LOVE ME PLIS

LOVE ME PLIS
BAG 43



" Mas Kenapa sih dari tadi Marah Marah Terus," Tanya Mitha Saat Sudah Sampai Rumah.


Mitha sangat senang saat suaminya


Melupakan Zella dan Meninggalkannya begitu saja saat Di Mall Tadi..


" Saya Tidak Suka Saja, Laki Laki Lain Memperhatikan Istri saya Dengan seperti itu," Kata Dewa Kesal.


" Siapa Yang Memperhatikan ku Mas," Tanya Mitha Bingung..


" Siapa Lagi Kalo Bukan Papihnya Gadis Kecil Yang Kau Tolong tadi," Kata Dewa Kesal.


" Ooh Maksud Mas Tuan Revan,," Kata Mitha pelan.


" Mungkin Mas Salah Paham Mas, Tuan Revan Mungkin Hanya Ingin berterimakasih Padaku saja, Bukan bermaksud Menatap seperti yang Mas Katakan Barusan," Kata Mitha Pelan.


ITU MENURUT MU...KAU TIDAK TAHU SAJA CARA DIA NENATAP PADAMU SANGATLAH BERBEDA, pikir Dewa..


" Apa Lagi dia Menyebutmu Adikku, bukannya Istriku," Kata Dewa Tambah Kesal Saja Saat mengingat Perkataan Revan Padanya tadi.


" Mungkin Aku Memang Cocok Sebagai Adikmu Mas," Kata Mitha Malah Cekikikan..


" Mungkin Setelah Kita 10 tahun Menikah Kau Akan Berbaring di ranjangmu dengan Tubuh yang Sudah Tua," Kata Mitha yang Masih Tertawa..


" Jika Aku Yang Tua Malah Berbaring Di ranjang, Kau Sendiri Berada Di Mana," Tanya Dewa pelan dan Terus memperhatikan Wajah Cantik Istrinya..


" Tentu saja aku Main Dengan Boneka Bonekaku," Kata Mitha Lagi..


Dewa Yang Tidak Mengerti hanya Menaikan Alisnya karena Bingung.


" Kau Lihat...Aku saja Masih Seperti anak Kecil, Sedangkan Kau Sudah Tua seperti itu," Kata Mitha Malah Tertawa..


Dewa yang Terhipnotis dengan Tawa istrinya malah Menarik tubuh Istrinya dan Mencium Bibir Istrinya Lembut.


Mitha Yang Dapat Perlakuan Lembut Dewa hanya Diam Menikmati apa yang Dewa Lakukan Padanya..


" Apa Itu Lucu Menurutmu.." Kata Dewa dengan Suara Memburu.. Dewa Benar Benar sudah Tidak Bisa Menahannya Lagi..ia Ingin Lebih Dan Lebih menyentuh Istrinya..


Dewa Sudah Ketagihan Berciuman Dengan Istrinya..justru ia ingin lebih dari sekedar menciumnya..


" Mas.... apa Mas Tidak Melupakan Sesuatu," Tanya Mitha Pelan mengalihkan Apa yang Sedang Mereka Lakukan,


Mitha Hanya ingin menenangkan Debaran Jantungnya Yang Begitu Kencang karena Dewa Menciumnya Seperti itu..


" Maksudmu," Tanya Dewa Yang Belum Sadar pada Zella dan Masih Saja Ingin Mencium Bibir Istrinya Yang Mengoda...


" Mas sudah lupa pada Kekasih Mas, Mas Malah Meninggalkan Dia di Mall Seperti tadi," Goda Mitha Tersenyum dan Sengaja Mengingatkan Dewa pada Kekasihnya..


Dewa Benar benar lupa Pada Kekasih Nya itu..


ASTAGA...ZELLA.! dalam Hati Dewa Baru Ingat.


AKU MALAH MENINGGALKAN NYA... dalam Hati Dewa Lagi.


" Ah iya Kau Benar, aku sampai Lupa Padanya, Tunggu Sebentar Aku akan Menelponnya Dulu," Kata Dewa Dan Langsung Menelpon Kekasihnya itu..


Mitha pun Meninggalkan Dewa yang Sedang menelpon kekasihnya..


" Ya ampun...Mas Dewa..Benar Benar Pandai Membuatku lupa dengan semuanya," Gumam Mitha yang Masih Terpesona Dengan Ciuman Dewa.


" Kenapa Jantungku kembali Berdebar Seperti itu," Tanya Mitha Pada Dirinya Sendiri.


" Aah Sudah lah," Kata Mitha Dan Melupakan semuanya namun ia Tak Bisa dan Terus Saja teringat Ciuman Lembut Dewa...


SEMINGGU KEMUDIAN....


" aku dengar Akan datang Bos Besar Ke Resto Kita," Kata Pelayan Lainnya Yang Sedang berbicara Pada Teman pelayan Lainnya.


Dan Mitha Hanya Mendengarkannya Saja,ia Sedang Istirahat di Ruang Karyawan bersama Karyawan lainnya..


" Benarkah..Maksudmu Tuan Yang Punya Resto Ini Bukan," Jawab Pelayan satunya Lagi dan Mereka Semakin Seru saja bergosip.


" Iya...Kau Tau, Bukan Hanya Resto Di sini saja yang Ia Punya, Di Cabang Cabang lainnya pun Ia mempunyai banyak Perusahaan Lainnya," Kata Pelayan Lainnya..


" Memangnya Siapa Yang Kalian Bicarakan Itu," Tanya Mitha Yang Ikut Penasaran..


" Apa Kau Sudah Pernah Bertemu dengan Pak Revano Adi Nugraha," Tanya Seorang Pelayan Lainnya.


" Mana Mungkin Pernah..Dia Kan Baru Saja bekerja Di Resto ini, Mungkin Baru Dua Bulan Ya Kan." Kata Pelayan Lainnya.


" Sedangkan Pak Revano Baru saja Pulang Dari luar Negri,setelah Beberapa tahun," Kata Pelayan itu Lagi.


" Tapi yang aku Bingung kan" kata Pelayan Satu kepalayan Lainnya.


" Bukankah Pak Revano Belum Menikah,, tapi Sudah mempunyai Anak," Kata Pelayan Bergosip.


" Apa Itu anak Di Luar Nikahnya," Kata Pelayan Itu Lagi semakin Asik saja Membicarakan Atasannya.


" Kamu Benar Juga... Aku Juga Pernah Melihat Anaknya Itu...Mungkin Saat Umur 3 tahun," Kata Pelayan Mengingat Saat Atasannya Berkunjung ke Resto miliknya Sendiri 2 tahun Lalu..


" Anaknya Cantik, dan lucu,," Kata Pelayan Itu lagi..


" Tapi Aku Penasaran...Anak siapa Ya," Tanya Pelayan Itu lagi...


" Tha..." Panggil Kenjo Pada Mitha.


" Sedang Makan apa Kamu..." Tanya Kenjo pada Mitha Yang Sedang Duduk saja di Kursi dan Memakan Sesuatu.


" Ah...Ini.." Kata Mitha Pelan.


" Lagi Makan Ketoprak Aku Kak, Kenapa...?? Kakak Mau," Tanya Mitha Lembut.


" Tidak, Kakak Cuma Mau Bilang Kalo Nanti Kakak Tidak Bisa Antar Kamu Pulang Tha,, Kamu Bisa Pulang Sendiri kan," Kata Kenjo pelan.


" Ok Kak Gak Apa apa Kok," Kata Mitha Tersenyum.


Mereka Tidak Tau Ada Sepasang Mata Yang mendengar kan Percakapan Mereka Dan Ia Malah Tersenyum Senang karena Momen yang Ia Tunggu Terkabul Juga..


" Kak.. Memangnya Nanti ada Bos Besar Datang Ke sini ya," Tanya Mitha Penasaran..


" Betul..Makannya Hari Ini kakak Gak Bisa Antar Kamu Pulang, Karena Ada Rapat dengan Pemilik Resto ini," Kata Kenjo.


" Oh Begitu,,"


" Sebentar Lagi Beliau Datang," Kata Kenjo..


" Dan Kakak Minta Kamu Yang Melayaninya, Bagaimana," Tanya Kenjo..


" Iya Kak,"


****.......*****........*******.......******.....…..*******


Tak Lama Bos Besar Itu Pun Datang Dan Membawa Anaknya yang Sekarang Umur 6 tahun..


Mungkin Sudah 2 tahun ia Tak Mengunjungi Restonya Karena Selama Dua Tahun Ia Tinggal Di Amerika.


" Selamat Datang Kembali Bos Besar.."Kata Manager Resto dan Menyambut Bos Besar.


" Terimakasih..dan tolong Berhentilah Memanggilku Bos Besar Seperti itu," Kata Pemilik Resto Itu kesal Pada Managernya Yang Ternyata Sahabatnya Sendiri..


" Sory Sory...Gue Kan Dah Lama Gak Ketemu Sama Lu Van, Hai Sayang..Bagaimana Kabarmu Cantik," Kata Manager itu santai dan Menyapa Putri Revano.. Dan putri Revano hanya Diam Tak Merespon sama Sekali..


" Dimana Koki Hebat Gue," Tanya Revano pada Rendi Manager sekaligus Sahabatnya..


" Aah Maksud Lu,, Kenjo,," tanya Rendi pada Sahabat yang Baru Pulang..


" Nanti Juga Kemari, Dia Masih Sibuk Dengan Masakannya," Kata Rendi pelan.


Tak Lama Kenjo pun Datang Dan Tersenyum melihat Sahabatnya Baru datang dari Luar Negri..


" Hai Bro..Bagaimana Kabarmu." Tanya Kenjo pelan.


" Hai Cantik Bagaimana Dengan Kabarmu," Tanya Kenjo Pada Putri Revano..


Namun Putri Revano Hanya Diam Saja,


" Kau Masih Sama Saja Ken, Seperti yang Dulu tidak Berubah," Kata Revano pelan.


" Cantik...Mau Pesan apa Sayank.." Tanya Kenjo pada putri Sahabatnya.


Kenjo Pun Memanggil Mitha Yang Berdiri Tak Jauh Dan Baru saja selesai Melayani Tamu Lainnya..


" Tha..." Panggil Kenjo....


" Sini Sebentar," Kata Kenjo Lagi..


Mitha Pun Menghampirinya, Mitha Terkejut Melihat Gadis Kecil Yang Ia Kenali, Dan Gadis kecil Itu juga Masih Mengingatnya dan Langsung Berlari Memeluknya..


" Melody..." Panggil Mitha Senang Saat Melihat Gadis Kecil Itu mengampiri dan Memeluknya..


Kenjo Yang Terkejut Melihat Mitha dan Putri sahabatnya Sudah Saling Kenal.


" Kamu Mengenalnya Tha.." Tanya Kenjo Bingung Kenapa Dua Orang Ini saling Kenal.


" Jadi Nona Kerja Di sini," Tanya Revano yang Ternyata Papihnya melody yang Bernama Revan.


" Lu Kenal Mitha Van," Tanya Kenjo Bingung.. Ia Benar Benar Penasaran dengan Semua Ini..


" Lu Ingat kan,, Waktu Putri Gue Hilang Di Mall," Tanya Revan menjelaskan Pada Kenjo dan Revan Juga Sudah Menceritakan Pada Kenjo Perihal Kejadian waktu di Mall itu.


" Dan Nona Ini Yang Menolong Putri Gue Ken," Kata Revan Pelan..


JADI GADIS INI KERJA DI RESTO GUE..DAN KENJO MENGENALINYA..pikir Revan Semakin Penasaran..


" Ooh." Kata Ken,


" Bagaimana Kabarmu Sayank," Tanya Mitha Lembut Pada Melody dan Melody sangat Senang Bertemu Dengan Mitha.


" Kamu udah Makan Belum Sayank," Tanya Mitha Lagi dan Melody yang Di Tanya Hanya Menggeleng..


Ken, Rendi dan Juga Revan benar Benar Bingung Melihat Kedekatan Mitha Dan Melody Yang Seperti sudah Lama Saja,


" Itu Putri Lu Kan Van," Tanya Rendi yang Masih Bingung Melihat Melody Yang Mudah Akrab Dengan Mitha padahal Melody sangat Susah Menerima Orang Lain, apa Lagi Orang Baru..


Revan Saja masih Belum Percaya dengan Penglihatannya...


" Gue Aja Masih Tidak Percaya Dengan Penglihatan Gue," Kata Revan Pelan..