
" Jaga Bicara Luh," Kata Zella Kesal dan Menampar Pipi Mitha Keras.
" Yang Aku katakan Memang Benar Kan," Kata Mitha.
" Kau Sampai Rela Menjadi Pelakor hanya Demi Uang dan Kekayaan Saja," Kata Mitha Lagi.
" Memangnya Kenapa... Dewa Kaya Raya, Dan uangnya Juga Banyak Dia Juga Mencintai Gue, Jadi Apa Salahnya Kalo Gue Memanfaatkan Cinta nya Dewa hanya Untuk Mendapatkan Hartanya saja, Kau Juga Sama Seperti Gue Juga Kan," Kata Zella Lagi..
" Aku dan Kamu Itu Berbeda, Aku Tidak Akan Membiarkan Wanita Ular Seperti mu Memanfaatkan Laki laki Baik SEPERTI Mas Dewa," Kata Mitha Marah..
" Oh Ya...Bagaimana Caranya," Tanya Zella.
" Luh Sendiri Tidak Bisa Memisahkan Gue sama Dewa, Karena Dewa Begitu Mencintai Gue," Kata Zella Bangga dengan Dirinya Sendiri.
" Apa Dewa Pernah Berkata Dia Mencintai Luh,," Tanya Zella Mengejek Mitha yang Memang Benar Dewa Belum pernah mengatakan Mencintainya.
" Belum Kan...Orang Seperti Luh tidak Pantas Di Cintai Dewa, Orang Miskin Dan Hina Seperti Luh tidak Pantas Hidup di Kehidupan Dewa," Kata Zella Lagi.
" Lalu.....Orang Seperti mu yang Pantas.." tanya Mitha sinis.
" Orang Seperti mu Malah Yang Tidak Pantas, Aku Tidak Akan Pernah Membiarkan Wanita Jahat Seperti mu Mendekati Mas Dewa Lagi," kata Mitha Kesal.
" Kita Lihat Saja, Siapa Yang akan Menang nanti, Lu atau Gue,,, kalo Perlu Gue Akan Menghilangkan Lu dari Kehidupan Dewa," Kata Zella Mendorong Mitha pelan, Melody Yang melihat Mamahnya Di Dorong Seperti Itu Menggigit Tangan Zella.
Zella Pun Berteriak Kesakitan Karena Di Gigit Melody,
" Arrrrggg...Sakit, Dasar Anak Kecil Bodoh," Kata Zella Marah Dan Menampar Melody.
Melody yang di tampar Menangis Kesakitan..
" Mamah," Panggil Melody Dan Memeluk Mitha.
Karena Perlakuan Kasar Zella Pada Melody Mitha Pun Membalas Menampar Zella Dengan Keras.
PLAK.....
" Kau Boleh Menampar Ku...Tapi Jangan pernah Berani Menampar Melo Ku," Kata Mitha Kesal Dan Menampar Pipi Zella Sampai Merah.
Zella Yang Melihat Di belakang Mitha Ada Dewa Yang Melihatnya Dia Sengaja Berkata Pelan Agar Mitha Semakin Marah padanya.
" Kenapa... segini Saja Gue Baru Menamparnya Lu Udah Marah, Apa Seharunya Gue Menyakiti atau Membunuhnya," Kata Zella Sinis pada Mitha dan Berbisik jahat Padanya.
Perkataan Zella Membuat Mitha Benar Benar Tak Tahan Lagi, Ia Pun Menendang Perut Zella Sampai Terjatuh..
Dewa Yang Melihat Mitha Menyerang Zella Langsung Menghampiri Zella..
" Mitha....Apa Yang Kau Lakukan," Tanya Dewa Marah Saat Melihat Zella Kesakitan Karena Tendangan Mitha Padanya..
" Sayang...Istrimu keterlaluan.. Dia malah Menendangku," Kata Zella Merintih Kesakitan.
" Padahal Aku Hanya Bertanya Kenapa Dia Sebegitunya Pada Melody, sampai Sampai Dia Menendang ku seperti ini," Kata Zella Berbohong..
" Apa Yang Kau Lakukan Tha.." Tanya Dewa Marah
" Aku tidak Melakukan Apa apa, Aku Hanya Melindungi Apa Yang Harus Aku Lindungi," Kata Mitha Marah.
" Siapa Yang Harus Kau Lindungi...Anak Ini..." Tanya Dewa Dan Menunjuk Melody.
" Kau Benar Benar Keterlaluan Tha, Hanya Karena Anak Ini Kau Menyakiti Zella,. Sudah Aku Katakan Kan Kau Tidak Boleh Mengunakan Kekerasan, Apa kau Lupa Itu Hah," Kata Dewa Benar Benar Marah Pada Sikap Mitha Yang Bar bar seperti itu.
" Kau Tidak Tau Cerita Keseluruhannya Mas, Yang Kau Dengar Hanya Dari Wanita Ular Ini," Kata Mitha Kesal.
" Aku Hanya Membela Apa Yang Seharusnya aku Bela," Kata Mitha Berusaha menjelaskan.
" Apa Mas Pikir Aku Akan Diam Saja Saat Wanita Ular Ini Akan Mem....." Perkataan Mitha Di Potong Dewa, Karena Dewa Benar Benar Marah.
Dewa Benar Benar Marah saat Mitha Malah Membela Dirinya Dan Tidak Mengakui Kesalahan nya..Begitulah Pemikiran Dewa Saat ini karena Yang Ia Lihat Mitha benar benar salah,
" Cukup..Aku tidak Mau Mandengar Apa pun Katamu," Kata Dewa Marah.
" Tapi Mas, Mas Hanya mendengarkan Pihak Zella Saja, Mas Seharusnya Mendengarkan di pihak Aku Juga.." Kata Mitha Pelan.
" Kau Belum Bicara Saja Aku sudah melihat Semuanya Tha, Kau Yang Salah, Bukan Zella," Kata Dewa tegas.
" Terserah Mas Saja, Percuma Aku Katakan Juga Mas Tidak Akan Pernah Percaya Padaku," Kata Mitha Lirih..
" Kau Memang Harus Di Pisahkan Dengan Anak Kecil Ini, Anak Kecil Ini Yang Membuatmu Menjadi Seperti ini," Kata Dewa Kesal.
" Cukup Mas,, Mas Boleh Menyalahkan Aku, Tapi Mas Jangan Pernah Pisahkan Aku Dengan Melody," Kata Mitha Mulai Marah,
" Sudah Cukup aku Membela Diriku Sendiri..." Kata Mitha Marah.
" Terserah.....kau mau percaya Atau tidak, Itu bukan Urusanku," Kata Mitha Lagi.
" Bukan Urusan ku,," Kata Dewa Marah dan mengulang Apa kata Istrinya, Dewa pun Memegang Tangan istrinya Kencang.
" Aku Ini Suamimu,, Apa pun Yang Kau Lakukan Itu Semua Menjadi Urusanku," Kata Dewa Marah.
" Suami...." Kata Mitha Semakin Marah Kala Dewa Memegang Tangan Nya kencang.
" Apa ini perlakuan Suami Pada Istrinya,," Kata Mitha Lagi..
" Kau sama Sekali Tidak Pantas Di sebut Suami," Kata Mitha dan Melepas Tangan Dewa Dari Tangan Nya..
" Ayoo sayang..Kita Obati Luka Di Pipimu," Kata Mitha Lembut dan Membawa Melody menjauh Dari mereka Berdua.
" Aku Belum selesai Bicara Padamu Tha," Kata Dewa Tegas.
" Cukup....Kau tidak lihat, Anak Kecil ini Kesakitan Karena Bekas Tamparan Kekasih Kesayanganmu itu," Kata Mitha Benar Benar marah,
TAMPARAN....dalam hati Dewa tak percaya Dewa pun Melihat Pipi Melody yang Memerah Seperti bekas Tamparan..
APA ZELLA YANG MEMBUATNYA SEPERTI INI, dalam Hati Dewa Tak Percaya.
" Ayo sayang..." Ajak Mitha pada Melody.
Mitha Dan Melody pun Meninggalkan Mereka Berdua,
" Apa Kau Menampar Melody," Tanya Dewa Sinis.
" Anak kecil itu menggigit aku sayang," Kata Zella Membela dirinya.
" Aku Tanya...apa kau menampar Melody," Tanya Dewa Lagi.. Zella Pun Mengangguk Dewa Benar Benar kesal Pada Zella Yang Berani Menampar Anak Kecil, Pantas Saja Tadi Mitha Benar Benar Marah Padanya.
" Kau Benar Benar Keterlaluan Zella, Kau Menampar Seorang Anak Kecil," kata Dewa Marah.
" Melody Masih Di bawah Umur Zella, Dia Baru 6 tahun, Dan Kau Malah Menampar Anak Kecil Seperti itu," Kata Dewa Marah.
" Pantas Saja Istriku Marah dan Menendangmu, Memang Itu pantas yang Kau dapatkan," Kata Dewa lagi.
" Tapi anak Kecil Itu Menggigit ku sayang," Kata Zella Pelan.
" Lalu Kalo dia Menggigitmu, Apa Kau Harus Menampar Anak Kecil Zella," Kata Dewa Kesal.
" Melody Masih Umur 6 tahun, Aku benar benar tak percaya Kau Dengan Tega Menampar Anak Sekecil Itu," Kata Dewa Tak Percaya pada Pendengarannya.
" Kau Benar Benar Keterlaluan Zella," Kata Dewa dan Meninggalkan Zella Yang Terdiam.
MAKASIH UNTUK SEMUA YANG MASIH SETIA MENUNGGU NOVEL INI... MAAF YA AGAK LAMA, salam sayang dari Author😘