
Kemudian,
pemandangan yang telah aku perkirakan akibat seranganku pun terlihat. Sedangkan
aku dan Shadow Clone hanya menyaksikannya. Hingga membuat para penonton terdiam
heran dengan apa yang aku lakukan.
Sementara
aku melihat sekeliling untuk mencari teman Jack yang membawaku ke sini
sebelumnya, yang pastinya menyaksikan adegan ini.
Tidak
lama kemudian, aku menemukannya, dan dia juga telah menatapku. Di saat kita
saling memandang dari kejauhan, Aku melemparkan belati ke arahnya.
“
Wah ? Apa yang dia lakukan ? “
“
…. “
“
…. ”
Tanya
kerumunan penonton dengan apa yang aku lakukan.
Namun,
sebelum belatiku sampai pada orang yang bernama Dory, aku membelokan belatiku
dengan skill Flying Knives dan mengarahkannya ke arah Jack yang tengah tak
berdaya di tengah Colleseum.
“
Tsssk ! “
Tepat di kepala Jack, belatiku menusuknya.
[Head Shot]
Sedangkan aku melakukannya tanpa melihat
Jack dan tetap menatap Dory yang melihat dari kejauhan sambil membentuk senyum
sinis padanya. dari tatapan Jae, seakan-akan memberikan pesan kepada Dory dan seluruh orang yang menyaksikannya.
'Bukan aku yang mengakibatkan hal ini terjadi. Kalianlah yang memancingku melakukan hal sekejam ini. ini hanya peringatan untuk kalian yang ingin mempermalukanku dihadapan banyak orang.'
Badum!!
Seketika jantung Dory berdetak kencang. sekaligus dari ekspresinya terlihat begitu geram oleh aksiku hingga mengepalkan tangannya begitu keras.
sedangkan Jack mati pada serangan terakhirku dengan belati di kepalanya hingga berubah menjadi sepihan debu dan sebelum akhirnya ter-log out.
Beberapa item milik Jack tergeletak ketika mati, itu cukup menggoda Jae untuk mengambilnya. Namun, dia membiarkannya tergeletak. sedangkan anggota Guild Dewa terlihat dari ekspresi mereka, ingin menyelamatkan itemnya.
Sementara para penonton melontarkan berbagai argumen, meskipun rata-rata menghujatku sebagai seseorang yang kejam.
“
Sungguh Gila ! “
“
Dia kejam ! “
“
Aku tidak ingin berurusan dengannya bagaimanapun ! “
“
Oh tidak ! “
“
Pertandingan yang mengerikan Untuk dilihat, meskipun ini sebuah game ! “
“
… “
“
… “
Demikian
gumam para penonton di Colleseum, dan mungkin juga para youtuber nantinya yang
merekam pertandingan ini. Mungkin bahkan akan beredar lebih luas berita ini.
Aku
tidak perduli, selagi ini masih Beta, aku perlu mengumpulkan banyak pengalaman
terlebih dahulu. Mungkin setelah Beta Testing selesai, aku akan punya banyak
musuh sebab pertandingan ini juga.
Sementara
Karina dan Orochi yang telah menyaksikan pertarunganku ikut berkomentar.
“
Oh tidak, ini sungguh brutal ! “ Kata Karina sambil menutup mulutnya yang
terbuka karena terkejut dengan aksiku
“
Di-dia ? Benarkah dia Jae yang aku kenal sejak sehari yang lalu ? “ Tanya
Orochi
“
Eh ? Kukira kauberteman dengannya sejak lama ? “
“
Tidak ! Kebetulan saja waktu itu aku iseng menggodanya ! Hingga kita menjadi
berteman ! “
“
Em..”
Selanjutnya,
system segera mengumumkan pemenang pertandingan ini
[
Jae telah diputus sebagai pemenang ]
[
Jae Level 32 telah mengalahkan Jack Level 50 ]
[
Hadiah kemenangan sesusai kesepakatan yang bersangkutan akan dikirimkan di
inventory ]
[
Di potong pajak 2% ]
“
Eh ? Seriusan ? “ Tanyaku ketika mendengar kata terakhir dari system
‘
Bahkan system memungut pajak ? Ah, tidak apa-apa sih, aku tetap dapat banyak !
‘
Kemudian
para penonton pun segera bubar setelah hasil diumumkan. Namun, mereka segerak
berbalik lagi setelah melihat Dory berpindah menggunakan skillnya untuk berada
di dekatku.
“
Kau akan menyesalinya nanti ! “ Kata Dory
“
Oh ? Kukira aku sudah membuat perkataan itu untuk kalian ! “ Jawabku sambil
tersenyum dengan tatapan serius
“
Uh, Kau ! “ Kesal Dory, namun kemudian pergi begitu saja.
Setelah
dia pergi, Karina dan Orochi mendekatiku sambil berteriak memanggilku.
“
Jae ! Apa kau baik-baik saja ? “ Tanya Orochi, sedangkan Kirana hanya
memandangku.
“
Iya aku tidak apa-apa ! “ Jawabku sambil tersenyum dan menggosok kepalaku
“
Lain kali jangan main kabur begitu ! Aku tidak menggigit kok ! “ Potong Karina
“
Ah ? Eh ? Em, itu..! “
Aku
tidak tahu harus bagaimana menjawab wanita cantik ini. hingga Orochi menolongku
dengan menepuk kepalaku agar aku tenang.
“
Tenang bodoh ! Kau tidak terlihat seperti saat bertarung tadi ketika menghadapi
perempuan ! “ Kata Orochi
“
Dasar payah ! “ Lanjut Orochi
Sedangkan
Karina malah tertawa pelan sambil menutupi mulutnya, sebelum berkata.
“
Sudah-sudah aku hanya bercanda lagi pula ! “
“
Perkenalkan, aku Karina ! Sebelumnya, kita belum berkenalan ! “ Lanjut Karina
sambil menjulurkan tangannya untuk bersalaman
Sebenarnya,
aku begitu canggung hingga sempat ingin lari, namun Orochi sudah siap
memegangku erat-erat. Hingga aku memberanikan diri untuk bersalaman dengan
Karina, meskipun mungkin wajahku terlihat merah ketika itu karena malu.
Selanjutnya,
kita kembali ke tempat Candy setelah keluar dari Colleseum. Mulai dari sini,
kita mungkin akan sering bersama sebagai party.
“
Jae ? apa yang kau rencanakan selanjutnya ? “ Tanya Karina
“
Ah, aku tidak tahu ! Tadinya aku ingin berburu monster sih ! “ Jawabku,
Aku
mulai sedikit terbiasa dengan Karina sekaran, karena dia juga ramah terhadapku.
“
Berburu lagi ? Ayo kita bertiga bersama sebagai party ! “
Sambut
Orochi sambil loncat di meja kita dan mengepalkan tangannya ke atas saat mengatakan
itu dengan semangatnya.
[
Kadal sialan ! Jangan berdiri di atas mejaku ! ] Tegur Candy yang melihat
tingkah Orochi, sebelum memukulnya dengan sapu.
“
Buak ! “
“
Adududuh ! Iya aku minta maaf Nona ! “
[
Jika kau ulangi lagi, aku pastikan kau menjadi masakan lezatku ! ]
“
Hiiiik, iya maaf-maaf ! Ampuni aku Nona ! Aku tidak berani lagi ! “
[
Aku maafkan kau kali ini karena kau berteman dengan Jae ! ]
Jawab Orochi yang terlihat seperti anak kecil,
hingga membuat kita dan player yang lain tertawa melihatnya.
“
Aku tidak menyangka berteman denganmu akan menyelamatkanku darinya ! “ Kata
Orochi padaku
“
Ah ? Kau ngeledek atau memuji Bangsat cebol ! “ Jawabku
“
Siapa yang Cebol ? “
“
Tentu kaulah Kadal ! “
“
Ah, sialan ! “
Orochi
begitu kesal dengan candaanku hingga menggunakan ekornya untuk melilit leherku,
dan memukul kepalaku sambil duduk di pundakku. Yang membuat Karina makin
tertawa melihat tingkah kita.
Di
sisi lain, Candy tersenyum juga melihat kita yang ramai di tokonya entah
mengapa. Namun, setelah dia teringat hal yang mungkin akan menghalangiku.
[
‘ Jae ! Mungkin kau tidak tahu siapa yang telah kau jadikan musuh ’] Kata Candy
dalam benaknya saat itu.
Setelah
kita bertiga bercanda dan berpesta sedikit di Restoran Candy, kita memutuskan
untuk menjelajah tempat yang belum aku kunjungi, yang sebenarnya masih ada
banyak tempat.
Aku
memberitahu mereka jika aku telah memiliki Map, yang membuat mereka tercengang
karena Map termasuk item yang sangat mahal.
“
Kau bahkan punya Map ? Kau pasti orang kaya ! “ Kata Orochi
“
Tidak, pokoknya ceritanya panjang ! Sudahlah, pokoknya rahasiakan ini ! “
Setelah
sekian lama aku tidak pernah percaya kepada siapapun selain Ibuku, kini aku merasakan
memiliki teman yang bisa kupercaya. Kemudian, aku menanyakan hal tentang Job mereka
sebelum memberikan senjata yang cocok untuk mereka yang ada pada raung
penyimpananku.
“
Jobku Ninja ! “ Jawab Karina
“
Aku memilih Job tipe Mage ! “ Jawab Orochi
“
Ha? Ternyata kau seorang Mage ? Penampilanmu sungguh menipu ! “ kataku pada
Orochi
“
Hahaha ! Iya, kau sungguh unik Orochi ! “ Sambut Karina sambil tertawa,
Kemudian,
aku mengeluarkan item yang mungkin cocok untuk mereka.
“
Kalau begitu, mungkin ini cocok untuk kalian ! “
Aku
mengeluarkan berbagai item rank A untuk mereka gunakan, dan membiarkan mereka
memilihnya.
Tidak heran jika mereka terkejut dan pasti bertanya-tanya bagaimana bisa aku mendapatkan barang-barang ini. Tentu aku tidak mengatakannya, sebagai gantinya aku mengarang cerita kepada mereka.
Maaf saja, selama kita baru saling kenal. mana mungkin aku langsung percaya. kita lihat, apakah kalian sungguh dapat dipercaya dan bisa menjadi teman yang sesungguhnya.