
“ Jae? Siapa
nama pengembang yang memberimu Special ID? “ Tanya Orochi
“ Lewin
Willam! Apa kau mengetahui informasi terkait dia? “ Tanyaku
“ Apa…? “
Teriak Orochi
“ Kenapa kau
terkejut? “ Potong Karina
Kemudian,
Orochi sempat terdiam sebentar dan menampilkan ekspresi aneh sebelum berkata.
“ Huh? Kau
sungguh beruntung!- “
“ Dia adalah
salah satu pengembang paling inti di game ini! “
“ Oh? Jadi
begitu, sepertinya kau cukup tahu banyak! “ Jawabku
“ Tidak
juga! Cuma, aku sangat penasaran ketika game ini sebagian besar mencangkup
mengenai Indonesia saja, dan aku mencari berbagai informasi mengenainya! “
“ Terus,
bagaimana menurutmu tentang game ini? Kelihatannya, kau seperti seorang pecinta
game? “ Tanya Karina
“ Em,
memang! Bahkan aku menjadi Phone Adict, hehe! “ Jelas Orochi
“ Apa itu
Phone Adict? “ Tanya Jae
Bagaimanapun,
Jae pada dasarnya seorang berandal, dan hanya memiliki sedikit pengetahuan dan
wawasan. Tidak seperti anak-anak di luar yang berwawasan luas.
Dan terlebih
lagi, di jaman sekarang jika tidak mencoba untuk suka membaca, suatu saat akan
merasakan penyesalan. Meskipun tidak ada kata terlambat untuk belajar dan
memperluas wawasan.
“ Huh? Kau
beneran tidak tahu? “ Tanya Orochi
“ Em,
begitulah! Tapi, kalau soal Nyopet ya aku paham! “
“ Hahaha!- “
Tertawa Orochi setelah sebelum menjelaskan apa yang Jae tanyakan.
“ Phone
Adict itu seperti seseorang yang kecanduat Gadget! Mungkin, kau harus
membiasakan membaca deh mulai dari sekarang! “
“ Em, benar!
Itu sangat bermanfaat loh Jae! “ Sambut Karina
Aku yang
sangat jarang memegang buku terasa sangat asing dengan hal itu. Tapi, ‘ Kurasa
aku akan mencobanya’. Sejak perbincangan ini, aku menyadari sesuatu hal.
‘ Sebelumnya
bagiku, menjadi seorang pencuri adalah hal yang hina! Namun, adahal yang lebih
memalukan yaitu ‘ Menjadi orang bodoh dan berwawasan pendek’ .
“ Aku akan
mencoba hal itu! “ Jawabku
“ Cobalah
membaca dengan hal yang kau suka saja dulu! Selanjutnya, ketika kau sudah
memiliki perasaan suka soal membaca, kau akan merasakan sendiri manfaatnya!- “
“ Aku pernah
dengar tentang para Narapidana di America yang ketika di masa tahanan, mereka
diajarkan untuk membiasakan diri dan meluangkan waktu untuk membaca! Hingga ketika
dia akhirnya selesai dan bebas dari Lapas, orang-orang yang berada disekitarnya
sebelum dia menjadi seorang Napi, dibuat heran dengan perubahan sikapnya! “
“ Ah, itu
aku juga pernah membaca artikel menyangkut hal itu! Dan memang benar sih! “
Sambut Karina.
“ Em, aku
akan mencoba untuk membiasakan membaca! “ Jawab jae
Kemudian,
setelah beberapa saat ketika di perjalanan. Aku melihat beberapa orang yang
terlihat seperti seorang perampok yang sedang menunggu korban dengan
bersembunyi di semak-semak dan pepohonan.
“ Tunggu!
Berhenti dulu! “ Perintahku tiba-tiba kepada Karina dan Orochi
“ Ada apa? “
“ Ssssstt..!
“ Perintahku untuk diam sambil mengacungkan telunjukku di depan mulutku
Kemudian aku
berbisik untuk menjelaskan.
“ Pelankan
suara kalian dan cobalah agar tidak disadari oleh mereka! “ Kataku sambil
menunjuk ke Party yang terlihat sedang bersembunyi seperti perampok
Orochi dan
Karina sekarang paham mengapa Jae tidak suka lewat jalan umum, dan teringat
perkataan ambigu yang dia katakana ketika di rawa, mengenai mengapa dia tidak
terbiasa lewat jalan yang biasa orang lewati.
“ Huh?
Mereka, kemungkinan kawanan PK?! “ Kata Orochi
“ Apa itu
PK? “ Tanya Jae
“ Huh? “
Orochi
sempat heran dengan Jae yang bahkan tidak tahu apa itu PK di dalam game.
Kemudian Karina yang menjelaskan.
“ Itu adalah
seperti seorang Player yang suka membunuh atau mencelakakan Player lain- “
“ Beda jika
seperti kasusmu yang membunuh ketika di Arena! Karena itu jelas sah dengan
surat tantangan, atau persetujuan yang tersangkut! “
“ Oh, jadi
begitu! “
“… “
Kemudian,
aku memutuskan untuk menanyai mereka langsung untuk memastikannya.
“ Kalian
tunggu saja di sini sebentar! “ Perintah Jae
“ Huh?
Jangan bilang kau…?! “
“ Tengan
saja! Mumpung masih Beta, mungkin mereka juga sedang memanfaatkan sesi Beta
ini! “
“ Ah, apa
maksudmu? “
“ Sudah,
pokoknya tunggu saja! “
Kemudian,
aku diam-diam mendekati mereka tanpa mereka sadari. Aku bahkan ikut berjongkok
di sampint mereka tanpa mereka sadari dan menupuk bahu salah satu Player itu.
“ Hei Bung!
Kalian sedang apa? “
“ Kyaaa..! “
Teriak Player itu karena terkejut dengan kehadiranku yang mereka rasa
tiba-tiba.
“ Huh? Siapa
kau? “
Dia
bertanya-tanya, bagaimana bisa dirinya dan teman-temannya tidak menyadari
kedatanganku. Selanjutnya, teman-temannya yang pastinya adalah partynya
“ Jawab dulu
pertanyaanku! Sesama pencuri ngapain curiga? “
“ Dari
perkataanmu, kurasa kau sudah tahu siapa kami? “
“ Em, aku
hanya memastikan! “
Selanjutnya,
Player yang sedang berhadapan denganku ini mulai fokus pada pakaianku dan
perlengkapanku. Sedangkan aku hanya mengamatinya.
“ Eh, Bro!
Ngrampok di mana kau hingga bisa memiliki perlengkapan yang bagus seperti itu?
“ Tanya Player itu
“ Aku tidak
merampok di sini, tapi sebaliknya! “ Jelasku
“ Maksudmu? Kau mencoba menjadi pahlawan?- “
“ Kau salah
tempat nak! Ini daerah kekuasaan kami, dan kau dengan bodohnya datang seperti!
“ Jelas Player itu sambil tersenyum jahat dan memberi kode pada teman-temannya
untuk melakukan tindakan padaku
“ Oh, kau
mencoba merampok sesama penjahat? “ Jawabku dengan santai dan membalas
senyumnya dengan senyuman jahat juga, hingga dia merasa terprovokasi
Namun,
ketika teman-temannya tak kunjung bertindak meskipun dia sudah memberikan kode,
dia terkejut dengan apa yang telah dia lihat setelah menyadari apa yang
terjadi.
Dia melihat
bahwa semua teman-temannya terikat oleh tangan-tangan tengkorak, dan berkata.
“ A-apa yang
terjadi? Bagaimana mungkin di sini ada monster? Kita sudah membereskannya
sebelumnya! “
“ Sebenarnya
kau melupakan satu monster! Kau tahu! “ Potongku ketika dia kebingungan melihat
semua temannya tak berdaya
‘
Bagaimanapun, levelku sudah semakin meningkat, begitu juga skill-skillku! ‘
Sekarang,
player yang berada di hadapanku mulai terlihat panic dan berkata kepadaku.
“ Kau! Bantu
aku memusnahkan monster ini, baru aku lupakan soalmu nanti! “
‘ Cih, dia
pikir aku akan percaya? Bahkan, dia tidak tahu siapa yang menyebabkan partynya
seperti ini! ‘
Kemudian,
aku menjelaskan padanya maksud perkataanku sebelumnya.
“ Huh? Kau
ingin mengajakku untuk menaklukan monster yang sebenarnya saat ini ada di
hadapanmu? “
“ Huh? Apa
maksudmu?- “
“ Jangan
bilang kau penyebab semua ini! “
Namun, aku
sungguh malas berbicara dengannya lebih lanjut. Hingga aku dengan sepontan
mengikatnya dan membungkam mulutnya dengan Bone Graves.
“ Ssst..
grab grab grab! “
“ Emmm..
emm.. emmm! “
Dia berusaha
berontak dan berteriak seperti yang dilakukan teman-temannya, namun percumah.
Level mereka terlalu rendah untuk melawan skill ini.
“ Cukup diam
dan dengarkan apa yang aku akan katakan!- “
“ Aku tidak
suka ikut campur sebenarnya! Tapi, karena ini adalah sebuah game di mana indra
bisa merasakan hampir seperti di dunia nyata, jadi silahkan jika hanya mencuri
atau merampok!- “
“ Tetapi,
jangan sekali-sekali melakukan tindak pelecehan atau penyiksaan yang
menyebabkan korban depresi! “
Kemudian aku
meninggalkan dia dan partynya setelah mengatakan hal itu. Selanjutnya, aku
berjalan melewati jalan utama setelah memanggil Orochi dan Karina untuk melanjutkan
perjalanan.
“ Apa yang
kau lakukan pada mereka Jae? “ Tanya Orochi, ketika kita mulai perjalanan
kembali
“ Aku hanya
memperingati mereka agar tidak keterlaluan! “
“ Jadi,
begitu? Keren-keren! Aku jadi penasaran ingin berjumpa denganmu! “ Potong Karina
“ Huh?
Berjumpa denganku? Kurasa tempat tinggal kita jauh! “
“ Kalau
begitu, ceritakan gambaran mengenai daerahmu! Apakah ada hal yang bagus untuk
dikunjungi? “
“ Tidak ada
yang istimewa di daerah tempatku tinggal! “
“ …. “
“ …. “
Kita bertiga
terus berbicara ketika perjalanan hingga tidak terasa sudah dekat dengan kota
tujuan, dan terlihat kota itu dari kejauhan adalah kota yang cukup besar dan
lebih besar dari Multazam.
“ Waaaah,
akhirnya kita sampai! “ Teriak Karina
“ Bagus,
kita bisa melakukan teleportasi juga untuk berpindah ke antar kota! “ Sambut
Orochi
“ Oh? Bisa
begitu? “ Tanyaku setelah mendengar apa yang Orochi katakan
“ Tentu!
Karena hampir seluruh game MMORPG seperti itu! “ Jelasa Orochi
“ Baguslah!
Ayo aku sedang terburu-buru! “ Perintahku yang merasa sudah terlalu melewati
batas waktu di dalam game
Kedepannya,
aku perlu kendaraan untuk menjelajah. ‘Baru beta test dan hanya satu pulau saja
sudah luas, bagaimana jika sudah menjadi SEA? ‘.
Yang pasti
perjalanan ini masih panjang, begitu juga dengan penghasilan.
“ Orochi?
Menurutmu akan ada banyak perubahan tidak setelah sesi Beta ini? “ Tanyaku
“ Tentu
saja! Bahkan perubahan dan perkembangannya mungkin diluar dugaan kita nantinya!
“ Jawab Orochi
Kemudian,
Orochi melihat pemandangan spektakuler di sekeliling dan mengepalkan tangannya.
Yang sebenarnya dia mengingat seseorang yang dia kenal dan dia anggap sebagai
Proplayer di game mmorpg.
‘ Aku akan
menantikan kedatangannya! ‘