
" Apa Kau Kelelahan," Tanya Dewa saat Baru Masuk Kamar dan Melihat Mitha Yang Berbaring Di Kursi Seakan Kelelahan...
" Sedikit Mas.." Kata Mitha Yang Masih Memejamkan Matanya.
" Istirahat Lah,," Kata Dewa Lembut Dewa Merasa Tak Tega Melihat Istrinya Yang seperti ini.
" Bukankah Besok Kau Libur Kan," Tanya Dewa..
" Hmmm...Kenapa Memang Nya Mas," Tanya Mitha Balik.
" Bagaimana Kalo Kita Jalan Jalan Besok, Mau kan," Ajak Dewa lembut ingin Rasanya Ia Meluangkan Waktu Bersama Istrinya Ini.
" Hmmmm...Aku gak Janji Ya Mas," Kata Mitha,
" Baiklah,, Istirahat Lah," Kata Dewa lagi.
" iya Mas," Kata Mitha Lembut dan Ia Pun Tertidur Pulas.
BAGAIMANA INI...AKU BENAR BENAR TIDAK BISA MENCERAIKANMU THA,dalam Hati Dewa Saat melihat Istrinya Tertidur.
DAN AKU JUGA TIDAK BISA MENINGGALKAN ZELLA, dalam Hati Dewa..
Dewa benar Benar Bingung dengan Isi hatinya..ia juga Tak Tau harus Bagaimana.. biarlah waktu saja yang menjawabnya..
HARI MINGGU,......
Mitha Sedang Memasak Makanan Kesukaan Dewa di dapur dan Ia juga Di Bantu Pelayan Lainnya Di sana.
Rama Juga Ada Di sana Sedang membaca Korannya..
" Bi...Bisa Buatkan Nasi Goreng Yang Sama Tidak Seperti buatan Mitha." Kata Rama pelan.
" Maaf Den..Saya Tidak bisa," Tanya Bibi pelayan Rumah ini, Entah kenapa Dewa Semakin Menambah Pelayannya Saja dan Pelayan Di Sini Semakin Banyak Saja.
" Kenapa Tidak Langsung Minta Padaku saja Kak, padahal Aku ada Di sini," Kata Mitha Cemberut.
" Aku Pikir Kau tidak Akan Mau Membuatkanku Sarapan, Apa Lagi Nasi Goreng buatanmu itu, Enak Benar," Kata Rama.
" Momy Setuju," Kata Momy yang Tiba Tiba Sudah Ada Di sana Saja.
" Momy," Panggil Mitha Kaget Karena Momynya Tiba Tiba Ada Di sana.
" Kalo Mau Bikin Nasi Goreng yang Banyakan Ya Sayang, Momy juga Mau," Kata Momy pelan
" Iya...Momyku Sayang," Kata Mitha pelan.
" Bagaimana Kalo sarapan pagi Ini Aku Buatkan Nasi Goreng Spesial," Kata Mitha Lagi...
Rama dan Momy pun setuju..
Tak Lama Bell rumah Pun berbunyi...
Ting...
Tung....
Ting...
Tung...
Pelayan Pun Membukakan Pintu nya..
" Maaf Nyonya..Nona Zella ada di luar" Kata Pelayan Ragu Ragu, Momy dan Rama Yang Tau Kalo Zella Sering Datang merasa Hawatir dengan perasaan Mitha Yang sudah Menjadi Istrinya..
" Aah... Biarkan Saja Masuk Bi.," Kata Mitha Pelan.
Pelayan Itu Pun kembali dan Membukakan Pintu dan Menyuruh Zella Masuk Namun Zella Malah Marah Marah Pada Pelayan yang Membuka kan Pintu rumah Itu lagi..
" Sudah Saya Bilang Kan, Kalo saya Kekasih Dewa, Berani Benar Kau Malah Melarang Aku Masuk Ke Rumah Kekasihku," Kata Zella yang Tak Pernah berubah dan Malah Marah Marah Pada Pelayan.
" Aku Bilang Dewa Baru Tau rasa Kamu, Biar Di Pecat aja Sekalian," Kata Zella Kesal.
" ya Ampun Mbak Zella,, Memang nya Kau Pikir Yang tinggal Di sini Cuma Mas Dewa Saja," Kata Mitha Kesal Karena Pagi Pagi Sudah mendengar Omelan Orang lain apa lagi pada Pelayannya..
" Apa Kau,, Yang Menyuruh Pelayanmu Untuk tidak Membukakan Pintunya hah, Kau Tau Kan Aku Ini Sekarang Kekasih Dewa, " Kata Zella Malah Marah pada Mitha..
" Heh Permpuan Tidak Tau Malu,, Yang kau Marahi Itu siapa, Dia Itu Istrinya Dewa," Kata Rama Marah Karena Melihat Istri kakaknya Di Marahi Perempuan seperti Zella.
" Aku Tau..." Kata Zella Yang semakin Kurang Ngajar.
" Tapi Aku Juga Kekasih Dewa, Jadi Aku Sama Berkuasanya Di Rumah Ini," Kata Zella Songong,
" Di mana Dewa," Tanya Zella Pada Mitha.
" Mas Dewa Masih Tidur," Kata Mitha Pelan.
Mitha Memang Pernah Dengar kalo Zella Sering Ke Rumah ini, Namun baru Kali Ini Ia Berhadapan Langsung Dengan wanita Ular ini di sini.
" Mau apa Kamu," Tanya Mitha Mencegah Zella Naik.
" Aku Mau Membangunkan Kekasihku lah," Kata Zella Sinis.
" Kau Hanya Kekasihnya Bukan, Aku ini istrinya jadi Biar aku Saja yang Membangunkan Suamiku sendiri,," Kata Mitha Dan Mendahului Langkah Zella. Zella Pun Di tarik Pelan Rama.
" Berani Sekali Kamu Masih kemari," Kata Rama kesal pada Zella.
Berapa kali pun Rama dan Ibunya Mengusir Zella Zella Tetap saja Datang dan Tak menghiraukan Mereka Berdua, Justru dipikiran Zella Jika Ia Sudah Menikah Nanti orang Pertama yang Mau Ia Depak Dari Rumah Adalah Mitha, lalu Rama Dan Juga Kedua Orang Tua Dewa,,, Zella Ingin Menyingkirkan Mereka Semua Dari Rumah Ini,,
" Kenapa Memangnya...Pemilik Rumah Ini saja Tidak melarangku Kemari," Kata Zella Songong
" Kau siapa," Tanya Zella.
" Kau Hanya Numpang Di Rumah Ini," Kata Zella Sinis.
" Sudahlah Sayank,, Tidak Usah Di Hiraukan," Kata Momy Dewa dan Juga Rama.
" Kalo Kita Melayani Orang Seperti ini, yang Ada Kita Akan Ikutan Tidak Tau malu Juga," Kata Momy pelan dan Duduk Dengan tenang Di Meja Makan.
Zella merasa kesal pada semua orang di Sana apa lagi Pada Gadis Kampungan Itu.
Tak Lama Dewa pun Turun, dan Mitha Mengikutinya Di Belakang.
" Sayank..." Panggil Zella Manja. dan Merubah Nada Bicaranya Lembut.
" Mereka Tidak Suka aku Datang Ke sini ke Rumahmu," Kata Zella Malah Mengadu dan Merangkul Lengan Dewa sayang.
" Siapa Yang Bilang Begitu," Tanya Dewa..
" Dia..." Kata Zella Menunjuk Rama..
" Ram, Gue Kan Sudah Bilang Jangan Ikut Campur Urusan Gue dan Zella," Kata Dewa Kesal.
" Gue Tidak Ikut Campur Urusan Lu kak, Cuman Gue Tidak Suka Kalo wanita Ini tidak Menghormati Istrilu Sendiri," Kata Rama.
" Maksudmu," Tanya Dewa Bingung..
" Tanya Saja Pada Kekasihmu itu," Kata Rama.
" Apa Maksud Rama,Zella," Tanya Dewa pada Kekasihnya..
" Aku Tidak Berkata Apa apa, Tanya saja Sama Istrimu itu," Kata Zella lagi..
" Tha..." Panggil Dewa...
" Sudahlah...Itu tidak Penting...Mas Mau sarapan Apa Tidak," Kata Mitha Yang Malah Mengalihkan Pembicaraan dan Menyuruh Dewa Duduk Saja di meja Makan, Dengan Sigap Zella Langsung Menduduki Posisi Yang seharusnya Mitha Duduki.
Mitha pun Hanya Menggelengkan Kepalanya Saja Saat melihat Tingkah Zella Yang seakan Posisinya Lebih Tinggi dari Dirinya.
Mitha Pun Duduk Dekat Rama di sisinya..
" Kau lihat Kak, Belum Apa apa Posisi Istrimu Saja Sudah Di Rebut Wanita Gila Ini," Kata Rama kesal.
" Kenapa Kau yang Mempermasalahkan nya Ram, Istriku saja Diam tidak Mempermasalahkannya," Kata Dewa kesal Pada Rama Yang Terus Saja Memojokan Zella,
" Ya ampun....." Kata Mitha Kesal.
" Kalian Mau Makan Apa Mau Berantem Sih," Kata Mitha Kesal.
" Ini Meja makan, Buat makan, Bukan untuk Berantem Seperti itu," kata Mitha Lagi.
" Mom...Kita Makan Di Ruang tamu aja Yuk Mom," Ajak Mitha Pada Momy nya Dewa.
Momy pun Setuju dan Meninggalkan Mereka Bertiga..Rama Yang Tak Mau berada dengan Dewa dan Zella, Mengikuti Mitha Dan Momynya juga.
Zella Malah Merasa Senang Tidak Ada Mereka Di sana,
" Sayank...Kenapa Mereka Tak Menyukaiku," Kata Zella Pura Pura sedih.
" Sudahlah...Kau makan Saja Kalo Mau Makan Di sini," Kata Dewa kesal Karena Di tinggal Mitha Istrinya.
dan Dewa pun Makan Dengan Kesal.
" Sayank...Hari Ini Kita Jalan Ya," Kata Zella lembut.
" Zella...Hari ini aku ada Janji dengan Istriku untuk jalan, Bukankah Tiap Hari Kita juga Sering Jalan Bukan, Jadi Sekarang Giliran Istriku," Kata Dewa tegas,
perkataan Dewa Membuat Zella Kesal Setengah Mati..
" Aku Ikut Ya Sayank," Kata Zella Manja.
" Tanya Saja Pada Istriku, Boleh ikut apa Tidaknya," Kata Dewa Lagi.