LOVE ME PLIS

LOVE ME PLIS
BAG 55



Mereka Berdua Pun Melakukan "Itu" Sampai Dewa Benar Benar Gila, Karena Istrinya Memang Begitu Menggairahkannya.


Dewa Tau Istrinya Masih Perawan Karena Setelah Mereka Berhubungan Intim istrinya Mengeluarkan Darah Ya...Walau pun Tidak Banyak...


" Apa Masih Sakit." Tanya Dewa Saat Setelah Beberapa Menit Lalu..


" Sudah Gak Kok Mas, Tadi Sih Emang Perih Banget, Cuman Sekarang Udah Gak kok," Kata Istrinya Lembut.


" Maafkan Aku, Aku sudah Membuatmu Merasakan Sakit Seperti itu," Kata Dewa Pelan Ia Sangat Menyesali karena Melihat Istrinya Kesakitan Tadi.


" Tidak Apa apa Kok Mas,Lagi pula Sudah Tidak Sesakit Tadi," Kata Mitha Lembut.


" Kau Mau Kemana," Tanya Dewa.


" Aku Mau ke kamar Mandi Mas," Kata Mitha Pelan.


Dewa pun Menuntun Istrinya Ke kamar Mandi Namun Istrinya Menolak Lembut.


" Mas Ini...Aku kan Bukan Wanita tua Yang Lagi Sakit Lama Mas, Sampai di tuntun seperti ini," Kata Mitha Cekikikan ia Merasa Lucu karena Suaminya Sehawatir Itu padanya hanya Karena Rasa Sakit Sesaat itu..


" Aku kan Cuma Hawatir Padamu...Kenapa Kau Malah Berbicara Wanita Tua," Kata Dewa pelan.


" Memangnya Kau Sudah Setua Mana," Kata Dewa Lagi..


" Bukankah Kau dan Aku saja Lebih Tuaan Aku," Kata Dewa Lagi.


" Habisnya...Mas Memperlakukan Aku kaya Wanita Yang Sudah Seumur Abad saja," Kata Mitha Cekikikan.


" Aku Menghawatirkan Mu Tau," Kata Dewa kesal.


" Sudah...sana, Katanya Mau Ke kamar Mandi," Kata Dewa lagi..


" Iya Ya..." Kata Mitha Dan Ia Pun Berjalan Pelan Ke kamar Mandi.


" Apa Masih SeSakit itu," Tanya Dewa Lagi saat melihat Istrinya Jalan Seperti itu.


" Gak Kok,Hanya... Rasanya Aneh Saja,? Kaya Gimana Gitu," Kata Mitha Pelan Tak Bisa Menjelaskan Apa Yang Ia Rasakan..


Dewa pun Menghampirinya Dan Membopong Istrinya ke kamar Mandi, Perlakuan Dewa Membuat Istrinya terkejut.


" Mas..." Kata Mitha Terkejut Karena Suaminya Tiba Tiba Malah Membopongnya.


" Mas Tidak Tega...Kau Berjalan Sambil Meringis Begitu," Kata Dewa Lembut Dan Membawa Istrinya Ke kamar Mandi dan Mendudukan di Buthup yang kering..


" Apa Kau Mau Mandi," Tanya Dewa Pelan.


" Tidak Mas.. Aku Hanya Ingin Membersihknnya Saja," Kata Mitha Pelan.


" Biar Mas Saja Ya..Yang Melakukannya," Tanya Dewa Lembut..


" Tidak Mas...Biar aku saja," Kata Mitha Saat Dewa Mengambil Handuk dan Bermaksud Membersihkan Darah Yang Menetes di Pahanya...


" Biar Mas Saja...Ini Kan Tugas Mas," Kata Dewa Lembut dan Mengambil Handuk di tangan Istrinya dan Membasahinya dan Mengelapkan Ke tubuh Istrinya yang Terkena Darah..


" Duduklah... Biar Mas Gampang Membersihkannya," Kata Dewa Lagi, Mitha Pun Menuruti apa kata Suaminya dan Duduk Di Buthup,


Dewa pun Melap dengan lembut tubuh Istrinya Itu..


" Aku Pikir...Jika Kita Melakukan "ITU" kau tidak akan Mengeluarkan Darah Seperti Ini," Kata Dewa Pelan, Dewa Seakan Menyesali apa Yang Telah Terjadi Di Antara Mereka Berdua.


" Apa Mas Menyesal Melakukan "ITU" denganku," tanya Mitha Pelan.


" Tidak...Mas Tidak Menyesal, Namun Yang Mas Menyesal ialah telah Membuatmu Sakit dan Berdarah Seperti ini," Kata Dewa pelan.


" Ya ampun Mas...Bukan Kah Wajar Kalo Gadis perawan Mengalami Seperti ini," Tanya Mitha Lembut.


" Memang Benar Wajar..Namun Kalo Mas Mengalaminya Sendiri rasanya Bagaimana, Mas Juga Tidak Bisa Menjelaskannya," Kata Dewa Ngeri...


" Mas Lucu.. Kalo Begitu, Kalo Mas Menyesali Karena Aku kesakitan Dan berdarah, Berarti Mas Tidak Akan Melakukan "ITU" lagi Dengan ku," Tanya Istrinya penasaran.


Dewa yang mendengar istrinya berkata Seperti itu ia hanya diam dan berpikir sendiri..


KALO GUE LAKUIN KAYA GITU LAGI.. ISTRI GUE PASTI KESAKITAN LAGI.pikir Dewa.


TAPI KALO GAK GITUAN..Pikir Dewa memikirkan bagaimana keputusannya.


TAPI GUE KETAGIHAN..dalam Hati Dewa bingung.


" Tapi...Mas Ketagihan," Bisik Dewa pada Istrinya dan membuat Istrinya Tertawa...


" Berhentilah Menggodaku Seperti itu,, Kau Mau Ku serang Lagi apa," Tanya Dewa kesal.


istrinya pun terkikik karena Merasa Geli Atas Sikap Suaminya Yang seperti Ini.


" Hahahhaah Mas Ada ada Saja, Emangnya Mas Gak Lelah Apa," Tanya Mitha.


" Main serang Serang Saja," Kata Mitha Lagi.


" Kau Sendiri Yang Membuat Hewan di dalam Tubuhku Bangun," Kata Dewa Dan Kembali Mencium Bibir Istrinya.


Mereka pun Kembali Melakukan Kegiatan Itu lagi di Kamar Mandi,


Mitha Benar Benar Kewalahan Dengan Serangan Suaminya yang Tak terkendali Namun Justru itu yang Membuat Mitha Sangat Menyukainya..


Tak Lama Ritual Itu Pun Selesai. dan Mereka Berada Di Kamar dan Sedang Berpelukan Karena Kelelahan..


" Mulai Sekarang...Kau sudah Menjadi Resmi Milikku," Kata Dewa tegas.


" Jadi...Kau Tidak Boleh Melirik Laki laki Lain Dariku," Kata Dewa tegas.


" Memangnya Dari sejak Kita Menikah aku Belum Menjadi milik Mas Apa," tanya Mitha Bingung..


" Bukan Itu Maksudku," Jelas Dewa.


" Walau pun Kita Sudah 2 bulan Menikah, Namun aku Kan Belum Pernah Menyentuh Mu, Karena Kini Kau Sudah Aku Sentuh jadi Seutuhnya Kau sudah Menjadi Milikku," Jelas Dewa Panjang Lebar.


" Jadi Berhenti lah, Membuat Laki laki Lain Melirik Padamu," Kata Dewa galak.


" Memang Nya Itu salahku Kalo Ada Laki laki Lain Melirik ku Mas... Lagian siapa Juga yang Suka Melirik Laki laki Lain Mas, Perasaan Aku Gak Pernah Gitu deh,, Bukannya Sebaliknya ya," Kata Mitha kesal.


" Lalu siapa Yang Berpegangan Tangan Dengan Papihnya Melody, Bukankah Kamu Hah," Kata Dewa Kesal.


" Aku Kan Hanya Berpegangan Tangan Saja Mas," Kata Mitha Pelan.


" Tidak Seperti Mas, Peluk Cium Wanita Ular Itu di Mana Saja," Kata Mitha Kesal.


" Dia Kan Kekasihku...Jadi Wajar saja Kan Kalo Aku Memeluk dan Mencium nya," Kata Dewa,.


" Kalo Begitu...Apa Aku Boleh Pacaran Juga Mas," Tanya Mitha Penasaran.


" Mas Kan Punya Pacar, Jadi Apa Aku Juga Boleh Punya Pacar," Tanya Mitha Lagi.


" Kau Mau Aku Amputasi Satu satu bagian Tubuh Pacarmu Itu," Ancam Dewa yang Menakutkan.


" Kalo Kau Mau Seperti Itu....Sana berpacaran lah," Kata Dewa Kesal.


" Mas Itu Egois, Mas Saja Berbacaran Dengan Zella Aku Tak Pernah Protes," Kata Mitha Kesal.


" Lalu Kenapa Giliran Aku Yang Mau Pacaran kenapa Mas Ancam Seperti itu," Kata Mitha Lagi.


" Aku tidak Suka Miliku di bagi," Kata Dewa.


" Aku juga Tidak Suka Punya Ku Di Bagi," Kata Mitha tak Mau Kalah Dari Suaminya.


" Kalo Mas masih Berpacaran Dengan nya,, Jangan Salahkan Aku Nanti Berbuat Yang Tidak Tidak Pada Kekasih Mas Itu," Kata Mitha Kesal.


" Apa Kau Cemburu Pada Zella, Tha," Tanya Dewa Pelan..


CEMBURU...MASA IYA AKU CEMBURU,,TIDAK MUNGKIN,pikir Mitha tak mempercayai Pikirannya..


" Cemburu..Aku Saja Tidak Tau Bagaimana Rasanya Cemburu seperti apa Mas," Kata Mitha pelan.


" Karena Aku Juga belum pernah Mengalaminya," Kata Mitha Lagi...


" Apa kah di Hatimu tidak Ada Rasa Marah dan Kesal saat melihat Ku dengan Wanita Lainnya," Tanya Dewa lembut.


" Kalo Marah Dan Kesal, Tentu saja Tiap hari,, Apa lagi saat Melihat Mas Dan Zella Bermesaraan Seperti itu di Hadapan ku," Kata Mitha Kesal.


" Ingin Rasanya Aku Menarik Rambut Indahnya Itu, dan Melemparkannya Ke Sungai Amazone," Kata Mitha Kesal.


" Itu Sama Saja Kau CEMBURU Sayang," Kata Dewa Lembut dan Mengusap Pipi Istrinya.


" Aku Senang Jika Kau Cemburu Seperti ini, Tapi Aku Tidak Bisa Melepaskan Zella begitu saja," Kata Dewa Tegas.


" Baiklah terserah Mas Saja," Kata Mitha Kesal Dan Ia Malah Tiduran...