
ketika aku
mendekati potongan-potongan mayat Bos yang bertaburan.
‘ Haaah!
Sebenarnya aku jijik sekali dengan monster ini- ’
‘ Aku juga
masih belum memiliki nama yang cocok untuk monster ini? Ah, aku minta pendapat
Karina dan Orochi saja kalau begitu! ‘
Kemudian,
setelah aku berhasil membangkitkan Blorong tanpa upaya keras, aku memanggil
Orochi dan Karina untuk memberiku sebuah saran.
“ Hei!
Kalian kemarilah! “ Teriakku
“ KYAAA..!!
“
Mereka
berdua masih saja berteriak terkejut meskipun mereka sebenarnya sudah menebak
pastinya, jika mahluk yang mereka lihat seperti Blorong dan hidup kembali
dengan aura yang berbeda, seperti monster-monster sebelumnya berarti itu sudah
menjadi milikku dan bukan ancaman.
“ Kenapa
kalian masih saja terkejut dengan hal ini? “
“ Eh, i-iya
kami hanya terkejut saja ketika melihat sosok yang menyeramkan seperti itu! “
“ Hem.. Aku
butuh saran untuk memberinya nama panggilan, karena dia termasuk Undead-ku yang
memiliki rank A! “ Jelasku
Kemudian,
kita pun berpikir sebentar untuk memberi nama yang tepat. Dan tidak lama
kemudian, Karina angkat bicara soal sarannya.
“ Hehe! Aku
punya Ide! “ Kata Karina dengan ekspresi mencurigakan
“ Apa itu? “
Jawabku dan Orochi serentak
“ Beri saja
dia nama ‘Jalang’ ! “
“ Huh..? “
Aku dan
Orochi sempat saling menatap sebelum menanyakan alasannya.
“ Mengapa
kau berpikir itu nama yang cocok? “ Tanya Orochi
“
Sebenarnya, kau tidak perlu repot-repot hanya untuk soal nama! Lagian ini sesi
Beta kan? “
“ Ah, kau
benar juga!- “
“ Lagian,
aku sebenarnya tidak suka dengan satu monster ini! “
Kemudian,
Orochi memotong dengan berbisik kepadaku.
“ Jae? Apa
kau setuju dengan sarannya karena monster itu sempat menyakiti Karina? Ciyeee!
“
“ Huh? “
“ Apa kau
berharap bisa mendapat keuntungan setelah memperlihatkan kepedulianmu padanya?
“
“ Huh..?
Cukup omong kosongmu, aku tidak berpikir begitu! “
Namun, di
tengah aku dan Orochi berbisik, tanpa kita sadari jika Karina diam-diam
mendengarkan di belakang kita.
“ Ehem,
tidak apa-apa kok kalau kau sungguh perduli denganku! “ Potong Karina tiba-tiba
saat menguping pembicaraanku dan Orochi
“ Ah…Huh?
K-kau dari tadi menguping? “ Tanyaku dengan wajah merah karena Karina
“ Ah, lagian
kalian seperti menganggap aku orang asing saja! “ Jawab Karina
Selanjutnya,
aku teringat waktu yang aku habiskan di dalam game sudah cukup melewati batas
jadwalku, jadi aku memutuskan untuk segera membagi hasil penyelesaian quest ini
dan segera Log out.
“ Ah? Kau
sungguh buru-buru Jae? “ Tanya Orochi
“ Iya,
kenapa? “
“ Aku
memiliki saran saja soal mengambil check point di zona aman terdekat! “
“ Huh?
Memangnya ada? “
“ Tentu saja
ada dan harus ada! Game seperti ini tanpa check point akan sangat menyiksa bagi
player-lah! “
“ Kalau
begitu, sebaiknya kita ambil check point saja dulu! Soalnya kalau harus
mengulang perjalanan dari Multazam lagi untuk menjelajah ke tempat yang labih
jauh dari ini, pastinya akan membuang banyak waktu! “ Potong Karina
Aku berpikir
‘ Bagaimanapun, ini bagus dengan mengambil check point! ‘. Tentunya aku
memutuskan untuk mengambil check point bagaimanapun.
“ Kalau
begitu, tunggu apa lagi? Ayo bergegas! “ Perintahku
“ Tunggu
dulu! Kau bahkan tidak membiarkan kami melihat petanya dulu? Dan apa kau
sendiri juga sudah melihat di peta, soal letak Zona aman untuk check point? “
Potong Orochi
“ Ah? Hehe,
kalau begitu mari lihat dulu! “ Jawabku
Kemudian,
kami membaca dan mempelajari petanya sebelum bergegasm hingga kita menumukan
letak dan nama Zona aman yang terdekat dari sini adalah lokasi bernama ‘Maja
Pahit’.
Namun, sepertinya akan memakan waktu sekitar
satu jam lebih untuk sampai kesana.
“ Ah? Hanya
untuk ke Maja Pahit memakan waktu sebanyak itu? “ Tanyaku
“ Yah, kalau
begitu apa kau punya kereta kuda? Atau kau punya peliharaan untuk kita
tunggangi? “ Balik tanya Orochi
“ Huh? Tentu
saja tidak, kau pikir aku sultan yang bisa menghamburkan banyak uang hanya
dalam game?! “
“ Iya,
sebenarnya kau lebih terlihat seperti sultan sekarang, dengan perlengkapanmu
yang kau pakai sejak melawan Bos tadi! “
“ Huh?
Benarkah? “
“ Iya,
memang terlihat seperti itu! “ Potong Karina sebelum lanjut berkata
“ Dan juga,
kalau tidak salah itu perlengkapan kelas S ?! “
“
Sudah-sudah! Waktuku tidak banyak, kita bicarakan saja sambil berjalan setelah
Kemudian,
kita segera keluar dari Pohon ini. Dan yang menyebalkan, kita harus turun
melewati tangga karena terlalu tingginya bangunan ini.
“ Hah, coba
saja ada skill terbang atau item yang memungkinkan kita bisa terbang! “ Gumam
Orochi ketika di tengah perjalanan menuruni tangga
“ Huh? “
Setelah
mendengar apa yang dia gumamkan, aku diam-diam memeriksa item seperti yang dia
katakan. Namun, sayangnya aku tidak memiliki item seperti itu.
Selanjutnya,
aku tiba-tiba teringat skill yang memungkinkan bisa memindahkan seseorang
seperti yang dilakukan orang yang bernama Dory waktu itu.
“ Eh,
Orochi! Apa kau mengerti mengenai Job yang bisa melakukan teleportasi? “
Tanyaku
“ Huh?
Em…saat aku pertamakali registrasi dan log in, aku tidak melihat Tipe Job yang
memiliki skill seperti itu! Kalaupun ada, kurasa itu adalah ‘ Sorcerer ‘ atau
Job yang memiliki skil bintang mungkin!- “
“ Em,
memangnya kenapa? “
“ Apa kau
pernah bertemu Player yang bisa melakukan teleport di game ini, Jae? “ Tanya
Karina memotong
“ Iya,
sebelum aku bertanding melawan penantang yang waktu itu! “ Jelasku
terlihat
mereka sedikit terkejut setelah mendengar apa yang aku telah katakan, hingga
Orochi memutuskan untuk memastikan dengan bertanya.
“ Huh?
Maksudmu? “ Tanya Orochi, sedangkan Karina hanya mengamati dengan ekspresi
penasaran juga.
“
Sebenarnya, waktu itu aku sangat malas banget harus bertarung di tengah
kerumunan penonton, jika bukan karena bisa menghasilkan uang, aku tidak akan
setuju! “ Jawabku
“ Terus?
Kenapa kau pada akhirnya datang, itu karena kau dipaksa teleport ke Arena oleh
seseorang? “ Tanya Orochi
Aku pun sedikit
terkejut dengan tebakan Orochi yang benar-benar tepat.
“ Tepat! “
Jawabku dengan nada puas dengan tebakan Orochi
“ Kau
sungguh yakin? Jangan-jangan dia seorang NPC? “
Orochi
merasa tidak mungkin ada player di sesi beta ini menggunakan Job berkemampuan seperti
itu.
“ Tentu saja
bukan NPC, dan juga orang itu adalah rekan guild player yang telah menantangku!
“ Jawabku, sebelum mereka berdua sangat terkejut
“ APAAA..?
Kau pasti bercanda kan? “ Tanya mereka dengan serentak
“ Bahkan,
apakah aku sendiri sebuah lelucon? “ Jawabku
Aku sengaja
menjawabnya seperti itu, bagaimanapun, aku sudah berjanji akan menceritakan
hal-hal yang mereka curigai tentangku.
Dan,
sekarang mereka menyadari bahwa diriku juga tidak kalah mustahil dengan player
yang telah aku pertanyakan kepada mereka sebelumnya.
“ Benar
juga, kenapa aku baru sadar jika sendiri yang sebagai party kami merupakan
lelucon Rajawali Online saat ini! “ Kata Orochi pelan sambil memegang dagunya
sendiri
Sedangkan
karina hanya memanggung dan memikirkan sesuatau juga.
“ Huh?
Bagaimana menurutmu? “ Tanyaku
Namun,
Orochi tidak langsung menjawab pertanyaanku. Meskipun jika dia bertanya mengapa
bisa seperti ini, aku sudah memutuskan untuk menjawabnya. Namun, Orochi dan
Karina seperti tidak ingin aku mengatakannya dan hanya menebak-nebak dengan
pikiran mereka sendiri.
“ Em,
menurutku! Kita akan mengetahui teka-tekinya setelah Beta Testing selesai! “
Jelas Orochi
“ Kenapa kau
bisa berpikir begitu? “ Tanyaku
“ Tentu
saja, jika game seperti ini tidak membuat system yang sangat tidak adil begitu,
bukankah player yang meresa tidak diuntungkan akan pensiun?- “
“ Dan lagi,
bahkan aku yakin meskipun tanpa Job sepesial atau rare, seorang Proplayer bisa
mengimbangi mereka! “ Jelas Orochi
Jujur saja,
aku tidak begitu mengira jika pengetahuannya tentang game cukup bagus.
Untungnya aku memiliki teman seperti dirinya dan kurasa bisa dipercaya.
“ Apa kau
yakin? Tanpa sepesial akun pun, seorang Proplayer bisa mengimbanginya? “ Tanyaku
Dan dia
sungguh mengejutkanku bahwa insting tebakannya selalu dekat dengan kebenaran
maksud perkataanku. Hingga dia bertanya
“ Sepesial
Akun? Tunggu, jangan-jangan…? Kau? “
“ Apa kau
pernah mendengar tentang Sepesial Akun? “ Tanyaku
“
Em…sepertinya sih belum! Cuma, kalau dipikir-pikir, hal seperti itu hanya untuk
seorang Game Master atau pengembang! “ Jelas Orochi
Namun, hal
yang aku dengar kemudian terdengar dari seseorang yang tidak aku harapkan
mengatakannya.
“
Jangan-jangan, kau pemilik Special ID, Jae?- “
“ Ah! Kau
pasti anak seorang pengembang game ini ya? “ Tanya Karina
“ Sayangnya,
perkataanmu tidak seluruhnya benar! Hehe! “ Jawabku
“ Huh? Jadi
kau sungguh seoranga anak dari GM atau pengembang game ini? “ Potong Orochi
“
Bukan..bukan!- “
“ Tapi,
karena sebelumnya aku sudah memutuskan untuk menceritakan semua tentangku, maka
akan kujelaskan asal usulnya! “
Kemudian,
aku menceritakan kisahku bagaimana aku bisa memiliki Special ID ini. Dan soal
kemampuanku di dalam game bisa meningkatkan apakah hanya karena aku memiliki
Special ID, atau memang itu karena alami dari kemampuanku sendiri.