
Mitha Benar Benar Terkejut Dengan Apa Yang Di Lakukan Dewa Untuknya..
" Mas...Kenapa Mas Malah Membelinya," Tanya Mitha Pelan saat ia Sudah Berada Di Rumah Neneknya..
" Aku Kan Hanya Ingin Menutup Warnetnya Saja," Kata Mitha Lagi..
" Bukankah Kau Ingin Balas Dendam padanya," Tanya Dewa dan Mitha Pun Mengangguk.
" Kau Tau..Balas Dendam yang Sesungguhnya Seperti apa.. Yaitu Miliki apa yang Dia Miliki, atau Hancurkan apa yang Dia Miliki.," kata Dewa lagi.
" Dari pada Kau Hanya Ingin Menutupnya Saja, Bukankah lebih Baik Kau miliki saja apa yang dia punya Semuanya,"kata Dewa.
" Itulah Balas Dendam Yang Sesungguhnya," Kata Dewa lagi.
MAS DEWA BENAR BENAR MENAKUTKAN, pikir Mitha Ngeri.
TAPI SIH...BETUL JUGA APA YANG DI KATAKAN MAS DEWA dalam Hati Mitha Membenarkan Dan Ia Pun Tersenyum manis Pada Suaminya..
" Mas Benar Juga,," Kata Mitha Tersenyum...
" Aku Dengar Ibumu Mau Berhenti Bekerja dari Kediaman Jaya Kusuma Kan,," Tanya Dewa pada Istrinya.. Dan Mitha Sudah Tau Kalo Ibunya Itu akan Berhenti Bekerja di Kediaman Jaya Kusuma Ibunya Juga Sudah Bilang pada Mitha Jauh Jauh hari..
" Kau dan Ibumu kan Bisa Membuat Bisnis Nantinya Di sana, Apa lagi aku dengar Ibumu Juga Jago Masak Kan," KatA Dewa.
" Jadi Ibumu bisa Mendirikan Warung Makan kecil Kecilan dan Mengambil Alih Di sana dengan menggunakan Warnet Warnet itu Nantinya.. Dan Gunakanlah Untuk saling Membantu dan Menolong orang yang Susah," Kata Dewa..
" Jangan seperti orang Gila Itu, Yang Sangat pelit Sekali, Apa lagi pada Adik Adikmu Itu,, Kalo Bukan Orang,, Sudah Aku Robek Tuh mulut dia Waktu Berkata Kasar Padamu dan Juga Adik adik mu," Kata Dewa menyebut Bonar Gila.
" Dan Aku Juga Akan Membantu Ibumu untuk memulai bisnisnya, Aku Juga Akan Menambahkan Beberapa Komputer Nantinya, Agar Banyak Peminat yang Menggunakan Internet Di sana," Kata Dewa lagi..
" Memangnya Rumah Bonar Benenaran Nak Dewa Beli," Tanya Ibu Sri. dan Dewa hanya Mengangguk.
" Lalu Rumah Nya Itu Nak Dewa mau apakan," Tanya Ibu Sri lagi..
" Kalo Ibu mau..Ibu Tinggal saja Di sana," Kata Dewa Lagi.
" Ibu kan Bisa Memulai Bisnis Di sana, Entah Itu Usaha Makanan Atau apa pun itu Terserah Ibu," Kata Dewa Lagi..
" Ibu sih berencana Mau Memulai Bisnis Makanan Kalo Ibu Sudah Tidak Kerja di Kediaman Jaya Kusuma Lagi," kata Ibu Sri..
" Ooh Jadi Ibu mau Jualan Makanan Gitu Bu," Tanya Mitha.
" Iya Kayanya.." Kata Ibu Sri Tersenyum..
" Bagaimana Bu," Tanya Ibu Sri Pada Ibundanya..
" kalo Ibu Sih Terserah Padamu Saja Nak," Kata Nenek Mitha.
" Ibu Sama Nenek,, Tenang Saja, Saya Akan mengirim Tiap Bulan Bahan Dan Uang Untuk Nenek dan Juga Ibu di sini," Kata Dewa tegas
" Tapi Nak..." tolak Ibu Sri lembut
" Ini Tidak Bisa Di Tolak Bu,, Ijinkan Putramu Ini Untuk Membahagiakan Keluarganya," Kata Dewa Lembut.
Mitha Yang Mendengar pun Terharu karena Dewa Begitu Menyayangi Keluarganya..
" Terimakasih Mas..." Kata Mitha Lembut.
" Kenapa Kau Malah Bilang Terimakasih Padaku Sayang," Kata Dewa Bingung.
" Mas Begitu Baik Pada Keluargaku, terimakasih Mas," Kata Mitha pelan.
" Keluarga Mu Keluarga Ku Juga, Begitu pun Sebaliknya, Aku hanya Ingin membahagiakan keluargaku" Kata Dewa lagi.
" Bukankah Itu yang Seharusnya aku lakukan Karena Kau Dan Keluargamu adalah Tanggung jawab ku sekarang," Kata Dewa Lagi..
" Terimakasih Mas," Kata Mitha Lembut dan Memeluk Suaminya sayang..
Wanita yang Bernama Grazella Sedang Duduk Di Diskotik Ia Sedang Menikmati Minuman Yang Beralkohol, Ia Benar Benar Kesal Dan Marah Saat Tau kalo Orang yang Ia Incar Malah Sudah Menikah..
Zella benar benar patah hatinya...Namun Sebesar apa pun Ia Kecewa ia Tak kan Bisa Mendapatkan Lagi Laki Laki Itu,,
Zella pikir Dewa sangat mencintainya, Dan Zella Pikir Dewa Akan Kembali Padanya. Namun Pemikiran Zella Salah ternyata Dewa tak Ingin Kembali Lagi padanya Dan Malah Menikahi Pelayannya Itu..
Zella Benar benar Prustasi, ia Pun meluapkan Prustasi nya Dengan Bersenang Senang dan Minum Minuman,
Zella Ingin Sekali Melupakannya Namun Ia Tak Bisa...
" Sedang Apa Lu Disini," Tanya Seorang Pria Yang Mengenal Zella.
" Memangnya kenapa,, Gue Hanya Ingin Minum Minum Saja,"kata Zella angkuh..
" Lu Sendiri Sedang Apa hah... Seorang Chef bisa Juga Ada Di sini," Kata Zella mengejek Seseorang Itu..
" Memangnya Kenapa,, Toh Gue Juga Manusia," Kata Seseorang Itu kesal.
" Ya ampun Ken, Gue Tau Lu Tuh Manusia Yang Bilang Lu Hewan memangnya Siapa," Kata Zella Tertawa.
" Gue Tau...?? Lu Meluapkan Kekesalan Lu Disini Karena Dewa Menikah Kan," Kata Seseorang itu yang Ternyata Sepupu Dewa Yaitu Kenjo.
" Sudahlah...Jangan Mengingatkan Gue lagi, Gue Benar Benar Kesal Sama Dewa, Kenapa Dia Malah Memilih Wanita Bego dan Kampungan Seperti itu," Hardik Zella Ken yang Tak Suka Gadisnya Di hina Ia pun Marah..
" Kau Boleh Tak Suka Padanya..Tapi Jangan Menghinanya Di depanku," Kata Kenjo Marah..
Zella Pun Berpikir apa Kenjo menyukai Pelayan Kakaknya itu,
KENAPA...KENJO MARAH, APA DIA MENYUKAI PELAYAN ITU..pikir Zella.
" Apa Kau Menyukai Nya," Tanya Zella..
" Siapa Maksudmu," Tanya Kenjo.
" Tentu saja Gadis Bod..., Maksud Gue Istri Dewa," Kata Zella Cepat Meralat Menyebut Bodoh pada Istri Dewa.
" Iya....Gue Menyukai Nya,, Jadi Lu Jangan Menghina Gadis Yang Gue Cintai," Kata Kenjo Kesal.
" Gadis... Hahhahahahah Apa Lu Pikir Dia Masih Gadis Ken," Kata Zella Tertawa mendengar Kenjo Memanggil Istri Dewa Gadis...
" Mungkin Gadis Bodoh Itu sudah Di tiduri Dewa," Kata Zella Lagi..
" Apa Lu Pikir Di pernikahannya Yang Sudah Satu Bulan Mereka Belum Melakukan Itu hah, Pasti Mereka Sudah Melakukannya, Dasar Bodoh," Kata Zella Marah dan Kesal pada Dewa, dan Malah Melampiaskannya Pada Kenjo yang Ada Di sana Dan Malah Memukul Dada Bidang Kenjo..
" Kalo Lu Marah... Seharusnya Bukan Padaku, Lampiaskan Lah Pada Dewa, Bukan padaku," Kata Kenjo Kesal kenapa Ia Malah Menjadi Sasaran Amarah Zella.
" Gue Gak Marah Sama Dewa Kenjo.. Yang Gue Kesal Dan Marah Pada Gadis Kampungan Itu, dia Yang Sudah Merebut Dewa Dariku," Kata Zella Kesal.
" Kenapa Kau Malah Menyalahkan Mitha Hah... Bukan kah Kau Yang salah," Kata Kenjo Kena.
" Seharusnya Kau Tau Kalo Dewa Tidak Akan Pernah bangkrut, Kenapa Kau Malah Percaya Pada Omongan Yang Tak Benar Darinya," Kata Kenjo.
" Mungkin Kalo Kau Tidak Meninggalkan Nya Waktu Itu, Mungkin Sekarang Yang Jadi Istri Dewa Itu Lu, Bukan Gadis Yang Gue Cintai," Kata Dewa Kesal dan Melampiaskan Pada. Zella.
" Iya Gue Tau Gue Salah... Mana Gue Tau Kalo Dewa Berbohong sama Gue, Kalo Dia Bangkrut, Apa lu Pikir Gue Gak Takut Cowo Yang Gue Kencani Malah Bangkrut, Gue Mau makan apa Kalo Dewa Benaran Bangkrut, Itu Yang gue Pikirkan Waktu Itu," Kata Zella lagi..
" Gue Berencana Mau Merebut Dewa Dari Gadis Bodohmu itu, Gue Akan Memisahkan Mereka," Kata Zella Bertekad.
Kenjo Hanya Tersenyum mendengar Perkataan Zella yang Ternyata Sama Dengan Pemikirannya.....
" Bagaimana Kalo Kita Kerja Sama," Ajak Kenjo pada Zella..
" Kau Ingin Dewa Bukan, Dan Aku Menginginkan Istrinya, Bagaimana Kalo Kita Kerja Sama Untuk Memisahkan Mereka," ajak Kenjo Lagi...
Dan Zella Pun Setuju...