
4 BULANAN PUN TIBA...
Momy Dewa mengundang saudara saudaranya dan Juga Teman Dekatnya..
Ibu dan Juga Nenek Mitha Juga akan Ada Di sana Namun Ibu dan Nenek Mitha Belum Tiba... Ayah dan Ibu Serta Kenjo Juga Berada Di Sana. ia Juga Merayakan Kebhagiaan kakak Sepupunya.
" Ibu..." Panggil Mitha saat Melihat Ibunya Baru Sampai dan Ia Malah Berlari..membuat Dewa Yang Melihatnya Was Was Setengah Mati..
" Ya ampun Sayang...Jangan Berlari," Kata Dewa Cemas Saat Melihat Istrinya Berlari Seperti Itu.
Ibu Mitha juga Sama Halnya Dengan Dewa Ia Merasa Cemas Saat Putrinya Malah Berlari Menemuinya..
" Ya ampun Nak,, Jangan Berlari Seperti itu," Kata ibu Mitha Hawatir,
" Ya Ampun Mas, Ibu...Aku Kan Sedang Mengandung Bayi Baru 4 Bulan Bukan 9 Bulan, Jadi aku Tidak Akan Kenapa Napa," Kata Mitha Merasa Semua Orang Sangat Sensitif tentang Kehamilannya,
" Ya Ampun Sayang,, Bukan Itu Maksudku," Kata Dewa Lembut dan Menggandeng Lengan Mitha Lembut.
" Aku Takut Kau Terjatuh,, Bukan Begitu Ibu," Tanya Dewa Pada Ibu Mitha,
" Itu Benar, Nak," Kata Ibu Mitha Membenarkan.
" Ibu takut Kau Terjatuh Sayang, Makanya Ibu Tidak Mau Kau Berlari Seperti itu," Kata Ibu Mitha pelan.
" Iya Iya Iya....Kalian Terlalu Hawatir Dengan Keadaanku saat mengandung," Kata Mitha pelan.
" Padahal kan aku Baik baik saja," Kata Mitha Lagi
" Maaf kan Aku sayang,, Tapi Ini demi kebaikan Mu," Kata Dewa Lembut.
" Iya Aku Tau,,, Tapi Aku Juga Kan Bisa Jaga Diri aku Sendiri Mas, Lagi pula Mana Mungkin Aku Mnecelakai Diri aku sendiri," Kata Mitha Lembut..
" Iya Sayang,, Mas Tau, Ya sudah Sekarang Kita Lalukan Proses 4 Bulanan ya," Kata Dewa Lembut Mitha pun mengangguk dan Tersenyum senang,
Dan Mereka Semua Pun Menyelesaikan Acara 4 Bulanannya Dengan Meriah.
DI TEMPAT LAIN..
" Pantas saja Dewa tidak memperdulikanku lagi, ternyata Gadis bodoh Itu sedang Mengandung anaknya," Kata Zella Merasa Marah dan Kesal Zella Tau Dari Mata Matanya dan Ia Memberi tau Zella Kalo Istri Dewa Sedang Mengadakan Syukuran dan hanya Dia Yang Tak Di Undang,
Sudah Hampir 5 Bulan Dewa Dan Zella Tak saling Berkomunikasi, dan Hampir 5 Bulan Juga Zella Selalu Berusaha Menghampiri Dewa Namun Tak Pernah Bisa, Karena Dewa Melarang nya Masuk Ke Rumah Atau Pun Kantornya.
Zella Merasa Marah dan Kesal Pada Istrinya Dewa Karena Sudah Membuat Dewa Semakin Menjauhinya.
" Lihat saja Nanti...Aku akan Membuat Kau dan Bayimu Itu Mati," Kata Zella kesal.
SEMINGGU KEMUDIAN...
" Mas Aku Bernagkat Kerja Ya," Kata Mitha saat Berpamitan pada Suaminya.
" Ya ampun Sayang Mas Sudah Bilang Bukan, Kau Berhenti saja dari pekerjaanmu itu," Kata Dewa Lembut.
" Mas Tidak Mau Nanti Kau Kelelahan," Kata Dewa Lagi.
" Tapi Aku Bosan Kalo Di Rumah Terus Mas," Kata Mitha Cemberut.
" Ya sudah...Tapi Nanti Kalo Sudah Mau Lahiran aku mau Kau berhenti," Kata Dewa Pelan.
" Sekitar 7 atau berapa Bulan Lah, Ya Sayang," Kata Dewa Lembut.
" Iya...Mas," Kata Mitha Lembut.
" Mas Mau Antar Aku apa Tidak," Tanya Mitha Merajuk.
" Tentu saja Mas Akan Antar kamu sayang," Kata Dewa Lembut dan Tersenyum sayang Pada Istrinya.
Sesampainya di Resto Dewa tidak Langsung Pergi ke kantornya..justru ia malah Duduk di meja Restoran itu.
" Kak...Kenapa kau tidak Melarang Mitha Untuk bekerja di sini," Kata Kenjo saat menghampiri Dewa.
" Kalo Kau Bisa...Kau saja Yang Bicara Padanya," Kata Dewa Kesal.
" Kau Pikir aku Tidak Melarangnya," Kata Dewa Lagi.
" Aku sudah berkata Padanya Juga Agar Tak bekerja selama ia Hamil, Tapi Dia Tidak Mau mendengarkan, aku Pikir kalo Kakak Yang Bicara Dia Akan Mendengarkan," Kata Kenjo lagi.
" Aku Minta Padamu...Jangan Membuat Dia Bekerja Terlalu Cape, Aku Tidak Mau Terjadi Sesuatu pada Istri dan juga Anakku, Kau Mengerti," Kata Dewa lagi.
" Jika Terjadi Sesuatu pada Istri dan Juga Anakku,, Aku yakin Resto ini Tidak Akan Bertahan Lama," kata Dewa Mengancam.
" Aku Tau Kak, Aku Juga Akan Menjaga Mitha, Jadi Kakak Tenang Saja," Kata Kenjo serius.
" Perihal Tentang Zella, Apa Kau sudah Dapat Buktinya," Tanya Dewa Penasaran.
" Belum....tapi Aku tidak Akan Menyerah Sampai aku Bisa Menjebloskannya ke penjara karena Berusaha Untuk Membunuh, Alih Alih Menabrakku yang Ia Tuju malah Istrimu kak," Kata Kenjo sinis.
" Aku akan Mencari tau Sendiri,, Benar tidak nya," Kata Dewa..
" Lalu Kalo Memang Benar Zella Yang Melakukannya," Tanya Kenjo.
" Aku sendiri yang Akan Membunuhnya," Kata Dewa Sinis.
" Karena Sudah berani mengganggu istri dan Juga Anakku," Kata Dewa tegas.
" Baiklah...Aku Tenang Sekarang, Karena Kakak Sangat Menyayangi Mitha Istri Kakak," Kata Kenjo Senang.
" Tentu saja Aku menyayanginya dan Juga Mencintainya, Aku tidak Akan Membiarkan Siapa Pun Menyakiti atau pun mengganggu istriku," Kata Dewa pelan.
" Siapa yang akan Menggangguku," Kata Mitha Saat Tiba Tiba berada Di belakang Mereka.
" Ya ampun,, Sayang.." Kata Dewa Kaget dan Hampir Barengan Dengan Kenjo.
" Mas Kok Belum Ke kantor, Emang Mas Gak Ke kantor," Tanya Mitha Dan Duduk di samping Dewa..
" Iya Mas Nanti Ke kantor, tapi Mas Mau Lihat Istri mas Dulu," Kata Dewa Lembut dan Memandang Istrinya.
" Iiiish, Mas Ini,,Mas Kan Sering Lihat Aku, Kenapa Masih Pengen Lihat Aku," Kata Mitha Aneh dengan Kelakuan Suaminya Ini.
" Mas Tidak Bosan Bosan Lihat Wajah Cantik Istri Mas," Kata Dewa lembut dan Membuat Kenjo memutar Bola mata karena Merasa Jengah dengan Tingkah Dewa saat ini dan Kenjo pun Pergi meninggalkan Dewa dan Mitha berdua saja,
" Iiiish Mas.. Malu Tau," Kata Mitha Cekikikan.
" Biarkan Saja,, Toh pada Istri Mas Sendiri Ini," Kata Dewa Tersenyum manis.
" Ini udah Siang Loh Mas, Mas Gak Ke Kantor," Tanya Mitha lagi.
" Ya Sudah Mas kekantor Ya...Ingat...Jangan Cape Cape ya Sayang," Kata Dewa lembut dan Mencium Pucuk kepala Mitha lembut.
Dewa pun Pergi meninggalkan Resto dan Kekantornya..
12 : 00 Wib.,,...
Waktu Jam Makan Siang Resto Pun kedatang. Tamu Yang Tak Di Inginkan.
Dan Ia Meminta Yang Ia Inginkan Hanya Mitha Yang Melayaninya..
Saat Ini Kenjo sedang tidak Ada Di Resto...
Mitha Pun Menghampiri siapa Yang Ingin Menemuinya..
" Zella... Ternyata Kau," sapa Mitha Terlihat Biasa Saja.
Zella memperhatikan Mitha Dari atas Rambut sampai ujung Kaki..
TIDAK ADA YANG BERUBAH..KATANYA DIA HAMIL..TAPI KENAPA TIDAK TERLIHAT, pikir Zella memperhatikan Tubuh Mitha Yang Masih ramping.
" Iya Ini Gue...Gue Mau Lu yang Layani dan Temani Gue," Kata Zella.
" Baiklah...Mau Pesan Apa," Tanya Mitha Sopan.
Zella Pun Memesan Minuman..
" Tunggu sebentar," Kata Mitha Dan Ia sendiri Juga Yang Mengantarkan nya.
" Ini...Silahkan Dinikmati," Kata Mitha pelan dan Bermaksud meninggalkan Zella..
" Kau Mau Kemana,, Sudah Aku Katakan Bukan,aku Ingin Kau Menemaniku juga," Kata Zella Pelan..