
(Anda menyelesaikan quest menyelamatkan Candi
Hidimbi)
Mendapat 500 koin
Bonus. Kepercayaan Pendawa
Anda naik level
…
“Hanya naik 1 level?”
‘Memang sih hanya sedikit pertarungan untukku!” Kata
Karina setelah membaca status window
*
Beberapa saat sebelumnya, ketika Jae memutuskan untuk
ikut campur dalam pertarungan Gatotkaca dan Kerna. Dia yakin jika melihat dari
aura yang dipancarkan Kerna sangat menakutkan.
‘Aku tidak ingin mengambil resiko dan kehilangan 500
koin kalau sampai Gatotkaca kalah.’
Karena itu dia harus sedikit membuat kemungkinan
kemenangan yang pasti. Dengan mengganggu Kerna dengan Bone Grave. Dia tahu jika
Bone Grave tidak akan terlalu berefek pada Kerna yang sekuat itu. Namun, pada
saat dalam kondisi saat dia ingin berduel kekuatan panah, beda lagi.
‘Jangan sampai dia melepaskan tembakannya, apapun
caranya.’
“Gelitik saja!”
Dengan imaginasiku, aku memerintahkan Bone Grave
menggelitik bagian tubuh yang paling sensitive. Tidak peduli sekuat apapun
orang itu, dan terlebih lagi pada saat orang itu serius dan terganggu.
Jae tidak tahu jika sampai panah itu melepaskan anak
panahnya akan percumah karena memiliki Auto Aim. Namun, untung saja dia tidak
membiarkan Kerna melepaskan tembakannya dan melemahkan tarikan busurnya yang
pasti akan melemahkan damage meskipun jika lepas dari busur.
Bahkan ketika panah Gatotkaca yang seperti meteor
menghantamnya, anak panah busur Kerna sebenarnya terlepas. Namun dengan sedikit
tarikan yang lemah dan tidak siap, sama saja percumah.
Tapi, meskipun begitu. Saat itu Kerna belum benar-benar
mati dan masih berdiri meskipun lemah karena mendapat damage dari panah
Gatotkaca. Dan hanya busur dan panahnya yang hancur sebagai gantinya.
Di dalam tebalnya asap dari ledakan. ‘Bahkan dia
tidak mati setelah menerima damage seperti itu? Terlebih lagi, panah yang
dengan lemah terlepas itu meledak juga di tangannya.’
Meskipun sebagai gantinya kedua tangan Kerna hancur.
‘Apa? Mustahil, dia bisa beregenerasi?’
Jae melihat tangan Kerna yang hancur perlahan
beregenerasi. Hingga tidak ingin membiarkan itu terjadi.
“Fukfukfukfukfukfuk!”
Flaying knives yang mirip seperti milik Batman
dilemparkan menargetkan leher Kerna.
“Jrasst..!”
[‘Pengganggu ini. Aku tidak bisa mendeteksinya?’]
‘Dia masih belum mati? Dan seranganku hanya menggores
sedikit. meskipun Dex-ku cukup kubanggakan?’
Jae, tidak berhenti dan lanjut melakukan Death Blow
selagi tetap mendekat maju pada Kerna dan menghapus jejak arah sumber serangan
dengan berpindah memutar.
“Berr berberberr.. Sssst!”
Ular yang sebelumnya dipakai untuk mengikat Gatotkaca
muncul tepat saat Jae berpindah.
‘Untung saja aku selalu antisipasi agar hawa
keberadaanku tetap aman!’
Sebelum semakin dekat, aku mengalihkannya dengan
Shadow Clone. Skill bayangan hitam yang mirip dengan posturku melesat cepat
menyerang Kerna. Kemudian ditambah menggunakan Bone Grave lagi yang tadinya
hancur karena panah Gatotkaca.
[Ini lagi! Meskipun aku sekarat, ini bukan apa-apa
untukku!]
“Brake!”
Bone Grave hancur seketika hanya dengan kekuatannya.meskipun
dia sekarat. ‘Kurasa aku harus mencoba item SS untuk membunuhnya. Dan harus
mengenai titik vitalnya.’
(Vampire Blood Degger – Rank SS. All Damage +10% of Atk,
efek Bleeding 2% of Atk selama 60 detik.
Efek hilang setelah terlepas dari degger selama 60
detik.
Efek bisa direset dengan melakukan serangan ulang.
Dengan musuh sekuat ini, aku harus menargetkan titik
paling vital hingga bonus damage dan bleeding akan sangat berpengaruh bahkan
seperti racun paling mematikan.
‘Satu-satunya titik, iya, itu.. di mana ketika helm
Nervegear merangsang seluruh fungsi otak. Bagian atas tengkuk ada sebuah titik
disitu.’
Seakan-akan aku bisa melihat titik paling vital di
daerah yang aku incar. Aku menusuknya sambil stealth.
“TSssk!”
Sekarat saja masih memiliki Hp sekian? Bahkan punyaku
saat full tidak segitu.’
Dari 2000 Hp Kerna yang tersisa dan terkuras hingga 3
Hp ketika kutusuk ditambah efek Bleeding senjata
[A.. Semut, Assassin? Pantas saja..]
Kata terakhir Kerna ketika aku menusuknya hingga
darahnya yang berwarna hijau keluar dari tujuh lubangnya, dan tubuhnya bergetar
hebat sebelum meledak hingga aku basah dengan darah dan dagingnya.
‘Sungguh menjijikan.’
Kiss Of The Dragon’
Itu bukan sebuah skill dari game, tapi skill-ku
sendiri. Meskipun tiruan, tapi hasilnya mengerikan.
[Stealth kill]
(Anda Menyelesaikan Quest)
500 koin didapat
Bonus. Kepercayaan Pendawa
Bonus Exp karena membunuh Bos
Bonus item ‘Sabit Alaksa’ karena membunuh Bos
Level up Level up Level up Level up Level up…
“Hah.. Akhirnya aku bisa log out!”
Asap tebal akibat dampak ledakan kedua panah sakti
mulai pudar. Begitu juga Jae telah log out tanpa pamit.
**
“Apa..!!” Teriak Karina
“Ada apa?” Tanya Arjuna
“Di-dia log out baru saja!”
“Huh? Maksudmu si jae?”
“Iya.. Dasar kurang ajar. Meninggalkanku begitu saja
tanpa bilang apapun!”
….
Kemudian, Karina memutuskan untuk membantu Arjuna
merawat Gatotkaca. Tapi, Arjuna menolaknya dan mengerti jika Karina ingin log
out. Bagaimanapun, seorang wanita sensitive dengan hal seperti itu.
Ditinggal begitu saja oleh teman lelaki pasti sangat
tidak menyenangkan’ Pikir Arjuna
*
“Hah.. Akhirnya aku bisa log out dengan tenang tanpa
kehilangan uang.”
Jae segera beranjak dari tempatnya setelah melepas
helm. Kemudian, tidak lupa untuk mencari Ibunya seperti biasa ketika baru
keluar dari game. Namun ibunya sudah tidur.
“Ng? Jam berapa sekarang?- “
“Huh! Baru jam sebelas malam?”
Sehari di game sama dengan 4 jam di dunia nyata. Jae
berpikir ‘alangkah baiknya jika ada seseorang yang menemani Ibunya ketika aku
sedang log in.’
Setelah beberapa saat, Jae kembali ke kamarnya. Duduk
di depan computer untuk membaca hal yang ingin dia ketahui dan berita terbaru
mengenai Rajawali Online.
“Ng? Kira-kira satu minggu lagi sesi Beta test akan
berakhir?”
Dia tidak tahu, jika demi keseimbangan dalam game, item-item
bawaan Special ID akan ditarik kembali selain uang dan Job. Jadi, perjalanan
setelah Beta nantinya akan sangat berbeda dan penuh tantangan.
Belum lagi para Pro Player yang masih belum
menampakan diri. Bagaimana perjalanan Jae yang baru memulai membiasakan diri
untuk membaca dan baru mengenal game nantinya?
***
Di sisi lain. Jack, yang masih belum bisa melupakan
kekalahannya saat menantang Jae, sedang memikirkan bagaimana cara membalas
dendam dengan penyiksaan.
Karena, player bisa saja log out ketika saat dianiaya
oleh seorang player dan bukan monster. Meski dalam kasus tertentu, system akan
bertindak jika mendeteksi tingkat bahaya yang akan mengakibatkan mental player
terancam.
Jadi, saat ini dia hanya bisa membalas Jae dengan
menghajarnya sampai puas di dalam game.
“Semoga saja dia bukan seorang pengecut yang akan log
out ketika dihajar habis-habisan!”
Dia berencana akan mulai membangun Guild Dewa menjadi
besar dan kuat. Di mana banyak wilayah akan dia kuasai saat Beta Test selesai.
Dan dengan tambahan Job ganda sebagai sepesial akun, akan sangat mudah untuk
bertindak sesukanya kepada siapapun yang tidak ia suka.
Dia tidak menyadari betapa luasnya dunia, di mana
banyak player berbakat yang bahkan di luar nalar. Terlebih lagi informasi dari
ayahnya yang juga seorang pengembang tidak sedalam pemahaman Lewin.
Bagaimanapun, pemahaman Jony mengenai system, paling hanya 10% jika dibanding
dengan Lewin.
…
Hari berikutnya. Jack log in dan mengumpulkan semua
anggota guildnya yang baru berjumlah 50 orang. Dia merekrut mereka tanpa susah
payah karena reputasinya dalam game memang cukup baik. Selebihnya karena dia
juga atlet esport dalam mmorpg sebelumnya.
“Kawan-kawanku, Aku butuh bantuan kalian untuk
mencari orang yang telah mempermalukanku! Kalian pasti tahu kan, siapa yang
kumaksud?”
Gari dengan serius meminta bantuan kepada
teman-temannya yang menjadi anggota guildnya. Dan dengan dukungan Dory yang menjadi
presiden Guild Dewa, tentu anggotanya semua setuju.
Meskipun sebenarnya memalukan, karena mencari satu
orang dengan seluruh jumlah anggota guild. Tapi, mereka sebagai anggota sudah
merasa terprovokasi oleh Jae juga.
Dengan apa yang dilakukan Jae ketika melemparkan
pisaunya ke arah Dory dan membalikannya ke kepala Jack hingga mati dan ter-log
out saat itu. Dan sebenarnya, Dory adalah sosok yang paling dikagumi oleh
seluruh anggota Guild karena sifatnya yang humble, di luar kehebatannya dalam
game.