
...Di tengah keheranan Dory dan pikiran yang campur aduk, dia lebih dikejutkan lagi ketika suara seseorang yang tiba-tiba datang kemudian....
...“Brutality Strike!”...
...“Slash slash slash slash slash slash slash slash slash slash slash slash slash slash slash..!”...
...[Kiiieeeeek..!]...
...“Bom bam bam bam bam.. Craassssh..!”...
...[Anda telah membunuh Bos]...
...[Anda mendapatkan 15000 poin Exp, Anda naik level...
...Bonus Kill Poin 5000 Exp...
...[Anda melakukan Stealth Kill]...
...[….- ]...
...Black Iron Scorpion King, meledak setelah tercabik-cabik oleh serangan Jae hingga potongan tubuhnya bertaburan dan darah hijau menyebar seperti hujan....
...“Bangsat! Ternyata kau..!” Kata Dory, sebelum darah hijau bos menghujaninya dan memperburuk efek racun yang dia terima. Sedangkan anggotanya yang lain lebih dulu....
...“Assiiiaal…!! Kau bahkan mencuri kill kami. Ingat ini, kami tidak akan melepaskanmu berikutnya!” Teriak Dory...
...Sebelum dia berubah menjadi cahaya asap yang berarti dia mati dan log out. Namun, Gompel yang selamat dari hujan darah dan staminanya sudah pulih hingga 36% juga melihat semua ini dari jarak aman....
...“Di-dia..? Orang yang kita kejar-kejar sebelumnya?- “...
...“Kurasa, dia memang cukup kuat! Dan dia bahkan mencuri kill Bos Raid kami?”...
...‘Sungguh menyedihkan, guild kami sudah susah payah dan tumbang. Namun justru orang yang kita benci mendapatkan semuanya di akhir.’...
...Karena itu, Gompel sebagai anggota terakhir yang tersisa memutuskan untuk melakukan tindakan pada Jae dengan energy yang cukup setelah pulih....
...Kemudian, dia segera membentuk pose serangan One Shot yang sebelumnya dia lakukan untuk menembak mata Bos....
...“Slice Slice!”...
... Namun, seorang wanita muncul dan menggagalkan upayanya dengan memotong ke dua tangannya....
...“Aaaahkk..!” Teriak Gompel...
...“Maaf saja aku tidak akan membiarkanmu, Archer!” Kata Karina pelan, dengan ekspresi dingin...
...“Ba-bagaimana kautahu? Jika aku yang tersisa bersembunyi di sini?”...
...“Kami mengamati upaya Raid kalian dari awal. Bukankah kalian yang berusaha memburu teman kami? Huh!”...
...“Cih, kalu sudah begini apa boleh buat!”...
...Gompel langsung log out setelah upayanya sia-sia dan tidak memiliki kemungkinan untuk berhasil kabur tanpa terbunuh jika menghadapi Karina....
...Karina adalah seorang Ninja, bisa dibilang termasuk Class Assassin yang sebenarnya tidak berbeda dengan Jae. Dia bisa juga ahli dalam menyelinap dan bersembunyi. Maka dari itu, Gompel sebelumnya tidak menyadari kedatangan Karina....
...“Hah.. Aku kasihan dengan mereka.” Kata Orochi, dia datang setelah Karina untuk membantunya....
...“Hem.. Kau terlambat.”...
...“Kau curang! Kau bisa terbang Njir!”...
...“Hehe..!”...
...“Grr..”...
...“Em.. Kelihatannya, dia yang paling panen besar kali ini.”...
...“Iya. Seperti biasa!”...
...Beberapa saat sebelumnya. Mereka bertiga memutuskan untuk melihat apa yang terjadi ketika mendengar suara dari kejauhan. Dan ternyata guild Dewa sedang menghadapi Bos yang seharusnya mereka hadapi....
...Kemudian, Ketika Dory berhasil melakukan serangan hebat pada Bos. Dan diikuti serangan lain dari anggotanya....
...“Buset!! Dia sungguh kuat!” Kata Orochi...
...“Itu serangan Knight yang sudah menerobos! Tapi, bukankah dia terlihat seperti seorang Mage?” Sambut Karina...
...Sedangkan Jae yang sebelumnya juga hanya mengamati, tiba-tiba saja menghilang tanpa Orochi dan Karina Sadari....
...“Eh? Di mana Jae?” Tanya Karina...
...“Huh? Jangan-jangan..?!” Jawab Orochi, sambil menebak-nebak apa yang biasa Jae lakukan dengan wataknya. Sebelum mereka serentak berkata bersamaan....
...“Dia mau mencuri!!”...
...…....
...Selanjutnya Karina dan Orochi mendekat pada Jae sambil berhati-hati berjalan agar tidak menyentuh darah dari Black Iron Scorpion King. ...
...Saat itu juga, Jae sedang mencoba menjadikannya sebagai prajurit Undead-nya. Hingga mereka berdua heran ketika melihat Bos itu bangkit dari kematian dan tunduk pada Jae setelah 3x berteriak ‘Showtime’....
...“Gila.. Skillnya sungguh membuatku iri!” Gumam Orochi...
...“Kau kan Mage! Kenapa tidak mencoba mempelajarinya?”...
...“Tidak, itu mustahil. Karena aku lebih terfokus dengan Racun dan bukan summoner!”...
...“Em.. Kau lebih baik memutuskan lebih cerdas ketika beta nanti!”...
...“Yah.. Kurasa. Kita lihat saja nanti.”...
...Sementara Jae sedang bersuka-cita dengan hasil ‘Stealth Kill Bos’. Tentunya, mendapatkan poin kill dari Bos akan menghasilkan keuntungan yang cukup lumayan....
...“Uehehe.. Aku dapat hal bagus-bagus dari mereka- “...
...“Senangnya mencuri dari orang yang ingin membuat masalah denganku. Haha..!”...
...“Ugh.. Dia sungguh menikmatinya.” Kata Karina dan Orochi ketika melihat Jae begitu puas dengan tindakannya...
...“Jae! Apa kita akan melanjutkan leveling?” Tanya Karina...
...“Hum.. Baguslah. Kalau begitu, ayo kita lanjut!”...
...“Capcus!”...
...Pada akhirnya, kita tetap melanjutkan leveling. Bagaimanapun, sebenarnya belum memakan waktu cukup lama di dunia nyata. Meskipun hari di game sudah hampir menunjukan malam....
...**...
...Di sisi lain, Dory terbangun dari tempatnya setelah Log out....
...“Cih. Aaaarrrggghhh…!”...
...Dia begitu kesal dengan kekalahan sekaligus kerugian yang di alaminya beserta para anggota Guild-nya....
...Tidak lama kemudian, Ponselnya bordering. Sudah bisa ditebak siapa pemanggilnya begitu telah log out dari game....
...“Halo Dory! Kau log out lebih cepat dari dugaanku.”...
...“Huh? Ah.. Iya, maaf!”...
...Sebenarnya, Jack masih belum mendengar jika Raid-nya telah gagal dan mengalami kerugian di mana setiap anggota kehilangan 10 koin emas. Keuntungan Guild atau party hasil dibagi rata, begitu juga kerugian....
...Namun, tetap saja. Pinalty untuk tidak bisa log in selama dua hari itu menyiksa bagi para gamer....
...“Huh? Kenapa kau minta maaf? Apa yang terjadi sebenarnya. Apa kau baik-baik saja?” Tanya Jack...
...“Hah… Sungguh menyedihkan.” Jawab Dory...
...“Ng? Maksudmu.. Yeah maaf aku memang menyedihkan karena terkena racun di awal hingga tidak membantumu sedikitpun. Maaf-maaf!”...
...Jack masih salah paham dengan maksud perkataan Dory. Bagaimanapun, dia tidak berpikir ‘orang se-Pro Dory akan kalah. Meskipun, Bos yang mereka lawan memang jauh di luar kemampuan juga sebenarnya.’...
...Namun, Jack sepontan merasakan tamparan wajah yang sangat memalukan ketika Dory menjelaskan apa yang telah terjadi sesungguhnya. Dan hal itu sungguh di luar perkiraan mereka....
...“Kita semua kalah. Meski seharusnya aku bisa saja memiliki kemungkinan menang. Namun..”...
...“….”...
...Jack merasa lemas seperti kecoa mati ketika mendengar penjelasan Dory. Hingga tanpa sadar menjatuhkan ponsel yang dia pegang. Sedangkan Dory masih terhubung....
...“Clak!”...
...“He..Hei!- “...
...“Jack..?”...
...“Halo? Kau baik-baik saja? Kenapa kau diam?”...
...“Woi..!”...
...Dory terus berkata Dan memanggil tanpa jawaban dari Jack yang tengah sangat terkejut oleh penjelasan Dory. Bagaimanapun, orang yang paling antusias ketika melakukan perburuan ‘Jae’ adalah Jack....
...Namun, kenyataannya malah sebaliknya. ‘Orang yang diburu, sebaliknya malah memburu.’...
...“Cih..” Kesal Dory yang tidak mendapat jawaban tiba-tiba. Sebelum mematikan panggilan di ponselnya....
...“Tut.. tut.. tut..”...
...Dory kembali berbaring di ranjang di kamarnya. Kemudian, dia beranjak kembali dari ranjangnya seperti orang yang begitu bingung karena banyak pikiran. Sedangkan dia masih muda yang juga kaya dan cukup tampan....
...Teringat kembali kejadian di dalam game, di mana dia melihat Grim Reaper dan mahluk besar lain....
...‘Mereka sangat kuat. Tapi aura mereka seperti aku pernah melihatnya.’...
...Kemudian, dia teringat dengan aura yang terpancar dari Jae ketika itu. Hingga kemudian dia mulai curiga dan bertanya-tanya dengan identitas Jae....
...‘Sebenarnya siapa kau, Jae?- ’...
...‘Jelas-jelas Jae adalah seorang dengan Class Ranger atau Assassin. Tapi, aura dari monster itu sama seperti Jae.’...
...Berpikir terus ketika itu tanpa mengetahui kebenarannya hingga merasa lelah. Kemudian, dia memutuskan untuk mencari tahunya nanti....
...Setelah beberapa saat. Dory ingin keluar menghibur diri ke sebuah Café. Ketika di perjalanan, dia masih saja teringat tentang Jae yang mencuri kill poin. Hal itu sungguh membuatnya frustasi karena merasa dikalahkan oleh Player dengan ID normal....
...Hingga ketika dia sampai di Café....
...“Berikan aku kopi dan cemilan!”...
...Selanjutnya dia duduk di sofa Café sambil membakar ujung rokok sebelum menghisapnya. Ketika itu juga, dia mendengar sekelompok orang yang sedang Mabar Mobile Online Game....
...“Hei.. Summoner! Kau tetap di belakang saja sambil tetap memanggil Undead!”...
...“Berisik.. Aku sudah tahu!”...
...“…”...
...Ketika itu juga, Dory memiliki sebuah petunjuk....
...‘Summon? Undead?’...
...“Silahkan nikmati kopi dan cemilannya!” Kata Pelayan Café sebelum terkejut dengan tingkah Dory yang tiba-tiba....
...“Oh tidak! Tidak mungkin!” Teriak Dory, berakhir mendapat tatapan para pengunjung Café yang lain kerena tingkahnya yang tiba-tiba heboh tanpa disadari....
...“Kenapa dia?”...
...“Apa dia Gila?”...
...“Hah.. Bocah sinting!”...
...“Mengganggu saja, Cih.”...
...Gumam para pengunjung yang terganggu....
...“Ah.. Maaf-maaf aku keceplosan. Hehe..”...
... ...