
Zella tidak Tau bahwa dirinya di Manfaatkan Dewa, Dewa Ingin Tau Bagaimana Reaksi Pelayannya... Dan Ia Sengaja Mendekati Zella.
" Sayank... Pelayanmu Memanggilku Wanita Ular," Kata Zella Manja pada Dewa.
" Memangnya Kenapa Kalo Aku Memanggilmu Wanita Ular," Tanya Mitha Pelan.
" Memang Kau Wanita Ular kan," Kata Mitha Lagi.
" Jaga Ucapanmu," Kata Dewa Pura Pura Marah.
" Dia Ini Tamuku, Jadi Kau Harus Sopan Padanya," Kata Dewa Berpura Pura Marah.
AKHIRNYA DEWA BELA GUE, PIKS DEWA BAKALAN BALIK SAMA GUE, dalam Hati Zella Senang.
" Aah Maafkan Saya Den," Kata Mitha pelan Dan Sedikit Kesal Karena Dewa Malah Membela Wanita Ular itu,
APA DEN DEWA LUPA KALO WANITA ULAR INI PERNAH MENGHINANYA, dalam Hati Mitha Kesal.
HAAAH CINTA.. APA KARENA DEN DEWA MASIH CINTA JADI LUPA DIA PERNAH DI SAKITINYA..dalam Hati Mitha Aneh.
SUDAHLAH ITU BUKAN URUSAN KU, JUSTRU BAGUSKAN KALO DEN DEWA BALIKAN LAGI SAMA KEKASIHNYA INI,TAPI KALO MENIKAHINYA JANGAN SAMPAI DEH,, dalam Hati Mitha Malah Berpikir seperti itu
" Maaf kan Saya Den, Kalo Saya Tidak Sopan Berbicara pada tamu Den Dewa Ini." Kata Mitha Pelan.
" Baguslah Kalo Kau Tau, Aku ini Masih Kekasih Majikanmu tau," Kata Zella Sombong.
" Kekasih... Hah,, Kalo Kau Memang Masih Kekasih Den Dewa, Kemana saja Kau Selama Ini," Tukas Mitha Tegas.
" Di saat Den Dewa Membutuhkan Mu Kemana Kau," Tanya Mitha Pada Zella.
" Saya Tidak Perduli Kau itu kekasih Den Dewa Apa Bukannya," Kata Mitha lagi.
" Tapi Saya mau ingatkan Den Dewa, Siapa Yang Sudah Membuat Den Dewa Kesusahan Selama Ini,Siapa Yang Sudah Membuat Den Dewa tak Bisa Berjalan Lagi, Wanita seperti ini.. Tidak Pantas Untuk Den Dewa Cintai,apa Lagi menajadi Seorang istri," Kata Mitha sebelum pergi.
" lalu Menurut Mu, Siapa Yang Pantas Untukku," Tanya Dewa Pelan.
" Siapa Saja boleh.. Asal jangan Wanita Ular ini," Kata Mitha Sebelum Benar Benar Pergi Meninggalkan Mereka Berdua.
" Kau Dengar...Pelayan Mu Sangat Kurang Ngajar, Kau Harus Memberinya Pelajaran, Kalo Tidak Kamu Pecat Saja Sayank Dia," Kata Zella Manja.
" Memangnya Siapa Kau, Berani Menyuruhku untuk Memecatnya," Kata Dewa Mulai Kesal Ia Berbicara Kasar Setelah Mitha Pergi.
" Katakan Padaku, ada apa kau menemuiku Ke sini," Kata Dewa dan Merubah Nada Bicaranya menjadi Tegas Dan Galak Pada Zella Berbeda Dari yang tadi.
" Aku Hanya Ingin Kita Balikan Lagi, Aku Ingin Kita Menjalin Kasih Lagi," Kata Zella Dan Menyentuh lengan Dewa pelan.
" Maafkan Aku, Aku tidak tau waktu itu kau Mau Melamarku, dan Kau Berbohong Mengatakan kalo kau Bangkrut Saat Itu," Kata Zella Menjelaskan Bahwa Ia menyesali perbuatannya Waktu itu.
" Aku sudah Tau dari Temanmu Arga, Arga Sudah Mengatakannya padaku, Aku Benar-benar minta Maaf Sayank, Aku Masih Mencintaimu Sayank," Kata Zella Lembut.
" Aku Minta Maaf Grazella, Aku sudah tidak Mencintaimu, Aku Mencintai Orang Lain," Kata Dewa Tegas.
" dan Aku akan Menikahinya," Kata Dewa Lagi.
" Kau Bohong... Kau Masih Mencintaikukan Dewa, Aku Tau Kau Masih Mencintaiku," Kata Zella Lirih.
" Dulu Aku Memang Mencintaimu,,, Tapi Sekarang Rasa Cinta ini Sudah Hilang...Dan itu Semua Karena ulah dan Perbuatan Mu," Kata Dewa tegas
" Tapi aku Mencintaimu Dewa," kata Zella Lirih.
" Kau Mencintaiku.." Kata Dewa Terkekeh mendengar Zella Berkata Seperti itu.
" Kau Mencintaiku.. Apa Hartaku..." Tanya Dewa Sinis.
" Pergilah...Sebelum Aku Mengusirku," Kata Dewa Lagi.
Zella Sangat Tau Bagaimana harus Menggoda Dewa, Dan Ia Tau Bukan saatnya Ia Menggoda Dewa saat ini dan Ia Pun Mengalah Terlebih dahulu.
" Baiklah.. Aku akan Pergi, Tapi aku Takan Menyerah untuk Mendapatkan Kembali Hatimu," Kata Zella Sebelum Pergi.
" Dasar Perempuan Gila," Kata Raja saat Melihat Zella Keluar Dari sana...
" Namanya Juga Cinta.." Jelas Rama.
" Apanya Yang Cinta, Itu bukan Cinta Namanya," Kata Raja Kesal Pada Rama.
" Lalu apa, Kalo Bukan Cinta," Tanya Rama lagi
" Itu Egois Namanya," Kata raja Lagi.
" Dimana Kak Kenjo," tanya Raja karena Tak Melihat Kenjo Di sana.
" Aku saja Tidak Tau," Kata Rama.
" tha...Tunggu Sebentar," Panggil Kenjo Saat Mitha Baru saja Keluar dari Rumah dan Menuju Taman.
" Ada Apa Den," Tanya Mitha Pelan.
" Kau Mau Kemana," Tanya Kenjo.
" Oh...Saya Mau Membantu Pelayan Lainnya yang Sedang Bersih Bersihin Taman Di sana," Jelas Mitha Pelan Dan menunjuk Pelayan Lainnya Yang Sedang membersihkan taman bunga.
" Boleh saya Ikut kan," Tanya Kenjo.
" Den Ken, Mau Ikut... Beneran," Tanya Mitha Tak Percaya.
" Ini Lagi Panas Loh Den," Kata Mitha lagi.
" Memangnya Kenapa Kalo Panas begini,Saya juga Kan Pakai topi, Lihat," Kata Kenjo dan Menunjukan Topinya yang Ia Pakai
" Nanti Den Ken, Hitam," Kata Mitha Cekikikan.
" Kau ini ada ada Saja," Kata Kenjo dan Malah Tersenyum.
Mitha Pun Di panggil Pelayan Lainnya Yang Sedang membersihkan Taman.
" Tha...Di sini," Panggil Pelayan Lainnya saat melihat Mitha.
" Oke...!!" Kata Mitha Pada Pelayan Lainya.
" Maaf ya Den Saya Ke sana Dulu," Kata Mitha Dan Pamit Pada Kenjo.
" Tunggu Sebentar," Kata Kenjo dan Memegang Tangan Mitha.
" Ada Apa Den,"
" Pakai ini... Biar Gak Kepanasan," Kata Kenjo dan Memberikan topi yang ia Pakai di kepala Mitha.
" Makasih Den," Kata Mitha Dan Tersenyum.
" Ia Sama sama," Kata Kenjo balas Senyum.
Kenjo pun Pergi meninggalkan Mitha Yang Sedang membantu Pelayan Lainnya.
" Apa Yang Harus Saya Bantu Mbak," Tanya Mitha Pada Pelayan Lainnya.
" Aah Kamu Cabuti saja Rumput Rumput liarnya Tha," Kata Mbak Yuli.
" Ooh Ok Mbak," Kata Mitha Dan Ia Pun Berjongkok Mencabuti Rumput liar.
Tiba Tiba Datang Seseorang dan malah Mengatai Mitha Dengan Pedas
" Pekerjaan Itu memang Cocok ya Buat Lu," Kata Seseorang Wanita Yang Ternyata Zella.
" Memangnya Kenapa Dengan Pekerjaan Gue," Kata Mitha Yang benar Benar kesal Pada Wanita Ular itu.
" Sekali Babu, Ya tetap Babu aja Lu, Gak Akan pernah Menjadi Majikan," Kata Zella Pedas.
" Gak Pantes Buat lu, Apa lagi Jadi Nyonya Jaya Kusuma, Jauh Banget," Kata Zella Tertawa.
Mereka semua tak tau kalo dari tadi ada yang terus mendengar perdebatan mereka.
" Emangnya Itu juga Cocok Buat Lu, Gak Cocok Juga Kali, Jangan Mimpi Deh Lu mau Jadi Istrinya Den Dewa," Kata Mitha Kesal.
" Apa Lu Bilang," Kata Zella Kesal mendengar Mitha Berbicara Seperti itu.
" Lu Bolot ya, Sini Gue Korek kuping lu Pake Ini ni," Kata Mitha Judes Dan Memperlihatkan Alat Yang buat Memotong Rumput.
Dan Orang Yang Melihat dan Mendengar Perdebatan Mereka hanya Tersenyum Geli melihat dan Mendengar Mitha Yang Galak Seperti itu.
" Sialan Lu... Lu Lihat aja Kalo Gue Nanti Jadi Istrinya Dewa, Lu orang Pertama Yang bakalan Gue Usir Dari Rumah Ini," Kata Zella Kesal.
" kalo Lu Yang Jadi Istri Den Dewa, Gue Orang pertama yang Bakal Keluar Sendiri Dari Rumah Ini tanpa Lu Usir," Kata Mitha Kesal.
" Bagus lah Kalo Lu sadar," Kata Zella Lagi.
" Yaa...itukan Kalo Lu Juga Yang Nikah Sama Den Dewa, Den Dewa Juga Gak bakalan Mau Lah Nikah Sama Wanita Ular Kaya Lu," Kata Mitha Ikut Ikutan Berbicara Pedas.
" awas Aja Lu... lu Lihat Aja Nanti," Kata Zella sebelum Pergi Dan Meninggalkan Kediaman Jaya Kusuma,
" Gue Gak Takut kalo Cuma Di Lihatin Doang Mah," Kata Mitha Berteriak Saat Melihat Zella Sudah Menjauh.
" Dasar Wanita Ular," Teriak Mitha Lagi.
" Cukup... Apa Kau Tidak Merasa Sakit Tenggerokannmu Itu," Tanya Dewa Tiba Tiba Berada Di Belakang pelayannya dan Membuat Mitha Kaget.