
Saat di perjalanan sebelum sampai di Maja Pahit. Kita
bertemu dengan Random Player. Mereka sedang saling bertarung dengan sesama
Player.
“Djancuk!!” Kata Player yang menggunakan Job Class
Knight
“Swiiish..!!”
Dia menggunakan serangan Range dengan menebas
menggunakan Great Sword-nya. Aku tertegun ketika melihat serangan itu. Karena,
aku berpikir bahwa skill itu mirip Brutality Strike yang mengakibatkan serangan
jarak juga, meskipun jaraknya pendek.
“Clank!”
“Hum.. Serangan lemah! Terima ini ***!” Kata Player
pengguna Job Class Ranger.’Mungkin bertipe Assassin juga’
Kemudian dia melakukan serangan balik setelah berlari
cepat mendekati user Knight itu.
“Tap tap tap tap…,- “
“Clank clank clank clank..!”
Pengguna Knight terlihat kwalahan dengan kecepatan
Pengguna Ranger. Meskipun si Knight memiliki skill pertahanan untuk
menghadapinya.
“Cih, sial.. Hyaah..!” Teriak pengguna Knight sebelum
menggunakan skill yang melindungi seluruh tubuhnya dengan menancapkan pedangnya
ke tanah dan mengakibatkan ledakan yang membuat si Ranger terpental.
“Tssk.. Blaare!”
“Uhk..!”
Si Ranger terbatuk ketika terpental oleh skill Knight
itu.’Aku tidak akan memberimu waktu untuk menghindar kali ini.’ Pikir si
Knight, ketika si Ranger masih di udara.
“Mampus kau ***- “
“Stinger!!” Teriak Knight, sebelum melesat dengan
skill-nya yang bergerak lurus maju dan menusuk tepat sebelum si Ranger mendarat
ke tanah.
‘Sial.. Aku tidak bisa berbuat apapun saat masih di
udara.’ Pikir Ranger
“Staaaab!”
“Aaaah…!” Teriak si Ranger, sebelum sosoknya yang
terlempar akibat serangan itu menjadi redup.
“Heh.. Kau sudah sekarat. Lain kali kita bertemu,
kupastikan merampas semua item-mu!” Kata si Knight, sebelum menusuk lagi dari
jarak dengan melemparkan pedangnya hingga si Ranger berubah menjadi debu.
Setelah si Ranger mati, si Knight mengambil pedangnya
sebelum menempatkannya di punggungnya.
“Plok plok plok!”
“Pertarungan yang hebat.” Kata Orochi tiba-tiba, sambil
bertepuk tangan.
‘Si Kadal ini memang mudah bergaul kurasa’ Pikir Jae,
ketika melihat Orochi seperti itu.
“Em.. Menurutku biasa saja sih.” Potong Karina
Kemudian, si Knight yang mengenakan zirah besi itu
memandang kami bertiga.
“Em.. Siapa kalian? Apa yang kalian inginkan?” Kata
Knight
“Kami Cuma kebetulan lewat! Tenang saja, kami bukan
PK.” Jawab Orochi
“Kalau begitu, aku pergi dulu!” Jelas Knight
“Eh, apa kau sungguh sendirian?” Tanya Orochi
Knight berhenti berjalan dan berbalik menghadap kami
bertiga. Namun ekspresi wajahnya terlihat seperti orang yang kecewa Sebelum
menjawab.
“Hah.. Sungguh menyedihkan, rekanku mati sebelumnya
akibat orang-orang toxic itu!”
“Oh.. Jadi begitu. Sebaiknya kau kembali bersama kami
ke Maja Pahit bersama kami. Sangat beresiko jika sendirian di kawasan ini!”
Sesaat, Si Knight itu sempat ragu. Tapi setelah
melihat perlengkapan kami, dia mulai memutuskan untuk ikut bersama kami.
‘Mereka sepertinya bukan PK. Dan juga, perlengkapan
dan senjata mereka kelihatan berkualitas bagus. Jika dibandingkan denganku,
perlengkapanku seperti sampah.’
“Sebenarnya aku masih ingin lanjut. Tapi, apa yang
kau bilang memang ada benarnya juga.” Kata Knight
“Ya sudah. Ayo cabut kalau begitu!” Perintah Orochi
Jae melihat Orochi dan teringat ketika pertamakali
bertemu dengan Orochi. Dari awal bertemu sudah beradu mulut ketika itu.
“Ehem.. Sejak kapan si Cicak ini jadi baik?!” Kata
Jae, mencoba menggoda Orochi
“Huh? Benar juga!” Sambut Karina
Sedangkan Orochi mulai merasa akan menjadi bahan
candaan mereka berdua dan melirik pada Jae sebelum berkata.
“Em.. Jae, aku punya Karina loh!”
Jae dan Karina tertegun dengan perkataan Orochi
sebelum serentak bertanya bersamaan.
“Apa maksudmu?”
Kemudian Orochi membuat ekspresi senyum Kadal Iblis
pada Jae sambil menjawab mereka berdua.
“Hehe.. Kau serius? Ingin aku mengatakannya?”
‘Cih, sialan nih Kadal gurun.- ’
“Oke oke, baik, aku kalah!”
“Grrr.. Aku mulai hafal apa yang kalian pikirkan.
Dasar lelaki!- ” Potong Karina dengan nada pelan dan membuat ekspresi seram. Ini
pertamakalinya dia berkata dengan nada dan ekspresi seperti itu.
“Kebetulan, aku belum sepenuhnya terbiasa dengan
skill baruku. Kurasa tidak masalah jika mencobanya pada kalian!”
Jae dan Orochi seketika melirik Karina yang merah.
Mereka hanya tidak menyangka, orang yang biasanya hanya tersenyum dan tertawa
ketika melihat mereka bercanda dan adu mulut. Kini malah sebaliknya.
“Hiiiik…!” Jae dan Orochi mulai merasakan hal buruk
akan menimpa mereka.
Kemudian, Jae sempat ingin kabur duluan. Namun,
Orochi memegang tanganya dengan erat.
“Ng? Kita harus lari bodoh!” Kata Jae pada Orochi.
Sedangkan Knight hanya terdiam heran dan bingung
melihat mereka bertiga yang tiba-tiba berubah suasana.
“Set set set!” Orochi yang pendek segera memanjat
punggung Jae sebelum menjawab.
“Ya ayo cepetan lari Tolol! Tak akan kubiarkan kau
meninggalkanku dicabik-cabik olehnya!”
Sedangkan Karina sudah mulai memunculkan bunga-bunga
“Hiiiik.. Lari!!” Serentak Jae dan Orochi berteriak
ketakutan sebelum melarikan diri dari Karina.
“Daaasshh!!”
“Heh.. Kalian pikir bisa lari?!- “
“Sakura and the Wind(Lv. 6)” Kata Karina, saat
menggunakan skill untuk mengejar. Di tambah menggunakan Armor Antakusuma untuk
terbang yang membuat kecepatannya bertambah dan bebas meluncur.
Sementara Knight hanya terdiam heran dengan kecepatan
mereka yang dalam sekejap menjadi hilang begitu saja di kejauhan.
“I-itu.. Apakah mereka Pro?” Kata Knight, sebelum
sadar jika akhirnya dia hanya ditinggalkan sendirian.
“Huh? Sial.- “ Lanjut Knight ketika sadar jika
dirinya ditinggalkan begitu saja setelah sesaat merasa aman ada yang
menemaninya.
“Woi!! Kalian sama saja meninggalkanku sendiri!”
Teriak Knight
Sementara Jae dan Orochi bermain kejar-kejaran dengan
Karina yang tengah ngamuk.
“Gawat, dia terlalu cepat!” Teriak Orochi yang berada
di punggung Jae
“Apa? Mustahil, aku bahkan menggunakan Sonic Dash lv.
3!” Jawab Jae dengan teriak juga sambil melihat ke belakang, melihat Karina
yang terbang mengejar seperti Komet dengan ekor bunga-bunga Sakura yang
berhamburan.
Namun, di tengah kejar-kejaran itu. Seorang NPC yang
familiar terlihat dari kejauhan di depan Jae dan Orochi.
“Oi.. Oi.. Kelihatannya kalian sedang
bersenang-senang!” Kata Gatotkaca
“Minggir!!” Teriak Jae dan Orochi, sebelum melewati
Gatotkaca dan mengabaikannya
“Huh? Bukannya dia yang membantuku waktu itu? Kalau
begitu..” Gumam Gatotkaca ketika Jae hanya mengabaikannya. Dan teringat oleh
Karina sebelum berpaling pada energy yang mendekat sangat cepat.
“Oho.. Itu Dewiku!” Kata Gatotkaca yang girang ketika
melihat Karina, sebelum menghampiri Karina yang tengah terbang dengan kecepatan
penuh.
“Hei!! Dewiku.. Ini aku..!- “ Kata Gatotkaca yang
terbang menyambut Karina sambil melambaikan tangan kanannya. Namun
“Mengganggu saja!!- ”
“Phantom Sakura.. Blossom!!” Teriak Karina
“Eh?”
“Slap slap
slap slap!!” Empat bayangan pink yang berbentuk seperti Karina menyebar dan
menyerang Gatotkaca setelah Karina menebas. Skill ini bisa digunakan ketika
berada dalam kecepatan yang cukup cepat.
“Slice slice!”
“Slice slice slice slice slice slice slice slice!!”
[Anda mengakibatkan 500 damage]
[NPC Gatotkaca mengalami Broken hearth]
“…”
Gatotkaca hanya diam ketika menerima serangan Karina.
Seperti seseorang yang sedang patah hati dan pasrah pada apa yang telah
menimpanya, sebelum jatuh ke tanah.
“Kenapa, aku sial sekali? Sakit hatiku, ketika Dewiku
memperlakukanku seperti ini.”
Karina pergi begitu saja setelah menjadikan Gatotkaca
sebagai bahan latihan Skill barunya dan berkata.
“NPC menyebalkan.”
Sementara Orochi telah menyaksikannya, ketika Karina
menyerang Gatotkaca. Karena dia selalu melihat kebelakang.
“Buset.. Dia benar-benar menyerang NPC itu? Tapi
kenapa dia memanggil Karina dengan sebutan Dewi?”
“Huh? Dia sungguh sial. Tapi memang dia menyebalkan
sih!”
“Eh? Kalian pernah bertemu sebelumnya?”
“Yah.. Ketika kau tidak log in waktu itu.”
Tidak lama kemudian, mereka berdua sampai di Maja
Pahit. tanpa terasa jarak yang ditempuh cukup jauh karena aksi kejar-kejarannya.
Mereka duduk bersandar di salah satu dinding kota
ketika telah tiba di Maja Pahit.
“Haaah.. Akhirnya kita selamat sampai Zona aman.”
Kata Jae, setelah menghembuskan nafas panjang
“Kurasa dia sedang PMS deh.. Haduh, cewek sangat
sensitive ketika itu, ya.” Kata Orochi yang juga merasa aman
Kemudian, Jae langsung log out begitu saja tanpa
memberi tahu Orochi terlebih dahulu. Sedangkan Orochi sedang memejamkan matanya
sambil merasakan perasaan leganya.
Namun, setelah beberapa menit, suara wanita yang
mengejarnya masih saja terdengar dingin dan mengejutkannya.
“Hum.. Kau sendirian ya? Meski begitu, aku tidak akan
segan!” Kata Karina
“Huh? Hiiiik.. Kau masih marah?- “
“Sudahlah.. Ini Zona aman. Jika kau ngamuk di sini,
kau akan dicap sebagai PK!” Jawab Orochi
“Hoo.. Apa aku peduli? Saat ini aku hanya ingin
melihatmu merasakan kemurkaan wanita!” Jelas Karina
Kemudian, tanda merah di atas kepalanya terlihat,
Yang membuat Orochi bergidik ketakutan.
“Eh.. Eh eh, kau serius?” Tanya Orochi yang heran
dengan Karina ‘Wanita sungguh menyeramkan jika sedang seperti ini, mampus aku.’
“Menurutmu, bagaimana?” Jawab Karina, sambil
memunculkan bunga-bunga sakura yang menandakan dia serius dengan apa yang akan
dilakukannya.
“Sakura Dance!” Teriak Karina saat hendak menyerang
Orochi. Namun, Orochi lebih dulu
“Hiiik.. Log out!” Kata Orochi sesaat sebelum
menghilang
“Cih.. Dasar lelaki. Awas lain kali, kalian.” Gumam
Karina
Kerumunan player yang menyaksikannya bertanya-tanya
ketika melihat kejadian itu. Mereka melihat Karina dan menganggapnya seorang
PK.
Namun, hal itu tidak menjadikan Karina masalah karena
setelah Beta akan di reset ulang.
(Sekian dulu guys. Lagi banyak bercandanya ini.
Terima kasih semuanya!)