
DI KEDIAMAN JAYAKUSUMA...
Sesampainya di Rumah Dewa Langsung Membawa Dan Menarik Tangan Mitha Secara Kasar..
" Mas Lepas....Sakit...." Kata Mitha Pelan..
Semua Pelayan Melihat Mitha Yang Di Tarik Paksa Oleh Suaminya..dan malah membicarakan mereka di belakang.
" Mas....Lepas," Kata Mitha menahan Sakit pada Tangannya dan Ia Pun Berjongkok Agar Dewa Berhenti Menariknya...
Bukannya Berhenti Dewa Malah Menggendong Mitha Dan Membawanya Ke kamar,
" Mas Turunin Aku mas,, Mas..." Panggil Mitha putus Asa dan Dewa malah tak Mendengarkan nya..
Dewa Pun Menurunkan Istrinya Di dalam Kamar dan Mengunci pintu kamarnya dan mengurung Mitha Bersamanya..
" Mas...Mas Mau apa..Kenapa pintunya Di Kunci Mas," Tanya Mitha Penasaran.
APA IYA AKU HARUS MEMBERINYA PELAJARAN KARENA BERANI BERPEGANGAN TANGAN DENGAN LAKI LAKI LAIN, dalam Hati Dewa memikirkan Cara yang Cocok Untuk Menghukum Istrinya Itu.
Berlahan Dewa Mendekati Mitha Yang Ketakutan,
" Mas Mau apa... Mas Jangan Macam Macam," Kata Mitha Ketakutan.
Seringai Jahat Termampang di Wajah Tampan Dewa, Dengan Berlahan Dewa Membuka Ikat Pinggangnya Bermaksud Untuk Mengikat Tangan Istrinya. Namun Mitha Berpikir Lain.
APA MAS DEWA AKAN MENYIKSAKU, dalam hati Mitha Ngeri.
" Kau Harus Di beri pelajaran karena Sudah Berpegangan Tangan Dengan Laki Laki Lain," Kata Dewa Kesal.
" Bukan Aku Yang Seharusnya Di Beri pelajaran Tapi Mas Sendiri," Kata Mitha Malah Menyalahkan Suaminya.
" Mas Juga Kan Menyentuh Dan Berpegangan Sama Kekasih Mas, Dan Bahkan Mas Mencium dan Memeluknya, Seharusnya Mas Yang Di Beri Pelajaran, Bukan Aku," Kata Mitha Membela Diri.
Dewa Ke kiri untuk mendekati Namun Mitha Malah Berlari Ke Kanan,
" Mas Jangan Macam Macam DenganKu," Kata Mitha Mengancam Dewa.
" Aku tidak Takut Dengan Mu Gadis Kecil," Kata Dewa dan Terus Mendekati Istrinya Namun Mitha Dengan Cepat Menghindari Jangkauan Dari Dewa,
Mereka Berdua Seperti Anak Kecil Yang Main lari Karuan.
" Mas Mau Menyalahkan Aku Karena Dekat Sama Kak Revan," kata Mitha Saat Mengindari Kejaran Suaminya.
Dewa Yang Mendengar istrinya Memanggil Revan Dengan Sebutan Kak Merasa Marah.
" Kak Revan...Kau Memanggilnya Kak," Kata Dewa Semakin Kesal Saja Mendengar Istrinya Memanggil Revan dengan sebutan Kak Seperti itu.
" lalu Aku Harus Memanggilnya Apa, Mas Revan, Ayang Revan, Begitu Maksud Mas," Kata Mitha Malah Sengaja Membuat Dewa Semakin Kesal saja.
" Kemari Kau...." Kata Dewa Semakin Kesal Saja pada istrinya dan Terus Saja Menghampiri Istrinya Yang Selalu Menjauh..
" Mas Pikir Aku Bodoh hah,, Kalo aku Mendekati Mas, Yang Ada Aku Di Bejek Bejek Sama Mas," Kata Mitha Yang masih Mengindari Kejaran dari Suaminya.
Dewa Berusaha Mengejar Istrinya kemana Pun Ia Melangkah,
Dengan Secepat Kilat Dewa Berhasil Meraih Lengan Istrinya dan Menariknya Namun Mitha Justru Menangkis tangan Dewa dengan Tangan Satunya, Perkelahian Pun Tak Bisa Di hindari,,
Mitha Dengan Sekuat Tenaga Melawan Dewa dan Dengan Santainya Dewa Melawan Istrinya dan Dengan Tersenyum Dewa Malah Semakin Kagum Saja Pada Kemampuan Istrinya...
Mitha Pun Mengeluarkan Kemampuan yang Sesungguhnya Dan Berkelahi dengan Serius Dengan Suaminya...
Dewa Yang Merasa Kemahiran Istrinya Semakin Hebat saja Kewalahan Menghadapi Kemampuan Istrinya. Dengan Secepat Kilat Mitha Mengalahkan Dewa Dan Menduduki Tubuh Dewa,
" Mas..... Mas Kalah," Kata Mitha Di Sela Ngos ngosan karena Capek melawan Suaminya.
" Kau Hebat Juga Ternyata," kata Dewa Tersenyum melihat Kemahiran Istrinya Berkelahi dan Ia Juga Sama Ngos ngosan,
Posisi Mereka Berdua Sangat Intens Dewa Berada Di Bawah Sedangkan Istrinya Berada Di atas Dan Menduduki Tubuh Dewa.
Dewa Yang Terbawa Suasana dengan Posisi yang Berbahaya itu, Dewa pun Langsung menarik Istrinya dan Malah Dia Yang menindih Tubuh Mitha Di Bawah Tubuhnya..
" Apa Yang Mas Lak......" Perkataan Mitha Terpotong Oleh Ciuman Panas Dewa yang Mencium Bibirnya dengan Berlahan.
Mitha Yang Terkejut Dengan Ciuman tiba Tiba Dewa, Langsung Mendorong Tubuh Dewa Agar Menjauh Dari Tubuhnya..Namun kekuatan Dewa Lebih Besar Dari Tenaga nya.
" Mm Mas Tu Tunggu Du dulu," Kata Mitha Di Sela Ciuman Panas Dari Suaminya..Namun Dewa Tak berhenti Mencium Bibirnya,
Dan Dengan Berani Dewa Malah Meraba Kesana Kemari dan Memasukan Tangannya Kedalam Dres milik Istrinya.
" Mmmmm.., Ma Maas," Mitha Yang Di Cium Ganas Seperti itu Mulai ketakutan. Baru Saja Mitha Mau Berbicara Malah terdengar seperti Rintihan di telinga Dewa.
Ketika Dewa Melepas Panggutan Dari Bibir Istrinya, Mitha Pun mendorong tubuh Suaminya Agar Sedikit Menjauh Darinya..
" Ma Mas..Tunggu dulu," Kata Mitha Pelan Ia Pun Semakin Terbawa Suasana, Namun Pemikiran Jernihnya Telah Menguasainya Terlebih Dahulu.
" Maas Tunggu...Jangan seperti ini," Pinta Mitha Pada Dewa..
" Aku Harus Tunggu sampai Kapan Tha..." Tanya Dewa lembut.
" Bukankah Sewajarnya Aku Meminta Hak Ku Padamu," Tanya Dewa Lagi..
Perkataan Dewa Memang Ada Benarnya... Sudah Hampir 2 Bulan Merek Berdua Menikah Namun Belum Sedikit pun Mereka Berdua Melakukan Hubungan suami Istri.
MAS DEWA BENAR...APA MEMANG SEHARUSNYA AKU MEMBERIKAN HAKNYA SEKARANG..pikir Mitha.
" Bolehkan," Tanya Dewa Lembut.
" Boleh Aku Meminta Hak Ku Padamu Kan," Tanya Dewa Lagi,
Mitha pun menganggukan Kepalanya tanda Setuju Dengan Apa Yang Di Pinta Suaminya...
" Apa Kau Serius..." Tanya Dewa Lagi Tak Percaya.
" Iya Mas.." Jawab Mitha Pelan.
" Apa Kau Yakin," Tanya Dewa Lagi, Mitha Pun Mengangguk Lagi. Dan Dewa pun kembali Mendekati Wajah Istrinya Lagi dan Mencium Bibir Istrinya Lembut dan Menuntut..
Dengan Lihai... Dewa Mencium Bibir Istrinya,,
Mitha Yang Tadi Sepenuhnya menolak Kini Ia Malah Terhanyut Buaian Tangan Dewa Yang Terus Saja Menggodanya..
Tangan Dewa Tak Tinggal Diam Keduanya Meraba di setiap Lekuk Tubuh Istrinya..
Seakan Ia Tak Mau Meninggalkan Setiap Inci Tubuh Istrinya.
Tangan Dewa Terus Membelai Dua Gunung Milik Istrinya dan Terus Menggodanya..
Dan Kini Giliran Bibirnya Yang Mengambil Alih Dari Tangannya yang Memegang Dua Gunung Milik Istrinya..
Mitha Terus Saja Mengerang Ke enakan Karena Sentuhan Lihai Suaminya..
Mereka Berdua Saking Ke Enakan sampai Tak sadar Kedua Baju Mereka Sudah Terlepas dan Tak tau Sejak Kapan.
Mitha Yang Terus Terbuai Sentuhan Suaminya Semakin Menginginkan Lebih Dari Sekedar Menyentuh.
" Aku Tau Aku Belum Pernah Melakukan Ini itu dengan Wanita Lain Selain Dirimu," Kata Dewa pelan.
" Karena Prinsip Ku Aku tidak akan Pernah Melakukan Itu dengan Wanita Lain Selain Istriku, Kau Orang Yang Pertama Yang Membuatku Ingin Terus Menyentuh Dan menyentuh.." Kata Dewa Pelan..
APA JADI MAS DEWA JUGA SAMA DENGAN KU, INI PERTAMA KALI BUATNYA JUGA, pikir Mitha Tak mempercayai Pendengarannya.
Karena Yang Mitha Pikir Dewa Sering Melakukannya Dengan Zella Kekasihnya..