LOVE ME PLIS

LOVE ME PLIS
BAG 39



DEWA......


Kenapa perasaan Ku Sekarang Berubah...aku Pikir setelah Aku pacaran dengan Zella, Hati ku akan Tetap Padanya.. Namun Mendengar istri Ku sedikit pun tak perduli pada Ku tentang kedekatan ku dengan Zella kenapa Aku Merasa Kesal, Seharusnya aku senang Kan, Kalo Istriku itu tidak perduli dan Tidak Ikut campuri urusan ku, Tapi....kenapa hatiku kesal, Seakan Aku ingin istriku cemburu padaku..


Dalam Hati Dewa Menggerutu tentang Perasaannya Yang Sekarang,,,


Dewa juga bingung Harus Bagaimana menyikapi Perasaannya ini,, Dewa Juga Bingung Ia Mencintai Zella Apa Tidaknya... Namun Ia Tak Mau Kehilangan Dua Wanita Yang Selalu Mengusik Pikiran nya.


HARI KERJA PUN TIBA....


Mitha Bangun Pagi pagi dan Menyiapkan Sarapan Untuk Suaminya dan juga menyiapkan Perlengkapan Kerja Suaminya setelah selesai Ia pun Mandi.


06 : 30 WIB...


Mitha Sudah Siap, Ia Memakai Baju kaos Dan Celana Jins dan Juga Memakai Sepatu.


Ia terlihat Seperti anak Remaja Saja...


Rambutnya Ia Ikat Satu dan Ia Juga Memakai Riasan Tipis dan Senatural Mungkin..


Biasanya Juga Mitha Selalu Dandan Seperti Ini, Namun Kali Ini Ia Memakai Riasan Di wajahnya..


Mitha Pun Melihat Sosok Cantik yang Menatapnya.


" Ok..Cantik," Kata Mitha Senang Saat melihat Sosok Cantik Memandangnya.


" hmmm,, Baju sudah Rapi.. Semua Sudah Rapi," Kata Mitha Pelan.


" Kau Mau kerja Dengan Dandan Seperti itu," Tanya Dewa Saat ia Baru Keluar Dari kamar Mandi dan Mengenakan Handuk di Pinggangnya..


" Ya Ampun Mas...Bisa Tidak sih, Sebelum Keluar Kamar Mandi Tuh Pakai dulu Celananya," Kata Mitha Kesal pada Suaminya Yang Seakan Sengaja memamerkan Otot otot tubuh yang Seksi padanya seakan Sengaja Menggodanya..


" Kau Ini...Mana Mau Aku Memakai Celana di dalam Kamar mandi," Kata Dewa dan Masuk kedalam Ruangan Walking Closet dan Memakai Baju di sana..


" Tha...." Panggil Dewa..setelah Beberapa menit.


" Ke sini Sebentar," Kata Dewa Di dalam Ruangan Walking Closet yang super mewahnya..


" Ada apa Mas," Jawab Mitha Di Belakang Pintu..


" Kau Bisa Masuk Sebentar ke Sini," Tanya Dewa..


" Tapi... Mas Sudah Pakai Celananya kan," Kata Mitha.


" Iya Sudah..." kata Dewa..


Mitha Pun Masuk Ke dalam Ruang Ganti Milik Dewa.


" Kenapa Mas.." Tanya Mitha Saat Sudah Ada Di Sisi Suaminya..


Entah Berapa Kali Kagum Mitha Melihat Penampilan Suaminya Yang Sempurna, Tampan, Gagah, Berkarisma, dan Sebagainnya.. tetap Saja Mitha Selalu Terpesona...


" Tolong Pakaikan Dasinya..Saya Tidak Bisa Memakainya," Kata Dewa Lagi.


Mitha pun menghampirinya Namun Tubuh Dewa begitu Menjulang Di Hadapannya.


YA AMPUN TERNYATA MAS DEWA TINGGI JUGA YA. batin Mitha Baru sadar dan Ia Malah Tersenyum karena Baru sadar Suaminya Setinggi tihang Listrik..


" Kenapa Kau Malah Tersenyum Seperti itu," Tanya Dewa Saat melihat Senyuman Manis Milik Istrinya..


" Mas Tinggi Banget.. Baru sadar aku kalo Mas Setinggi Ini,dan Malah Mengalahkan tihang listrik yang Ada Di Luar," Kata Mitha Cekikikan.


APA KATANYA...TIHANG LISTRIK..pikir Dewa Sedikit kesal pada Ucapan Istrinya yang Bercanda Itu.


" Kau saja Yang Kependekan," Kata Dewa dan Mengsejajarkan tubuhnya Dengan Tubuh Mungil Mitha..


" Lihat...Kau pendek Sekali," Kata Dewa dan mengukur Tinggi istrinya yang Hanya Sedada nya Saja.


" Iiiiish...Aku Gak sependek itu ya Mas, Lihat.." Kata Mitha Yang Membenarkan Posisinya Yang menjadi Sedagu Dewa...


" Tetap Saja Kau Masih Pendek," Kata Dewa Yang masih Mengatainya Pendek.


" iiiish...." Kata Mitha Kesal..dan malah Cemberut


" Mas Mau Di pakein gak Dasinya," Tanya Mitha Lagi..


" Iya Iya Iya..." Dewa pun Megambil Kursi Yang Ada Di belakangnya dan Menaruhnya Di hadapannya Agar Bisa Mitha Pakai


" Naiklah.." Kata Dewa Ringan.


Mitha Pun Naik Dengan Meloncat seperti anak Kecil..


" Ya Ampun Tha..Kalo Jatuh Bagaimana," Kata Dewa Kaget Saat Istrinya Menaiki kursi Malah Dengan Meloncat begitu saja.


" Kan Ada Mas, Nanti Yang Menangkapku Kalo aku Jatuh," Kata Mitha Cengengesan..


DASAR GADIS KECIL..batin Dewa malah Tersenyum melihat Tingkah Konyol Istrinya..


Mitha Pun Memakaikan Dasi Pada Dewa.. Dewa Yang Terpesona Dengan Kecantikan Istrinya hanya bisa Memandangnya saja.


CANTIK...TERNYATA ISTRIKU SECANTIK INI, dalam Hati Dewa tersenyum dan Terus Memperhatikannya.Mitha Yang Di perhatikan Seperti itu merasa Risih.


" Kenapa Mas Melihatku Seperti itu," Tanya Mitha Saat Melihat Dewa terus saja menatapnya..


KENAPA BIBIRNYA IA MALAH GERAK GERAKAN SEPERTI ITU..pikir Dewa Saat terus Memperhatikan Bibir mitha.


JADI INGIN MENCIUMNYA AKU.. dalam Hati Dewa Dan Tanpa Sadar Dewa Malah Menyapukan Bibirnya Ke Bibir istrinya..


CANTIK KATANYA... DARI DULU KAN AKU MEMANG CANTIK..BARU SADAR DIA, Dalam Hati Mitha Kesal Dan Menggerak gerakan bibirnya seakan mau berbicara namun di dalam Hati saja Baru Saja Ia Mau Mengatakan Sesuatu Bibir Dewa yang Sudah Berada Di Bibirnya Mendahului Ucapannya...


Mitha Yang Baru sadar Dewa sedang Menciumnya hanya Membelalakan Matanya.


LOH...MAS DEWA, KENAPA MENCIUM KU, dalam Hati Mitha Kaget saat Bibir dingin Milik Dewa Menyentuh Bibirnya..


Mitha Pun Mendorong Dewa Pelan.


" Mas Dewa...Kenapa Mas Menciumku," Tanya Mitha Aneh.


" Maafkan Aku,,, Aku Tanpa sengaja Malah Mencium Bibirmu," Kata Dewa ringan..


" Karena Bibirmu terus Saja Menggodaku," Kata Dewa Tersenyum.


" Tapi Jangan Mencium Sembarangan Seperti itu Mas," Kata Mitha Kesal.


" Aku Bisa saja Melaporkan Mas Karena Kasus Pelecehan Seksual padaku," Kata Mitha Kocak.


" Apa...?? Hahahhahahhahahah Kau Mau Melaporkan Ku Karena Kasus Pelecehan Seksual," Kata Dewa Tak Henti Hentinya Tertawa.


" Yang Ada Nanti Polisi Bingung, Sedangkan Yang Kau lapor kan Suamimu Sendiri.." Kata Dewa..


" Memangnya Ada Hukuman Pada Suami Yang Menyentuh Istrinya Sendiri," Tanya Dewa Lagi dan Tak Henti Hentinya Tertawa..


" Bener Juga," Kata Mitha Yang Baru sadar dengan Kebodohannya, dan Ia pun Tertawa akan Kebodohannya...


" Sudah selesai.." Kata Mitha Saat Selesai memakaikan dasi pada Suaminya.


Mitha Pun Bermaksud Meloncat Namun Belum Sempat Meloncat Dewa Sudah Mengambil Alih Tubuhnya..


" Mas Dewa Turunin," Kata Mitha Kesal Saat Tangan Kokoh Dewa Malah Merangkul Pinggangnya dan Malah Membopongnya..


" Tidak akan.. Kau Mau Meloncat Lagi Seperti tadi Hah," Kata Dewa Hawatir Pada Istrinya Takut Meloncat Seperti tadi..


" Kalo Kau jatuh... Baru tau Rasa," Kata Dewa mengomeli istrinya.


" iiiiiih Mas Dewa Turunin Sekarang," Kata Mitha Pelan .


" Baiklah..." Kata Dewa dan Ia pun melepas Pelukannya.


" Tapi Jangan Meloncat Seperti itu lagi," kata Dewa Lembut.


" Iya Mas,," Kata Mitha Lembut.


" Mas Aku Turun Duluan Ya," Kata Mitha Dan Dewa Pun Mengangguk,


Mitha Pun Turun menuju Ruang Makan dan Menyiapkan Sarapan Untuk Suaminya..


" Nyonya.." Panggil Pelayan Pelan.


" Iya Bi.." tanya Mitha, Ia Masih Belum terbiasa Dengan Panggilan Nyonya Untuknya


" Di Luar Ada Den Kenjo," Kata Pelayan Itu.


" Ooh Suruh Masuk Aja bi," Kata Mitha Lagi.


" Iya Nyonya," kata Pelayan Itu Pelan.


" Sudah Siap," Tanya Kenjo Saat Sudah Ada Di Sana..


" Sudah Kok Kak," Kata Mitha.


" Sudah Sarapan Kan," Tanya Kenjo.


" Sudah kak," Kata Mitha.


" Baiklah Ayo.." Ajak Kenjo..


Di Atas Dewa memperhatikan Mereka yang Sedang Mengobrol,,


JADI MEREKA BERANGKAT BERDUA, dalam Hati Dewa Tak Suka.


Dewa Pun Turun untuk Sarapan..


" Mas Aku Berangkat Kerja Ya," Kata Mitha Pelan Dan Dewa Hanya menjawab Dengan Anggukan Saja.


Tak Lupa Mitha Mengulurkan Tangan Namun Dewa Yang salah Mengartikan malah Melihat Tangan Mitha Dan Memberinya Uang,


" Bukan Uang Yang aku Minta Mas,," Kata Mitha Bingung malah Di kasih Uang Oleh Suaminya.


" Lalu Kenapa Kau Mengulurkan Tangan SEPERTI itu kalo bukan Minta Uang," Tanya Dewa Bingung.


" Aku Mau Cium tangan Mas," Kata Mitha Dan Mengambil Tangan Dewa Dan Mencium Punggung tangannya.


" Aaah..." Hanya Itu Yang keluar Dari mulut Dewa.