LOVE ME PLIS

LOVE ME PLIS
BAG 11



" Saya Tidak Mengalihkan Pembicaraan," Kata Mitha Lagi.


" Zella Sibuk Dengan Fatner Modelnya, Jadi Tidak Ada Waktu Buatku berkencan Dengannya," Kata Dewa dan Malah Duduk Di Meja Makan Juga.


" Aden Sudah Makan," Tanya Mitha.


" Tentu Saja Belum, Saya Saja Tidak Sarapan Tadi Karena Mau kencan Dengan Nya," Jelas Dewa Kesal.


" Hmmm, Aden Mau Makan Sesuatu... Biar Saya Buatkan," kata Mitha Lagi.


" Emang Kamu Bisa Masak," tanya Dewa meremehkan Keahlian Mitha Yang Serba Bisa Masak Apa saja.


" Hhmm Dikit sih, Aden Mau makan Apa," Tanya Mitha Lagi.


" Hmmmm Saya Belum Tau," Pikir Dewa memikirkan Makanan Apa yang Enak Untuknya.


" Bagaimana Kalo Nasi Goreng," Saran Mitha pelan.


" Kau Bisa Membuatnya," Tanya Dewa Lagi.


" Mau apa Tidak," Tanya Mitha Balik.


" Baiklah... Dari pada Saya Lapar," Kata Dewa tersenyum.


Mitha Yang Melihat Senyum Dewa yang Manis Itu Terpesona.


" Den Dewa Lebih Tampan Kalo Senyum seperti itu," Gumam Mitha Pelan.


" Memangnya Yang Mengatakan Saya Jelek itu Siapa," Tanya Dewa Malah Kesal.


" Hahhaha Tidak Ada," Kata Mitha Tertawa.


Mitha Pun Meracik Bumbu Untuk Nasi Goreng, Dewa Terus saja Memperhatikannya dan Benar Benar Kagum Dengan Ke ahlian Mitha saat ini.


PINTAR JUGA TERNYATA...dalam Hati Dewa Kagum.


" Den Dewa...Mau pakai Bakso apa Sosis," Tanya Mitha,


" Kedua nya Saja," Kata Dewa.


" Rakus Banget," Gumam Mitha Pelan Dan Masih Di dengar Dewa.


" Apa Kau Bilang..." Tanya Dewa Kesal Pada Mitha Yang Mengatainya Rakus.


" Hehhehe Maksudnya Bagus," Kata Mitha Berbohong.


" Kau pikir saya Tidak mendengar nya," Kata Dewa lagi..


" Hehehehe.... Maaf Den," Kata Mitha pelan.


Entah kenapa Dewa Kalo Sedang Bersama pelayannya seperti ini Selalu Ada Aja Yang membuatnya Senang.


" Apa Yang Bisa Saya Bantu," Tanya Dewa pada Pelayannya.


" Den Dewa Diam Saja, Tidak Usah Komentar atau pun Kerja ini itu, Cukup nanti Cobain saja Nasi Goreng nya," kata Mitha Lagi,


Dan Dewa pun Diam seketika karena Takut Mengganggu Konsentrasi Mitha Masak..


Mitha Pun Memasukan Semua Bahan Bahan Untuk Nasi Goreng nya,


DIA SUDAH CANTIK, PINTAR MASAK LAGI, dalam Hati Dewa kagum.


BERBEDA DENGAN ZELLA, MASAK TELOR SAJA TAK BISA DIA, dalam Hati Dewa membandingkan lagi Kekasih Dengan Pelayannya.


DALAM FISIK ZELLA MEMANG MENANG SEMUANYA, TAPI DALAM KEAHLIAN MEMASAK DAN MENGURUS... PELAYAN KU MEMANG JAGONYA dalam Hati Dewa memuji Pelayan Pribadinya Lagi.


Wangi Harum Semerbak Bumbu Nasi Goreng membuat Seisi Rumah Penuh dengan Aroma Nasi Goreng yang Di Buat Mitha.


WANGINYA..Batin Dewa saat mencium Wangi Nasi Goreng buatan Mitha.


" Hmmmmm... Wanginya," Kata Raja Saat melewati Dapur dan ia pun Melihat Gadis Yang Ia sukai sedang memasak dan Menghampirinya.


Raja Tidak Tau Kalo Dewa sedang Ada Di sana.


" Waaaah... Mbak, Mbak Masak Apa, Wangi Banget," Tanya Raja Saat sudah Dekat dengan Mitha.


" Nasi Goreng, Aden Mau," Tanya Mitha saat Nasi Goreng Nya sudah siap, Dan Ia mengambilkan Nasi Goreng untuk Majikannya.


" Mau... Mbak, Apa Lagi Buatan Mbak pasti Enak," Goda Raja.


" Ya Ampun Kak, Kau Buat Kaget Saja," Kata Raja Kaget saat tau ternyata Dewa Ada Di sana.


" Apa Kau belum Makan Hah, Sampai Harus Minta Juga Makanan untukku," Kata Dewa kesal Pada Adik Kecilnya ini.


" Ya ampun Den... Ini Nasi Goreng nya Juga Masih Banyak," Kata Mitha Dan Mengambilkan Sepiring lagi Untuk Den Raja.


" Gak Mungkin Di Habisin Aden Semua Kan," Kata Mitha Lagi dan Memberikan Nasi Goreng Itu pada Raja,


Raja Pun Langsung Mengambilnya Dan duduk di meja makan langsung Juga Mencoba Mencicipi masakannya,


ENAK..batin Raja saat mencicipi satu suap. Raja Pun Menyuap kembali Nasi Goreng Ke dalam mulutnya,


" Ini Enak Mbak," Kata Raja dengan Mulut Penuh Nasi Goreng.


Dewa Yang Memperhatikan Raja Yang Begitu Menikmati Nasi Goreng itu, Ia pun penasaran Dan Mencicipi nya Juga.


ENAK.. ENAK BANGET MALAH, batin Dewa menikmati Nasi Goreng Buatan Pelayannya, Beda Jauh Dengan Nasi Goreng Buatan Bu Eka, Pelayan Koki di rumah Ini.


" Apa... Gak Seenak Itu ya Den," Tanya Mitha bingung Karena Melihat Ekspresi wajah Dewa yang Hanya Datar-datar saja berbeda Dengan Raja Yang Sangat menikmati Nasi Gorengnya.


" Enak kok mbak," Kata Raja yang Malah Menyauti Pertanyaan Mitha pada Dewa, dan Raja Pun Menikmati Nasi Gorengnya lagi.


" Kalo Gak Percaya, Nih Cobain," Kata Raja Dan Menyuapi Mitha Saat itu juga,


Perlakuan Raja Membuat Dewa Kesal saja,


Mitha Pun Mencicipi Nasi Goreng Buatannya yang Di suapi Raja Saat itu juga.


ENAK KOK, batin Mitha aneh.


" Enak Kan," Kata Raja pelan dan Mitha Pun Mengangguk Anggukan Kepalanya Karena Merasa mEmang Masakannya enak.


Raja Tak Tau Kalo Sedari Tadi Ada yang memperhatikan Gerak Geriknya yaitu Dewa.


Dewa yang Melihat tingkah Raja Saat ini, Merasa agak sedikit kesal padanya.


DIA PIKIR PELAYANKU KEKASIHNYA APA, dalam Hati Dewa kesal.


PAKAI SUAP SUAPAN SEGALA SEPERTI ITU, dalam Hati Dewa lagi


" Kau kan Bisa Mengambil Makananmu Sendiri, Kenapa Harus Suap suapan Begitu," Kata Dewa kesal Pada keduanya dan Dewa pun Membawa Nasi Gorengnya Ke Ruang Tamu dan Memakan Di sana.


" Ada apa Mbak, dengan Kak Dewa," Tanya Raja Pelan takut Kakaknya Mendengar.


" Den Dewa lagi kesal Den sama Pacarnya, Makanya Uring uringan seperti itu," Kata Mitha Lebih pelan lagi.


" Aah Pantas Saja," Kata Raja Tersenyum, ternyata Mood Kakaknya Lagi tidak Baik.


" Udah Jangan di ganggu, Nanti Den Dewa Ngamuk," Goda Mitha Tersenyum pada Raja, Pemandangan Itu membuat Mata Dewa semakin Kesal Saja.


Dewa Sama Sekali tak Suka Melihat Kedekatan Raja atau pun Kenjo dengan Pelayan Pribadinya.


" Nanti Setelah Makan, Kau ke kamar Saya," Kata Dewa Setelah Beberapa Menit,


Dewa Sudah Selesai makan dengan cepat,


Mitha dan Juga Raja Sampai heran Kemana nasi Goreng yang tadi Begitu Banyaknya.


" Mbak... Itu nasi Goreng Kemana," Tanya Raja Kocak.


" Kok Cepet abis Ya," Kata Raja Lagi penasaran dengan Dewa yang begitu cepat memakan Nasi Gorengnya.


" Hahahhaha Saya Saja Tidak tau Den," Kata Mitha Tertawa..


" Oia Mbak, Nanti Malam Kan Malam Minggu," Tanya Raja mau mencoba Mengajak Mitha Pergi.


" Mbak.. Mau gak Jalan Sama Aku," Goda Raja Lagi.


" Aden... Kenapa Ngajak Saya," Tanya Mitha Bingung.


" Memangnya Kenapa, Gak Boleh ya," Tanya Raja Lagi.


" Hmmmm, Saya Sih Gak Janji Den malam Ini Bisa Keluar apa gak nya, Takut Gak Boleh Sama Ibu, dan Den Dewa," Kata Mitha Jujur.


" Bagaimana Kalo Nanti Aku Minta Ijin, Ibu Sri dan Kak Dewa," Kata Raja Tak menyerah


Mereka tak tau kalo dari tadi Dewa mendengar semuanya Di lantai atas.