
...Sementara itu, seseorang dengan akun Sepesial lain memandang layar pengumuman lewat jendela layarnya....
...“ Menarik, ‘ Jae ‘ aku pastikan kau masuk ke dalam Guild Dewa ! “...
...Dia adalah seorang anak dari salah satu pengembang game ini, yang menerima Sepecial Id dari ayahnya yang bernama Jony....
...“ Dory ! Ayo kita kalahkan sekor Jae yang telah naik daun ! “ Ajak Jack...
...“ Cih, tentu saja ! Bagaimana kita bisa kalah dengan orang yang tidak menggunakan Sepesial Akun ! “ Jawab Dory sebelum lanjut...
...“ Tapi, tidak sekarang ! “...
...“ Kenapa ? “ Tanya Jack...
...“ Tentu saja tidak berguna ! Kecuali setelah Beta Testing ini selesai dan menjadi server SEA ! “...
...Dory menjelaskan mengapa dia tidak tertarik kali ini, karena setelah sesi beta selesai. Semua level akan direset ulang dan memulai permainan baru yang sesungguhnya....
...“ Em, kalau begitu ! Tidak ada salahnya kan jika aku mencoba menghajarnya ? “...
...“ Terserah kau saja ! Tapi, mungkin aku terhibur untuk melihatnya ! “...
...Kemudian mereka lanjut saling tertawa saat membayangkan bagaimana seorang ranker tertinggi di sesi beta akan dipermalukan oleh mereka. Bagaimanapun, mereka menganggap ID mereka adalah ID Player yang tidak terkalahkan di game ini....
...Dan mereka menggunakan koin mereka untuk meningkatkan level mereka sampai level 50 hanya untuk menangani Jae nanti. Tidak Cuma itu, mereka lebih berpengalaman dengan game seperti ini, karena keseharian mereka adalah bermain game dan hafal banyak kelas Job hingga bisa menebak skill apa yang akan mereka peroleh saat memilih Job mereka. Sedangkan Jae tidak bisa memilih Job dari awal....
...Sementara Orochi yang telah menunggu Jae login sejak awal, namun belum juga melihat Jae login di friends listnya. Ketika itu, suara wanita yang tidak asing baginya terdengar....
...“ Hai ! apa kau menunggu Jae ? “ Tanya Karina sambil menepuk pundak Orochi yang sedang duduk di kursi taman Multazam sendirian....
...“ Eh ? Ternyata kau ! “ Jawab Orochi sebelum lanjut...
...“ Iya, aku menunggunya ! “...
...“ Apa yang kalian rencanakan memangnya ? “...
...“ Tidak ada sih ! Aku Cuma suka menguntitnya ! “...
...“ Ng ? kalau begitu, bolehkah aku berteman denganmu ? “...
...Orochi sempat terkejut awalnya, karena wanita cantik datang menghampirinya untuk mengajaknya berteman. Meskipun dia tahu, penyebabnya adalah Jae....
...“ Boleh saja ! kalau begitu kirimkan permintaanmu ! “...
...“ Oke, sudah ! “...
...Lagi-lagi, Orochi dikejutkan dengan level....
...“ Eh ? Kau ? Bahkan sudah level 20 ? “...
...“ Iya ! tidak usah terkejut begitu ! “...
...Selanjutnya, mereka berdua dikejutkan dengan broadcast pengumuman yang keluar di jendela layar masing-masing....
...[ Jack menantang Jae untuk bertarung di Arena Colleseum ]...
...“ Apa ? “ Orochi terkejut dengan pengumuman itu...
...Sedangkan Karina sebenarnya juga terkejut, namun lebih penasaran seperti apa kemampuan Jae sesungguhnya. Seperti apa kekuatan player yang telah menyelesaikan Quest rank A di level yang pastinya masih rendah....
...“ Ini akan menjadi hiburan yang layak untuk di tonton ! “ Kata Karina dengan tersenyum...
...“ Aku bahkan tidak bisa membayangkan bagaimana kekuatan Jae ! “...
...“ Ng? bukannya kau bersamanya kemarin, ketika di gunung Orc ? “...
...“ Iya, tapi aku hanya menunggunya di permukaan saja ! “...
...Karina dikejutkan dengan apa yang dikatakan Orochi, hingga dia memutuskan untuk bertanya....
...“ Kau ? tidak membohongiku kan ? “ Tanya Karina yang terlihat tidak percaya pada omongan Orochi...
...“ Tentu saja tidak ! Jika aku berbohong, mungkin ekor kadalku bergerak ! hehe ! “...
...“ Jadi, maksudmu ? Dia menyelesaikannya secara Solo ? “...
...Kemudian, Orochi mengacungkan jari telunjuknya untuk memberi tahu Karina agar dia menjaga informasi ini....
...“ Ssssst ! “...
...“ Pelan-pelan ! Karena kulihat, Jae tidak suka jika dirinya menjadi popular ! “ Jelas Orochi...
...“ Emm, baiklah ! “...
...Sesaat kemudian mereka teringat dengan pengumuman menyangkut Player yang menantang Jae....
...“ Bagaimana dengan orang ini ? apa kau mengenalnya ? “ Tanya Orochi...
...“ Tidak, tapi kira-kira berapa level penantang ini ya ? “...
...“ Entahlah ! Hanya teman yang bisa mengetahui level Player tanpa ijin ! “...
...Kemudian, orang yang mereka tunggu sejak tadi akhirnya terlihat Log in oleh Orochi....
...“ Eh ? dia sudah log in ! “...
...Orochi bergegas mengirim pesan kepada Jae begitu dia melihat bahwa Jae telah log in....
...“ Jae ! Kemarilah di taman kota ! Kita menunggumu ! “...
...*...
...“ Ng ? Baru saja aku log in, dan dia mengirimku pesan ? coba lihat apa yang dia katakana !? “...
...Namun, aku tidak langsung menemuinya, sebagai gantinya aku mendatangi Candy di Restorannya. Namun, sebelum sampai di tempat Candy, aku melihat pesan dari system....
...[ Anda mendapat subuah surat tantangan dari seorang player ]...
...Setelah pun melihat surat tantangan itu karena bagaimanapun aku penasaran....
...“ Begitu ya ? ini kesempatan ! “ Gumamku setelah membaca pesan dari system mengenai surat tantangan dari orang yang bernama Jack...
...Namun, tetap saja aku lebih memilih untuk menumui Candy lebih dulu. Bagaimanapun, hadiah lebih utama dari pada menghadapi orang yang tidak penting bagiku....
...“ Halo Candy ! “...
...“ Ah ? Jae ? Aku sudah lama menunggumu untuk memberimu sesuatau yang mungkin akan berguna untukmu ? “...
...Seperti yang telah aku duga, NPC pasti memberikan reward setelah seseorang memberikan apa yang dia butuhkan atau membantunya, meskipun tidak melalui quest secara langsung....
...“ Oh, apa itu ? “ Tanyaku...
...Dan selanjutnya, Candy langsung menunjukannya padaku apa yang akan dia berikan itu....
...Ternyata, dia memberiku kotak makanan ?...
...“ Ah ? Ini kan kotak makanan ? “...
...Tanyaku, sebelum aku terkejut dengan system yang memberitahuku efek yang disebabkan oleh benda yang terlihat biasa saja itu....
...[ Kotak makanan sepesial dari Candy memiliki efek memulihkan MP dan stamina pada setiap makanan yang tersimpan di kotak itu ]...
...Tidak berhenti dikejutkan dengan hal itu, Candy memberiku hal lain yang tidak kalah istimewa, yaitu adalah kue yang memiliki efek menaikan statusku 2 level....
...“ Apakah ini permanen ? hanya dengan memakannya saja aku bisa naik dua level tanpa susah payah ? “...
...Candy, tertawa dengan ekspresi Jae yang heran dan tidak percaya, meskipun system sudah memberitahu efeknya....
...[ Tentu saja ! apakah kau meragukan kemampuanku ? ] Kata Candy sebelum lanjut...
...[ Tidak terlepas dari itu semua karena keberhasilanmu mendapatkan Kristal Delima ! ]...
...Setelah Candy berkata seperti itu, aku menjadi tidak heran lagi. Lagian saat itu tidak tertulis efek dari Kristal Dilema, yang memungkinkan hanya Candy yang tahu kegunaannya....
...“ Wah ! Kalau begitu akan langsung aku makan ! “...
...“ Nyam-Nyam “...
...Sungguh mengejutkan, rasanya tidak buruk meskipun ini adalah sebuah game bahkan ini bisa kukatakan sebagai makanan terlezat yang pernah aku makan....
...“ Gilaaaa ! Ini sungguh enak ! “ Teriakku setelah memakan habis kue itu dan...
...[ Anda level up ]...
...[ Anda level up ]...
...‘ Dan sekarang, aku telah mencapai level 32 ? ‘...
...Sejak menyelesaikan misi Goblin Hunter dan mengalahkan Buto ijo, aku juga naik level karena berburu Orc saat turun gunung....
...Namun, Candy kemudian bicara mengenai Player yang telah menantangku untuk bertarung di Arena Colleseum....
...[ Jangan senang dulu ! Lawanmu masih 18 level lebih tinggi darimu ! ]...
...Sebenarnya aku terkejut dengan apa yang dikatakan Candy, dan memiliki kesimpulan jika orang tersebut pasti salah satu orang yang begitu kaya di dunia nyata....
...Karena, aku yang dua hari berturut-turut menyelesaikan quest rank C dan A saja baru level segini....
...Dengan demikian, aku menjadi tertarik untuk melihat Player yang menantangku. Namun, sebelum aku pergi, Orochi dan Karina menghampiriku di Restoran Candy....
...“ Aku sudah menebaknya jika kau pasti pergi ke sini ! Dasar, kau bahkan tidak membalas pesanku ! “ Kata Orochi yang kesal dengan Jae, sedangkan Karina hanya menatapnya....
...“ Ah ! Iya aku tadi sudah membacanya dan kemudian lupa setelah aku datang ke sini ! Hehe maaf ! “ Jelasku...
...Kemudian aku melirik kepada Karina yang saat ini mengapa bisa bersama dengan Orochi. Hingga aku menyeret Orochi yang pendek untuk membisikan beberapa kata....
...“ Oi ! Ternyata kau cukup ahli mendekati wanita ya ? “...
...“ Eh ? hahaha ! “ Orochi tertawa setelah mendengarku sebelum lanjut menjelaskan...
...“ Hei ! Asal kau tahu saja, dia sebenarnya mencarimu tahu ! “...
...“ Apa ? “ Tanyaku yang terkejut tidak percaya sebelum aku memandang Karina dan melarikan diri dari Restoran Candy....
...“ Eh ? Kenapa dia ? “ Tanya Karina...
...Dan bertanya-tanya dalam dirinya, kenapa Jae selalu melarikan diri ketika bertatap muka, yang membuatnya merasa aneh dan tidak menyenangkan....
...“ Hahaha Dasar cowok payah ! “ Jawab Orochi ketika melihat Jae kabur...
...“ Tidak apa-apa ! Dia hanya belum terbiasa berhadapan dengan perempuan ! “...
...“ Ah ? Benarkah ? Jangan-jangan ? “ Tanya Karinga yang terkejut hingga berpikir yang tidak-tidak jadinya....
...Untung saja Orochi seseorang yang cukup setia kawan dan menjelaskannya kepada Karina mengenai tingkah Jae yang aneh begitu canggung jika berhadapan dengan wanita....
...“ Oh, jadi dia hanya tidak pernah bergaul dengan wanita hingga dia menjadi tidak percaya diri ! “ Karina kini memakluminya, dan tidak menyangka seorang ranker punya kepribadian seperti itu....
...“ Iya begitulah ! Dia payah dalam bergaul ! “ Jelas Orochi sebelum mendapat jawaban dari Karina yang menyadarkannya...
...“ Hei Orochi ! Tapi sekarang dia hilang lagi jadinya ! “...
...“ Oh tidak ? Aku sampai lupa, ayo cepat kejar dia ! “...
...“ Huft Dasar ! Ada saja tingkah para cowok ! “...
...Namun, ketika Jae yang berlari dan berhenti di tengah kota Multazam saat ini. Telah diintai oleh seseorang yang kemudian mendatanginya....
...“ Kau Jae bukan ? “...
...“ Ng ? Siapa kau ? “...
...Aku tidak memperhatikan siapapun ketika berlari, hingga tidak mengetahui jika ada orang yang mengintaiku....
...“ Datanglah ke Arena ! “...