
" Mas Kenapa Bisa Ada Di sana Tadi,," Tanya Mitha Saat Selesai Memperban Lengan Dewa, Dan Ia Sangat Penasaran Kenapa Dewa Ada Di sana..
" Tadinya Aku Ingin Menemuimu,, Tapi aku lihat Kau Keluar Dengan Menaiki motor, Karena Penasaran Aku Mengikutimu," Kata Dewa Pelan
" Terimakasih Mas...Mungkin Kalo Tidak ada Mas, Aku Bisa....." Kata Mitha Lirih.
" Dengarkan Aku Tha... Lain Kali Jangan Gegabah Seperti itu...aku tau kau Bisa Berkelahi, tapi...Kau tidak akan tau kan seberapa banyak orang yang akan menyakitimu itu," Kata Dewa lembut.
" Aku Tau Mas Aku Memang Ceroboh,, Aku Hanya Penasaran Siapa sebenarnya orang yang ingin Mencelakai ku dan Ingin membunuh ku," Kata Mitha Pelan.
" Dan Ternyata Itu Anisa Teman Kerjaku Sendiri," Kata Mitha Lagi.
" sudahlah...Yang Penting Sekarang kau Tidak apa apa," Kata Dewa lembut.
" Kenapa Kau Menperhatikan Ku Seperti Itu," Tanya Dewa Saat Mitha Dengan Sengaja Memperhatikan Wajah Dewa Yang Berantakan Namun Tetap Tampan..
" Tidak apa apa,, Hanya Saja Aku Merasa Seperti Bicara Dengan Orang Asing," Kata Mitha Tersenyum..
" Orang Asing..." Kata Dewa Bingung..
" Iya....Mas Kelihatan Aneh Dengan Berpenampilan Seperti ini," Kata Mitha Bercanda.
" Padahal Kan Cuma Beberpa Minggu saja Aku Tidak Mengurus dan Merawat Mas,, Mas Sudah Seperti ini," Kata Mitha Aneh..
" Itu lah...Aku Tidak Bisa Hidup Tanpamu," Kata Dewa Lembut.
" Jadi Seperti ini Penampilanku Sekarang," Kata Dewa tertawa..
" Mas Tetap Tampan Kok,,walau penampilan Mas Jelek, Cuma Terlihat Berantakan Saja," Kata Mitha Lembut.
" Tapi....Lebih Bagus Lagi Kalo Mas sepertI Mas Yang Dulu," Kata Mitha Pelan.
Dewa Hanya tersenyum mendengar Istrinya Berkata Seperti itu..
" Istirahat Lah...Aku akan Pulang Sekarang," Kata Dewa Lembut.
" Aku akan Kembali Lagi Nanti.." Kata Dewa lagi Sebelum Pergi..
" Ya ampun Mas...Penampilan Seperti itu saja Sudah Membuatku Semakin Suka,," Kata Mitha Pelan setelah Dewa Pergi Dari Kosannya..
DI KEDIAMAN JAYAKUSUMA...
" aaaaah...Aku Lupa kalo Aku mau Menanyakan Kehamilannya itu," Kata Dewa Pelan.
Benar saja Dewa Lupa Dengan Pertanyaannya Itu..
" Benar...Aku Masih Bisa Menemuinya Lagi kan," Kata Dewa Tersenyum.
Dewa Pun Berjalan Ke kamar Mandi Dan Melihat Penampilannya Yang Memang Berantakan...
" Ya Tuhan....Pantas Saja Dia Bilang Aku Jelek," Kata Dewa Saat Melihat Penampilannya Di Cermin..
" Penampilanku Memang Semengerikan Ini," Kata Dewa Lagi...
" Sepertinya Aku Harus Ke salon," Kata Dewa Saat Terus Memperhatikan Wajahnya,,
DI TEMPAT LAIN.
" Pih...kapan Kita Ketemu Mamah," Tanya Melody Saat Sedang Tidur di pelukan Papihnya.
" Ah....Kamu Merindukan Mamahmu Sayang," Tanya Revan lembut..
" Iya Pih...Melo Kangen Banget Sama Mamah Pengen Ketemu," Kata Melody pelan.
" Bagaimana Kalo Kita Telepon Mamah saja," Kata Revan Lembut.
Revan Pun Menelepon Mitha, Namun Tak Pernah Tersambung.
" Gimana Pih...," Tanya Melody penasaran.
" Seperti nya Mamah Lagi Sibuk sayang." Kata Revan Lembut.
" Nomernya Juga Tak Bisa Di Hubungi," Kata Revan Lagi..
" Yaaaaaaaah...Tapi Melo Pengen Ketemu Pih," Kata Melody Merajuk.
" Ya Sudah...Besok Kita Ke Resto Ya sayang, Siapa Tau Mamah Ada Di sana," Kata Revan Menenangkan Putri kecilnya.
" Hooole...Hole...Mau Ketemu Mamah," Kata Melody Senang.
" Sekarang...Melo Bobo ya,, Ini Sudah Malam Sayang," Kata Revan Lembut dan Melody Pun Mengikuti apa Kata Papihnya..
Mitha sudah Masuk Kerja Lagi...
DAn ia Sedang Di dibukan Dengan Pekerjaannya.
" Oia Tha...Gue Denger Ken Pulang Sekarang," Kata Teman kerja Mitha yang Bernama Gea.
" Oh Iya...," kata Mitha senang.
" Iya.... Yang gue Denger Sih Begitu, Emang Lu Gak Tau Tha," Kata Gea Teman Mitha lagi..
" Gue Baru Denger Dari Lu.." Kata Mitha Pelan.
" Eeh Eeh Eeh...Ada Gosip Besar Loh," Kata Teman Kerja Mitha Yang bernama Dini.
" Apaan Sih Lu..Heboh Bener," Kata Gea penasaran Pada Apa yang Di Katakan Dini.
" Lu udah Denger Belum Tha, Ge, Kalo Anisa Ternyata Sudah Keluar dari Resto ini," Kata Dini antusias.
Gea terkejut dengan apa yang di katakan Dini, Namun Tidak Dengan Mitha, Justru ia Biasa Aja,
" Baguslah Kalo Dia Keluar," kata Gea Senang.
" Tidak Ada Yang Soo, Soan lagi," Kata Gea Lagi.
" Gue Juga Sih Ikut Senang,, Cuma.....Aneh Aja Kenapa Dia Tiba Tiba Keluar Ya," Kata Dini Bingung..
" Sudahlah...Mungkin Dia Punya Urusan Yang Serius Kali, Makannya Keluar Dari Resto Ini," Kata Mitha Pelan.
" Oia Ge... Lu tau Gak Kapan Kak Ken Keluar Dari Rumah Sakit," Tanya Mitha Pelan.
" Kayanya Sih Nanti Sore, Kalo Kata Pak Manager," Kata Gea..
" Ooh Ok deh,, Kayanya Gue Harus Ijin Dulu sama Pak Manager, Buat Jenguk Kak Ken," Kata Mitha Pelan.
DI RUMAH SAKIT....
" Loh tha...Kamu Kok di sini," Kata Ken Senang Saat melihat Mitha..
" Aku kan Mau Bantu Kakak Pulang,, Boleh Kan Tante," Kata Mitha Pada Mamah Kenjo lembut.
" Tentu saja Boleh Sayang," Kata Mamah Kenjo Senang.
" Lebih Banyak Orang Kan Lebih Cepat," Kata Mamah Ken Senang.
" Apa Kau Tidak apa apa," Tanya Ken Pada Mitha lembut..
" Aku Tidak apa apa Kok Kak, Lihat...Aku Sehat Dan Baik Baik saja Kan," Kata Mitha Senang.
Ken Sudah Tau kalo Anisa Yang Ingin Mencelakai Mitha dan Itu pun Dewa Sendiri yang Memberi taunya.. Ken Benar Benar Bersyukur Ternyata Dewa Membantu dan Mejaga Mitha saat Ia Tak Ada.
" Pihak Resto Sudah Mengeluarkan Nya," Kata Kenjo Lagi..
" Oia...Tha..Apa Dewa Tidak Mengatakan Apa apa Padamu," Tanya Kenjo,
" Mengatakan Apa Kak, Mas Dewa Kayanya Gak Mengatakan Apa apa Kok," Kata Mitha Pelan.
" Memangnya Aku Harus Mengatakan apa," Kata Dewa Tiba Tiba sudah Ada Saja Di sana.
Ken, Mitha dan Mamah Ken Benar Benar Terkejut sama Kedatangan Dewa, Dan Mitha Benar Benar Kaget Saat Melihat Penampilan Suaminya Yang Sudah Berubah dan Terlihat Semakin Tampan Saja..
" Mas Dewa..." Panggil Mitha Kaget Melihat Dewa Ada Di Rumah sakit.
" Loh...Kak Dewa Kok ada Disini," Tanya Ken Bingung Melihat Dewa Ada Di Rumah Sakit.
" Kenapa...Gue Mau Jenguk Adik Sepupu Gue, Memang Apa Salahnya," Kata Dewa sinis pada Kenjo Namun Ia sangat menyayangi Kenjo seperti adiknya.
" Ya ampun Nak..Terimakasih Sudah Menjenguk Kenjo..," Kata Mamah Kenjo pelan.
" Sama sama Bu, Kalian Mau Kemana," Tanya Dewa Bingung Saat Melihat Mamah dan Mitha Sibuk Merapikan Barang Barang Milik Kenjo.
" Hari Ini Kak Kenjo Keluar Dari Rumah Sakit Mas, Kak Kenjo mau Pulang." Kata Mitha Pelan.
" Oooh Begitu, Apa Boleh Saya Membantu," Tanya Dewa.
" Tentu saja Boleh Nak," Kata Mamah Kenjo Senang...
Dewa pun Membantu Mereka,