LOVE ME PLIS

LOVE ME PLIS
BAG 79



Dewa Menemui Bawahannya...


" Apa Kau Yakin Kalo Pemilik Mobil yang Menabrak Istriku, Wanita yang Bernama Zella," Tanya Dewa Semakin Penasaran.


" Iya...tuan," Kata Bawahan Dewa.


" Baiklah... Terimakasih," Kata Dewa Lagi..


Dewa Berencana Untuk Menemui Zella.


Dan Anehnya Zella Menerima Begitu saja Dan Tidak Menaruh Curiga Sama Sekali..dan Sepertinya Zella Benar benar Tak Merasa Bersalah atau tak takut sedikit pun.


" Lihat Saja, Akan Ku Buat Kau menyesal, Sudah Menyakiti Istriku," Kata Dewa.


******...….....*******.............********..........*******


DI KEDIAMAN ZELLA..


" Tumben Sekali Kau Ingin Menemuiku sayang," Kata Zella Lembut saat Bertemu Dewa..


Zella Benar Benar Sama Sekali Tak Punya Malu dan Rasa Takut Sama sekali.


" Kau Benar Benar Wanita Menyeramkan," tukas Dewa Marah.


" Apa Maksudmu," Kata Zella Bingung Kenapa Dewa malah Marah Padanya..


" Tidak Usah Bepura Pura Lagi...Kau Yang Telah Menabrak Istriku bukan," Kata Dewa Marah.


" Ap Apa..Apa Yang Kau Bicarakan Sayang," Kata Zella Pura Pura Tak Mengerti.


" Jangan Mengelak Lagi Zella, Aku sudah Menemukan Bukti Bukti Kalo Kau Yang Menbrak Istriku dan Juga Kenjo," Kata Dewa Dingin.


" mana Buktinya Kalo aku Yang Menabrak Istrimu dan Juga si Kenjo," Kata Zella Mengelak.


" Kau Pikir aku Tidak Tau...Aku Tau Semuanya Zella,, Aku pastikan, kau akan Mendekam Di penjara, dan Ini Rekaman Cctv di tempat Kejadian, Dan Kau Lihat siapa Di sana.. Itu kau Bukan," Kata Dewa Tegas.


" Tidak...Itu bukan Aku, Bukan aku," Elak Zella


" Kau Tidak Bisa Menangkapku Dewa,, Aku Sedang Hamil Anakmu," Kata Zella Memelas dan Menggunakan kehamilan menjadi Senjatanya.


" anakku.." Kata Dewa Tertawa Sinis.


" Anakku darimana, Aku Menyentuhmu saja Tidak Pernah," Kata Dewa Dingin.


" Mungkin Kau Lupa,, Kau Sudah Mempunyai Kekasih...Siapa....." Pikir Dewa Mengingat Siapa Kekasih Zella.


" Bukankah.... Direktur Tempat Kau Bekerja itu Kekasihmu...Mungkin Kau Sedang Mengandung Anaknya," Kata Dewa Lagi Semakin Dingin..


" Tidak...ini anakmu Dewa, Aku Sedang Mengandung Anakmu," Kata Zella Kekeh Menganggap Anaknya Itu anak Dewa..


" Kau Memang Benar BEnar Sudah Gila Zella," Kata Dewa Sinis.


" Kau sudah Tidak Waras." Kata Dewa Lagi..


" Sebentar lagi Polisi Akan Kemari Menangkapmu," Kata Dewa Lagi.


" Tidak...kau Tidak Bisa Menangkapku Dewa.." Kata Zella mulai Ketakutan.


" Aku sedang mengandung Anakmu, Seharusnya Kau Tanggung Jawab Padaku Bukan Memperjarakan Aku," Kata Zella Marah.


" Tanggung Jawab..Kau sudah Gila,,, Untuk apa Aku Harus Tanggung jawab yang Tidak aku lakukan," Kata Dewa Aneh.


Tak Lama Polisi pun Datang...


Dan Menangkap Zella yang Berontak..


" Lepaskan Aku..Lepaskan Aku... Dewa Lepaskan Aku, aku Tidak Bersalah,, Lepaskan Aku, Lepaskan Aku Dewa," Pinta Zella Pada Dewa.


" katakan Itu pada Pihak Berwajib,,Bawa Dia Pak, Saya Tidak Mau Melihat Wajahnya Lagi," Kata Dewa Kejam.


" Siap Tuan.." Kata Polisi...Pak Polisi Pun Membawa Zella Untuk di interogasi.....


" Lepaskan...Lepaskan Aku Dewa,, Lepaskan,, Kau jahat Dewa Kau jahat,, Aku sedang mengandung Anakmu,, Kau jahat Dewa,, Aku Tidak bersalah, Dan Aku Sama Sekali Tidak melakukan kejahatan Yang Kau Katakan, Dewa.. Lepaskan Aku ." Kata Zella Memberontak tak mau Ikut dengan Polisi


" Katakan Itu pada Pihak Berwajib," Kata Dewa Sinis..


" Kau memang Pantas Mendapatkan nya," Kata Dewa lagi...


Sebelum Polisi membawa Zella Tibalah Mobil Milik Harun dan Berhenti Tiba Tiba Di depan Zella..


" Ada Apa Ini," Tanya Harun Tak Mempercayai penglihatannya Karena Zella di tangkap polisi..


" Siapa Kau" Tanya Dewa pelan.


" Aku..Direktur Tempat Zella Bekerja, Namaku Harun, Kau sendiri siapa," Tanya Harun..


Harun Memang tau kalo Zella Sedang Mempunyai Hubungan Dengan Dewa, Tapi Ia Sedikit Pun Tak Tau Wajah Dewa seperti apa,


" Ah....Jadi Kau Kekasih nya..." Tanya Dewa..


" Apa salahnya...Sehingga Kau tega Menangkap Wanita Yang Sedang Hamil," tanya Harun..


" Dia Melakukan Tindakan Kejahatan dan Harus Di Bawa Ke Kantor Polisi untuk mempertanggung Jawab semua Perbuatannya,," Kata Dewa tegas.


" tindakan Kejahatan apa," Tanya Harun Tak Mempercayai pendengarannya.


" Kau Lihat Ini..." Kata Dewa Dan Memberikan Bukti pada Harun.


" Sudah Jelas bukan..Kalo Kekasih Mu Ini Bersalah," Kata Dewa Lagi.


" Sayang....Tolong aku," Kata Zella Lembut dan Meminta Tolong Pada Harun.


Dewa pun Mendelik Sinis...


" Sayang...Kau Memanggil Sayang padanya,, Berarti Anak Yang Kau Kandung Itu Bukan Anakku Kan, Tapi anak Pria Ini," Kata Dewa Sinis..


" Terbukti bukan, Kataku,, dia Bukan Anakku," Kata Dewa Sinis.


" Sayang...Apa Yang dia Katakan," Tanya Harun Tak Percaya Pada Pendengaran nya.


" Kenapa Dia Bilang Kalo anak Yang Kau Kandung Itu anaknya...Bukankah Yang Kau Kandung Anakku," Tanya Harun Tak Percaya.


" Aku Memang Mengandung Anakmu Sayang,," Kata Zella Putus Asa..


" Kau puas Sekarang.. Ya anak Ini anakku dan Dia," Kata Zella Membongkar semuanya pada Dewa.


" Dan Iya...Aku yang Menabrak Istri dan Juga Adik sepupu mu itu,,tapi tadinya Aku mau menbrak Istrimu,, Tapi....malah Kenjo Yang Tertabrak..Hahhahahaha,,, Kau Lihat... Istrimu pasti akan Mati di tangan ku," Kata Zella Mulai Berceloteh Gila.


" Cukup..." Bentak Dewa .


" Bawa Dia,," perintah Dewa Lagi..


" Kau Jahat Dewa Kau Jahat...Aku Hanya Tidak Ingin Siapa Pun Mendapatkan mu,, Siapa Pun Yang Mendapat kanmu...Dia Harus Mati..Hahhahahahah," Kata Zella Yang Sudah Menggila...


YA TUHAN JADI DIA DEWA... Dalam Hati Harun tak Percaya,


JADI DIA DEWA PACAR, ZELLA. dalam Hati Harun.


Harun Tak Bisa Berbuat Apa apa,,,ia Hanya Bisa Pasrah Melihat Kekasihnya Di Bawa Polisi..


" Sayang Tolong," Panggil Zella Untuk yang Terakhir Kalinya Sebelum Polisi benar benar Membawanya...


" Aku tidak Menyangka Dia Bisa Berbuat Seperti itu," Kata Harun Tak Mempercayai penglihatannya saat melihat dan Mendengar Zella Yang Lemah Lembut Berbuat kejahatan Seperti itu.


" Maaf...Tapi saya Harus Melakukan tindakan Kebenaran," Kata Dewa pelan.


" Dan Saya Harus Memenjarakannya Agar Ia Jera," Kata Dewa Lagi.


" Maaf Saya Permisi," Kata Dewa Sebelum Pergi ..


" Ya Tuhan...Kenapa Zella Bisa Berbuat Sekejam Itu," Kata Harun Pelan.


5 HARI KEMUDIAN...


DI RUMAH SAKIT....


RUang VIP Milik Mitha Berbunyi Karena Pemilik Ruangan Kesehatannya Semakin Menurun...


Dengan Tergesa Gesa Dokter pun Masuk Ke Ruang VIP dan Memeriksa Kesehatan Mitha yang semakin Menurun saja.


Ibu Sri, Mamah Dewa, Mamah Kenjo, Kenjo, Rama, Sedang Menemani Mitha Yang Sedang Koma Di Rumah Sakit karena Dapat Kabar Dari Dewa.


Dewa selalu ada Di sisi Istrinya dan Memegang Tangan Istrinya di dalam.


" Maaf Tuan Dewa... Sepertinya harapan Istri anda Untuk Tetap Hidup sangantlah Tidak Memungkinkan, Karena istri Anda Sendiri Yang tak Menginginkannya.." Jelas Dokter saat kesehatan Istri Dewa Semakin Menurun saja.


" Mungkin...Istri Anda Akan Meninggal Setelah Bebepara Jam,," Kata Dokter Pelan.


Semua Orang Yang berada Di sana Terisak Menangis.. dan Memilih Ke luar Ruangan Saja..


" tidak Mungkin Dok," Kata Dewa Tak Percaya..


" Istri Saya Baik baik saja, Dia Pasti Hidup Dokter,, Tolong Cek Lagi, Saya Mohon," Pinta Dewa Mencengkram Kerah Baju Dokter, Namun dengan Sigap Rama Memegang Tangan Dewa Agar Tak Semakin Keras Memegang Kerah Baju Dokter nya.


" Maafkan Saya Tuan..Kami sudah Sebisa dan Semaksimal mungkin, Namun Tuhan Berkehendak lain," Kata Dokter lagi.


" Tidak....Tidak..." Teriak Dewa Seperti Orang Gila..


" Sayang...Bangunlah...Aku Mohon Sayang...Bangunlah," Kata Dewa Lirih..


" Aku Mohon bangunlah Tha,, Bangunlah Sayang,,apa Kau Tidak Menyayangi Anakmu Hah,,," Kata Dewa Pelan.


" Kau Lihat...Anak Kita Sangat Cantik...dia Sangat Mirip seperti mu sayang,, jadi Tolong Bangunlah,, Kita Akan Rawat anak kita Sama Sama Sayang," Kata Dewa Tak henti hentinya Berbicara saat Tau Kalo Detak Jantung Istrinya sudah Tak ada .


" Tidak Ya tuhan...Tolong Jangan Ambil Istriku," Kata Dewa Memohon.


Orang Orang Di Luar Sangat Histeris Mendengar Dewa Seperti Itu.