Rajawali Online

Rajawali Online
Kolam kawah beracun



Seorang Legenda yang muncul dari berbagai versi, dan


kali ini adalah versi fiksi Rajawali Online. Seorang orang lelaki gagah nan


kuat, atau bahkan mulai dikenal sebagai Superhero yang bernama.


Gatotkaca yang lahir di hutan Hidimbi, Ibunya bernama


Arimbi dan putra dari Bimasena. Sosoknya di sini terlihat seperti lelaki


berumuran 27 tahun, dia cukup tampan dan gagah. Baju armornya yang hanya


menutupi hingga bahu memperlihatkan ototnya yang kekar.


Pada bagian punggung yang sebagian dari armornya


berbentuk seperti kuncup keatas. Dia mengenakan mahkota yang berbentuk unik.


Penampilannya seperti yang di gambarkan oleh media di internet, hanya saja,


saat ini dia masih terlihat muda.


“Kenapa dia muncul di sini? Jangan bilang kalau kita


harus melawannya untuk menyelesaikan quest?” Tanyaku pada Karina


“Kurasa tidak! Karena deskripsi dari quest sendiri


hanya menyelamatkan candy di pegunungan itu!” Jawab Karina


“Semoga saja memang begitu!”


“Em!”


Sesaat kemudian, Gatotkaca memandang ke bawah di mana


hanya kami berdua yang masih berdiri. Kemudian dia turun dari langit mendekati


kami yang terlihat sedikit tegang karenanya.


Namun, setelah dia sudah dekat di hadapan kita, sosok


dan aksinya yang sebelumnya sungguh seperti pahlawan kini berbeda. Malahan


terlihat konyol.


Awalnya keren ketika mendarat di tanah seperti


Superhero. Saat dia tiba, posenya berjongkok dan memancarkan aura, namun begitu


dia melihat ke kita, lebih tepatnya matanya menatap Karina.


“Uwaaaa…! Ehemehem..!”


Gatotkaca terlihat seperti orang yang sedang ingin cari


perhatian saat ini.


“Huh?”


Kita berdua sungguh tidak menyangka jika tingkahnya


akan berubah seperti ini, dan membuat kami berdua heran.


Di tengah keheranan kami, dia bahkan hanya berdiri


menghadap sisi lain. Namun, matanya terus-terusan bolak-balik melirik ke


Karina, sambil membelai jenggotnya yang sedikit dan kumisnya.


Aku lama-lama merasa konyol dengan dia, Dan


memutuskan untuk angkat bicara.


“Hai! Om! Anda terlihat seperti orang sedang mencari


jodoh saja?!” Kataku


“Huh? Apa kau gila?”Tanya Karina yang tidak


terpikirkan dengan apa yang aku katakana sebagai pembuka


“Masa bodoh! Aku kesal membuang waktu!”


“Bagaimana jika nanti kita berakhir bartarung


dengannya?”


“Ya, hajar saja!”


“Huh..?”


Bahkan, aku tidak mendapatkan jawaban darinya,


meskipun aku sudah berkata begitu. Dia terlihat sedang sibuk dengan apa yang


dia pikirkan sendiri.


‘Oh…sungguh! Aku tidak bisa memahami orang ini!’


pikirku, sebelum lanjut berkata kepada Karina


“Karina! Kurasa hanya kau yang bisa berbicara


padanya!”


“Sungguh?”


“Em, kau hanya tinggal mencobanya! Aku menyerah, atau


akan berakhir duel jika aku terus mencoba!”


“Baiklah!”


Kemudian, Karina menghampirinya dan berkata dengan


lembut dan sopan.


“Permisi! Bisakah kami lewat?”


Untungnya, kali ini dugaanku benar. Meskipun, sebelum


dia merespon perkataan Karina, dia sempat bolak-balik melirikku dan Karina


terlebih dahulu.


“Oh.. Gadis cantik! Engkau mau pergi ke mana? Kenapa


terburu-buru?” Tanya Gatotkaca, dengan tingkah yang konyol dan lebay, bahkan


dia sambil memegang tangan Karina.


‘Grrr..dia mencuri kesempatan! Kuakui aku kalah,


meskipun dia terlihat lebay!’ Gumamku,


“Aku mau kepegunungan itu!- “


“Kalau tidak salah.. Anda adalah Gatotkaca ya kan?”


“Uwooohoho.. Ternyata aku sungguh terkenal di antara


wanita-wanita cantik! Hohoo.. sungguh suatu kehormatan!” Jawab Gatotkaca


Aku yang mendengar suaranya dan juga melihat gayanya


yang konyol tidak bisa menahan diri dan berteriak padanya.


“Oiii.. bisakah kau sedikit santai dan biasa saja!


Dan kau ke-pede-an kali!”


“Bukan urusanmu!” Jawab Gatotkaca singkat, sebelum


langsung berpaling pada Karina.


Sedangkan Karina hanya tersenyum terpaksa.


Bagaimanapun, dia juga sedang terburu-buru untuk menyelesaikan quest.


“Gadis cantik! Maukah Engkau aku ajak terbang ke


Kahyangan?” Tanya Gatotkaca


“Apa kaubilang?!” Potongku.


“Bukan urusanmu!”Jawab Gatotkaca singkat


“Grrrr…!”


Untungnya, Karina sedikit cerdas dan mencoba


memanfaatkan dia.


“Maaf, aku tidak bisa! Tapi, aku akan sangat senang


jika Anda mau mengantarku hingga sampai ke pegunungan itu!” Jawab Karina sambil


tersenyum pada Gatotkaca


Ironisnya, hanya dengan mengatakan itu sudah membuat


Gatotkaca begitu bersemangat dan tidak lupa memuji dirinya sendiri.


“Ohohoho tentu saja! Apapun akan kulakukan jika untuk


wanita secantik engkau Dewi!” Kata Gatotkaca


‘Uuhk! Suara mulutnya sungguh membuat telingaku


panas!’


Sedangkan Karina mengacungkan jempol padaku dengan


tangannya di belakang pinggangnya, yang menandakan jika dia percaya diri dengan


apa yang dia rencanakan dengan memanfaatkan Gatotkaca.


“Huh?”


Lagian, aku tidak bisa membiarkan Karina sendirian dengan orang ini. Meskipun


dijamin aman, tapi belum pasti Karina nyaman menghadapi gombalannya


terus-terusan.


Kemudian, kami berdua melanjutkan perjalanan dengan


tambahan Gatotkaca sebagai ganti Orochi yang membuat kegaduhan di sepanjang


jalan. Bahkan, kehebohannya lebih parah dari Orochi.


Aku hanya terlihat muram di perjalanan ketika


terus-terusan mendengar gombalan Gatotkaca pada Karina. Kemudian, untuk mereda


kegirangan Gatotkaca, Karina mulai menanyakan sesuatu mengenai tempat quest


berada.


“Em, tuan? Bisakah kau ceritakan apa yang ada di


sana?” Tanya Karina sambil menunjuk pada pegunungan yang di tuju


“Ah.. Di sana sebenarnya sangat berbahaya untuk Gadis


sepertimu!-“


“Tapi, jangan kuatir jika aku menemanimu!” Jawab


Gatotkaca sambil memperlihatkan betapa gagahnya dia


“Jadi, apakah Anda akan membantu saya jika saya ingin


menyelamatkan Candi di sana?” Tanya Karina


Namun, pertanyaannya kali ini entah mengapa membuat


Gatotkaca terlihat sedikit serius dan berhenti sejenak.


“Ada apa? Kenapa Tuan berhenti?” Tanya Karina


Gatotkaca tidak langsung menjawab seperti sebelumnya


kali ini. Dia terlihat memikirkan sesuatu yang serius sekarang.


Aku pun memotong dengan mencoba memprovokasinya.


“Kenapa? Apa kau takut?- “


“Kau bisa biarkan kami berdua sendiri jika kau


takut!”


“Apa kaubilang? Bocah nakal.. Berani berkata seperti


itu kepadaku! Huh!” Jawab Gatotkaca dengan berteriak


“Kalau begitu, kenapa kau terlihat murung?


Kemudian, dia mulai menjelaskan apa yang ada di sana


dan apa yang akan kita hadapi di sana.


“Hah… Baiklah! Sebenarnya, aku sendiri juga tidak


menjamin bisa melindungi kalian jika sampai di sana!”


“Huh? Bahkan Anda sendiri bilang begitu?” Tanya


Karina yang heran


“Sebenarnya, ketika aku sampai bawah permukaan


pegunungan saja, kekuatanku akan hilang! Dan semakin aku naik dan mendekat, aku


semakin lemah!- “


“Jangankan terbang! Berjalan saja aku susah! Maaf


soal ini!” Jelas Gatotkaca


Dengan demikian, kita hanya perlu mencari penyebab


kekuatannya menghilang jika mendekati wilayah itu, karena pasti ada sebabnya.


“Om? Kalau begitu, apa kau tahu apa penyebabnya?


Mengapa kekuatanmu bisa hilang ketika mendekati wilayah itu?” Tanyaku


“Di sana ada sebuah susunan sihir yang dikhususkan


melemahkan kekuatanku dan bahkan melukaiku jika aku sangat dekat!- “


“Dan jika tebakanku benar, inti susunan itu pasti


berada pada dasar dasar kolam beracun dari sebuah kawah di pegunungan itu!


Bagaimanapun juga, pasti memerlukan energy yang sangat besar untuk mengaktifkan


susunan seperti itu!” Jelas Gatotkaca


“Jadi, jika aku bisa menghancurkan susunan atau


menghilangkan sumber energynya, otomatis susunan itu tidak akan


berguna?”Tanyaku


“Seperti itu lah! Terdapat Kristal yang menjadi


sumber racun terkuat dari kolam beracun itu, dan kawah panas yang memperkuat


efeknya!” Jelas Gatotkaca


Aku sedikit mulai optimis dengan hal ini, meskipun


pasti akan menyakitkan jika membayangkan harus memasuki kawah panas, sementara


di sana, jika orang mengaktifkan mana akan memicu susunan sihir untuk aktif.


“Aku bisa saja mencuri Kristal itu, Cuma masalahnya,


aku tidak memiliki jaminan jika tubuhku bisa menahan panasnya!” Kataku


“Kau seperti terlihat begitu percaya diri, dasar


bocah bau!- “


“Meskipun, bahkan jika tidak panas! Apakah mungkin


kau bisa menerima efek racun itu?  Yang


bahkan lebih mengerikan dari panasnya kawah!” Jawab Gatotkaca


Kebetulan, aku sedang bertanya-tanya soal ‘Venom


Body’ yang aku dapat ketika selesai menghadapi cakil dan sebagai bonus


pencapaian mustahil secara solo. Menurut deskripsi, itu bisa menetralkan racun.


“Kau tenang saja jika soal racun! Jika kau punya


sebuah cara bagaimana bisa agar aku selamat dari panasnya kolam kawah yang


beracun itu, aku bisa menjamin untuk menghilangkan inti energy susunan sihir itu!”


Jelasku


Setelah mendengar apa yang aku katakan, dia sempat


terdiam dan melirikku bolak-balik entah berapa kali, sambil mengelus jenggot


pendeknya. Kemudian, dia berkata


“Hem, jika kau sebegitu yakinnya! Dan tentunya aku


akan sangat berterima kasih jika kau berhasil, aku akan mencari sesuatu yang


mungkin bisa membantumu mengatasi panas itu!” Kata Gatotkaca, sebelum dia


meloncat untuk terbang sambil berkata.


“Tunggulah di sini! Aku akan segera kembali!”


Namun, baru beberapa detik pergi, dia kembali dan meninggalkan


suara dari mulutnya yang membuatku kembali jijik olehnya.


“Fwooosssh!”


“Maaf aku lupa mengatakan sesuatu yang penting!” Kata


Gatotkaca


“Ng? Apa itu?” Tanyaku


“Jaga wanitaku! Jangan sampai dia terluka atau


sedih!” Jawab Gatotkaca sambil menunjuk pada Karina, sedangkan karina tersipu


malu kali ini.


“Grrrr…! Tidak usah kauberi tahu juga aku mengerti


dasar genit!” Teriakku


Kemudian, dia kali ini benar-benar pergi untuk


beberapa saat. Dan kita menunggunya sambil beristirahat sambil membahas rencana


untuk menyelesaikan quest.