LOVE ME PLIS

LOVE ME PLIS
BAG 42



Mitha Sedang duduk di Sebuah Perbelanjaan, dan Menunggu Dewa Dan Juga Zella Yang Sedang berbelanja untuk Zella.


INI YANG BELANJA MALAH SELINGKUHANNYA, pikir Mitha Kesal.


SEDANGKAN AKU MALAH NUNGGUIN DI SINI, batin Mitha Kesal.


Mitha Tidak Bisa Menolak Zella Saat meminta Ikut untuk Jalan Jalan, dan Beginilah Jadinya ia malah Yang Menjadi Penganggu di antara Mereka Berdua..


INI YANG ISTRINYA SIAPA YANG SELINGKUHANNYA SIAPA. Dalam Hati Mitha Merasa Lucu.


Tak Sengaja Mitha Melihat Gadis Kecil Menangis, Dan Ia Pun Menghampiri Gadis Kecil Itu..


" Sayank.." Panggil Mitha Dan Menghampiri pelan Gadis Kecil Yang menangis itu..


" Ada apa Sayank,,, Kenapa Menangis," Tanya Mitha Pada Gadis Kecil yang Mungkin Baru Berusia 5 tahun.


Namun Gadis Kecil Itu tak Menjawab Dan Malah Diam Saja.


" Apa Kamu Terpisah Sama Mamahmu sayang," tanya Mitha Lembut.


Dan Gadis Kecil Itu pun Mengangguk.


" Hmmmm..Bagaimana Kalo Kakak Bantu Cari Mamahnya, Mau Gak," Ajak Mitha Pada Gadis Kecil Itu dan Gadis Kecil itu pun Mau..


" Terakhir Kali Kamu Bersama Mamahmu di Mana Sayang," Tanya Mitha Pelan. Namun gadis Itu tak Menjawabnya..


" Kalo Begitu siapa Namamu Sayank," tanya Mitha lembut setelah Beberapa menit Menanyakan Sesuatu Namun Gadis Itu tetap Diam.


Gadis Kecil Itu Pun Memberi Nama Yang Ada Di Kantong Celananya..


APA ANAK INI TIDAK BISA BICARA YA, pikir Mitha Kasihan.


" Ooh Namamu Melody Ya sayang," Tanya Mitha Lembut dan Gadis Kecil itu pun Menganggukan Kepalanya..


" Aah baiklah...Pertama Mari Kita Ke petugas Kemanan dulu," Kata Mitha dan Membawa Gadis Kecil Itu Ke petugas Kemanan Mall Itu.


Dan Mitha Pun Meceritakan Gadis Yang Kehilangan Orang Tuanya Ini pada Petugas Keamanan Mall itu dan Juga Menyebutkan Nama Melody pada petugas Itu.


Tak Lama Orang Tua Gadis Itu pun datang, Namun Hanya Wanita Paruh Baya dan Seorang Suster saja,,


" Terimakasih Ya Nak,, Kalo Bukan karena kamu Nak, Saya Tidak Tau Cucu saya akan Jadi Seperti apa," Kata Wanita Paruh Baya Ini Yang Ternyata Neneknya Gadis Kecil Ini Nenek Ini Kelihatan Hawatir Sekali terlihat Jelas Di Raut Wajahnya..


" Sama Sama Nenek," Kata Mitha Lembut.


" Maafkan Saya Nyonya, Saya Yang salah, saya sudah Teledor Nyonya," Kata suster Pada Majikanya Itu..


" Kamu Juga Sih, Bagaimana Kalo Revan tau anaknya Sampai Hilang, Pasti Revan Akan marah Pada Kita" Kata Nenek Marah Pada Susternya.


" Maafkan Saya Nyonya," Kata Suster Menyesal.


" Untung saja Ada Gadis Baik ini,"kata Nenek Bersyukur.


" Kalo Tidak, Bisa Mati Kita Di Marahi Revan Nantinya," Kata Nenek lagi.


" Maafkan Saya Nyonya," Kata Suster itu lagi.


" Siapa Namamu Nak," Tanya Nenek Pada Mitha.


" Mitha Nek," Kata Mitha Lembut.


" Ah Nak Mitha,, Terimakasih Ya Nak," Kata Nenek Melody lagi,


" Ayo sayang...sini sama Nenek," panggil Nenek Pada Melodi yang Masih menempel Pada Mitha seakan Tak Mau Pergi.


Mitha Pun Mengerti akan Ketakutan Gadis Kecil Ini,


" Melody Sayank,,, Tidak Apa apa tidak Usah Takut, Melody sudah Aman Kok Sayank," Kata Mitha Lembut dan Membuat Melodi Semakin erat Saja Memeluknya.


Nenek Melody Pun Bingung, Karena Baru Kali Ini Melody Bisa Sedekat Ini Sama Orang Lain, aapa lagi pada Orang Baru Ia Kenal.


" Sayank...Kita pulang Ya,, Papih Pasti Hawatir sama Kamu sayang," Kata Nenek Melodi Membujuk Nya agar melepaskan Pelukannya dari Mitha, Namun gadis Kecil Itu Tidak Mau Melepaskan Pelukannya...


Karena Nenek Tak Punya Cara Lain selain Menghubungi putranya, Ia pun Menelpon Putranya Yang Sedang di kantor dan Menyuruhnya Ke Mall.


Nenek pun Menceritakan Perihal kejadian Pada putrinya itu dan Secepat Kilat Putranya akan Segera Tiba..


" Sayank," Panggil Papih Melody Hawatir Pada Putri Semata Wayangnya..


Melody Yang Melihat Papihnya Pun Senang dan Langsung melepas Pelukannya dan berlari Memeluk Papihnya..


Papih Melody sangat Tampan, Cooll, Gagah, Walaupun Sudah Menikah Dan mempunyai Anak Namun Ia masih saja Terlihat Tampan dan Mungkin Papih Melody Sepantaran Dengan Dewa.


" Revan...Berterima kasihlah Pada Gadis Ini, Dia Yang sudah Menjaga Putrimu saat Hilang Tadi," Kata Nenek Itu yang ternyata mamahnya Revan.


" Terimakasih Nona, Sudah Menjaga Putri saya," Kata Papih Melody yang bernama Revan.


" Sama Sama Tuan," Kata Mitha Pelan.


Revan Benar Benar Kagum dengan Kecantikan natural Mitha Yang Tanpa Alas make up.


" Tha.." Panggil Dewa Saat Melihat Mitha Sedang Berbicara Dengan seseorang. Mitha Pun Mengalihkan pandanganya dan Melihat Siapa Yang Memanggilnya.


" Mas.." panggil Mitha Lembut.


" Sudah Belanjanya," Kata Mitha Lagi..


" Sudah.." Kata DewA pelan Dan Memperhatikan Pria Yang Terus Saja Memperhatikan Istrinya.


" Maaf Anda siapa," Tanya Dewa Pada Revan langsung.


" Ah Perkenalkan Nama Saya Revan," Kata Revan Sopan Tiba Tiba Zella Menyela..


" Sayank..Kenapa Kau Meninggalkan ku," Kata Zella Kesal Saat Dewa Malah Tidak Ada Di sisinya.


AH JADI DIA ISTRINYA.. pikir Revan Pada Zella Yang Memanggil sayang Pada Dewa.


" Maaf kan Saya Tuan,saya Cuma Mau Bilang terimakasih Pada Adik Anda Ini, Yang Telah Menyelamatkan Putri saya," Kata Revan Malah Menganggap Mitha Adiknya Dewa.


" Siapa Yang Kau Sebut Adikku," Kata Dewa Kesal dan Mitha Malah Tersenyum mendengarnya..


" Bukankah Nona Ini Adik Anda Tuan," Kata Revan Pelan.


" Dia Istriku...Bukan Adikku," Kata Dewa Kesal pada Revan Yang Mengatakan kalo Mitha Istrinya ini Seperti adiknya.


APA... ISTRINYA. GUE PIKIR WANITA INI YANG ISTRI ATAU PACAR NYA. pikir Revan penasaran dan Malah Beranggapan Kalo Zella istrinya.


KALO DIA ISTRINYA KENAPA WANITA INI MEMANGGIL NYA SAYANG DI DEPAN ISTRINYA DAN ISTRINYA JUGA TAK PERDULI SAMA SEKALI, Pikir Revan Semakin Penasaran.


" Apa... Istri, Ma Maafkan Saya Tuan, Saya Kira Yang istri Anda Wanita Ini," Kata Revan Merasa Malu.dan Menunjuk Zella sebagai Istri Dewa.


" Saya Hanya Mau Bilang Terimakasih pada Ad...Maksud Saya... Istri anda karena Sudah Menyelamatkan Putri saya," Kata Revan sopan.


" Sama Sama Tuan, Orang Lain Juga Pasti akan Sama Melakukan Seperti Apa Yang saya Lakukan Pada putri anda," Kata Mitha Pelan.


" Tapi anda Benar benar Telah Menyelamatkan Putri saya Yang Paling Berharga," Kata Revan Lagi.


" Iya Sama Sama Tuan," Kata Mitha Pelan.


" Sudah kan,, Maaf saya dan Istri saya Harus Pergi," kata Dewa dan Membwa Mitha Menjauh namun Mitha Menepisnya pelan dan Berbalik.


" Melody Sayank..Lain kali Dengarkan apa kata Nenek Ya Sayank, Jangan Pernah Berjalan Sendirian," Kata Mitha Lembut dan Mengusap Pipi Chabi Milik Melody.


Dan Melody pun Menganggukan Kepalanya..


" Nek Boleh Aku Menciumnya," Tanya Mitha Meminta Ijin Pada Neneknya Melody.


" Boleh Kan Nak," tanya Nenek Pada Revan..


Dan Revan Pun Menganggukan Kepalanya Tanda Setuju..


Mitha Pun Dengan Senang Mencium Pipi Chabi Milik Melody.


" Emmmuah.. Melo sayang,, Sehat Terus Ya Sayang," Kata Mitha.


" Kak Mitha Mau Pulang dulu," Kata Mitha Tersenyum Manis Dan Membuat Revan Yang Melihatnya ikut Tersenyum juga, Berbeda Dengan Dewa Dewa merasa Terbakar api Cemburu saat Melihat Laki Laki Lain Memperhatikannya.


Dengan Sigap Dewa Malah Memeluk Istrinya dan Melupakan Zella.


" Dadah Melo...." Kata Mitha Saat Dewa Membawa Mitha.


" Sayank...Tunggu aku," Panggil Zella Kesal Karena Di tinggalkan Dewa.


GUE PENASARAN DENGAN MEREKA...pikir Revan.


APA LAGI DENGAN GADIS ITU... GUE SEMAKIN PENASARAN..pikir Revan.


SEMOGA SAJA KITA BERTEMU LAGI..dalam Hati Revan..