
" Belum Ge...Kalian Gak Percaya Amat Sih," Kata Mitha Kesal..
" Ya ampun..Suami Lu emang Gak Pernah minta Jatah tha," Tanya Dini.
" Gak Pernah, Suami Gue Kan Punya Kekasih Mungkin mereka Sudah sering melakukannya Kali," Kata Mitha Pelan.
" iiiiih Lu parah Tha, Seharusnya Lu Yang Lakuin Itu, Kan Itu Kewajiban Lu sebagai Istri," Kata Dini Memberi tau Mitha.
" iya Tha...Emangnya Lu Gak Takut kalo Suami Lu Nanti Ninggalin Lu,"Tanya Gea pada Mitha.
" Gue sih Gak Takut...Justru Gue Pengen Cerai Dari Suami Gue," Kata Mitha Jujur..
" Apa..!! Kenapa,??," tanya Gea dan Dini Barengan,
" Suami Gue Itu Cinta nya Sama Kekasihnya Bukan Sama Gue," Kata Mitha Pelan.
" Lagian Suami Gue Aja Gak Pernah Suka Sama Gue, Begitu Juga Gue Gak Pernah Suka Sama Dia, Dan Suami Gue Aja Gak Pernah Anggap Gue Istrinya, Kenapa juga Gue Harus Memenuhi kewajibannya, Lagi Pula Kan Dia punya Kekasih Juga Yang Bisa Memenuhi Kebutuhan Nafsunya," Kata Mitha Kesal Saat Teringat Perkataan Dewa Yang Menyakiti Hatinya.
" Iya Juga Sih,, Gue Juga Sih Gak Bisa Nyalahin Lu Tha, Suami Lu aja yang Bener Bener keterlaluan Masa Udah Punya istri tapi Malah Punya Kekasih Lagi," Kata Gea Kesal.
" Seharusnya Lu Juga Punya pacar Tha, Lu ikuti aja Apa Kelakuan Suami Lu itu," Kata Gea Lagi.
" Biar dia Tau Rasa,dan Rasaain apa ynag Lu Rasa Tua.," Kata Gea..
" Gue Sih Gak Mau... Toh Gue aja Belum pernah Suka Sama Seseorang Guys," Kata Mitha Jujur.
" Apa..!! Jadi Lu Belum Pernah Naksir Gitu sama Orang tha," Tanya Dini Tidak Percaya dan Mitha Malah Menggeleng Membenarkan Apa yang di katakan Dini.
" Jadi...lu Juga Belum Pernah Pacaran Donk Tha," Tanya Dini Lagi..
" Belum Pernah Gue,," Kata Mitha Pelan.
" Ya ampun Tha...Umur Lu Masih Berpaa Tahun sih Tha, Kok Lu Belum Pernah Pacaran, dan Lu Malah Udah Nikah Gitu aja.," Tanya Gea Aneh.
" Bulan Depan Gue 25 tahun," Kata Mitha Pelan.
" Lu Umur 25 tahun Belum pernah Pacaran,, Saat Remaja Lu Kemana tha," Tanya Dini Semakin Bingung saja Pada Temannya Ini.
" Lu tau Sendiri kan Kalo Gue Hidup Di Kampung Guys, Mana Ada Buat Pacaran Pacaran Kaya Gitu,, Yang Ada Gue Malah Di omelin Entar Sama Nenek Gue," Kata Mitha Jujur.
Memang Nenek Mitha Mendidik Cucunya Sangat Keras dan Telaten serta Berkomitmen,
" Ya ampun...Gue pikir Hidup di Kampung Menyenangkan Tha," Tanya Gea Ngeri Ia Tak Mau membayangkan Dirinya Di Kekang Seperti itu oleh Kedua Orang Tuanya..
" Itu kan...Gimana Orang Tua Aja Yang Mendidik Anak anaknya,, Selebihnya Tidak Begitu Kok," Kata Mitha Pelan..
Tak Berapa Lama Datang Laki Laki Tampan Memasuki Resto Seorang Diri, dan Ia Memesan Meja Untuknya..
Laki Laki Itu datang Di saat Jam Makan Siang dan Semua Karyawan Masih Istirahat.dan Hanya Satu dua yang Berada Di Resto Karena Gantian..
" Maaf Tuan,, Mau pesan Apa," Tanya Anisa Yang Tersipu Malu saat Menawari Laki Laki tampan Tersebut.
" Maaf...Apa Kau Bisa Memanggilkan Mitha Saja, Aku Ingin Dia Yang Melayaniku," Kata Laki laki Itu Lagi yang Memanggil Nama Mitha Seperti mengenalnya saja..
perkataan Laki Laki Tampan Itu Membuat Anisa Semakin Kesal Saja Pada Mitha.
MITHA...GADIS ITU LAGI GADIS ITU LAGI. batin Anisa Kesal.
KENAPA SIH HARUS DIA LAGI DIA LAGI..batin Anisa Semakin kesal saja.
Anisa pun Dengan Kesal Memanggil Mitha Yang Berada Di Ruang Karyawan Yang Sedang Mengobrol dengan Teman Temannya.
" Heh..Ada tamu Yang Mau Lu Layani Tuh," Kata Anisa Judes.
" Lu Nanya sama Siapa sih," Tanya Gea Kesal Pada Anisa.
" Ya Temen Lu lah siapa Lagi," Kata Anisa Kesal,
" Temen Gue Disini ada Dua Orang,, Mitha sama Dini, Yang Lu Maksud Yang Mana," Tanya Gea Lagi semakin Kesal Saja.
" Dia.." Kata Anisa Menunjuk Mitha,
"Oh..Gue," Kata Mitha Menunjuk Dirinya Sendiri.
" Siapa,," Tanya Mitha Penasaran. dan Kedua Temannya Ikut Penasaran.
" Mana Gue Tahu.. Lu Demen Banget ya Koleksi Cowok Cowok," Kata Anisa Sinis Sebelum Pergi..
" Maksud lu Apa Sih," Tanya Mitha Bingung Melihat Anisa Yang Tiba Tiba Marah padanya Seperti itu..
" Mas Dewa," Kata Mitha Terkejut Melihat Suaminya berada Di sana.
" Mas Dewa Sedang apa Di sini," Tanya Mitha Lagi.
" Apa Lagi...Aku mau Mengajak Istri ku Makan Siang," Kata laki Laki Tampan Itu Yang Ternyata Dewa Suami Mitha.
" Siapa Ya Din," Tanya Gea Penasaran..
" Tampannya," Kata Gea Terpesona pada Ketampanan Dewa.
" Ganteng Banget Ya Ge,, Siapa Sih dia Kok Mitha Beruntung Banget Punya Kenalan Cowo Setampan Dan seganteng Itu," Kata Dini Lagi.
" Gue Aja Gak Tau Siapa," Kata Gea Penasaran.
Mereka Berdua Memperhatikan Mitha dan Juga Pria Tampan Itu dari Jauh.
" tapi... Aku Sudah Makan Mas..." Kata Mitha Pelan.
" Kalo Begitu kau Temani Aku Makan Saja Bagaimana," Tanya Dewa lagi..
Mitha Yang Masih Kesal Pada Suaminya Hanya Diam Saja dan Berbicara Sepatah Dua patah saja,
" Ge...Din....Sini," Panggil Mitha Saat Melihat Gea dan Dini Ngintip dan Ketahuan Mitha,
Gea dan Dini Pun Menghampiri Mitha dan Laki Laki Tampan Itu..
" Kenalin Mas...Ini Teman Teman Aku," Kata Mitha Pelan dan Memperkenalkan Teman Teman pada Suaminya.
" Dini.." Kata Dini dan Mengulurkan Tangannya.
" Dewa," Kata Dewa Pelan dan Menerima uluran Tangan Dari Dini.
" Gea," Kata Gea Dan Mengulurkan Tangan.
" Dewa," Kata Dewa Singkat dan menyambut uluran Tangan Gea.
" Dia Siapa tha," Tanya Dini Berbisik dan Masih Di dengar Dewa dan Dewa Pun Tersenyum.
" Bukan Siapa Siapa," Kata Mitha Pelan dan Ikut Berbisik Di Telinga Dini namun masih di dengar Dewa, Dewa Cemberut saat Mitha Bilang Kalo Ia Bukan Siapa Siapanya.
" Namaku Dewa Putra Jaya Kusuma," Kata Dewa memperjelas Namanya..
" Dan Aku.....SUAMINYA," kata Dewa Menekankan kata Suami pada Kedua Teman Istrinya.
Gea dan Dini terkejut Mendengar Dewa Mengaku Kalo Dewa Suaminya..
WAH... MITHA BENAR BENAR BERUNTUNG PUNYA SUAMI TAMPAN KAYA DIA,, dalam Hati Gea Tersenyum..
TAPI KENAPA MITHA MALAH TIDAK MENYUKAI LAKI LAKI TAMPAN INI YA, dalam Hati Gea Bingung.
TAMPANNYA....dalam Hati Dini Mengagumi Ketampanan Dewa.
TAPI SAYANG...SUKA SELINGKUH, JIJIK GUE,dalam Hati Dini Kesal Pada Tingkah laku Dewa Yang Seperti itu.
" Aaah Jadi Kau suami nya," Tanya Dini Pada Dewa dan Berkata Kesal pada Dewa.
" Ya...Dan Maaf apa Saya Boleh Meminjam Istriku ini," Kata Dewa lagi..
" Aaah Baiklah Silahkan Silahkan,," Kata Gea Lembut dan Menarik Dini agar Tak Ikut Campur Urusan Sahabatnya..
" Mas Mau Makan Apa," Tanya Mitha Pelan.
" Memangnya Makanan Apa Yang Di sini paling Enak," Tanya Balik Dewa..
" Tentu saja Semua Makanan Di sini Enak, Apa Lagi Yang membuatnya Kan Kak Kenjo," Kata Mitha Sedikit Tersinggung karena Suaminya Berkata Seperti Itu...
" Terserah Kau Saja...Aku akan Memakan apa Pun Yang KauHidangkan.." Kata Dewa Lembut.
" Baiklah Aku akan Memesannya Dulu," Kata Mitha Dan Ia Menuju Tempat Koki Bekerja.
" Apa Harus Kau Juga Yang Memesannya," Kata Dewa.
" Apa Tidak Ada Pelayan Lainnya," Tanya Dewa lagi..
Mitha Pun Menyuruh Gea Untuk Memesankan Makanan Untuk Suaminya sedangkan Ia Menemani Suaminya Di sana..