
Orang Orang Yang Menunggu Mitha Di Luar Menangis Saat tau Kalo Mitha Memang Sudah Meninggal.
Ibu Sri Yang Menangis Histeris. Mamah Dewa Yang Benar Benar Terpukul dengan Kepergian Menantu Kesayangan nya..
Semua Orang Yang menunggu Di Luar Terkejut Saat mendengar Dewa Berteriak Memanggil Nama Istrinya..
" Tidak Tha...Bangun Tha...Aku Mohon Padamu, Bangunlah Tha.." Kata Dewa Menangis Histeris.
" Kau Tau...Aku sudah Memenjarakan Zella Kau dengar Tha...Aku sudah Memenjarakan Nya, Aku Sudah Membuatnya Berada dalam penjara Tha.." Kata Dewa Lagi.
" Aku Sudah Membuktikannya Padamu Tha kalo aku Sudah Tidak punya Perasaan Apa apa Padanya.. Kau Lihat aku sudah Membuatnya Di penjara Dengan Tanganku Sendiri Tha.." Kata Dewa.
Dewa tau kalo Istrinya pasti Mendengarnya. Makanya Dewa Melakukan Apa pun Untuk Membuat Istrinya Bangun..
" Sayang...Aku Mohon Bangunlah Sayang, Aku Mohon," Pinta Dewa Lirih dan Dewa terus Menangis.
Membuat Siapa Pun Yang Mendengarnya Pasti akan Ikut Menangis.
" Apa kau Tidak Mencintaiku Tha, Sehingga kau Tega Meninggalkan Aku hah," Kata Dewa pelan.
" Aku Mohon Sayang Bangunlah..Aku Mohon...." Kata Dewa Menangis...
" Aku Janji...Aku Akan Lakukan Apa pun Untukmu sayang, Kalo Perlu Aku Yang Bekerja Tiap Hari Mengurus rumah Dan Juga Dirimu serta anak Kita Nanti sayang," Kata Dewa Berjanji.
" Aku Juga Akan Melakukan Apa pun yang kau Minta Sayang, Tapi....aku Minta Kau Bangun dulu," Kata Dewa.
Dewa Terus Saja Berbicara pada Istrinya. dari Meminta Hingga Mengancam Dewa Pun Lakukan karena Ia yakin Kalo Istrinya Masih Hidup...Walau Monitor Detak Jantung Mitha Sudah Berhenti...
" Ya Tuhan..Pah.Tolong Beri tau Dewa kalo Istrinya Sudah.....," Kata Mamah Dewa menangis Saat Mendengar Dewa terus Saja Berbicara Pada Istrinya Yang sudah Tiada.
" Biarkan Saja Mah, Biar Hati Dewa Tenang Nantinya," Kata ayah Dewa pelan.
" Ah Iya Sayang...Kau,...Apa Kau Lupa Dengan Hutangmu Itu Hah,," Kata Dewa Mulai Kesal..karena Istrinya Tak Kunjung Bangun.
" Kau Masih Berhutang Padaku 80 Juta Lagi," Kata Dewa.
" Siapa Yang Akan Membayar Jika Kau Pergi sayang," Kata Dewa Lirih.
" bangunlah...Kau Harus Membayar Semua Hutang Mu dulu Padaku, Aku Tidak Akan Membiarkan Kau Pergi begitu saja Tanpa Membayar Hutang Padaku Terlebih dulu," Kata Dewa.
Dewa melihat Pergerakan Lengan Mitha Yang Bergerak. dan monitor Jantung Mitha Kembali Berdetak.
Mitha Pun Berbicara Pelan Namun Dewa Tak Mendengarnya...
" Apa Sayang...Apa Yang Kau Katakan," Tanya Dewa Saat Pendengarannya Tak Jelas karena Suara Mitha Memang Begitu Kecil.
" Apa Sayang....." Tanya Dewa pelan...
Ketika Dewa Mendengar Apa yang Mitha Bicarakan, Dewa Pun Tertawa Keras Karena Perkataan Mitha Terdengar Sangat Lucu.... dan Membuat Semua orang Yang Di Luar Kaget dan Mengira kalo Dewa Sudah Gila...
" Hahhahahahahhahaahahahaaa," Tawa Dewa menggelegar Di Ruangan VIP Milik Mitha Hingga Keluar
Mamah Dewa Yang Hawatir pada Kejiwaan Putranya Menghampiri putranya...
" Sayang...Apa kau Baik Baik saja," Tanya Mamah Dewa Saat Mendekat Pada Dewa Yang tertawa Seperti orang Gila..
" Mom...Kau Tau apa yang Di katakan Istriku," Kata Dewa Yang Masih Tertawa Di Sela Bicaranya..
" Dia Bilang...Jika Dia Mati...Berati Arwahnya Yang akan Membayar Hutangnya," Kata Dewa Yang terus Saja Tertawa Karena Perkataan Mitha Menurutnya Sangat Lucu...
Mamah Dewa sangat Senang Saat Mengetahui Kalo Istri Dewa masih Hidup. dan Ia Pun Memanggil Dokter...untuk Memeriksa Kesehatan Istrinya Yang Ajaib...
Dokter Juga Sangat Takjub Dengan Kejadian Ini..dan Tak Bisa Berkata apa apa,
Dokter pun Langsung Memeriksa Kesehatan Mitha Yang semakin Membaik saja,,,
" Ya Tuhan.. Saya Benar benar Baru Menyaksikan Kuasa Tuhan Memang Benar ada," Kata Dokter Takjub dengan semua Ini dan Berbicara Takjub Pada Suami Mitha Dewa.
" Selamat Nyonya...Selamat Terlahir Kembali ke dunia Ini," Kata Dokter lembut.
" Terimakasih Dokter," Kata Dew Senang.
" Dokter...Apa aku boleh melihat anakku," Pinta Mitha pelan..
" Tentu saja..." Kata Dokter pelan..
Suster pun Membawa Bayi Perempuan Yang Cantik.. Dan Dewa Mengambil Alih Dan Memegang Bayi permpuan Cantik Itu dan Mendekat Pada Istrinya..
" Dia Sangat Cantik,,, Seperti mu sayang," Kata Dewa Lembut.
Mitha Pun Melihat Bayi Mungil yang Sangat Cantik.
" Mas Belum Memberinya Nama," Tanya Balik Mitha.
" Belum Sayang ..Karena Aku Ingin Kau Yang memberikan nama Untuk Anak Kita," Kata Dewa pelan.
" Hmmmmm...Aku Belum Memikirkan Nama Yang Cocok Untuk anak Kita Mas," Kata Mitha Pelan..
" Iya Sayang Tidak apa apa, Pelan pelan Saja, Waktu Kita Juga Masih Banyak Bukan," Kata Dewa Memeluk Istrinya Sayang.
" Iya..." Kata Mitha Tersenyum.
Hari Demi Hari Kesehatan Mitha Semakin Membaik saja,
SEMINGGU KEMUDIAN....
MItha Sudah Sembuh Total...dan Ia juga Di ijinkan untuk Pulang Hari Ini...
KEDIAMAN JAYA KUSUMA...
Semua keluarga Dewa dan Mitha Hadir Untuk Menyambut Kepulangan Mitha dari Rumah Sakit..
" ayo Sayang..." Tuntun Dewa lembut.
" Sayang..." Panggil Semua Keluarga Senang Saat melihat Istri Dewa Sudah Kembali..
" Ayo Masuk Nak..." Kata Mamah dan Juga Ibu Sri Barengan..
" Apa Kau Sudah Menemukan Nama Yang Cocok untuk Anakmu Sayang," Tanya Mamah Dewa Penasaran dan Mitha Pun Mengangguk..
Mitha Pun Duduk Di Kursi Ruang Tamu dan Mereka Semua Penasaran Ingin Tau Siapa Nama Bayi Cantik Ini.
" Siapa Namanya Sayang,, Katakan Pada Mereka," Kata Dewa lembut, Dewa Sudah Tau Siapa Nama Anaknya Dan ia Sangat Menyukai Nama Itu
" Namanya... Dewi Mutiara Putri Dewa.." Kata Mitha Senang..
" Nama Yang Cantik Sayang," Kata Mamah Dewa Senang dan Mengambil Alih Mutia dan Menggendongnya,
" Momy...Aku Juga Kan Belum Puas Gendongnya," Kata Dewa Kesal Saat Mamahnya Mengambil Alih Mutia dari Pangkuannya.
" Giliran Momy dong Sayang,," Kata Mamah Dewa Senang.
Mitha Hanya Tersenyum Melihat Kebahagian Keluarga Yang ia Sayangi..
" Ibu Ikut Senang Kalo Kau Senang Sayang," Kata Ibu Mitha Tersenyum.
" Terimakasih Bu...Aku sayang Ibu," Kata Mitha Pelan Dan Memeluk Ibunya...
" Tentu saja Ibu juga Sangat Menyayangimu Nak," Kata Ibu Sri Lembut.
" Ibu Juga Tidak Mau Ketingalan Menggendong Mutia," Kata Ibu Sri dan MengHampiri Mamah Dewa
" Kau Lihat Sayang...Orang Tua Benar Benar Tak Bisa Di atur," Kata Dewa Saat Di sisi Istrinya..
" Namanya Juga Orang Tua Mas" Kata Mitha Lembut.
" Kayanya Kita Harus Membuat Anak Lebih Banyak Lagi sayang,, Agar Kedua Orang Tua Kita Dan Kita Tak Berebut Seperti Ini, Apa Kita Harus Membuat Dua, Tiga,,," Kata Dewa memberi Saran pada Istrinya...
" hahahaha Mas Pikir aku Kucing apa, Yang Bisa Melahirkan Satu atau Dua tiga Anak Sekaligus," Kata Mitha Lembut.
Dewa Hanya Tersenyum melihat istrinya Yang Tertawa Seperti Itu.
" Mas Kenapa Melihatku Seperti itu.." Tanya Mitha Saat Melihat Dewa Dengan serius Memperhatikannya.
" Sesaat aku Beripikir,,, Bagaimana Aku Kalo Tanpa Mu di sisiku," Kata Dewa Lirih..
" Pasti Duniaku Tidak Akan Baik Baik saja," Kata Dewa Menangis saat Mengenang Saat Saat sedih Waktu Di Rumah Sakit.
" Dunia ku...Pasti Hancur berkeping Keping," Kata Dewa Memandang Mitha Lembut.
" Terimakasih Sayang...Karena Kau Masih Bersedia Hidup Lebih Lama Bersama ku," Kata Dewa Lembut
" Aku Sangat mencintaimu," Kata Dewa lagi..
" Aku Juga Mencintaimu Mas,, Lagi Pula Aku Tidak Bisa Meninggalkan Orang Yang aku Cintai Dengan Sepenuh Hati," Kata Mitha Lembut.
Mitha Dan Dewa pun Hidup Bahagia... selamanya....
.....TAMAT....
maaf ya Buat Setia Baca Novel Ini,, Saya Terpaksa Tamatkan Karena Sudah Tak Berkemungkinan Untuk meneruskan nya Lagi,, Sekali Lagi Terimakasih Buat Vote, Like Dan Komennya,,, Salam Sayang selalu😘