
Dewa Benar Benar Bingung dan Kesal tadi... Sebelum Sampai Di kediaman JayaKusuma dia dan Istrinya Berhenti Di sebuah Restoran dan Makan Di sana Sebentar..
Saat istrinya Ke Kamar Mandi Tak Sengaja Dewa Malah Bertemu Zella Mantan Kekasihnya.. Dan Di Mata Dewa Zella Masih Saja begitu Cantiknya..
Memang Dewa Sedikit Masih Menyimpan Rasa Di Hatinya..Namun Karena Begitu Terlalu Kecewa Pada Mantannya itu Dewa Mengubur Perasaan Itu Dalam dalam, dan Ia Mencoba Mencintai Istrinya Yang Sekarang Walau pun Di Hati Mereka Belum ada Rasa Apa apa, tapi Dewa Yakin Rasa Itu akan Timbul dengan Sendirinya..dan Dewa Akan Selalu melindunginya Dari apa pun itu..
Dewa Masih Teringat Dengan Ucapan Zella Padanya tadi...
KEJADIAN TADI..
" Mas...Boleh Tidak Kita Berhenti dulu di Resto Itu, Aku laper Banget Mas," Pinta Mitha saat mau melewati Resto di sana.
" Aaah Kau Lapar Sayank," Kata Dewa Tersenyum,,ia Sampai Lupa Kalo Sekarang Jam Makan Siang.
" Baiklah...Kita Berhenti Sebentar Di Resto sana untuk Makan Siang," Kata Dewa Lagi..
Dan Mereka Berdua pun Berhenti di sebuah Restoran yang Mewah di Daerah Sana.
Setelah Duduk Di Restoran itu Mitha Pun langsung Memesan Makananya dan Makan Dengan Lahap..
" Apa Kau Segitu kelaparannya Sayank," Goda Dewa Saat melihat Istrinya Makan Dengan Lahap.
"iyaa...Aku Kelaparan Mas, Kau Lihat Sampai Gemetaran tangan Aku karena Menahan Lapar," Kata Mitha Tersenyum Malu.
" Hahhahahahaa... Memangnya Kau Tidak Di Kasih Makan Saat di Rumah Nenekmu," Tanya Dewa Lagi,
Dewa Juga Tau Kalo Mitha Tadi Pagi Pagi Sekali sudah Makan di Rumah Neneknya dan belum Makan lagi.
" Tentu saja Aku makan Mas, Cuma Tadi Terlalu Kepagian dan Belum Makan Lagi Mas," kata Mitha Tersenyum..
" Ya Sudah...Makanlah," Kata Dewa tersenyum
" Tapi Pelan Pelan saja Sayang Makannya,tidak ada yang merebutnya Juga Darimu," Kata Dewa Lagi
" Iya Mas..." Kata Mitha Menahan Malu.
Mereka Berdua Pun Makan Dengan Lahap.
" Mas Aku Ke Kamar mandi Dulu Ya," Kata Mitha Setelah Selesai Makan.
" Baiklah...Mas Tunggu di sini," Kata Dewa Lembut.
Mitha Pun Ke Kamar Mandi..
Dewa Yang Sedang asik dengan Hpnya Di Kejutkan Seseorang Yang Memanggilnya Lembut.
" Dewa..." Panggil Seorang Wanita Cantik Lembut.
" Zella..." Kata Dewa terkejut saat melihat Mantan Kekasihnya Yang Masih saja Cantik di matanya dan Jujur saja Dewa Sedikit terpesona pada kecantikan Zella.
" Sedang apa Kamu Di Sini,," Tanya Zella pada Dewa.
" Aaah...Tentu saja Saya sedang Makan Dengan Istri saya," Kata Dewa Lagi dan Berusaha Cuek pada Zella.
" Oh.. Jadi Kamu ke Sini bersama Istrimu," Tanya Zella Lembut.
" Lalu Dimana Istrimu," Tanya Zella Lagi.
KENAPA SEKARANG ZELLA BERUBAH, Pikir Dewa aneh, Karena Setiap kali Dewa Bertemu dengan nya Selalu Marah dan marah
" Sedang ke Kamar Mandi," Kata Dewa Jutek.
" Oh Jadi Istrimu Di Kamar Mandi," kata Zella Lembut.
" Aku sangat Merindukanmu, Mungkin sudah hampir Dua bulan Kita Tidak Bertemu," Kata Zella Lagi.
" Bagaimana Kabarmu," tanya Zella lagi..
" Aku Baik Baik saja," Kata Dewa Cuek.
" Sayank...Berhentilah Cuek Padaku," Kata Zella Manja.
" Jangan Bersikap seperti itu padaku," Kata Zella lagi
" Aku Tau Kau Masih Menyukai ku Dan Mencintaiku kan," Kata Zella lembut.
" Jangan Bohongi hatimu Sayank, Aku tau Kau masih mencintaiku," Kata Zella Lembut.
" Berhentilah Menggodaku..." Kata Dewa Kesal.
" Kau Tau Aku sudah Menikah Bukan," Kata Dewa Lagi.
" Aku Tau Kau Masih Mencintaiku," Kata Zella mendekati dan Memeluk Dewa Sayank.
Dewa yang Begitu Merindukan Sosok Zella Ingin Sekali ia membalas pelukannya, Namun Ia Sadar kalo Ia Sudah Menikah dan Mempunyai Istri yang Begitu Baik dan Ia Juga Selalu ingat Kekecewaan yang Telah Zella Lakukan Padanya.
Mereka Berdua Tidak tau Kalo Mitha Melihat dan Mendengar Percakapan Mereka,,
JADI MAS DEWA MASIH MENYUKAI WANITA ULAR ITU..pikir Mitha sedih.
LALU AKU HARUS APA,,dalam hati Mitha bingung Harus Bangaimana Menyikapi semua Ini..
" Aku Memang Masih Mencintaimu," Kata Dewa Jujur pada Zella Dan Membuat Mitha Yang Mendengar Mematung.
" Tapi...Karena Kekecewaan yang Kau Lakukan Padaku membuat Cinta Itu Terbenam Sedalam Dalamnya," Kata Dewa Lagi Dewa Benar Benar tak Bisa Memaafkan Zella.
JADI MAS DEWA BENAR BENAR MASIH MENCINTAINYA, dalam Hati Mitha Lirih..
" Sayank...Aku tau aku Salah," Kata Zella lembut.
" Tapi...Beri aku Kesempatan Sekali Lagi, Aku akan Berubah," Kata Zella lagi dan Masih Memeluk Dewa.
" Kesempatan Mu sudah Tidak ada Zella,, Aku sudah menikah dan Mempunyai Istri," Kata Dewa lagi.
" Apa kau Mencintainya," Tanya Zella.. Namun Dewa Tetap diam Karena Ia Merasa Belum punya Perasaan Pada Istrinya itu.
" Kalo kamu Diam, Berarti kamu Tidak Mencintainya Kan," Kata Zella lagi.
" Sayank... Kalo Kamu memberiku kesempatan Lagi, Aku akan Menebus Semua kesalahanku Padamu,"Kata Zella.
" Berhentilah Seperti Ini Zella," Kata Dewa Dan Melepas Pelukan Zella Dari Tubuhnya.
" Aku Tidak Bisa Meninggalkan Istriku Sekarang, Apa lagi Pernikahan ku dengan nya Baru Satu Bulan," Kata Dewa lagi.
APA MAS DEWA MAU MENCERAIKANKU KALO PERNIKAHAN KU DENGANNYA SUDAH LAMA,dalam Hati Mitha Benar Benar Kecewa..
" Kamu tidak perlu Meninggalkannya Sayank," Kata Zella.
" Bukankah Laki Laki Bisa Menikah dan Mempunyai Istri lebih Dari satu," Kata Zella Lagi.
" Aku mau Jika Harus Berbagi Suami," Kata Zella.
Mitha Yang mendengar perkataan Zella Tersentak ia tak Sudi membagi Suami dengan Orang Lain apa lagi dengan Zella Si Wanita ular Itu.
"Kau Yang Mau...belum tentu istriku itu Mau Menerimamu," Kata Dewa lagi.
" Sudahlah Berhenti Berbicara Seperti itu padaku,Dan Jangan Menggodaku Lagi Zella," Kata Dewa Bermaksud Pergi dari Resto itu Dan Ujung Mata Dewa Melihat Mitha menghampirinya.
" Mas,,mau Kemana," Panggil Mitha Lembut saat melihat Dewa Mau pergi.
" Mas Bicara Sama Siapa," Tanya Mitha Pura Pura Tidak Tau.
" Mbak Zella," Sapa Mitha Sopan saat pura pura Baru Melihatnya.
" Apa Kabar Mbak," Tanya Mitha Lembut.
" Aku Baik, Bagaimana Kabarmu sendiri," Kata Zella Pura pura Baik pada Mitha.
" Aku Baik Baik saja," Kata Mitha Singkat.
" Mas Lagi Ngobrol sama Mbak Zella," Tanya Mitha namun Dewa Tetap Diam tak Menjawabnya.
" Kalo Belum Selesai Aku Tunggu di Mobil saja Ya Mas," Kata Mitha Dan Meninggalakan Dewa Dan Zella Yang Masih Di sana.
" Sayank...Aku Mohon Beri aku Kesempatan Lagi," Kata Zella Tak Putus Asa Mendekati Dewa.
" Sudahlah...Jangan Mengganggu kehidupanku Lagi Zella," Kata Dewa,,
" Tapi Aku Mencintaimu Sayank," Kata Zella lembut.
" Aku tidak Perduli Kamu sudah menikah Apa belum nya, Aku Tetap mencintaimu," Kata Zella Lirih.
" Cukup Zella,," Kata Dewa Bingung dengan Perasaan nya, Di sisi lain Ia Sangat Mencintai Zella, Dan Di sisi lain Ia juga Sudah Menikah dan Mempunyai Istri yang Harus Di Jaga hatinya,
" Tolong Beri aku Waktu Untuk Memikirkannya," Kata Dewa tak Bisa Berpikir lagi,
" Baiklah...Aku Pasti akan Menunggu Keputusanmu Itu Sayang," Kata Zella Senang karena Tak Sesusah itu mendekati Dewa yang Memang Masih Mencintainya..
" Kalo Begitu Aku Pergi dulu ya Sayank," Kata Zella dan Mencium Pipi Dewa Lembut sebelum Pergi..Namun Ia Malah Berpura Pura Kakinya Keseleo dan Tak bisa Berjalan