LOVE ME PLIS

LOVE ME PLIS
BAG 18



Mungkin sudah Hampir Mau Dua Bulan Dewa Selalu Melakukan Terapi dan Hasilnya Ada Kemajuan walau pun Sedikit demi sedikit..


Tanpa Sepengetahuan Mitha Dewa Selalu Belajar Berjalan di kamarnya Setiap Malam Itu Ia Lakukan Karena Ia Ingin Cepat Sembuh dan Tak Mau Merepotkan Pelayannya Lagi, dan Ia Juga Sudah Berjanji Pada Dirinya jika Ia Bisa Sembuh Nanti, Ia Akan Menikahi Pelayannya itu, Suka Tidak Suka, Mau Tidak Mau Pelayannya Itu Harus Terima, Karena Ia Juga Sudah Berjanji Pada Kakeknya akan Menikahi Pelayannya Itu.


Malam Ini Dewa pun Belajar Berjalan Lagi, Walau pun Selangkah Dua langkah Ia Jatuh ia Akan Bangun Lagi. dan Begitu Terus Menerus..


Mitha Yang Belum Bisa Tidur memastikan Majikannya Itu Sudah Tidur apa Belum nya jadi Ia pun Masuk Ke kamar Dewa Saat Dewa Sedang Belajar dan Terjatuh.


Mitha Yang Melihat Majikannya Sedang Duduk Di bawah Langsung Menghampirinya..


" Den.. Dewa." Panggil Mitha Hawatir.


" Den Dewa tidak Apa apa," Tanya Mitha Lagi.


Dewa pun hanya Menggelengkan Kepalanya saja.


" Den Dewa Mau Kemana," Tanya Mitha Lagi.


" Saya...Saya.." Kata Dewa Ragu Ragu untuk mengatakan Jujur Kalo Ia Sedang Belajar Berjalan.


" Aden Mau Ke Kamar Mandi Bukan," Tanya Mitha Pelan.


" Aaah Iya.. Saya Mau Ke Kamar Mandi," Kata Dewa pelan.


" Ya Sudah... Biar Saya Bantu Den Dewa," Kata Mitha Pelan dan Mitha Pun Mendudukan Dewa Di Kursi Rodanya Setiap Kali Mitha Membantu Dewa Mendudukkan Nya ke Kursi Roda, Dewa Selalu Mencium Aroma Wangi Tubuh Mitha Saat Itu Dan Hati nya Selalu Berdebar Saat Berdekatan Dengan pelayannya itu.


Hal Itu pun Sama yang Di Rasakan Mitha, Setiap Kali Ia Memeluk Dewa Hatinya Selalu Berdebar Debar.


" Lain Kali,,, Kalo Den Dewa Butuh Bantuan Saya, Entah Itu siang atau Malam Aden telvon saja Saya," Kata Mitha Saat Dewa sudah Berada Di Tempat Tidur Lagi.


" Saya Belum Tau No telvon mu," Kata Dewa Jujur,


" Ah Iya... Saya Lupa," Kata Mitha Tersenyum karena Ia Belum Memberikan No Telvonnya Pada Majikannya,


Mitha Pun Mengeluarkan Hp jadulnya.


" Itu Hanpone mu," Tanya Dewa saat melihat Hanpone yang tengah Tahun Berpaa Dewa pun Tak Tau Karena Baru Kali ini melihat Hanpone yang Seperti itu.


" Hanpone Apa itu, Bentuknya Kok Aneh Sekali," tanya Dewa bingung saat melihat Hanpone keluaran Apa Dewa juga tak tau.


" Aah...Ini Hanpone Jadul Den," Kata Mitha Cekikikan Saat Majikannya bertanya Tentang Hanpone yang Keluaran jaman Dahulu kala.


" Maklum,, Saya Kan Belum Punya Uang Buat Beli Hanpone Baru," Kata Mitha Lagi.


JADI DIA SELALU PAKAI HANPONE JELEK ITU, SELAMA INI, Batin Dewa


" Ambil ini.." Kata Dewa memberikan iPhone Miliknya Pada Mitha.


" Buat apa Den," Tanya Mitha Pelan.


" Buatmu...Supaya Saya Gampang Menelvonmu nantinya," Jelas Dewa Lagi..


" Tapi.... den..." kata Mitha Pelan.


" Ambil Saja,,Saya Masih punya Satu lagi," Kata Dewa pada Mitha.


Ya Hanpone Itu Adalah Hanpone Pasangan dan bentuknya Saja Sama persis,


tadinya Dewa mau memberikan Untuk Zella Sebagai Hadiah Namun Dewa Sudah Kepalang Membencinya walau Di Hati Ia Sangat Merinduinya...


" Terimakasih Den," Kata Mitha Pelan.


" Apa Kau Benar Benar Akan Datang Kalo aku Menelvonmu Kapan Saja," tanya Dewa...


" Tentu Saja... Karena Den Dewa Tanggung jawab Saya Sekarang," Kata Mitha Tersenyum Lembut.


" Kau Ini... Sudah Sana Tidur... Apa kau Ingin tidur Di sini bersama ku," Goda Dewa..


" Yeeeeee... Den Dewa Apaan Si," Kata Mitha Kesal malah Di Goda Seperti itu.


" Udah Sana Tidur..." Kata Dewa.


Mitha Pun Meninggalkan Kamar Dewa Dan Menuju Kamarnya Baru Saja Mitha Mau Memejamkan Matanya.


Hp Barunya Berbunyi...


" Siapa.. ah Den Dewa ternyata," Tanya Mitha dan Mitha Pun langsung Mengangkatnya..


DEWA : kemarilah..


Ternyata Dewa benar benar langsung menelvonnya...


Mitha Pun Langsung berlari Ke kamar Dewa Karena Takut Terjadi apa apa Padanya.


" Den Dewa Tidak Ap....." Kata kata Mitha tergantung Saat Dewa Malah Tersenyum..


" Saya Hanya Mencoba nya, Apa Perkataan mu Benar tidak Nya langsung Kemari," Kata Dewa menjaili Pelayannya


" Ternyata Kau langsung Kemari," Kata Dewa tertawa lucu.


Mitha Yang Merasa Kesal Karena Di jahili Majikannya Pun Kesal.


" Den Dewa..." panggil Mitha Kesal Dan Menghampiri Majikannya Yang Malah Tertawa Lucu.


" Saya pikir Terjadi Sesuatu sama Den Dewa," Kata Mitha Kesal.


" Lain Kali Jangan Seperti Itu, Saya kan Hawatir takut terjadi apa apa sama Den Dewa," Kata Mitha Kesal.


" Den Dewa benar benar Keterlaluan jailnya," kata Mitha pelan Dan Mau berbalik Meninggalkan Majikan yang Keterlaluan Itu.


Namun Pergelangan Tangan Nya Di Cekal Dewa dan Menariknya.


Mitha Yang Tiba Tiba Di tarik Seperti itu terkejut dan malah terjatuh di Kasur Empuk milik Dewa, Dewa Pun Malah Memeluknya seperti itu.


" Den Dewa..." Panggil Mitha..


" Diam Lah... Aku Hanya Ingin Kau Menemaniku Tidur Saja, tidak Lebih," Kata Dewa yang Masih Memeluk Mitha Saat itu.


" Aku Juga Janji tidak Akan Melakukan Apa pun," Kata Dewa dan Memeluk Mitha Erat.


Mitha Pun Memperhatikan Wajah Dewa yang Sedang Memejamkan Matanya


DEN DEWA MEMANG TAMPAN.. DARI MATA, HIDUNG, MULUT,,SEMUANYA SEMPURNA, dalam Hati Mitha Mengangumi Ketampanan Yang Sempurna Itu.


KENAPA AKU MALAH TERPESONA SAMA KETAMPANAN DEN DEWA YA,dalam Hati Mitha Aneh.


" Kenapa Kau Melihatku Seperti itu," Tanya Dewa Pada Mitha Yang Memperhatikannya.


" Tidak Apa apa," Kata Mitha Malu dan Mengalihkan Pandangannya dari Wajah Tampan Dewa, Saat Dewa kembali Memejamkan Matanya Mitha pun kembali Memperhatikan Wajah Tampan Dewa lagi..


" Aku Tau Aku Memang Tampan, jadi berhentilah memperhatikanku seperti itu," kata Dewa dengan suara Serak dan Membuka kembali Kedua Matanya..


Namun Mitha malah tersenyum melihatnya,


" ternyata Den Dewa kalo di lihat lebih dekat Tampan nya nambah dua kali lipat," Goda Mitha tersenyum manis.. Dan membuat Dewa yang melihatnya tersenyum.


GADIS KECIL YANG CANTIK, KENAPA AKU BARU SADAR KALO GADIS KECIL INI MEMANG SANGAT CANTIK, APA LAGI KALO TERSENYUM SEPERTI INI,dalam hati Dewa mengagumi kecantikan Pelayannya.


" Apa Sekarang Kau Mau Menggodaku Begitu," Goda Dewa pada Mitha pelan.


" Siapa Yang Mau menggoda Den Dewa, Jangan asal ngomong den," Kata Mitha Kesal Pada Majikannya Yang Selalu menggoda Mitha


" Lalu kenapa kau tersenyum seperti itu padaku," Kata Dewa pelan.


" memang apa salah nya kalo Saya tersenyum Den," tanya Mitha pada Majikannya,,


" kau...jadi terlihat tambah Cantik," kata Dewa malah Menggoda Pelayannya.


" Kalo Saya Ganteng, Berarti Saya Bukan Perempuan Donk Den," Jelas Mitha malah Bergurau..


" Kau Ini..." Dewa benar Benar Selalu kalah Kalo Harus Berdebat dengannya,


" Sudahlah...Lebih Baik Kau Tidur," Kata Dewa dan Memeluk Mitha...


" Iya...tidur sih tidur den, Tapi Gak Meluk Meluk Gini Juga Den," Kata Mitha berusaha Menolak Pelukan dari Dewa.


" Kau ingin Ku peluk,, Apa Aku lakukan yang Lebih," Ancam Dewa.


" Tidurlah...Aku benar benar mengantuk.." Kata Dewa pelan dan Ia pun memejamkan matanya.