
Dewa Pun Selesai Mandi.. Dan Menagih Pada Istrinya...
" Ceritakan padaku...Kalian Membicarakan Apa," Tanya Dewa Penasaran.
" Mas Tau...Ternyata Zella Sudah Gila.." Kata Mitha Pelan.
" Gila... Maksudmu," Tanya Dewa Bingung.
" Mas Tau...Dia Bilang Dia hamil Anakmu,, Yang Aku Tau Kau kan Tidak bersamanya Dan Selalu Bersmaa ku, Terus Tiba Tiba Dia Bilang Kalo Dia Hamil, Itu tidak Mungkin Kan Mas," Tanya Balik Mitha Semakin Penasaran saja.
" Dia Memang Hamil," Kata Dewa Pelan.
" Apa...Zella Hamil anak Mas, Beneran," Kata Mitha Semakin Kesal Dan marah saat Kenyataan Mengatakan Kalo Zella Memang Hamil.
" Dia Memang Hamil, Tapi bukan anak Mas Sayang," Kata Dewa Lembut.
" Mas Menyentuhnya Saja Belum Pernah, Darimana Dia Bisa Hamil anak Mas," Kata Dewa lagi.
" Apa Kau Tanya Dia Hamil Berapa Bulan," Tanya Dewa Lagi dan Mitha Pun menggeleng Karena Ia Tak kepikiran Ke Sana
" Aku Tidak Tanya Mas, Lagi Pula Buat apa aku Harus Tau, Toh aku Percaya Kalo Itu Bukan Anak Mas," Kata Mitha pelan.
" Terimakasih Sayang Karena Kau Percaya Sama Mas," kata Dewa Lembut dan Memeluk Istrinya Sayang.
" Mas...Apa Zella Memang Sejahat Itu," Tanya Mitha Penasaran.
" Maksudmu," Tanya Balik Dewa.
" Aku tau siapa Yang menabrak Kak Kenjo Mas, Zella Sendiri Yang Mengatakannya Padaku Tadi, dan Dia Juga Mengancam Aku dan Anak Kita, Kalo aku Tidak Menjauhimu," Kata Mitha Pelan.
" Kau Jangan Takut Sayang..Aku Pasti akan Menjaga Mu dan Anak Kita," Kata Dewa lembut.
" Apa Mas Lihat aku Ketakutan," Kata Mitha Tersenyum..
" Aku Tidak Takut Mas, Asal Aku Selalu sama Mas, Aku akan Hadapi Berapapun Zella yang Ingin Menyakitiku," Kata Mitha Tersenyum.
" Aku juga Tidak Akan Membiarkan Siapa Pun Menyentuh Istriku," Kata Dewa Dan Memeluk Istrinya Lagi.
" Aku akan Selalu Melindungimu," kata Dewa lagi.
" Aku Tau...Kau akan Selalu menjaga Ku Mas," Kata Mitha Lembut.
" Menurut Mas...Apa Zella Memang Sejahat Itu," Tanya Mitha Lagi.
" Aku Tidak Tau Sayang..Yang aku Tau..Dulu dia Wanita Baik Baik, Sedikit Pun Tak Pernah memperlihatkan Kejahatan Padaku," Kata Dewa Mengingat Bahwa Zella Sangatlah Baik, Walau Ia Memang Matre,,,,
tapi Di Mata Dewa Tidak ada Wanita yang Matre,, Jika Ada Yang Bilang Semua Wanita Matre Berarti Prianya Saja Yang Tak Mampu Membelikan Sesuatu untuk nya...
" Dulu kan Mas Selalu Memujanya, Mungkin Mas Tidak Tau Hal Buruk Yang di Tutupinya," Kata Mitha Lagi..
" Kau Benar sayang... Mungkin Dulu aku Terlalu Buta, hingga Tidak Sadar Kalo Zella Memang Terburuk Untukku," Kata Dewa Pelan.
" Kau Tidak akan Menemuinya Lagi Bukan," Tanya Dewa..
" Ah....Emmm...Tidak," Kata Mitha Berbohong..
" untuk apa Aku Menemuinya," Kata Mitha lagi...
" Baguslah...Aku Tidak Mau Kau Menemuinya Seorang Diri," Kata Dewa lembut.
" Iya...Mas,"kata Mitha Pelan....
Dewa Selalu Mengawasi Gerak Gerik Zella Yang Kini Mulai Mengganggu Rumah Tangganya apa lagi Selalu mengganggu Istrinya Yang Sedang Hamil,
Dewa Takut Terjadi Sesuatu Pada Istrinya Sehingga Ia Akan Lakukan Apa Saja Untuk Melindungi Istrinya..
DUA BULAN KEMUDIAN......
Kehamilan Istri Dewa Sudah Semakin Besar Saja kini Kehamilan Mitha Sudah Masuk 6 Bulan.
Kini Ia Tak Lagi Bekerja Di Resto dan Itu Pun Permintaan Dewa Padanya,Dewa Tidak Mau Melihat Istrinya Kecapean, dan Ia Menyuruh Istrinya Untuk Diam Saja Di Rumah, Dan Yang Mitha Lakukan Hanya diam Di rumah dan Membuatnya Bosan....
" Haaah...Aku Bosan Sekali Mom," Kata Mitha Saat Mamah Dewa Menemaninya Di Ruang Tamu.
" Ya ampun Sayang...Kalo Kau Bosan Berjalan Jalan Lah Di Taman Bunga Milik Kita, Itu Pasti Tidak Akan Membuatmu Bosan Sayang," Kata Mamah Dewa lembut.
" Momy benar Juga...Seharusnya Aku Banyak Gerak Kan Mom, Biar Aku dan Bayiku Sehat," Kata Mitha Dan Ia Menuju Keluar Ingin Berjemur..
" Iya Sayang...Jangan Terlalu Lama," Kata Mamah Dewa pelan.
Mitha Pun Mengangguk Dan Pergi Ke taman Bunga..
Mitha Menikmati Udara Di Pagi Hari dan Ia Memejamkan Mata Saat Matahari pagi menyinari Tubuhnya..
" Hangatnya..." Bisik Mitha Pelan.
" Hah....Aku Tidak Sabar Ingin Melihatmu Keluar Nak," Kata Mitha Pelan Dan Mengelus Perutnya Yang Semakin Membuncit...
Tiba Tiba Hanpone Miliknya Berbunyi..
Ia Pikir suaminya Yang Menelpon tapi Ternyata No yang Tak Ingin Dia Angkat..
" haaaah...kenapa Dia Selalu Menghubungiku," Kata Mitha Kesal Saat No Zella Selalu Menelpon Nya..
Mungkin Hampir setiap hari Zella Selalu Menelpon Nya Namun Mitha Tak Pernah angkat...Karena Merasa Tak Ada Yang Penting..
jika Ia Angkat Pasti ia akan Selalu Mengancam dan Terus Mengancam, sama Saat Pertama Kali Mitha Mengangkat Telpon dari nya.. Dan Zella Mengancam Dan Terus Mengancamnya.
Sampai Mitha Kesal Dan Marah Pada Zella Untuk Berhenti Mengganggu nya,
Namun Tingkah Zella Semakin Menjadi saja, dan Ia Tak Mau Berhenti Mengganggu Dirinya..
" Dasar Wanita Gila," Gumam Mitha pelan saat Zella Kembali Menelponnya..
Mitha pun Mematikan Hanponenya karena Merasa Terganggu dengan Apa Yang Zella Lakukan..
" Mengganggu saja," Gumam Mitha..
DI TEMPAT LAIN.....
" Dasar Gadis Bodoh...Kenapa Dia Tidak Mengangkat Telpon dari Ku," Kata Zella Marah Marah..
" Dasar Gadis Bodoh,, Kenapa Dia Masih Diam Saja, Padahal Tau Kalo Aku Sedang Mengandung, Ya Walaupun Bukan Anak Dewa, Tapi Dia Tidak Tau Kan Kalo Aku Membohongi nya," Kata Zella Lagi.
" Kenapa Dia Masih Tidak Menjauhi Dewa..," Kata Zella Kesal.
" Sayang..." Panggil Harun Lembut.
" hmmmmm,"
" Kenapa Kau Terlihat Marah Seperti itu," Tanya Harun Lembut.
" Aku Kesal Pada Seseorang sayang,," Kata Zella Marah.
" Siapa.." Tanya Harun..
" Gadis Bodoh,,, Dia Menghinaku dan Dia Mengatakan Kalo Anak Kita Tidak Layak Untuk Lahir," Kata Zella Menghasut Harun..
" Apa...Siapa Yang Mengatakan Itu Padamu Sayang," Tanya Harun..
" Tentu saja Gadis Bodoh, Istrinya Dewa," Kata Zella Kesal.
" Sayang...Bukankah Kau Sudah Tidak Ada Hubungan apa apa lagi dengan Dewa," Tanya Harun Penasaran. Karena Zella Selalu Bilang Kalo Ia Sudah Tidak Lagi Mencintai Dewa dan Sudah Tidak Perduli Lagi Padanya..
" Aku Memang Sudah Tak ada hubungan apa apa Sayang,,, Tapi kemarin kemarin Tak Sengaja aku Bertemu dengan Istrinya.. dan Dia Malah Menghinaku dan Mengatai Anak Kita," Kata Zella Berbohong Pada Harun..
" Siapa Nama Istrinya," Tanya Harun Yang Mulai terpancing Emosi..
" Namanya Mitha..Aku Ingin Dia Mati saja Sayang,,," Kata Zella Kesal Dan Marah.
" Tapi sayang...Tidak Baik Membunuh Seseorang," Kata Harun pelan.
" Apa Kau Ingin dia duluan yang Membunuh Anak Kita," Kata Zella Marah.
" Tentu saja Tidak.." Kata Harun
" Makannya Dari Itu...Kau Harus Menghabisi nya Saja, Dari pada Nanti dia Menghabisiku Duluan," Kata Zella Berpura pura Ketakutan..
" Kau Tenang Saja Sayang ..Aku tidak akan Membiarkan Siapa pun Menyakiti Kau dan Anak Kita," Kata Harun Tegas.
Harun Pun memeluk Kekasih yang Ketakutan Itu...
Namun Di Balik Topeng Ketakutan Zella, Zella Malah Tersenyum Senang..Karena Harun Gampang Di Hasut apa lagi setelah ia Mengandung Anak nya...