LOVE ME PLIS

LOVE ME PLIS
BAG 57



Mitha Pun Menghubungi Kembali Nenek Melody Dan Mengatur Temu Janji dengan Mereka..


Dan Nanti Siang Mereka Akan Bertemu...


Dewa Pun Juga Akan Ikut..Ia Takut Revan Juga Ada Di sana...Ia Takut Revan Mendekati Istrinya lagi..


SIANG HARINYA...


Benar Saja Apa Yang Di Pikirkan Dewa,, Ternyata Revan Juga Ikut menemani Mereka.


" Mamah.."Panggil Melody saat pertama Melihat Mitha Menghampirinya.


" Melo Cantik..." Kata Mitha Dan Memeluk Melody,


Revan Yang Melihat Pemandangan Itu Selalu saja Tersenyum.


Namun Berbeda Dengan Revan, Dewa Justru Semakin Tak Suka Kala Melihat Kedekatan Istrinya dengan Putri Revan itu, Karena Dewa Takut Kalo Istrinya Semakin Terikat saja dengan Melody Nantinya..


" Maaf Ya Nek,, Lama," kata Mitha Sopan.


" Tidak Apa apa Kok nak," Kata Ibunya Revan Lembut.


" Terimakasih Ya Tha..Sudah Mau Menemui Putriku," Kata Revan Pelan.


" Ya Kak...Sama sama," Kata Mitha pelan.


" Mamah... Om Pengelan ikut juga Mah," Tanya Melody saat melihat Dewa Juga ikut.


" Iya...Kan Om Pangeran Mamah,Juga Harus Ikut sama mamah, Kalo Pangeran Mamah Gak Ikut,, Siapa Yang Jaga Mamah Nanti," Kata Mitha Lembut.


" Halus nya kan Papih yang jemput Mamah, Papih Juga Kan Bisa Jaga Mamah, Mah," Kata Melody Polos.


" Aaah...Sayang Kan Mamah Sudah Punya Om pangeran Jadi Buat apa Papih Melo jemput Mamah," Kata Mitha Lembut dan Memberi pengertian Pada Melody yang Memang Masih Anak Kecil yang Polos dan Belum Mengerti.


Dewa yang mendengar istrinya Berkata Begitu Hanya Tersenyum Diam tanpa Sepengetahuan Yang Lainnya..


" Mamah kangen Banget Sama Melonya Cantik Mamah," kata Mitha Dan Mencium Pipi tembem Melody.


" Bagaaimana Kalo Kita Makan Dulu saja," Ajak Revan,


" Kebetulan Saya, Ibu dan Melody belum Makan siang," Kata Revan lagi.


" Apa Kau Dan Pak Dewa Sudah Makan," Tanya Revan Lagi.


" Kami Berdua juga Belum Makan Kok kak," Jawab Mitha Pelan.


" Iya Kan Mas," Tanya Mitha Pada Suaminya, Dewa Pun Hanya Menganggukan Kepalanya Saja,


"Baiklah...Kita Ke Resto Keluarga yang ada Di sana Saja, Lagi pula Makanan Di sana Enak enak," Ajak Revan Saat Melihat Resto Keluarga di Mall Terkenal Itu dan Menunjuk untuk makan Di sana.


Mereka pun Menuju sebuah Resto Keluarga yang Ada Di Mall Besar itu, Dan Memesan Makanan Yang Mereka Inginkan.


" Melo Sayang...Mau Makan Apa," Tanya Mitha Lembut pada Melody..


" Terserah Mamah Saja," Kata Melody,


" Mas...Mas Mau Makan Apa," Tanya Mitha Pada Suaminya Yang hanya Diam Saja.


" Terserah Kau saja Sayang," Kata Dewa tersenyum Lembut, Sikap Dewa Yang Berubah Membuat Revan Tercengang karena Sikapnya Yang Mulai Berubah pada istrinya..


HAH.... MUNGKIN HANYA TIDAK ADA KEKASIHNYA SAJA, MAKANNYA DIA BEGITU LEMBUT PADA ISTRINYA, pikir Revan.


MUNGKIN KALO ADA KEKASIHNYA DI SINI SIKAPNYA AKAN BERUBAH DAN TAK PERDULI PADA ISTRINYA SEPERTI KEMARIN KEMARIN. dalam Hati Revan membenarkan dan Mengingat perlakuan Dewa pada Istrinya kala itu.


" Nenek Mau Pesan Apa," Tanya Mitha Lagi..


" Nenek samain Saja Apa Yang Kamu Pesan Nak," Kata Ibunya Revan Lembut.


Mitha Pun Memesan Makanan.


Tak lama Pesananya Datang,


Dan Mereka Pun Makan Dengan Lahap..


Resto Keluarga Tidak Memiliki Bangku dan Semua Yang datang ke Resto Makan Dengan Duduk Di Bawah,, Dan Seperti ala ala Di tempat Makan Lesehan, dan Berpemandangan Ala Kampung,


Posisi Duduk Mereka Sangat Lah Lucu..


Ibu Revan, Revan, Melody, Mitha dan Dewa.


" Sayang...Ternyata Benar kau Sayang," terdengar Suara Seseorang Memanggil Sayang dari kejauhan Dan Suara Itu Mitha Dan Dewa Kenal.


" Zella," Sapa Dewa terkejut Melihat Zella Berada Di Mall yang Sama Dengan nya..


" Aaah Sayang...Ternyata kau Disini,, Untung Aku Melihatmu Sayang," Kata Zella Lembut.


" katanya,, Kau Tidak Ingin Pergi kemana Mana Sayang, Kenapa Kau Malah Ada di sini," Tanya Zella Pada Dewa,


panggilan Sayang Membuat Ibunya Revan Tercengang.. dan Ibunya Revan Pun Bertanya pada Revan dengan Berbisik Siapa Wanita Cantik Ini.


Revan Pun Menjawab Blak Blakan pada Ibunya kalo Ia Kekasih Dewa,


Ibunya Revan Terkejut pada Apa yang di katakan Revan padanya dan Sedikit Tak mempercayai pendengarannya..


YA AMPUN...JADI NAK DEWA MEMPUNYAI KEKASIH JUGA, dalam Hati Ibu Revan.


APA NAK MITHA TAU SEMUA.dalam Hati Ibu Revan,


Ibu Revan pun Melihat Ke arah Mitha Ingin Tau Bagaimana Reaksinya, Namun Reaksi Mitha Seperti Tak Memperdulikannya..


Dan Malah Sibuk Menyuapi Melody.


TAPI KENAPA NAK MITHA SEDIKIT PUN TAK PERDULI,dalam Hati Ibu Revan.


APA NAK MITHA SUDAH TAU SEMUA DAN MEMILIH DIAM SAJA, batin Ibu Revan prihatin pada Nasib Mitha.


KASIHAN SEKALI ANAK SEBAIK ITU DI PERLAKUKAN SEPERTI INI, dalam Hati Ibu Revan Merasa Kasihan dan Kesal Pada Sikap Dewa.


" Apa Aku Boleh Ikut Bergabung Sayang," Tanya Zella Pada Dewa.


" Tanya Itu pada Istriku," Jawab Dewa Cuek.


Jawaban Dewa Membuat Zella Kesal saja, Ia Pun Melihat Istrinya Dewa Yang Malah sibuk Menyuapi Anak Kecil itu.


" Istrimu Saja tidak Perduli," Kata Zella dan Duduk Di samping Dewa dan Malah Bergelayut Di Lengan Dewa,


" berhentilah Seperti ini...Jangan Membuatku Malu, Zella," Kata Dewa Lembut dan Melepas Pelukan Zella Dari Lengannya..


KENAPA DEWA SEPERTI INI,,pikir Zella.


KENAPA DEWA CUEK PADAKU SEKARANG, dalam Hati Zella bingung.


" Kenapa Harus Malu Sayang,, Kau Dan Aku Kan Memang Sepasang Kekasih," Kata Zella Dan Kembali Memeluk Lengan Dewa Agresif.


" Aku Tau sayang.. Tapi Setidaknya tidak Di depan Orang Orang Seperti Ini," Bisik Dewa Di Telinga Zella..


" Ooh Baiklah," Kata Zella Tersenyum dan Berlaku Sopan lagi


Akhirnya Zella pun Bergabung Dengan Mereka,


Zella Terus Saja Bergelayut Di Lengan Dewa dan Tak Melepaskannya.


" Terimakasih Nak,Sudah Mengijinkan Nak Mitha Untuk bertemu Dengan Melody," kata Ibu Revan Sopan Pada Dewa saat Sudah Selesai Makan Dan Mereka Sedang Duduk saja, Dewa Dan Zella Duduk Berdua, Dan Ibu Revan Menghampiri Nya..


Sedangkan Mitha, Melody dan Revan sedang Duduk Bersama Dan Mitha Menyuapi Ice Criem pada Melody. Namun Mata Dewa Terus Saja Mengawasi Mereka.


" Sama sama Nyonya," Kata Dewa Tegas.


" Saya Tidak Tau... Bagaimana Jadinya kalo Nak Dewa tidak Mengijinkan nya,,pasti Melody tidak Akan Mau Makan Lagi Nantinya," Kata Ibunya Revan pelan.


" Apa Melody sering Tidak Makan Nyonya," Tanya Dewa penasaran..


" Benar..Melody Kalo Keinginannya tak Terpenuhi pasti Tidak akan Pernah Mau Makan, Contohnya Tadi Pagi,, Karena Ingin Bertemu Nak Mitha Sampai Sampai Tidak Mau Makan," Jelas Ibunya Revan pelan.


" Saya Bukannya Tidak Suka Pada Kedekatan Mereka Berdua Nyonya," Kata Dewa Jujur.


" Namun Yang Saya Takutkan Mereka Berdua Tidak Bisa Di pisahkan, Sedang kan Nyonya Sendiri Tau, Kalo Istri Saya Bersuami," Kata Dewa Pelan,


" Saya Tau Nak... Saya Juga Selalu Berpikir Seperti itu, Namun Sebelum Revan Menikah Lagi, Tolong ijinkan Nak Mitha Untuk Terus Bertemu Dengan Melody," Pinta Ibunya Revan Pelan.


Dewa Bukannya Tega Atau BaGaimana Ini Juga Demi Kebaikan Melody dan Juga Istrinya Nanti,


" Maaf kan Saya Nyonya... Saya Tidak Tau Harus Berkata Apa, Saya Tidak Mau Istri dan Juga Melody Nanti terikat Satu sama lainnya." Jelas Dewa.


" Dan Sebelum Itu Terjadi Saya akan Membatasi istri Saya Untuk bertemu Melody Nantinya," Kata Dewa.


" Dan Saya Harap, Nyonya Dan Juga Pak Revan Mengerti apa Yang Saya Katakan," Kata Dewa lagi..