
" Kau Ini... Sudah Saya Bilang Kan Jangan kemari Lagi..Warnet Ini Kan Bukan punya Nenek Moyang Kalian," Kata Bang Bonar Kesal pada Adik dan Juga Mitha yang Terus saja Ke sana hanya Untuk Melihat Saja..
" Kau Juga... Sudah Dewasa Masih Saja Goblok, Bilang Sama Adik Kamu Jangan Kemari Jangan Kemari,, Kalian Tolol apa Gimana Sih hah Susah Banget Gak Ngerti Ngerti.." Kata Bang Bonar kasar.
" Aku kan Mau Main Bang,, Lagi Pula Aku Juga Bawa Uang nya Bang," Kata Micha pelan dan Anehnya Setiap Kali Micha Atau pun Michi ke sana Tak pernah Di Bolehkan Oleh Bonar walau pun Mereka Membawa Uang Juga..
" Memang Berapa Uang Yang Kau Punya Hah," Kata Bang Bonar.
" Gak Bakalan Cukup Buat Main di Sini," Kata Bonar Lagi..
" Orang Tua Kalian Kerja Sebagaimana Pun Gak bakalan Mampu Beli Kaya Gini.." Kata Bonar Malah Menghina.
" Orang Tua Kalian Goblok apa Gimana Sih Hah, Kerja Sampai Bertahun Tahun..Tapi Gak pernah Kaya Kaya, Hahahhahaha kalian Miskin Tetap Saja Miskin.." Kata Bonar Mulai Keterlaluan
" Cukup .." Kata Mitha mulai Kesal
" Lu Boleh Hina Kami Bang.., Tapi Jangan Hina orang tua Kami Juga," Kata Mitha Menahan Amarah..
Dewa Yang Mendengar pun Rasanya Ingin Sekali Merobek Mulut Pemilik Warnet itu dengan Tangannya.
" Kenapa... Kau Mau apa Hah,, Kau Juga...Bukannya Kau Sudah Menikah Hah, Minta Sama Suami Mu itu untuk membelikan Warnet untuk Adik Adik Bodohmu Ini, Itu pun Kalo Suami Mu Kaya raya Hahhahahaha," Kata Bonar Keterlaluan Mitha Pun sudah Tak Tahan ingin Sekali Menghajar Mulut kotornya Itu, Bonar Yang Takut Pada Mitha Pun Menggeser Tubuhnya Lebih Jauh lagi takut di Hajar..
" Apa...!!! Kau Mau Apa Hah,," Kata Bonar Takut Bonar Tau Kalo Mitha Sangat pandai Bela Diri,, Jadi ia Sedikit takut Kalo Melihat Mitha Marah.
" Jangan Kan Warnet kecil ini..." Desis Mitha Kesal.
" Rumah Lu aja Bisa Suami Gue Beli,." Kata Mitha Kesal..
" Hahahhahaha Mana Mungkin.. Orang Miskin Macam Kalian Buat Makan Saja Susah apa Lagi Beli Rumah Sama Warnet Gue, Lu Ngimpi ya hah,,, hahhahahhaha, apa Lagi Suami Lu,, Pasti Orang Miskin Nikahnya Sama Orang Miskin Lagi.." Kata Bonar.
" Lagi Pula,,, Warnet Ini sudah Gue Jual.. Dan Sudah Ada Pembelinya,,Hari Ini pemilik Nya Juga Mau Kesini... Lu tau Harga Warnet Gue Berapa,, Mahal Coooy..." Kata Bonar Senang..
APA JADI WARNET INI SUDAH DI BELI..dalam Hati Mitha Kecewa..
DAN PEMBELINYA MAU KESINI..dalam Hati Mitha Sedih.
GAGAL DONG BALAS DENDAM GUE, batin Mitha Kesal.
" Apa...bang, Jadi Warnet ini sudah Di beli," Kata Michi Sedih.
" Yah...Makanya Lu Jauh Jauh Sana, Pemilik Warnet ini Orang Kaya, Dan Siapa Tau Mereka lebih Tak senang kalo Kalian terus Berada Di sini,Mungkin Mereka Melihat kalian Aja Pada Jijik," Kata Bang Bonar yang Merasa Jijik.
" CUKUP..." kata Dewa dengan Nada Yang Menakutkan..
Mitha Terkejut Dengan Suara Dewa Yang Menakutkan, Dan Ia juga Kaget Kenapa Dewa Berada Di Sana.
Sedangkan Bonar Benar Benar Penasaran pada Pria Yang Terlihat Marah Itu..
" Mas Dewa..." panggil Mitha Terkejut melihat Dewa Ada Di sini.
" Mas Kok Ke Sini," Tanya Mitha Lembut.
KENAPA GADIS BODOH INI MENGENALINYA,pikir Bonar Bingung..ia pun Melihat Dari Atas Sampai Kaki,
ORANG KAYA KAYANYA,pikir Bonar Lagi saat memperhatikan Gaya dan Juga Pakaian yang serba Mahal.
" Mas Ada Perlu Dengan nya," Kata Dewa lembut pada Istrinya..
" Siapa Kau.. ada Perlu apa Kau Denganku" Tanya Bonar penasaran.
" Kau Tidak Mengenalku," Tanya Dewa Sinis..
" Aku Adalah Pemilik Warnet Ini dan Yang Telah Membeli Rumah Serta Warnet Anda," Kata Dewa Sinis.
" Apa... Apa Anda Tuan Dewa Putra Jayakusuma," Tanya Bonar Ragu..
" Iya...Nama Saya Dewa Putra JayaKusuma," Kata Dewa Tegas.
" Dan Saya Pemilik Rumah Sekaligus Warnet Milikmu Ini," Kata Dewa sinis..
" apa Kau Pikir... Uang 100 juta Hanya Untuk Beli Warnet Sekecil ini,, Warnet Sekecil Ini paling Laku Cuma 8 juta Saja,, Apa Kau Pikir saya Mengeluarkan Uang Hanya Untuk Membeli Warnet ini saja," Kata Dewa Sinis..
" Lihat Lah Berkas Ini Secara Deteil," Kata Dewa Dan Memberikan Berkas Berkas Tanah Yang Ia Beli dari Bonar..
" Bukan kah Kau Yang Menandatangani ini semua," Kata Dewa Lagi..
Bonar Yang Melihat Berkas Tanah Rumah Serta Warnet Miliknya Benar semua,, Ia Merasa Bingung Bukan kah Tanahnya Ia Jual Pada orang Lain,
" Tapi Kan Rumah Saya, Saya Jual Pada Orang Lain," Tanya Bonar Masih Tak percaya..
" Apa... Pak Surya Maksudmu," Tanya Dewa Dan Bonar Pun Hanya Mengangguk..
" Dia Adalah Bawahan Saya, Dan apa Kau Tidak Tau Kalo Pak Surya Memakai Tanda Tanganku, Apa Kau Tidak Melihatnya," Kata Dewa Lagi dan Bonar Pun menggeleng tak Tau..
" Baiklah Kalo Kau Tak Percaya, Telpon saja Dia, dan Bilang Padanya Kalo Tuan Dewa Sudah Ada Di sini," Kata Dewa lagi..
Dan Benar Saja Bonar Langsung Menelpon Surya dan Menceritakan semua padanya.
Betapa terkejutnya Bonar.. Ternyata yang membeli Rumahnya Masih Tuan Dewa Juga,,
SEKAYA APA PRIA INI, pikir Bonar Penasaran.
" Apa Kau Percaya Sekarang," Tanya Dewa Sinis.
" Saya Sudah Mentransfer uang 100 juta Ke Rekeningmu Kalo Kau Tidak Percaya Cek Saja Sekarang Rekening mu itu," Kata Dewa Lagi dan Bonar Pun Mengecek Saldonya Dan Benar Saja Uang 100 juta Sudah Ada Di tangannya..
" Dan Kau Boleh Angkat Kaki Sekarang Juga Dari Rumah Ini," Kata Dewa Sinis.
Mitha Yang Mendengar dan Melihat betapa Sadisnya Dewa Yang Seperti itu merasa Merinding melihatnya..
" Dan Satu lagi..." Kata Dewa Pelan.
" Rumah Serta Warnet Ini Sudah Menjadi Atas Nama Istriku Bukan.." Kata Dewa lagi.
" Aaaaah Apa Maksud Anda Nyonya Dewa,, Yah Saya Sudah Menandatanganinya, dan saya Juga Sudah Tau Dari Pak Surya," Kata Bonar Tersenyum..
" Apa Kau Tau..Siapa Nyonya Dewa Itu," Tanya Dewa dan Bonar pun Menggeleng kan Kepalanya Tanda Tak Tau.
" Orang Yang Kau Hina dengan Kata Miskin Barusan Adalah Pemilik Rumah Serta Warnet Ini," Kata Dewa Murka, Ia Menahan Amarah Pada Bonar.
Bonar Yang Masih Bingung Siapa Nyonya Dewa Itu pun Bertanya-tanya.
" Maksud Tuan," Tanya Bonar belum Mengerti.
" Sayank..." Panggil Dewa Lembut pada Mitha Dan Mitha pun Maju Memeluk Dewa Suaminya.. Bonar Terkejut Melihat Mitha Yang Di peluk Mesra Dewa.
" Dia Istriku..Mitha Cahya Sadewa Jaya Kusuma, Dan Pemilik Rumah Serta Warnet Kecil Milikmu ini," Kata Dewa Sinis.
" aa AP ap," Kata Bonar Gugup dan Ia Hampir Pingsan Karena Kaget.
Memang Bonar Pernah Mendengar Kalo Mitha sudah Menikah, Namun Ia Tak Tau Kalo Mitha Menikah Dengan Orang Kaya.
" Kau Bilang.. Pada Istriku Agar Aku Membelikan Warnet bukan, Aku Sudah Menyanggupinya," Kata Dewa Lagi.
" Lain Kali...Jaga Sikapmu Terhadap Orang, Entah Itu Orang Tak Punya Atau Berada," Kata Dewa Sinis.
" Siapa Tau Kau Yang Akan Menjadi Miskin Selanjutnya," Kata Dewa Lagi..
" Anak Anak Main Lah Sepuas Kalian," Kata Dewa Pada Micha Dan Michi yang Begitu Senang.
" Kakak Jadi Ini Milik Kita Kak," Kata Micha Dan Michi Hampir Barengan.
" Iya.. Warnet Ini sudah Menjadi Milik Kalian, Dan kakak Akan Menambahkan Warnet ini lebih Besar lagi," Kata Dewa Lembut pada Adik Adik kembar Mitha.
" Aku Bemberi Mu Waktu sampai Nanti sore,, Jika Barang Barang Mu Tidak Di Keluarkan, Jangan salahkan Saya Kalo Saya Memakai Kekerasan," Ancam Dewa Lagi..
" Saya Pastikan, Jika Saya Sudah Memakai Kekerasan, Barang Barang Mu Tidak Akan Aman," Kata Dewa Lagi pada Bonar.