LOVE ME PLIS

LOVE ME PLIS
BAG 71



Dewa Pun Memberi Mangga Yang Ia Dapatkan Tadi..


" Ini....Mangga Yang Kamu ingin kan Sayang," Kata Dewa Dan Memberi Mangga Yang Ia Ambil Dari pohon Mangga Pak Rudy.


" Ini Mangga Yang Di Sana Mas," Tanya Mitha Senang Saat Melihat Mangga Yang Memang Benar Milik Pak Rudy Karena Mitha Tau Bentuk Mangga Yang Ia Lihat Tadi,


" Hmmmmm... makan Lah," Kata Dewa Lembut dan Ia Pun Memberikan Mangga dan Juga Pisau Pada Istrinya..


Namun Karena Dewa melihat Mitha Memegang Pisau Yang Tajam Ia Pun Mengambil Kembali Pisau Itu.


" Biar Mas Saja Yang Kupaskan," Kata Dewa Dan Mengambil Alih Pisau Dan Mangga Di Tangan Istrinya.


" Jangan Di Kupas Mas,,, Aku Mau Gitu Aja, Tidak Usah Di Kupas," Kata Mitha Yang Aneh Aneh Saja Permintaannya.


" Ya Ampun Sayang...Ini Kan Masih Ada Kulitnya," Kata Dewa Lembut, Dewa Benar benar Merasa Aneh Dengan Apa Yang Di Inginkan Istrinya Itu.


YA AMPUN....APA NGIDAM MEMANG SEPERTI INI, pikir Dewa Bingung..


BERAT SEKALI...TAPI ITU TIDAK MASALAH SELAGI ANAKKU TIDAK ILERAN NANTI, dalam Hati Dewa Tersenyum Melihat Istrinya Yang Senang Dengan pemberiannya Walau pun Hasil Dari Yang Tidak Di Inginkan...


Mitha Sangat Menikmati Mangga Yang Dewa Berikan Padanya.


" Enakan Seperti ini Mas," Kata Mitha Dan Memakan Mangga Itu dengan Senang.


Karena Merasa Penasaran Dengan Rasa Mangga Itu Dewa Pun Menanyakan Rasa Mangga Itu pada Istrinya.


" Bagiamana Rasanya Sayang," Tanya Dewa Penasaran.


" Manis Kok Mas, Mas Mau Coba," Kata Mitha dan Mitha Memakan Mangga Yang Memang Terlihat Enak.


Dewa Pun Mencoba Mencicipi Mangga Tersebut, Namun Yang Ia Coba sangat Asem Sekali..


" Ya ampun Sayang...Ini Asem Banget,, Manis Dari Mana," Kata Dewa Bingung, Kenapa Istrinya Bilang kalo Mangga nya Manis.


" Memang Manis Kok Mas," Kata Mitha Dan Terus Memakan Mangga Itu.


" Jangan Banyak Banyak Sayang, Kau Kan Belum Makan Nasi," Kata Dewa pelan.


" Iya Mas..." kata Mitha Lembut.


" Makasih Ya Mas... Mas Sudah Menuruti Apa Yang Mau Aku Inginkan," Kata Mitha Senang Saat Memakan Mangga Yang Ia Inginkan.


" Iya Sayang..." Kata Dewa Lembut.


Mitha Tidak Tau Kalo Perjuangan Dewa Dan Rama Saat Meminta Mangga Pak Rudy...


KEJADIAN TADI.....


" Gue akan Coba Memintanya Terlebih Dahulu," Kata Dewa Pelan Belum Juga Masuk Ke Halaman Rumah Pak Rudy... Dewa Sudah Di Sambut Pak Rudy nya Langsung dengan Nada Judesnya.


" Mau Apa Kau Kemari Hah," Tanya Pak Rudy Galak.


" Permisi Pak....Apa Saya Boleh Minta Mangga Untuk Istri Kakak Saya Pak," Kata Rama Pelan Dan Sopan.


" Istri Kakak Saya Lagi Mengidam Pak, Dan Ia Meminta Mangga Pak Rudy, Apa Boleh Pak," Tanya Rama Lagi.


" Yang Mengidam Kan Istri Kakakmu Kenapa Kau Yang Memintanya Bukan Kakak mu Itu," Kata Pak Rudy Marah dan Kesal.


" Kak, Kakak Saja Yang Minta," Kata Rama Berbisik.


" Maaf Pak Rudy,, Apa Saya Boleh Minta Mangga Bapak Untuk Istri Saya Yang Lagi Mengidam," Tanya Dewa Sopan.


Pak Rudy Yang Baru Kali Ini Melihat Dewa meminta Seperti Itu Hanya Tersenyum Mengejek saja.


" Hah...Kau Memintanya Seperti Itu, Mana Mau Saya Memberikan nya," Kata Pak Rudy Yang Malah Mengambil Kesempatan Untuk Membuat Dewa Semakin Kesal Saja.


Demi Untuk Istrinya, Dewa Pun Meminta Lembut Pada Pak Rudy walau Pun Hatinya Sangat Tidak Terima Itu.


" Pak Rudy Apa Saya Boleh Meminta Mangga Muda Bapak," Kata Dewa Pelan Dan Lebih Sopan Lagi.


" Istri Saya Sedang mengidam pak, Dan Ia Menginginkan Mangga Punya Bapak," Kata Dewa Lagi.


" Apa Saya Boleh Memintanya," Tanya Dewa Lagi.


" Tidak....Saya Tidak Sudi memberikan Mangga Saya Pada Keluarga Kalian, Apa Lagi Untuk Istri mu Itu,, Hahahhaah Biarkan saja Anakmu itu Ileran," Kata Pak Rudy Sinis.


Rama Juga Malah Ikutan Kesal Mendengar Apa Kata Pak Rudy Pada Kakaknya.


" Saya Malah Senang Kalo Nanti Anakmu Malah Ileran Hahhahahahhaha," Kata Pak Rudy Malah Senang.


" Saya Akan Bayar Berapa Pun Yang Kau Minta Pak tua," Kata Dewa Mulai Kesal.


" Lihat....Kau Sudah Menjadi Pada Dirimu Sendiri,Jadi Jangan Berpura Pura Baik Padaku," Kata Pak Rudy Tersenyum Melihat Kekesalan Dewa.


" Aku Sudah Meminta padamu Secara Baik Baik,, Tapi Kau Malah Berkata SEPERTI Itu Padaku," kata Dewa Kesal.


" Ya Ampun Pak, Kami Kan Meminta Pada Anda Secara Baik Baik, Kenapa Anda Malah Memperlakukan Kami Seperti Mengemis Saja," Kata Rama Mulai Marah Juga.


" Hahahahahahhahaha Memang Itu Cocok Untuk Kalian," Kata Pak Rudy,,


" Pergilah...Jangan Harap,, Aku akan Memberikan Mangga Ku Pada Kalian, Biarkan Saja Anakmu Nanti Mengeces Hahahahha," Kata Pak Rudy Galak dan Judes.


" Ayo Kak...Untuk apa Kita masih Di Sini," Kata Rama Mengajak Dewa Pergi Dari Rumah Itu.


" Lalu Bagaimana Dengan Ngidam Istriku," Kata Dewa Lagi saat meninggalkan Rumah Pak Rudy Tersebut.


" Nanti Kita Pikirkan Cara Lainnya," Kata Rama Lagi..


" Kalo Tidak Kita Minta Pada Istrinya Saja," Kata Rama Lagi...


Tak Lama Keluarga Pak Rudy Pun Keluar dari Rumah Mereka dan Terlihat Seperti Mau Pergi Kondangan..


" Mau Kemana Mereka," Tanya Dewa saat Sudah Jauh dari Rumah Itu..


" Aah Iya....Tetangga Sebelah Komplek Kita Kan Lagi Ada Kawinan,, Pasti Pak Rudy Mau Kesana," Kata Rama Pelan.


" Bagus..." Kata Dewa Tersenyun Jail.


Rama Yang Melihat Tingkah Kakaknya Berubah Seperti Itu Hanya Terdiam.


Pak Rudy dan Keluarganya Pun Sudah Pergi. Waktunya Dewa beraksi...


" Kakak Mau Apa," Tanya Rama Saat Dewa Malah Menaiki Pagar Rumah Pak Rudy.


" Mau Mencuri lah,, Mau apa Lagi," Kata Dewa Pelan dan Ia Pun Dengan Mudah Menaiki Pagar Rumah Milik Pak Rudy, Dan Untung saja Di Rumah Itu Tak Ada CCTV,


" Gue tidak mau melihat istri Gue menangis, apa lagi Sampai Anak Gue ileran," Kata Dewa Kesal.


Rama Yang Melihat Itu Pun Hanya Menggelengkan Kepalanya Karena Melihat Kenakalan Kakaknya Yang Tak Pernah Ia Lihat.


" Kau Lihat Saja Keadaan Di Luar,, Gue Cuma Akan Mengambil 1 Atau 2 mangga Saja," Kata Dewa Pelan Dan Dengan Semangat Dewa Menaiki Pohon Mangga,


" Suruh Siapa Kau Tidak Mengijinkan Gue Untuk Memintanya,, Jadi Jangan salahkan Gue,untuk mencuri Manganya," Kata Dewa Kesal Pada Pemilik pohon Mangga Itu dan Ia Pun Mengambil Dua Mangga,


" Cepetan Kak, Nanti Ketahuan," Kata Rama Memberi Tau Dewa,


Kelakuan Mereka Seperti Anak Kecil yang Mencuri Dan Sepertinya Mereka Ahli melakukan Itu..


Dengan Cepat Dewa Pun Sudah Di luar Rumah Pak Rudy Lagi..


" Kenapa Kakak Malah Mencuri," Tanya Rama Bingung.


" Habis...Gue memintanya dengan Baik Baik Saja Dia Tak Memberikannya, Jadi Lebih Baik Gue Mencurinya Saja Bukan," Kata Dewa Pelan.


" Gue Tidak Mau Istri Gue Mengidam Namun Tak Mendapatkan apa Yang Dia Inginkan,, dan Gue Juga Tidak Mau Anak Gue Ileran Nanti," Kata Dewa Lagi.


" Tapi....Lu Jangan Bilang Kalo Ini Hasil Mencuri, Lagian Gue Juga Tidak Mencuri Kok, Gue Juga Sudah Bayar, dan Gue Simpan Uang Itu Di Depan Pintu Rumahnya,," Kata Dewa Memberi Tau Rama Agar Tak Mengatakan Itu Nanti Pada Istrinya..


" Iya Iya..." Kata Rama Setuju...


*************...........*********.............**********


Dewa Pun Senang saat Melihat Istrinya Makan Dengan Senang...


" Apa Seenak Itu sayang," Tanya Dewa Saat Melihat Mitha Makan mangga Dengan Nikmat Seperti itu...


" Hehehhehe iya.." Kata Mitha Pelan.