
Mitha pun Akhirnya Menemani Melody Makan dan Malah Ia menyuapinya Juga.
Revan Benar Benar Senang Melihat Kedekatan Dua Orang itu.
Kenjo Juga Sudah Menceritakan Pada Revan siapa Mitha Sebenarnya..
Revan Terkejut Ternyata Yang Seminggu Lalu Ia Temui di Mall Adalah Dewa Kakanya Sepupu Kenjo yang Terkenal Kaya Dan Galak Itu. Revan Juga Bisa Di bilang Pria kaya dan Masih Sepadan Dengan Dewa.
Namun Yang Ia Bingungkan Kenapa Dewa Sudah Menikah Tapi Masih Saja Mempunyai Wanita Yang Memanggilnya Sayank, Bukankah Sama Saja Itu Bisa Di Sebut Kekasih Bukan.
Revan Benar Benar Tak Habis Pikir Dengan Kehidupan Gadis yang Ada Di hadpaannya..
" Ken..Nanti Malam Kita Jadi Kan Reunian," Tanya Rendi pada Kenjo.
" Tentu saja,, Ini juga Kan Menyambut Kedatangan Pak Bos Kita," Kata Kenjo Jail.
" Berhentilah memanggilku Seperti itu," Kata Revan Kesal pada Sahabatnya.
" Apa Kamu Ikut Tha," Tanya Revan pada Mitha Yang Sedang Menyuapi Putrinya..
" Tidak Pak..Saya Tidak ikut," Kata Mitha Singkat.
Kenjo Yang selalu Memperhatikan Gerak Gerik Sahabatnya mulai Curiga...
APA REVAN MENYUKAI MITHA JUGA,, pikir Kenjo mulai Curiga..
" Jangan Panggil Pak, Panggil Saja Revan," Kata Revan Pelan..
" Mitha Tidak Bisa Ikut,, Pasti Suaminya Tidak Akan Mengijinkan," Kata Kenjo Sengaja Menyebut Suami Pada Revan Agar Revan Menyadari Kalo Mitha sudah Bersuami dan Berhenti Untuk Mendekatinya, Begitulah Pikir Kenjo Saat ini.
" Iya Pak...Maaf saya Tidak Bisa," Kata Mitha Lagi..
" Baiklah Tidak Apa apa," Kata Revan Tersenyum..
Mitha Pun Melanjutkan Pekerjaannya Lagi dan Meninggalkan Melody yang Selalu Memperhatikannya kemana Pun Mitha Bergerak..
Mitha Hanya Tersenyum saat Melody terus Saja Memperhatikannya..
" Tha... Kita Pergi Dulu ya," Kata Kenjo saat Mau Pergi Bersama Revan.
" Ya Kak,"
" Hati Hati Pulang Nanti," Kata Kenjo lagi.
" Kalo Tidak Kamu Telvon Saja Kak Dewa biar Menjemputmu," Kata Kenjo lagi.
" Iya Kak,"
" ya Sudah...Kakak Dan Yang Lainnya Pergi dulu ya," Kata Kenjo lagi.
" Dah Cantik..." Kata Mitha Saat Melody Melambaikan Tangannya...
Mereka bertiga pun pergi menuju tempat yang akan mereka kunjungi..
20 : 30.. WIB....
Jam Pulang....
" Gue gak Mau Tau.. Gue Gak Mau Kalian Gagal, TIdak Usah Pakai Kekerasan, Kalo Perlu Takut Takuti Saja, Seperti wanita wanita Lainnya, yang Kalian Sering lalukan" Kata Seseorang di balik Telpon. Dan Ia pun tersenyum setelah Mematikan telponnya..
" Gue...akan Kasih Lu pelajaran." Kata seseorang Dan Tersenyum jahat..
Mitha pun Sedang Mengganti Bajunya di Ruang Ganti ia Merasa Bingung Ia Pulang Bersama Siapa..
APA AKU TELPON MAS DEWA AJA YA.. Pikir Mitha.
TAPI...KENAPA AKU HARUS MEREPOTKAN MAS DEWA..AKU PASTI BISA PULANG SENDIRI.Dalam hati Mitha.
" Tha, Gea, Gue Duluan Ya," Kata Pelayan Lain yang Bernama Dini..
" Oke.." Kata Mitha Dan Gea Hampir Barengan..
" Haaaah Gue Cape Banget Tha.." Kata Gea saat Mengganti Bajunya..
" Sama... Gue Juga Cape.." Kata Mitha Pelan.
" Lu Pulang sama Siapa Tha." Tanya Gea pada Mitha, Gea Dan Dini Adalah Pelayan Yang Paling Akrab dengannya DI Restoan ini.
" Hmmmm paling Gue Pulang sendiri Naik Bus," Kata Mitha..
" Hmmm..Kalo Gue Gak Di Jemput Doi... Gue Mau Nemenin Lu,, Tapi Gue Di Jemput," Kata Gea..
" Iya Gak Apa apa, Gue Bisa Kok Sendiri." Kata Mitha Pelan.
Semua Pelayan tidak Tau Kalo Mitha Sudah Menikah, Dan Mitha Meminta pada Kenjo Untuk Merahasiakan Pernikahannya dari tempat Kerja.
" Bye Tha..." Kata Gea lagi dan Melambaikan Tangannya.
" Ok.. Bye Ge," Kata Mitha membalas lambaian Tangan Pada Gea.
Mitha Pun Menyusuri Jalan Dan Menunggu Di Halte Seorang Diri,,
Tak Lama Ada Dua Orang Pria Mendekatinya...
" Apa Dia, Gadis Yang Bos inginkan," Tanya seorang Pria Yang kurus Menujuk Mitha.
Mitha Sedikit mendengar pembicaraan mereka berdua karena Berada di belakang Mitha.
" Lihat saja Foto yang Bos Kita Kirimkan," Kata Pria Yang berbadan Gemuk.
" Memang Dia Kan, Gadisnya," Kata Pria Gemuk Itu lagi.
" Kau saja Yang Dulu an Mendekati Gadis Itu," Kata Pria Gemuk itu lagi.
" Oke,, Gue akan Mendekatinya," Kata Seorang pria kurus.
" Hai Nona Cantik...Sedang apa Sendirian Di sini, Apa Boleh Saya Temani," Tanya Pria Satu Padanya yang Berbadan Kurus.
" Siapa Kalian, jangan Ganggu Gue Deh," Kata Mitha Judes.
" Wiih..Galak Bener Nenk," Kata Pria kurus Itu lagi.
" Emangnya Lagi apa Nenk Di sini," Tanya Pria Kurus Itu lagi.
" Kalian Tidak Lihat...Kalo Gue lagi Nunggu Bus," Kata Mitha Kesal, Mitha Sudah Curiga Pada Dua Pria Itu yang Keliatan tak Baik, dan Ia Juga sedikit mendengarkan Pembicaraan merekA,
" Sudah Tau Lagi Nunggu Bus Di Halte, Pake Nanya Segala Lagi," Kata Mitha Semakin Jutek saja.
APA MEREKA MAU BERNIAT JAHAT SAMA GUE.pikir Mitha Sudah merasa Curiga...
" Wiiih Makin Galak Aja nih Nenk," Kata Pria Satunya lagi yang Berbadan Gemuk dan Malah Menoel Noel Mitha Tak Sopan.
" Kalian Jangan Kurang Ngajar,," kata Mitha Menepis Tangan Yang Mau menyentuhnya..
"Gue Suka Nih Cewek galak Kaya Gini,, Apa lagi Kalo Di ranjang,Uuuuuh gak tahan," Kata Pria Yang Gemuk itu dan Memperhatikan Tubuh Mitha dengan Tatapan Tak Senonoh.
Mitha Yang Seharusnya takut ia Malah Tenang Saja,
" Ya Ampun...Kalian Benar Benar Menjijikan," kata Mitha jijik Melihat Ekspresi Dua Pria Yang Memperhatikannya...
" Bagaimana Kalo Kau Ikut Kami Saja Manis," Kata Pria Yang Kurus Itu
" Kita Pasti akan Membuatmu Senang," Kata pria Kurus Itu lagi dan Malah Mendekati Mitha.
" Kalian Jangan Berani Mendekatiku, Kalo Kalian tidak Mau Mati," kata Mitha Mengancam.. Namun Dianggap Lelucon Oleh Kedua Pria Itu dan Ia Malah Tetawa mendengar Mitha Mengancamnya..
" Hahhahahahha Gadis Manis,, Kita Tidak Mau Mati Kita cuma mau Membuatmu puas Saja," Kata Pria Kurus itu lagi..
" Kalian Mau Buat aku Puas,," kata Mitha pelan..
" Aku akan Puas Kalo Kalian Mati, Jika mengganggu gue" Kata Mitha Lagi..
" Jadi Kalian pergi saja, Dan Jangan Mengganggu Gue," Kata Mitha tegas..
" Hahahhaha Kami tidak Takut padamu Manis..." Kata kedua Pria Itu.
Salah Satu Tangan Pria Itu Mau Menyentuh Mitha Namun Dengan Sigap ia Menekuk Telapak Tangan Pria itu dengan Keras.
Pria yang Tangannya Di tekuk keras oleh Mitha Langsung Berteriak karena Kesakitan dan Mitha Juga Malah Menendang Perut nya Agar menjauh.
" Aaaaaaarrrhhhh...Sialan Sakit banget," Teriak Pria Kurus Yang Tangannya Mungkin patah dan Ia Juga Tersungkur Kesakitan..
Teman Yang satu bengong melihat temannya Berteriak Kesakitan dan Terjatuh.
" Sialan Luh,," Teriak Pria Berbadan Gemuk bermaksud Mau Menampar Pipi Mitha, Namun Mitha menangkis Tangan Nya dan juga Mematahkan Tangan pria Tersebut dan Dengan Cepat ia juga menendang Perut Pria Gemuk Itu Hingga Terjungkal..
Tak di Sadari Mitha Pria Kurus Itu memukul Pundak Mitha Lewat belakang,
Mitha Pun Terjatuh Ke Aspal.. saat Pria Kurus itu Cengengesan Karena Melihat lawan Nya Jatuh dan Mendekati dengan Cepat Mitha Menendang Tulang Kering Milik Pria Kurus itu dan ia Juga Menendang Muka Pria Kurus Itu Hingga Berdarah..
Pria Berbadan Gemuk Merasa Merinding Karena Melihat Raut Wajah Temannya Yang Penuh Luka oleh Lawannya...
" Sudah Gue Bilang,, Jangan Ganggu Gue," Kata Mitha Kesal Saat Siap siap Mau Mengeluarkan Jurusnya Lagi...
Mereka Tak Tau Kalo Mitha Sangat pandai Bela diri.
" Pergi dari sini, Sebelum Gue Matiin Kalian," Ancam Mitha Dan Kedua Pria Itu pun Terbit Birit Birit ketakutan.
" Sudah Kita pergi Saja, Dari pada Kita Mampus," Kata Pria Berbadan Kurus Yang Wajahnya Tak Beraturan