naik level ke ‘ Skill


bersembunyi ‘ dan ‘ Dex ‘ agar makin lembut hawa keberadaan dan akurasi


seranganku.


Kali ini dari


semak-semak aku mengamati keadaan. Aku makin percaya diri dengan kemampuanku,


tapi mereka masih terlalu banyak.


[ Waktu tersisa 45


menit ]


‘ Ah, sial ! Waktu


terasa cepat ! ‘


Aku harus lebih


tenang dan tenang, jangan membiarkan kepanikanku oleh waktu memperburuk


keadaanku.