LOVE ME PLIS

LOVE ME PLIS
BAG 74



" Kenapa Kau Termenung Sayang," tanya Dewa Saat melihat Mitha yang melamun..


" Aku Hanya Merindukan Melody Saja Mas, Mas Tau...Kata Kak Kenjo Melody Pergi Ke Amerika Hari Ini..Dan Aku sama Sekali Tidak Mengantarnya," Kata Mitha Kesal.


" Sayang...Kau Tau Sendiri Bukan Kalo Revan Berbicara Apa Padamu," Kata Dewa Lembut.


" Revan Hanya Tidak Ingin Melihat Di antara Kalian Berdua Bersedih," Kata Dewa lagi.


" Aku Tau Mas... Tapi..Ini semua Tak Adil...Kenapa Melody Tak Jadi Putriku saja," Kata Mitha Kesal Dan Ia Pun Menangis di pelukan Suaminya.


" Kalo Melody jadi Putrimu... Berati Revan Yang akan menjadi Suamimu," Kata Dewa Bercanda untuk mencairkan suasana hati istrinya..


" Mas...aku tidak Bercanda Mas, Aku Serius," Kata Mitha Kesal.


" Iya Sayang Mas Tau...kau tidak Bercanda," Kata Dewa pelan.


" Tapi...Ini yang Terbaik Buatmu dan Juga Melody sayang," Kata Dewa Pelan.


" Ya Mas, Tapi...Hati Aku Sakit Banget Saat Kak Revan Bilang Kalo Aku Tidak Boleh Mengantarkan Melody." Kata Mitha Memeluk Suaminya..


" Sayang...Dengarkan Mas," Kata Dewa Pelan dan Memandang Istrinya lembut.


" Mungkin..bukan maksud Revan untuk Menyakiti kalian Berdua, Sayang, Maksud Revan Memang Baik, Tapi Memang Caranya Yang Salah," Kata Dewa Lembut.


" Aku Tau Itu Mas...Tapi Kan Itu Gak adil Buat aku sama Melody, Pasti kan Melody Berpikir kalo aku Sama Sekali Gak Mau Ketemu Dengannya lagi mas," Kata Mitha Kesal.


" Setidaknya Kalo Aku Bertemu Dengannya Dulu,Aku Bisa Bicara Dengannya Pelan Pelan.." Kata Mitha Lagi.


" Iya Iya Iya...Mas Ngerti, Udah Ya Jangan Marah Marah Lagi kasihan Bayi Kita," kata Dewa Dan Memegang Perut Istrinya lembut.


Dewa Tidak Mau terjadi Sesuatu pada Anaknya Nanti.


" Benar Juga,, Saking Aku Rindu pada Melody sampai Lupa Kalo Aku Sedang Mengandung," Kata Mitha Tersenyum Pahit.


" Iya Sayang...Mas Minta Kamu Jaga Kesehatan Mu, Jangan terlalu Memikirkan Melody, Pikirkan Juga Anak Kita," Kata Dewa Lembut.


" Iya Mas," Kata Mitha Pelan.


" Baiklah...Sekarang Kau Ingin Makan Apa, Biar Mas buatkan," Kata Dewa Lembut.


" Hmmmm apa Aku Boleh Minta Sesuatu Mas," Kata Mitha Pelan.


" Apa Itu," Tanya Dewa Penasaran.


" Aku Mau Beli Ice Kriem, Boleh Ya Mas," Pinta Mitha Merajuk.


" Aku Mau Makan Ice Kriem," Kata Mitha Merajuk Manja,


" Iya Sayang.. Mas Beliin Ya tapi Janji Jangan Marah atau pun Sedih lagi," Kata Dewa Lembut.


Dan Mitha Pun Megangguk..


" Nah gitu...tunggu ya Mas Beliin Dulu," Kata Dewa pelan.


DI TEMPAT LAIN...


" Lu jangan Asal Bicara Ya.. Apa Maksud Lu udah Nuduh Gue Hah,." Kata Seseorang Kesal pada Lawan Bicaranya.


" Memang Lu kan, Lu Pikir Gue Gak tau kalo Yang Nambrak Gue Itu Lu," Kata lawan Bicaranya.


" Gue Juga Tau..tujuan Lu Itu Bukan Gue Tapi Mitha Istri Dewa, Benar kan apa kata Gue," Kata lawan Bicara Seseorang Itu lagi.


" Tujuan Lu Mau Menabrak Mitha Bukan, Sebelum Lu Tabrak Dia Gue Lebih Dulu Lihat Wajah Lu, Makanya Gue Melindunginya, apa Pun Yang Terjadi," Kata orang Yang Berbicara.


" Mana Buktinya Kalo Memang Itu Gue Hah," Kata Seseorang lagi terlihat Marah dan Sedikit Ketakutan.


" Zella...Zella...Apa Lu Pikir Gue Akan Tinggal Diam saat Lu Sudah keterlaluan Seperti ini hah," Kata Lawan Bicaranya kesal dan Ternyata Yang Berbicara Itu Kenjo dan Zella.


" Gue Sudah Bilang Sama Lu Bukan, Kalo Lu sudah Keterlaluan Dan Menyakiti Mitha, Jangan salahkan Gue Kalo Gue Akan Cari Bukti, Kalo yang Menabrak gue itu Lu," Kata Kenjo Mengancam Zella.


" Lu Mau Coba Ngancam Gue Hah," Kata Zella marah karena Kenjo Mengancamnya.


" Lu Pikir Gue Takut Sama Lu hah, Gue Gak Takut," Kata Zella marah.


" Walaupun Memang Itu Gue,, Lu Juga Gak Ada Buktinya Kan," Kata Zella Tersenyum.


" Gue Akan Cari Buktinya.. sampai Lu Masuk Penjara," kata Kenjo lagi..


" Hahahhaaaah apa lu Pikir Gue Juga Bakalan Diam," Kata Zella Membalas.


" Gue akan Wujudkan Apa Pun Keinginan Gue sampai Gadis yang Lu Cintai itu Mati," Kata Zella Marah.


" Gue Tak akan Perduli Kalo Gue Masuk Penjara pun, Asalkan Gadis Bodoh Itu Mati di tangan Gue," Kata Zella Seperti kesetanan.


" Lu Jangan Macam Macam Zella," Kata Kenjo marah.


" Hahahaha Kenapa..Apa Lu takut Kalo Gue membunuh Gadis Bodohmu Itu," Kata Zella Tertawa Jahat


" Percuma Gue Ngomong sama Orang Gila Kaya Lu," Kata Kenjo Kesal Dan Ia pun Pergi meninggalkan Zella Yang Malah Tertawa...


" hahahhaaaahahahaaa Lu Lihat Saja, apa Yang Akan Gue Lakukan Sama Gadis Bodoh Itu," Kata Zella Tersenyum Menyeramkan..


SEBULAN KEMUDIAN...


Kini Kehamilan Mitha Sudah Mau 4 Bulan walau Pun masih kurang.


Mitha dan Juga Mamah Dewa Sedang Membahas Syukuran 4 Bulanan,


" Apa Tidak Sebaiknya Kita Adakan Mewah Saja Nak," Tanya Mamah Dewa.


" Tapi Mom...Kita Kan Cuma Mau Syukuran 4 Bulanan Aja Kan, Tidak usah di Rayakan Mewah Mewah Mom," Kata Mitha Pelan.


" Sayang...Justru Syukuran, Kita Harus Benar Benar Membuat yang Terbaik Untuk Mu dan Cucuku Nanti sayang," Kata Mamah Dewa Lembut.


" Dewa Sayang..Bagaimana Menurutmu tentang Syukuran 4 Bulanan istrimu, Bagaimana Kalo Kita Rayakan Dengan Mewah," Tanya Mamah Dewa Pada Dewa saat Dewa Melintasi Ruang Duduk.


" Hmmmm...Saya Sih terserah Kalian Saja, Bagaimana Pun Keputusannya Saya Ikuti," Kata Dewa Pelan.


" Tapi Tidak apa Apa kan Kalo kita Rayakan Besar Besaran," Kata Mamah Dewa Lagi.


" Terserah Kalian Saja," Kata Dewa Dan Duduk Di sisi Istrinya dan Membelai Perut Mitha lembut.


" Yang Penting Anak dan Istriku Sehat sehat Selalu," Kata Dewa Pelan


" Baiklah...Biar Momy Yang Putuskan, Momy Akan Mengadakan Syukuran yang Meriah Untuk Menyambut Cucuku datang," Kata Mamah Dewa Tersenyum.


" Baiklah...Terserah Momy saja," Kata Mitha Menyerah dengan Keinginan Momy Dewa.


" Naah Gitu dong,, Itu baru Putri Momy," Kata Mamah Dewa Senang dan Ia Pun Berlalu Meninggalkan Dewa dan Juga Istrinya.


" Kau Lihat sayang...Betapa bahagianya Momy," Kata Dewa Lembut saat melihat Momynya Sesenang Itu,


" Iya Mas...Momy Sampai Menyiapkan Semua Itu,, Kau Lihat di sana Mas," Kata Mitha Menunjuk Stroller bayi di dekat Tangga.


" Ya ampun Momy, Bayinya Saja Masih 5 Bulan Lagi Untuk Keluar," Kata Dewa Bingung dengan tingkah Momynya.


" tapi dia Sudah menyiapkan Kreta bayi Untuk anak Kita," Kata Dewa Lagi.


" Bukan Hanya Itu...Kau Lihat Ini Mas," Kata Mitha Dan Menyerahkan Pakaian Bayi Pada suaminya..


" Pakaian Bayi..." Ucap Dewa Bingung.


" Kenapa Momy Beli sekarang," Tanya Dewa Bingung.


" Aku saja Tidak Tau,, tapi biarlah Mas...mungkin Momy saking senangnya," Kata Mitha Tersenyum.


" Ya sudah Biarkan saja," Kata Dewa Tersenyum.