LOVE ME PLIS

LOVE ME PLIS
BAG 19



Sudah Hampir satu Tahun Dewa Mengikuti Terapi Jalannya..


Dewa Sedikit demi Sedikit sudah Hampir Lancar Berjalan dan Sudah Mulai Bisa Berjalan Tanpa Bantuan Penyanggah Lagi...


" Lihat Lah Tha.. Aku Bisa Berjalan,," Kata Dewa Senang Saat Dirinya Bisa Berjalan Walau pelan.


Arga Yang Mendengar Temannya Malah Memanggil Mitha Yang Tak Ada Hanya Tersenyum.


" Bukan kah Kau Kesini Dengan Supirmu bukan Pelayanmu," Kata Arga pelan.


" Aah iya Gue Lupa, Kalo Dia Lagi pUlang ke tempat Tinggalnya," Kata Dewa baru ingat Kalo Ternyata Pelayan Pribadinya Itu Sedang Pulang Kampung Beberapa Hari yang Lalu mungkin Sudah 4 Hari, Mitha Pulang Untuk Menemui Pemakaman Ayahnya Yang Ke Satu Tahun.


" Saking Senang nya Gue Sampai Lupa," Kata Dewa Lagi.


" Gue Perhatikan, Lu Semakin Hari Semakin terus mengingatnya, Apa Lu suka Sama gadis Kecil itu Dew," Tebak Arga.


" Gue Juga Belum Tau Sama Perasaan Gue Ga, Yang Jelas Gue Benar benar Terimakasih padanya karena Sudah Membawa Gue Dari Jurang Keterpurukan," Jelas Dewa mengingat Saat ia Benar benar terpuruk Saat Dirinya benar benar berpikir tak Bisa Berjalan Lagi.


" Gadis Kecil Itu memang Hebat, Dia Bisa Merubah Lu yang Dulu Suka Marah Marah, Galak, So, Dan Sekarang Yang Gue Lihat di Wajah lu selalu ada Senyuman," Kata Arga pelan.


Memang Arga Dulu sangat ingat Pada Temannya Ini dengan Sifat dan Sikapnya yang benar benar Berbeda 100% Dari Sekarang,


" Memangnya Gue Semengerikan apa dulu," Kata Dewa Tak Terima


" Perasaan Gue Sama saja Dari dulu atau pun Sekarang," Kata Dewa Lagi.


" Lu kan Gak Bakalan tau lu tuh Seburuk dan Semengerikan Apa Dulu Apa lagi Dulu Lu gak Ada Sopan Sopannya kalo Ngomong,," Jelas Arga.


" Tapi Gue Bersyukur... Lu Sudah Berubah," Kata Arga Senang.


" Gue Harap.. Lu Gak Bilang Sama Pelayan Gue Kalo Gue Sudah Bisa Berjalan," Kata Dewa Pelan.


" Gue Mau Buat Kejutan Untuknya," kata Dewa Lagi..


" Jadi Lu gak Bakalan Bilang Kalo Lu sudah Bisa Berjalan ya...walau pun belum Lancar," Kata Arga pelan.


" Gak... Gue mau Buat Kejutan Untuk nya," Kata Dewa senang.


" Baiklah terserah lu Saja, Sekarang Lu mau kemana Mau Pulang Apa Gimana Dulu," kata Arga Karena Jam Terapi sudah selesai..


" Gue pulang saja, Lu bisa Bantu Gue Kan," tanya Dewa pada Temannya itu.


" Oke Oke Oke..." Kata Arga Dan Ia pun Malah Mendorong Kursi Roda untuk Dewa dan Ia juga Yang Mendorongnya sampai Depan.


" Pak Tolong Ya..." kata Arga Pada Supir Dewa Baru saja Dewa Mau Berdiri Ada Seorang Wanita Mau menghampirinya Namun Keduluan Seorang Wanita Cantik Menyapanya Dengan Ketus.


" Masih Hidup ternyata Kamu,Aku Kira Kau Sudah Mati,," Sapa Seorang Wanita Pada Dewa.


Dewa yang di sapa Seperti itu Hanya Diam, Ia Benar Benar Terkejut Mendengar Sapaan seperti itu apa Lagi dari Wanita Yang Dulu pernah Ia Cintai,


" Jaga Mulut Anda Nona," Hardik Arga Merasa Kesal Pada Wanita Yang Dulu Pernah menjadi Kekasih Dewa. Mereka tak Tau Kalo dari tadi Ada Yang memperhatikan Mereka Berbicara.


" Hiihs...Aku tidak Bertanya Padamu Dokter Arga, Aku Bertanya Pada Pria Miskin Ini," Kata Wanita Itu yang Ternyata Zella.


" Apa Katamu...?? Miskin," Kata Arga Yang Semakin Bingung Dengan Ocehan Zella yang Masih Menganggap Dewa Miskin.


" Masih Mau Saja Kamu Temanan Sama Orang Miskin Seperti dia, Gak takut apa Nanti Di porotin Hah," Kata Zella Pedas


Dewa Hanya tersenyum Mendengar Ocehan Zella Yang Masih Beranggapan Dirinya Miskin.


" Siapa Yang Kau Bilang Miskin Hah," Tanya Arga Bingung Pada Zella Yang selalu mengatakan Kalo Dewa Miskin.


" Tentu saja Pria ini.." Kata Zella menunjuk Dewa.


" Apa Kabar mu," Tanya Dewa pelan, Dewa Tak Memungkiri bahwa dalam Hatinya sangat Merindukan sosok Zella Saat ini, Ia juga Senang Karena Bertemu Zella Saat ini,


Dewa Seakan Lupa Bahwa Yang Telah Membuatnya Seperti Sekarang ini Kan Oleh ulahnya.


" Baru Bertemu, Kau Malah Bilang kalo Aku Sudah Mati," Kata Dewa tersenyum.


" Kenapa Kau Duduk Di kursi Roda," Tanya Zella.


" Aaaaah Jangan jangan Kau Juga tidak Bisa Berjalan Ya," Tebak Zella Tertawa.


" Sudah Miskin.. Cacat lagi, Benar Benar Kasihan Sekali Hidupmu Sekarang," Kata Zella


" Untung saja Aku Sudah Putus dengan Mu, Kalo Tidak Pasti Ak......" Perkataan Zella Terpotong Oleh Suara tegas Milik Seseorang yang Dari Tadi Memperhatikan Saja.


" Kalo Den dewa Tidak Putus Dengan Nona, Pasti Den Dewa akan Lebih Menderita Lagi," Kata Seseorang Gadis Tegas.


" Dan Saya Bersyukur Kalo Den Dewa terbebas Dari Wanita Ular Seperti Nona," Kata Gadis Itu lagi.


" Mitha..." Panggil Dewa Kaget.


" Kapan Kau Pulang," Tanya Dewa Pada Mitha Lembut.


" Tadi pagi den," Kata Mitha Lembut


" Den Dewa Sudah Terapinya," Tanya Mitha Pelan.


" Sudah,,, Ayo Kita Pulang," Ajak Dewa Senang Karena melihat pelayannya sudah Datang.


" Tunggu Dulu, Siapa Kamu," Tanya Zella Kesal Karena Di Sebut Wanita Ular Oleh Gadis kecil Seperti Ini.


" Berani Sekali Kau Menyebut Ku Wanita Ular," Kata Zella kesal.


" Namaku Mitha, Jika Kau Ingin Tau, Dan Kau Memang Benar Wanita Ular Bukan, Dan Aku Hanya Pelayan Den Dewa," Kata Mitha Tegas.


" Hahhaha Pelayan... Baru Jadi Pelayan Saja Sombong Sekali Kau, Apa Lagi Kalo Jadi Nyonya Jaya Kusuma," Tukas Zella kesal pada Mitha Yang Ternyata Hanya seorang Pelayan Dewa Saja,


" Dia Adalah Calon Istriku, Bukan Pelayanku," Kata Dewa Meralat Ucapan Mitha Yang Bilang Kalo dirinya Pelayannya.


" Dia Adalah Gadis Yang akan Menjadi Istriku," Kata Dewa lagi.


Mitha Yang Tidak Tau Dengan Ucapan Dewa Hanya Bisa Diam Saja, Begitu Juga Arga Dia benar Benar Tak Mengetahui Kalo Dewa Akan Menjadikan Pelayannya Itu Istrinya.


" Ga.. Pak.. Tolong Bantu saya," Kata Dewa pada Pak Supir dan Arga Agar membantunya Naik Mobil.


Arga Dan Pak Supir pun Membantu Dewa Masuk Kedalam Mobil Dan Dewa pun Mengajak Mitha Juga.


" Naiklah Sayank.." Panggil Dewa pelan pada Mitha,


Mitha Pun Naik Kedalam Mobil Dan Ikut Bersama Dewa.


Dan Mereka Pun Meninggalkan Arga Dan Zella Di sana.


" Kenapa Kau Beranggapan Kalo Dewa Itu Miskin," Tanya Arga Pada Zella Setelah Beberapa Menit Kepergian Dewa.


" Bukan kah,Dewa Memang Sudah Miskin," tanya Balik Zella.


" Kau Tau Informasi Yang Salah ini dari Mana," Kata Arga.


" Aku tau Dari Dirinya Saat Sebelum Kecelakaan," Kata Zella..


" Aaah... Jadi Kau Beranggapan Kalo Dia Itu Bangkrut Begitu," Kata Arga Tersenyum. Dewa memang Sudah Menceritakan Semua kejadian itu padanya Dan Memberi tau Dewa Seperti ini tak Bisa Berjalan Pun Tak luput juga Karena Ulahnya,


" Asal Kau Tau, Dia Itu Masih Kaya Raya Seperti Dulu, Dan Kau Tau Dia Berbuat Seperti itu kenapa," Tanya Arga pada Zella, Dan Zella Pun Hanya Menggeleng tanda Tak Tau.


" Karena Ia Hanya Ingin Mengujimu, Karena Ia hanya Ingin Kau Yang akan Menjadi Istrinya Nanti, Tapi Kau.....Hah" Kata Arga Tertawa


" Kau Malah Meninggalkan nya Saat dia Hanya Bercanda Mengatakan Kalo Dirinya Bangkrut," Kata Arga Lagi.


" Dan Kecelakan Ini Juga Karena Ulahmu," Kata Arga Dan Meninggalkan Zella Yang Diam Mematung..


JADI DEWA MASIH KAYA RAYA, batin Zella tak Percaya.


JADI DIA HANYA INGIN MENGUJIKU SAAT ITU, DAN AKU...AKU MALAH, dalam Hati Zella Memperlakukan Dewa Dengan Kejam Saat itu.


AKU HARUS MEREBUTNYA KEMBALI, dalam Hati Zella Sudah Bulat.